Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Sejurus CIRMA Budidaya Pinang, Dinas Pertanian NTT Inisiasi Gentaping

Sejurus CIRMA Budidaya Pinang, Dinas Pertanian NTT Inisiasi Gentaping

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • visibility 320
  • comment 0 komentar

Loading

Ditekankan Joaz Umbu Wanda, Pemprov NTT menyiapkan rencana aksi daerah berbasis lokal sesuai dengan Perpres 81 Tahun 2024 tentang percepatan penganekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya lokal.

 

Kupang | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki lahan berupa pertanian dan perkebunan seluas 4,7 juta, lahan kering 1,8 juta kering, sementara lahan basah berkisar 200—300 ribu hektar. Kondisi ini memungkinkan diciptakan upaya identifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi.

Menilik potensi tersebut dan besaran capital flight konsumsi pinang oleh masyarakat NTT yang mencapai angka fantastis Rp1 triliun setiap tahun, maka Gubernur NTT, Melki Laka Lena memberikan perhatian terhadap kondisi ini dengan mendorong upaya percepatan budidaya dan kolaborasi pentahelix menekan angka impor pinang.

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Umbu Wanda menyampaikan, petani telah terbiasa menanam pinang seperti di Pulau Timor, Pulau Sumba (Sumba Barat dan Sumba Barat Daya), Pulau Flores (Manggarai, Lembata, dan Flores Timur) dan Alor. Meski demikian, pola budidaya pinang masih bersifat tradisional.

Ditekankan Joaz Umbu Wanda, Pemprov NTT menyiapkan rencana aksi daerah berbasis lokal sesuai dengan Perpres 81 Tahun 2024 tentang percepatan penganekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya lokal.

“Pinang masuk dalam kategori kelapa dan turunannya. Dan dari sisi pembiayaan dari APBN dan APBD 1, anggaran belum tersedia, namun rencana pengadaan pinang masuk dalam kategori pengadaan kelapa sawit dan kelapa lainnya dan menjadi prospek kita,” ungkapnya pada pertemuan dengan CIRMA pada Senin siang, 22 Desember 2025.

Selain itu, imbuh Joaz Umbu Wanda sejurus dengan dasa cita Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, dari ladang, laut, menuju pasar dan semangat Ayo Bangun NTT. “Dari kondisi ini, maka kami mendesain gerakan cinta pinang (Gentaping),” ungkapnya.

Joaz Umbu Wanda pun menyampaikan terima kasih kepada CIRMA dan sangat mendukung dan memberikan perhatian terhadap upaya budidaya pinang. “Selanjutnya kita bikin timeline dan roadmap pengembangan pinang periode 5 hingga 10 tahun ke depan dan kami siap berkolaborasi,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur CIRMA, John Mangu Ladjar menyampaikan bahwa upaya intervensi yang dilakukan di 30 desa Timor Barat terdapat tantangan pertanian serupa, menahun dan terus dilakukan upaya mencari solusi.

CIRMA, imbuh John Ladjar, upaya awal yang dilakukan dengan mengedukasi petani untuk menanam hortikultura hingga bisa mendapatkan penghasilan dari hortikultura, namun jika hanya mengandalkan hortikultura saja, maka dilakukan budidaya pinang ditanam di lokasi sekitar embung seperti Desa Faenake, Kecamatan Bikomi Utara, Timor Tengah Utara (TTU).

“Budidaya ribuan pinang dengan skema 1 petani bisa menanam ribuan pinang, maka dapat graduasi dari kerentanan kemiskinan,” tekan John Ladjar.

Sebelumnya, Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri (CIRMA) resmi meluncurkan gerakan penanaman Pinang Betara sebagai bagian dari upaya mendorong keadilan iklim dan kemandirian ekonomi petani kecil di Timor Barat. Penanaman perdana pinang yang selama ini menjadi komoditas impor bernilai triliunan rupiah dari luar NTT ini dihelat pada Rabu, 17 Desember 2025 di Desa Faenake, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Hadir pada penanaman sekitar 1.200 anakan pinang di wilayah kelompok tani binaan CIRMA tersebut antara lain, Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu, S.H. Plt Kadis Pertanian TTU, Charles Malelak, S.P., M.Si. pimpinan OPD, Wadan Pamtas Napan, Kapospol Napan, perwakilan Bapperida NTT, para kepala desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta para petani kecil.

Gerakan ini menandai langkah konkret CIRMA bersama pemerintah daerah dan masyarakat desa dalam mengembangkan pinang varietas Betara sebagai komoditas unggulan rakyat yang adaptif terhadap iklim kering, berumur panjang, dan bernilai ekonomi tinggi.

  • Penulis: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan TBM Restorasi, Polikarpus Ajak Masyarakat Sikka Gelorakan Literasi

    Resmikan TBM Restorasi, Polikarpus Ajak Masyarakat Sikka Gelorakan Literasi

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka-NTT, Garda Indonesia | Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Restorasi yang beralamat di Jalan Raya Patisomba-Magepanda, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi dibuka pada Minggu pagi, 27 Desember 2020. Peresmian TBM Restorasi dilakukan bersama oleh Ketua Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM NTT), Polikarpus Do dan Kepala Dinas Pemukiman dan […]

  • Pemimpin Negara Tiba di Labuan Bajo, Yuk Dukung KTT ASEAN 2023

    Pemimpin Negara Tiba di Labuan Bajo, Yuk Dukung KTT ASEAN 2023

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | “Kami berharap semua dapat mendukung Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, sebagai representasi Indonesia agar sukses  sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi  (KTT) ke-42 ASEAN  atau ASEAN Summit pada Selasa, 9 Mei hingga Kamis, 11 Mei 2023,” demikian imbauan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josef […]

  • Perdagangan Manusia Dibahas dalam KTT ASEAN 2023

    Perdagangan Manusia Dibahas dalam KTT ASEAN 2023

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kejahatan perdagangan manusia harus diberantas tuntas dari hulu sampai ke hilir. Untuk itu, pada pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo tahun 2023 ini, Indonesia akan mengusung isu pemberantasan perdagangan manusia untuk dibahas bersama negara-negara anggota ASEAN. “Saya tegaskan bahwa kejahatan perdagangan […]

  • Presiden Jokowi Apresiasi Kiprah Guru Besar UIN K.H. Asep Saifuddin Chalim

    Presiden Jokowi Apresiasi Kiprah Guru Besar UIN K.H. Asep Saifuddin Chalim

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menghadiri pengukuhan K.H. Asep Saifuddin Chalim sebagai guru besar bidang sosiologi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel. Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Sport Center UIN Sunan Ampel, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 29 Februari 2020. Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan selamat atas pengukuhan tersebut. Menurutnya, guru besar […]

  • ‘Last Time’ Perseftim Jadi Berlaga di ETMC XXXII Rote Ndao

    ‘Last Time’ Perseftim Jadi Berlaga di ETMC XXXII Rote Ndao

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Ba’a, Garda Indonesia | Persatuan Sepakbola Flores Timur (Perseftim Flores Timur) yang sebelumnya batal berlaga pada turnamen Liga 3 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXII Rote Ndao Tahun 2023, kini bernafas lega. Berkat atensi dari Anggota DPR RI Komisi XI, Ahmad Yohan yang menjadi dewa penyelamat bagi tim kebanggaan masyarakat Flores Timur. Sebelumnya, Asprov PSSI […]

  • BI Beber Merchant QRIS di NTT Meningkat Capai 228 Ribu

    BI Beber Merchant QRIS di NTT Meningkat Capai 228 Ribu

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebagai sistem pembayaran non-tunai yang baru diluncurkan pada tahun 2019, QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) merupakan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Bank Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan QRIS melalui sisi supply (merchant QRIS) dan demand (pengguna QRIS). Tercatat sepanjang 2022, sebanyak 137.459 penduduk NTT yang telah menggunakan QRIS sekitar 1 (satu) […]

expand_less