Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Resmi Dibuka, Lomba Cerdas Cermat Kimia Ke-IX Se-NTT Tuai Pujian

Resmi Dibuka, Lomba Cerdas Cermat Kimia Ke-IX Se-NTT Tuai Pujian

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
  • visibility 192
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ikatan Mahasiswa Pendidikan Kimia (IMASPIKA) menghelat Lomba Cerdas Cermat Kimia (CCK) Ke-IX Se-NTT yang resmi dibuka pada Senin, 16 September 2019 bertempat di Aula Rektorat Lama Undana Kupang. Kegiatan CCK yang dibuka langsung oleh Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan FKIP Undana, Melkisedek Taneo, menuai banyak apresiasi.

Apresiasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Wadek III pada sambutan di depan seluruh peserta lomba, guru pendamping, para dosen dan Mahasiswa Pendidikan Kimia yang memenuhi Aula Rektorat Lama Undana.

“Apresiasi kepada seluruh Panitia Pelaksana (Panlak), mahasiswa Pendidikan Kimia dan juga Bapak Ibu dosen yang sudah bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan ini dengan dana yang cukup besar,” ucap Taneo yang beberapa waktu lalu terpilih sebagai Dekan FKIP Undana.

Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan FKIP Undana, Melkisedek Taneo

Taneo mengungkapkan bahwa kesuksesan kegiatan CCK didukung oleh kekompakan yang sangat solid dari seluruh mahasiswa dan juga Bapak Ibu dosen dalam menggalang dana. Selain itu, kerja yang dibangun juga searah dengan komitmen yang sama.

“Semua punya misi yang sama sehingga kegiatan ini bisa sukses,” ujarnya.

Lanjutnya, komitmen bersama serta tanggung jawab besar dari seluruh komponen menjadi kunci sukses kegiatan tersebut.

Prodi Pendidikan Kimia merupakan salah satu prodi yang paling produktif di FKIP. Hal tersebut disampaikan Taneo, berpijak pada berbagai prestasi yang sudah diraih oleh Prodi Kimia baik secara individu maupun kelompok.

Salah satu mahasiswa yang disebutkan Taneo sebagai mahasiswa yang berprestasi adalah Arsel P. Riwu yang beberapa kali mengharumkan nama Pendidikan Kimia dan juga Undana di tingkat regional Bali Nusra.

Dirinya juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan, perbedaan akan selalu. Namun Taneo berharap seluruh panitia, mahasiswa dan dosen dapat membangun komunikasi yang baik dalam menyelesaikan perbedaan pendapat tersebut.

“Bangun mediasi yang baik untuk mendapat solusi yang baik,” tutup Taneo.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Undana, Yeter Tetty, bahwa IMASPIKA sudah berhasil melaksanakan kegiatan CCK Se-NTT tahun yang kedua.

“Pendidikan Kimia sudah berhasil mengumpulkan siswa-siswi SMA Se-NTT untuk yang kedua kalinya,” jelas Yeter.

Dirinya juga menyebut kegiatan yang dilakukan oleh IMASPIKA merupakan kegiatan yang sangat positif.

Diakhir sambutannya Yeter menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan hanya sekadar belajar tetapi harus mampu menunjukkan bahwa mahasiswa FKIP sebagai calon guru adalah pahlawan-pahlawan yang siap mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita harus tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita adalah pahlawan yang siap mencerdaskan anak-anak bangsa,” tutup Yeter.

Sementara itu, Benyamin Rina Widu dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diadakan kegiatan tersebut untuk memotivasi para pelajar di NTT untuk terus belajar dan berkompetisi. Selain itu untuk mengajak para pelajar NTT untuk memahami Kimia sebagai sebuah permainan yang menyenangkan tanpa melupakan unsur kompetitif.

“Kita ingin mengajak pelajar di NTT untuk berpikir positif tentang ilmu kimia dan menghapus paradigma lama bahwa kimia itu rumit, membosankan dan berbahaya,” jelasnya.

Widu menyampaikan bahwa dana yang dibutuhkan dalam menyukseskan kegiatan tersebut sebesar Rp. 149.292.040-, (seratus empat puluh sembilan juta dua ratus sembilan puluh dua ribu empat puluh rupiah) yang murni merupakan hasil usaha dana dari mahasiswa pendidikan Kimia.

“Dari total dana tersebut tersisa dana sebesar Rp.29 ribu,” ujar Widu.

Kegiatan yang mengusung tema “United in Chemistry for East Nusa Tenggara” di dukung penuh oleh Ikatan Alumni Pendidikan Kimia (IUPAK) tersebut diikuti oleh 46 sekolah dari 16 Kabupaten/Kota, dengan jumlah tim sebanyak 78 tim. Sementara yang siap berkompetisi selama satu minggu terhitung Senin, 16—21 September 2019 sebanyak 32 tim yang sudah lolos seleksi tingkat Kabupaten/Kota.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahok Heran Isu Intervensi Kuat Riza Chalid di Pertamina

    Ahok Heran Isu Intervensi Kuat Riza Chalid di Pertamina

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Loading

    Nama Riza Chalid kembali mencuat setelah Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai salah satu tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018—2023.   Jakarta | Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku heran dengan anggapan bahwa pengusaha Mohammad Riza Chalid memiliki pengaruh besar hingga bisa mengintervensi PT Pertamina. Mantan Komisaris Utama Pertamina itu […]

  • Kick Off Gerbang Pembayaran Nasional; Gubernur diberi Gelar “Tokoh Penggerak“

    Kick Off Gerbang Pembayaran Nasional; Gubernur diberi Gelar “Tokoh Penggerak“

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Bank Indonesia sebagai bank sentral telah meluncurkan program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), Senin (4/12/2017). GPN merupakan terobosan dalam rangka menghapus sekat-sekat yang selama ini diciptakan melalui peraturan dari masing-masing bank, dimana untuk mengakses kebutuhan perbankan maupun transaksi hanya bisa dilakukan pada bank yang sama. Melalui GPN, pemilik kartu debit bank tertentu bisa bertransaksi melalui […]

  • PPKM Tak Efektif, Covid Tembus 1 Juta, LaNyalla: Sanksi Tegas Pelanggar Prokes

    PPKM Tak Efektif, Covid Tembus 1 Juta, LaNyalla: Sanksi Tegas Pelanggar Prokes

    • calendar_month Sel, 26 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Langkah pemerintah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran Covid-19, dinilai kurang efektif tanpa saksi tegas. Angka Corona pun sudah tembus 1 juta. Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyarankan pemerintah daerah menyiapkan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes). Sesuai dengan rilis yang diperoleh Garda Indonesia, […]

  • Kasus Covid-19 Tinggi, PSBK Bisa Diterapkan di Kota Kupang

    Kasus Covid-19 Tinggi, PSBK Bisa Diterapkan di Kota Kupang

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man menegaskan bahwa kemungkinan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBK) bisa diterapkan di Kota Kupang karena sedang dalam kondisi darurat akibat tingginya kasus positif Covid-19 dan bisa ditetapkan dalam status bencana. “Karena itu, bukan tidak mungkin Pemkot Kupang akan memberlakukan pembatasan sosial berskala kecil […]

  • Jelang Idul Fitri 1441 H, BRI Cabang Kupang Berbagi Sembako ke Panti Asuhan

    Jelang Idul Fitri 1441 H, BRI Cabang Kupang Berbagi Sembako ke Panti Asuhan

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Jelang Hari Raya Keagamaan Idul Fitri 1441 H, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Kupang menggelar aksi sosial berbagi sembako ke sejumlah panti asuhan yang ada di Kota Kupang. Bantuan sembako secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore bersama Kepala BRI Kantor Cabang Kupang, Patar Pandapotan, S.E., […]

  • Dugaan Korupsi Kuota Haji, Jokowi Berpeluang Diperiksa KPK

    Dugaan Korupsi Kuota Haji, Jokowi Berpeluang Diperiksa KPK

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Perkara ini berawal dari tambahan 20.000 kuota haji yang didapat Indonesia setelah lobi Jokowi kepada pemerintah Arab Saudi pada 2023.   Jakarta | Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 terus bergulir dan kini memasuki tahap penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa lembaga antirasuah tersebut akan memanggil siapa pun […]

expand_less