Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Resmikan Monumen Fatmawati, Presiden Jokowi : Ini Bukti Rasa Hormat Kita

Resmikan Monumen Fatmawati, Presiden Jokowi : Ini Bukti Rasa Hormat Kita

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 5 Feb 2020
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

Loading

Bengkulu, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meresmikan Monumen Pahlawan Nasional Ibu Agung Hj. Fatmawati Sukarno di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, pada Rabu, 5 Februari 2020. Peresmian ini dilakukan bertepatan dengan hari lahir Ibu Fatmawati pada 5 Februari 1923.

Dalam sambutannya, Presiden mengenang Ibu Fatmawati sebagai seorang tokoh pahlawan bangsa yang sangat berjasa, baik pada bangsa maupun negara. “Ibu Fatmawati bukan hanya ibunya warga Bengkulu, tapi juga ibunya seluruh rakyat Indonesia. Beliau selamanya akan dikenang karena visi dan pandangan beliau yang jauh ke depan, dan juga atas jasa beliau kita bangsa Indonesia memiliki bendera pusaka Merah Putih yang tadi sudah diceritakan panjang lebar oleh Ibu Sukmawati, yang dijahit dengan tangan beliau sendiri, dan dipersiapkan sebelum Indonesia merdeka,” ungkap Presiden.

Sebagai Ibu Negara Republik Indonesia yang pertama, Presiden menuturkan, Ibu Fatmawati selalu setia mendukung perjuangan Presiden Soekarno. Ibu Fatmawati juga, lanjutnya, selalu memberikan keteladanan tentang pentingnya pengorbanan, dan selalu menekankan pentingnya menjaga semangat, menjaga mimpi di tengah keterbatasan-keterbatasan yang ada.

Presiden Jokowi saat hendak meresmikan Monumen Pahlawan Nasional Ibu Agung Hj. Fatmawati Sukarno di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, pada Rabu, 5 Februari 2020, Foto oleh antara

“Monumen ini menjadi penanda bukti hormat kita atas perjuangan beliau Ibu Fatmawati. Mengingatkan kita semua anak-anak bangsa generasi penerus untuk meneladani sikap kenegarawanan Ibu Fatmawati. Memotivasi bangkitnya sikap-sikap kepahlawanan, rela berkorban untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” paparnya.

Monumen Fatmawati merupakan karya salah satu maestro patung Indonesia asal Bali I Nyoman Nuarta. Monumen berupa patung Ibu Fatmawati yang sedang menjahit tersebut memiliki total tinggi 7 meter, yang terdiri atas dudukan setinggi 2 meter dan patung setinggi 5 meter.

“Terakhir, saya titip kepada seluruh masyarakat Bengkulu, marilah kita menjaga dengan baik monumen ini, merawat agar tidak rusak, merawat agar tidak lekang oleh waktu, sama seperti semangat Ibu Fatmawati yang tidak pernah luntur sampai kapan pun,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara peresmian Monumen Fatmawati antara lain, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.(*)

Sumber berita (*/BPMI Setpres)
Editor (+rony banase) Foto utama oleh jejakdaerah.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasan Nasbi Sindir Purbaya : Jangan Merasa Pintar Sendiri, Negara Butuh Kerjasama

    Hasan Nasbi Sindir Purbaya : Jangan Merasa Pintar Sendiri, Negara Butuh Kerjasama

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Loading

    Sindiran itu muncul setelah Purbaya menuding sejumlah pemerintah daerah menimbun dana publik tanpa segera digunakan untuk kepentingan masyarakat.   Jakarta | Suasana politik di lingkar pemerintahan kembali memanas setelah pengamat politik sekaligus pendiri Public Virtue Initiatives, Hasan Nasbi, melontarkan kritik tajam terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Melalui unggahan di platform X, Hasan menyoroti gaya […]

  • Pandemi : Sebuah Ujian Kepemimpinan Publik

    Pandemi : Sebuah Ujian Kepemimpinan Publik

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yucundianus Lepa Hari-hari ini, ruang publik kita sedang disesaki oleh tukar-tanggap opini yang tak berujung seputar acara pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dilakukan Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat (VBL). Kegiatan pemerintahan tersebut, bertempat di Otan Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang tanggal 27 Agustus 2021. Berbekal sebuah video yang mempertontonkan aksi panggung […]

  • Minta Restu, Cia Rondo Siap Harumkan Nama NTT di Ajang Putri Cilik 2020

    Minta Restu, Cia Rondo Siap Harumkan Nama NTT di Ajang Putri Cilik 2020

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Liliane Gratia Imanuela Rondo atau yang akrab disapa Cia Rondo akan menjadi perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam ajang Finalis Puteri Cilik 2020 di Jakarta. Meski berusia masih sangat muda, dirinya siap mengharumkan nama Kota Kupang dan NTT di tingkat nasional. Cia Rondo tercatat sebagai siswi di SMP Katolik St. […]

  • Yasonna Laoly Mundur dari Jabatan Menteri Hukum dan HAM

    Yasonna Laoly Mundur dari Jabatan Menteri Hukum dan HAM

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Bersama ini mohon perkenan izin Bapak Presiden saya mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terhitung mulai 1 Oktober 2019,” kata Yasonna dalam surat tertulisnya, Jumat, 27 September 2019. Yasonna Laoly mundur dari jabatannya sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Pengunduran dirinya diteken […]

  • 300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Palang Merah Indonesia (PMI) melalui UPTD Unit Transfusi Darah Provinsi NTT selalu mengupayakan untuk menyediakan stok 300 (tiga ratus) kantong darah bagi kebutuhan PMI dan sekitar 20 (dua puluh) Rumah Sakit yang ada di Kota Kupang. Kepala unit Transfusi Darah PMI NTT, dr Samson Ehe Teron menyampaikan kepada gardaindonesia saat kegiatan Donor […]

  • Ahok Dapat Bebas Bersyarat tapi Tidak Diambil, Kenapa?

    Ahok Dapat Bebas Bersyarat tapi Tidak Diambil, Kenapa?

    • calendar_month Kam, 12 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – Setelah mendekam 1 tahun 2 bulan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sebentar lagi bisa menikmati udara bebas. Ahok akan mendapatkan bebas bersyarat pada Agustus mendatang. Kakak angkat Ahok, Nana Riwayatie, saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (11/7/2018), menyatakan, selama masa bebas bersyarat ini […]

expand_less