Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Sekjen PBB Ajak Gibran Keluar dari PDIP Demi Prabowo?

Sekjen PBB Ajak Gibran Keluar dari PDIP Demi Prabowo?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

Loading

Solo, Garda Indonesia | Nama bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo masih digodok. Dari kubu PAN, cenderung ke nama Erick Thohir, dari Golkar cenderung ke nama Airlangga Hartarto, sedangkan dari PBB condong ke Yusril. Tapi ada alternatif lain yaitu Gibran.

Inilah yang menjadi sumber permasalahan etika politik, meskipun cuma aspirasi. Bahkan Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB), Afriansyah Noor menganggap Gibran layak mendampingi Prabowo, karena Gibran sosok anak muda yang punya sepak terjang positif dalam memimpin Kota Solo.

“Dari PBB sudah mencalonkan Pak Prabowo sebagai capres. Tentunya wakilnya kami berharap ada sosok anak muda, anak muda itu siapa, ya saya melihat selama tiga tahun lebih sepak terjang Wali Kota Solo ini seperti apa, itu yang saya ambil,” kata dia.

Afriansyah menjelaskan kalau ada yang mengatakan Gibran masih muda, justru dia merasa anak muda punya potensi dan belum punya banyak masalah. Tapi kalau yang lain-lain punya rekam jejak yang punya masalah dan itu banyak.

“Itu makanya saya pilih Mas Gibran untuk menjadi wali kota yang mendampingi Pak Prabowo sebagai wapres. Ini tentukan kan teman-teman harus berpikir, dari saya sebagai sekjen PBB itu yang saya kemukakan,” katanya.

Afriansyah bahkan menegaskan tidak ada tawar-tawar lagi dan akan menyodorkan Gibran sebagai alternatif wapresnya Prabowo.

Ketika ditanya jika Gibran adalah kader PDIP dan akan menyeberang jika ditunjuk sebagai wapres, Afriansyah menyebut kalau itu untuk kepentingan bangsa dan negara bisa keluar.

“Sekarang ini saya bilang sebagai kader PBB, kalau ada yang minta saya sebagai wapres dari partai lain. Saya akan keluar untuk negara dan bangsa, kenapa harus takut selagi untuk kepentingan negara bukan pribadi,” ujarnya.

Kubu sebelah sudah terlalu melewati batas etika politik. Gaya politik pecah belah terlalu kentara. Mereka tidak mau mempertontonkan perilaku yang tidak sesuai dengan prinsip demokrasi sehat. Semua digilas demi memenuhi ambisi politik.

Kalau mau cawapres, itu koalisi gendut masa tidak ada satu pun kader yang hebat? Demokrat, Golkar, PAN dan lainnya. Apakah tidak ada kader bagus? Yang disodorkan adalah orang luar partai koalisi, kecuali Airlangga.

Kenapa? Tidak ada kader yang hebat lantas sembarangan comot milik partai lain. Itu mau dijadikan sebuah hal yang lumrah?. (*)

Sumber (*/tim GP24P)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berpihak Pada Masyarakat Kecil, Unasdem Gratiskan SPP 2 Semester

    Berpihak Pada Masyarakat Kecil, Unasdem Gratiskan SPP 2 Semester

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pendidikan saat ini menjadi kebutuhan semua orang yang harus dipenuhi sebagai bekal dalam mengahadapi perkembangan zaman yang semakin modern. Pemerataan pendidikan perlu dilakukan sehingga setiap anak bangsa dapat mengenyam pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga Perguruan Tinggi. Hal tersebut yang dilakukan oleh Universitas Aryasatya Deo Muri (Unasdem) Kupang, Nusa Tenggara […]

  • Indonesia Titik Terang di Tengah Kesuraman Ekonomi Dunia

    Indonesia Titik Terang di Tengah Kesuraman Ekonomi Dunia

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Tangerang, Garda Indonesia| Indonesia patut bersyukur karena di tengah krisis dan resesi yang melanda dunia saat ini, perekonomian Indonesia di kuartal II 2022 masih bisa tumbuh dengan baik dan tertinggi di antara negara-negara G20. Bahkan, Direktur Pelaksana (Managing Director) Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, menyebut Indonesia sebagai “titik terang di tengah kesuraman ekonomi dunia”. […]

  • Andriko Noto Susanto Dilantik Jadi Penjabat Gubernur NTT

    Andriko Noto Susanto Dilantik Jadi Penjabat Gubernur NTT

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Hari ini, Kamis, 5 September 2024, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian atas nama Presiden Republik Indonesia melantik Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) menggantikan Ayodhia Kalake yang telah selesai masa jabatannya. Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan                Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P. ditunjuk Presiden Republik Indonesia menjadi Penjabat Gubernur NTT 5 […]

  • Pidato Presiden Jokowi: Giring Ganesha Optimis, Ahmad Syaikhu Pesimis

    Pidato Presiden Jokowi: Giring Ganesha Optimis, Ahmad Syaikhu Pesimis

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Terhadap pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo barusan ada dua tanggapan dengan nada (tone) yang berbeda. Ada pandangan ala Giring Ganesha (Plt.Ketum PSI) yang bernada positif (optimistik), dan satunya dari Ahmad Syaikhu (Presiden PKS) yang bernada negatif (pesimistis). Begitulah diskursus (wacana) dalam negara demokrasi. Narasi yang dibangun bisa saja saling berseberangan, tapi […]

  • BKN Tegaskan ASN Bolos Kerja Bisa Dipecat Tanpa Hak Pensiun

    BKN Tegaskan ASN Bolos Kerja Bisa Dipecat Tanpa Hak Pensiun

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Loading

    Pengawasan terhadap disiplin ASN dilakukan melalui Badan Pertimbangan ASN (BP ASN), yang anggotanya terdiri dari pejabat tinggi negara seperti Menteri PANRB, Kepala BIN, Jaksa Agung, dan Ketua Korpri.   Jakarta | Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah dapat diberhentikan dengan tidak hormat dan […]

  • PLTP Ulumbu Buruk? Warga Desa Wewo Sebut Itu Tak Benar

    PLTP Ulumbu Buruk? Warga Desa Wewo Sebut Itu Tak Benar

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai warga asli yang tinggal di sekitar kawasan geotermal PLTP Ulumbu, Lorens dan warganya tak pernah sekalipun mengeluhkan ketersediaan air bersih. Begitu pun dengan aktivitas pertanian para petani.   Ulumbu | Kepala Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, Lorens Langgut, menampik rumor yang menyatakan bahwa kehadiran pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu […]

expand_less