Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Satu-satunya di NTT, SMK Teknologi Pendidikan Ada di Mnelaanen TTS

Satu-satunya di NTT, SMK Teknologi Pendidikan Ada di Mnelaanen TTS

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Loading

Mnelaanen-TTS, Garda Indonesia | 24 Mei 2019 menjadi hari bersejarah bagi SMK Teknologi Pendidikan Indonesia Mnelaanen Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Tanggal 24 Mei akan selalu diperingati sebagai hari lahir dan menjadi SMK Teknologi pertama di TTS, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Teknologi Pendidikan Indonesia Mnelaanen, Orince Taneo, S.Pd. ketika ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 13 Agustus 2019.

Menurut Orince, SMK Teknologi Pendidikan Indonesia dibawah naungan Yayasan Kasih Imanuel Mahawira Kupang, hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan dengan mengangkat teknologi sebagai orientasi, agar dapat menjawab tuntutan perkembangan zaman.

Lanjutnya, saat ini ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi berkembang sangat pesat maka semua orang dituntut untuk mampu mengoperasikan berbagai peralatan teknologi yang berkaitan dengan informasi.

Kepala Sekolah SMK Teknologi Pendidikan Indonesia Mnelaanen, Orince Taneo, S.Pd.

“Zaman terus ber-ubah dan perkembangan pemikiran manusia menghasilkan banyak teknologi yang memudahkan aktivitas manusia sehingga masyarakat harus mampu mengikuti perkembangan terus sebut”, jelas Alumni PGRI Kupang yang sekarang telah berganti nama menjadi UPG 1945 NTT itu.

Kehadiran SMK Teknologi Pendidikan Indonesia Mnelaanen, ujarnya akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk minimal mampu mengoperasikan komputer dengan baik. Hal tersebut tentunya sangat membantu karena saat ini dunia kerja membutuhkan orang-orang yang mampu mengoperasikan program-program komputer yang berkaitan dengan pekerjaan.

” Tentunya ini akan sangat membantu masyarakat dalam mengenal teknologi, minimal bisa mengoperasikan Microsoft Office”, ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa SMK menjadi pilihan bagi para peserta didik yang sudah menamatkan pendidikan di SMP, karena SMK berorientasi pada persiapan individu untuk menghadapi dunia kerja. Terutama dengan jurusan-jurusan yang disiapkan SMK Teknologi Pendidikan Indonesia, akan sangat memudahkan dalam mendapatkan pekerjaan.

“SMK itu orientasinya ke dunia kerja setelah tamat, sehingga menjadi minat banyak siswa. Kita punya jurusan yang sangat membantu dalam mencari pekerjaan dan menciptakan lapangan kerja”, jelas guru mata pelajaran Bahasa Indonesia itu.

Siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di SMK Teknologi Pendidikan Indonesia, jelasnya bisa memilih salah satu jurusan dari 3 (tiga) jurusan yang disiapkan. Jurusan tersebut antara lain, teknologi informasi dan komunikasi, bisnis dan manejemen serta seni dan industri kreatif.

Teknologi informasi dan komunikasi saat ini merupakan keharusan bagi semua orang untuk menguasainya. Lanjutnya, dunia bisnis saat ini menjadi lapangan kerja yang sangat banyak diminati, sehingga kemampuan membaca peluang dan manejemen menjadi hal terpenting yang harus diketahui. Tidak ketinggalan juga, seni dan industri kreatif akan membantu masyarakat untuk bisa menciptakan lapangan kerja dengan memanfaatkan ilmu yang akan diperoleh selama berada di SMK Teknologi Pendidikan Indonesia.

“Tiga jurusan ini sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat “, ucapnya di depan dua orang guru yang hadir pada saat itu.

Salah satu hal menarik lainnya, ungkap Orince, yaitu semua siswa akan memperoleh notebook dari yayasan dan akan menjadi milik masing-masing siswa untuk memudahkan dalam proses belajar mengajar.

Lebih lanjut, Orince mengisahkan bahwa bagi siswa jurusan teknologi informasi dan komunikasi akan dibekali dengan pemahaman tentang pembuatan website dan juga banyak hal lainnya terkait teknologi informasi dan komunikasi, seperti teknik pemasangan wifi.

Selain itu, untuk jurusan seni dan industri kreatif, jelas Orince, akan ada seni perfilman. Dan semua alat-alat telah disiapkan oleh Yayasan dan akan melibatkan siswa-siswi sebagai aktor dalam film-film pendek yang akan dibuat.

Dirinya menambahkan bahwa jurusan tersebut juga akan memanfaatkan pariwisata di Kecamatan Amanuban Timur dan sekitarnya dengan menghadirkan film-film pendek terkait parawisata di daerah tersebut.

“Kita manfaatkan tempat-tempat yang bisa dijadikan objek wisata dengan membuat film tentang sejarah tempat tersebut dan daya tarik dari tempat tersebut. Kita berharap bahwa melalui film tersebut bisa menarik banyak wisatawan sehingga perputaran roda ekonomi masyarakat semakin meningkat “, ungkap Orince.

Siswa-siswa yang ada di sekolah tersebut setelah menamatkan Pendidikan di SMK akan diberikan pilihan untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi dengan biaya ditanggung oleh Yayasan atau bisa langsung bekerja pada perusahaan-perusahaan Mitra.

“Yayasan sementara membangun kerja sama dengan berbagai pihak dan siswa setelah tamat bisa bekerja pada perusahaan-perusahaan tersebut atau lanjut kuliah di kampus milik Yayasan juga,” pungkas Orince.

Sementara itu, Johanes Nuban, S. Ip., selaku Plt. Camat Amanuban Timur ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih karena sekolah seperti SMK Teknologi Pendidikan Indonesia, seharusnya berada di Kota, namun pihak Yayasan memilih Desa Mnelaanen sebagai lokasi sekolah, tentunya akan sangat membantu masyarakat terutama bagi siswa-siswa.

“Kami sangat berterima kasih karena ini akan membantu siswa-siswa di sini agar kedepan bisa mandiri,”ujar Johanes.

Kehadiran SMK tersebut, lanjutnya akan menuntut siswa untuk terus berinovasi dengan berbagai pengetahuan yang diperoleh, sehingga walaupun kedepannya tidak melanjutkan pendidikan kesenjangan Perguruan Tinggi, namun bisa menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Tentunya angka pengangguran akan ditekan jika siswa bisa berinovasi dan mandiri. Kita berharap siswa-siswi bisa menjadi profesionalisme dalam bidang masing-masing,” tuturnya.

Dirinya menambahkan bahwa pemerintah setempat mendukung penuh kehadiran sekolah tersebut. Johanes berharap kedepan sekolah tersebut terus berkembang dan berdampak positif bagi masyarakat.

” Kita dukung penuh dan harapan kita akan ada lebih banyak siswa yang mau menimba ilmu disana,”tutupnya.

Sebagai informasi bahwa tahun pelajaran 2019/2020 merupakan tahun pertama SMK Teknologi Pendidikan Indonesia Mnelaanen beroperasi. Dan angkatan pertama yang mencatatkan nama pada sejarah perjalanan sekolah tersebut menerima siswa sebanyak 14 orang.

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Kerja di Bali, Presiden Jokowi Singgah ke Toko Mebel di Ubud

    Kunjungan Kerja di Bali, Presiden Jokowi Singgah ke Toko Mebel di Ubud

    • calendar_month Rab, 17 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Usai meninjau vaksinasi massal di Puri Saren Agung, Kabupaten Gianyar, Selasa, 16 Maret 2021, Presiden Joko Widodo melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara berikutnya. Dalam perjalanan tersebut, rangkaian kendaraan Presiden sempat berhenti di bilangan Jalan Raya Mas, Ubud. Ternyata Presiden hendak singgah di salah satu toko yang menjual sejumlah mebel dan kerajinan. […]

  • NTT Masih Negatif Corona, Gubernur VBL Minta Masyarakat Tetap Waspada

    NTT Masih Negatif Corona, Gubernur VBL Minta Masyarakat Tetap Waspada

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Telah sebulan lebih fokus kerja masyarakat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT tertuju kepada percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hasilnya hingga kini secara nasional, tersisa dua provinsi yakni Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih negatif Covid-19. Terhadap kondisi tersebut , Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengharapkan agar […]

  • Gempa Bumi M 4.5 Guncang Flores Timur, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bumi M 4.5 Guncang Flores Timur, Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Flores Timur, pada hari Senin, 04 Maret 2019. Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 06:51:47 WITA dengan kekuatan M=4.5 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 8.13 LS dan 122.95 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 km Barat Laut […]

  • Bamsoet Kutuk Pelecehan Biadab Teroris KKB Terhadap Nakes di Papua

    Bamsoet Kutuk Pelecehan Biadab Teroris KKB Terhadap Nakes di Papua

    • calendar_month Sab, 18 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengutuk keras tindakan biadab teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua yang membakar Puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Bahkan, para tenaga kesehatan (Nakes) wanita sampai dilecehkan hingga tewas, serta ditendang ke jurang. Bamsoet mempertanyakan, ke mana suaranya para aktivis HAM dan aktivis perempuan? […]

  • Pj Wali Kota Makassar Harap Wahdah Islamiyah Ikut Jaga Kedamaian Makassar

    Pj Wali Kota Makassar Harap Wahdah Islamiyah Ikut Jaga Kedamaian Makassar

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Makassar-Sulsel, Garda Indonesia | Pj Wali Kota Makassar Iqbal S Suhaeb berharap salah satu ormas Islam yang berpusat di Makassar, Wahdah Islamiyah ikut menjaga kedamaian di Makassar. “Saya tahu, kita semua di Wahdah Islamiyah cinta dan diajarkan kedamaian. Karena itu saya berharap kita semua bisa bersama menjaga kedamaian di kota Makassar,” kata Iqbal usai salat […]

  • Pemerintah Kini Miliki 20 PCR untuk Tes Covid-19 & Mulai Didistribusi

    Pemerintah Kini Miliki 20 PCR untuk Tes Covid-19 & Mulai Didistribusi

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia kini memiliki 20 alat tes Reaksi Berantai Polimerase atau ( Polymerase Chain Reaction) yang terdiri atas dua buah RNA Extractor Automatic dan 18 Detector PCR yang bisa mengetahui ketepatan hasil tes Covid-19 hingga 10 ribu per harinya. “Sekitar tiga minggu lalu, kita sudah berhasil membeli alat dari Swiss Roche […]

expand_less