Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » SISDMK Kunci Pemetaan dan Alokasi Tenaga Kesehatan di NTT

SISDMK Kunci Pemetaan dan Alokasi Tenaga Kesehatan di NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 19 Okt 2022
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Dinas Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat pertemuan penyajian Informasi SDM Kesehatan Lintas Sektor Tingkat Provinsi NTT pada Rabu, 19—21 Oktober 2022 di Neo Aston Kupang. Pelatihan selama 3 (tiga) hari tersebut dimaksudkan agar para peserta memahami cara kerja dari Sistim Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK).

SISDMK merupakan aplikasi yang terintegrasi dari Kementerian Kesehatan RI hingga Puskesmas, guna meng-input tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan yang terlibat dan bekerja serta mengabadikan dirinya dalam upaya kesehatan dan manajemen kesehatan yakni ASN dan Non ASN (P3K/Honor/PTT).

Dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT, Ruth Laiskodat menekankan pentingnya peserta memahami sistem SISDMK dan ke depan dapat bekerja dengan baik.

“Bapak Ibu ujung tombak peningkatan derajat kesehatan Nusa Tenggara Timur. Sedikit saja kesalahan pada sistem sangat berbahaya,” ujarnya kepada peserta petugas pengelola data SISDMK pada Rabu petang, 19 Oktober 2022.

Ruth Laiskodat pun menekankan bahwa Sistem Informasi SDM Kesehatan memberikan fokus penting pada pengembangan dan pemberdayaan SDM Kesehatan untuk menjamin ketersediaan tenaga baik dari jumlah, jenis, pendistribusian, dalam rangka meningkatkan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

Provinsi Nusa Tenggara Timur, ungkap Ruth Laiskodat, telah menjalankan SISDMK (Sistim Informasi Sumber Manusia Kesehatan) di 22 kabupaten/kota, namun tidak dipungkiri bahwa masih ditemui kendala di lapangan antara lain jaringan/internet dan sinyal yang belum memadai, ketenagaan (sering terjadi pindah lokasi kerja atau penggantian pengelola SISDMK), beban ganda dalam pekerjaan di fasyankes yang menyebabkan tidak ter-update secara rutin SISDMK di kabupaten/kota karena  pengelola program merangkap pengelola SISDMK, adanya perubahan dalam menu aplikasi, dan faktor lainnya.

Senada, Kabid Sumber Daya Manusia Dinas Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT Joyce Tibuludji, SKM, M.Kes. mengatakan bahwa SISDMK merupakan baseline sumber daya manusia kesehatan.

“Semua tenaga kesehatan baik ASN, P3K, tenaga kontrak, PTT harus di-input ke dalam sistem ini (SISDMK) yang selanjutnya dilakukan perhitungan rencana kebutuhan tenaga kesehatan apakah kurang atau lebih di fasilitas kesehatan,” urainya.

Joyce pun memberikan contoh seorang dokter seharusnya bekerja 8 (delapan) jam melayani pasien, jika bekerja di atas itu, maka terhitung analisis beban kerja harus ada penambahan tenaga kesehatan. “Dan aplikasi ini untuk melihat pemerataan tenaga di suatu wilayah apakah terpenuhi atau tidak. Aplikasi ini (SISDMK) juga menjadi acuan pengajuan ke BKD untuk formasi tenaga,” urainya.

Tujuan utama aplikasi SISDMK, beber Joyce, informasi SDM Kesehatan valid dan tepat waktu serta terdokumentasi secara baik yang kemudian dijadikan dokumen deskripsi data SISDMK Kesehatan baik di 22 kabupaten kota maupun Provinsi NTT yang menggambarkan situasi dan kondisi tenaga kesehatan saat ini.

“Selain itu, dari aplikasi SISDMK ini bakal dihasilkan tiga indikator utama yakni presentasi puskesmas yang tidak memiliki dokter, puskesmas dengan sembilan jenis tenaga kesehatan standar, dan presentasi rumah sakit dengan empat spesialis dasar, dan tiga spesialis penunjang. Dari aplikasi SISDMK juga bakal menghasilkan dokumen profil SDM Kesehatan,” tandas Joyce Tibuludji.

Sementara itu, Ketua panitia kegiatan Merpati Nalle, S.Sos., M.M. saat sebelum pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa jumlah peserta kegiatan berasal dari 22 kabupaten/kota berjumlah 64 orang.

Merpati Nalle juga menyampaikan capaian data SISDMK yang ter-update hingga Oktober 2022 terdapat 5 (lima) kabupaten yakni Kabupaten Sabu Raijua, Flores Timur, Ngada, Manggarai Barat, dan Sikka.

“Data SISDMK dari kelima kabupaten tersebut lengkap,” kata Kasie Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Dinas Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT ini melaporkan.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Tiga Besar, NTT Peluang Juara Umum Anugerah Pesona Indonesia 2020

    Masuk Tiga Besar, NTT Peluang Juara Umum Anugerah Pesona Indonesia 2020

    • calendar_month Rab, 17 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020 bakal dilaksanakan secara virtual di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9 April 2021. Pemilihan lokasi dan dilakukan secara virtual terkait pandemi Covid-19 yang masih bergulir hingga saat ini. Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Dr. Ardu Marius […]

  • Timkor Pengelola SDA Bahas Strategi Kendali Daya Air Rusak Benenain

    Timkor Pengelola SDA Bahas Strategi Kendali Daya Air Rusak Benenain

    • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mengendalikan sumber daya air rusak wilayah Sungai Benenain, Kabupaten Malaka, maka Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II menggelar sidang pleno I Tim Koordinasi (Timkor) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (TKPSDA WS) Benenain tahun 2021 dengan tema ‘Pengendalian Daya Rusak Air’ di aula Hotel King Star Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi […]

  • OJK Tingkatkan Literasi Keuangan Guru

    OJK Tingkatkan Literasi Keuangan Guru

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mempercepat peningkatan literasi keuangan masyarakat termasuk kepada kalangan guru yang merupakan bagian dari sasaran prioritas penerima program edukasi berdasarkan strategi nasional literasi keuangan Indonesia (SNLKI) 2021—2025. OJK menghelat training of trainers bagi para guru SD/MI secara nasional memperingati Hari Pendidikan Nasional 2024, yang merupakan sinergi antara Kementerian Pendidikan, […]

  • Triwulan II 2022, Ekonomi NTT Tumbuh 3,01 Persen

    Triwulan II 2022, Ekonomi NTT Tumbuh 3,01 Persen

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2022 mencapai Rp29,49 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp18,16 triliun. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS Provinsi NTT), Matamira.B.Kale, S.Si., M.Si. dalam sesi rilis pers ala […]

  • Dukung Pemerintah, ‘Yellow Clinic’ Partai Golkar Makin Gencar Vaksinasi Warga Belu

    Dukung Pemerintah, ‘Yellow Clinic’ Partai Golkar Makin Gencar Vaksinasi Warga Belu

    • calendar_month Sab, 30 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin gencar mewujudkan tekad membantu pemerintah guna mengejar target 80 persen vaksinasi seluruh masyarakat Belu pada Desember 2021. Partai besutan Airlangga Hartarto, melalui DPD II bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dalam hal ini Puskesmas Ainiba melayani vaksinasi […]

  • Wini Jadi Atensi Pemda TTU Sejak 2010, IRCI Dorong Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

    Wini Jadi Atensi Pemda TTU Sejak 2010, IRCI Dorong Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Kawasan Wini di wilayah pantai utara (pantura) TTU berbatasan langsung dengan Timor Leste wajib dijadikan Program Prioritas Calon Kepala Daerah (Cakada) TTU 2020 untuk diusulkan ke pusat dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2011 pasal 1 ayat 1 menyebutkan Kawasan Ekonomi Khusus yang selanjutnya disebut […]

expand_less