Arsip Tag: panglima tni

Panglima TNI : TNI dan Polri Selalu Hadir Di tengah Masyarakat

71 Views

Papua, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Idham Azis, M.Si., menghadiri acara Bakti Sosial dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka menjelang Hari Natal dan Tahun Baru, bertempat di halaman kantor Bupati Wamena, Papua pada Sabtu, 30 November 2019.

Panglima TNI dalam sambutannya menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan selalu hadir terdepan untuk mengatasi semua permasalahan yang terjadi di Indonesia, serta selalu hadir ditengah-tengah masyarakat untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

“TNI dan Polri selalu siap membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya seperti penanggulangan bencana yang terjadi di seluruh Indonesia mulai wabah penyakit di Asmat, gempa bumi di Lombok, gempa bumi dan tsunami di Palu serta beberapa bencana alam di Indonesia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa sebentar lagi Natal akan tiba dan semangat Natal adalah semangat bersyukur atas karunia Tuhan serta mengasihi antar sesama manusia dalam menyebarkan kebaikan. “Selaku anak bangsa, TNI dan Polri ingin berbagi dengan masyarakat khususnya masyarakat di wilayah Wamena,” ucapnya.

Warga Wamena memadati Bakti Sosial dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka menjelang Hari Natal dan Tahun Baru, bertempat di halaman kantor Bupati Wamena, Papua pada Sabtu, 30 November 2019.

“Menjelang Natal pada tanggal 25 Desember, TNI dan Polri selalu mendoakan semoga Natal membawa kedamaian karena TNI dan Polri terus menjaga keamanan agar perayaan Natal dapat dilaksanakan dengan aman dan damai,” imbuh Panglima TNI.

Panglima TNI mengimbau masyarakat Wamena bersama-sama menjaga dan terus berbuat yang terbaik kepada sesama anak bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Papua, khususnya Wamena untuk selalu menjaga kekayaan alam termasuk budaya Indonesia,” katanya.

“Saya sangat bersyukur karena dapat mengunjungi tanah Papua yaitu tanah yang diberkati dan sesungguhnya Indonesia juga adalah tanah yang diberkati, mulai dari dengan sumber daya yang melimpah dan berbagai suku bangsa yang begitu beragam serta sangat kaya dengan kebudayaan,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI mengajak masyarakat Wamena untuk selalu menebar kebaikan seperti kasih Natal yang selalu membawa semangat kebersamaan yang tulus. “Semoga kasih Natal senantiasa menyertai kehidupan kita sehari-hari dan menjadikan negeri ini yang tenteram, damai dan sejahtera,” tutupnya.

Pada acara Bakti Sosial, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto secara simbolis menyerahkan sembako kepada warga dan 18 sepeda motor dari Presiden RI Ir. Joko Widodo yang diterima langsung oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Wamena.(*)

Sumber berita (*/Kabidpenum Puspen TNI–Kolonel Sus Taibur Rahman)
Editor (+rony banase)

Panglima TNI Tegaskan Sinergitas TNI-Polri Hingga Akhir Hayat

52 Views

Papua, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si. memberikan pengarahan kepada 982 prajurit TNI dan Polri se-Jayawijaya, bertempat di Gedung Ukumearek Asso, Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Wamena pada Kamis, 28 November 2019.

Dalam pengarahannya Panglima TNI menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dalam pelaksanaan tugas adalah sinergitas TNI-Polri. Apabila TNI dan Polri yang merupakan kekuatan terbesar tegak lurus dan bisa bersinergi, maka stabilitas keamanan pasti akan bisa terjaga dengan baik dalam rangka melaksanakan tugas menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Panglima TNI menegaskan bahwa Negeri Indonesia yang damai bisa tercipta apabila prajurit TNI-Polri selalu bekerjasama dan mampu menjaga sinergitas sampai akhir hayat. “Saya mengapresiasi kepada seluruh prajurit TNI dan Polri khususnya di Wamena karena telah menunjukkan kerja sama yang baik dan loyalitas sehingga mampu melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik,” ujarnya.

Untuk itu, prajurit TNI dan Polri tetap harus siaga dan bangun kerja sama yang baik serta tidak boleh lengah dalam melaksanakan tugas yang rutin ini. “Tetaplah waspada dalam melaksanakan tugas di wilayah yang jauh dari keluarga dan hindari kegiatan-kegiatan rutin,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI mengatakan bahwa para prajurit TNI dan Polri harus selalu mendekati rakyat, kontak dengan masyarakat, berkoordinasi dengan tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dengarkan apa yang disampaikan warga masyarakat, karena tugas TNI dan Polri adalah mengatasi kesulitan rakyat sekitarnya.

“Apa yang mereka inginkan kita harus dengar, kalau kita mau menyelesaikan permasalahan masyarakat sampaikan ke komando atas termasuk dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat karena itu sangat penting. Apabila kita sudah dekat dengan mereka, permasalahan sekecil apapun bisa teratasi dengan baik TNI-Polri ada ditengah-tengah,” ujarnya.

Panglima TNI mengingatkan bahwa tugas TNI-Polri ke depan masih panjang, di antaranya memberikan keamanan pada saat perayaan Hari Natal dan Tahun Baru. Untuk itu, tetap jaga kesehatan agar selalu prima dalam melaksanakan tugas.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru, TNI-Polri harus menjaga kestabilan keamanan dengan baik agar masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru bisa aman, tenteram dan damai,” tutupnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Pangkogabwilhan III Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, Pangkoarmada III Laksda TNI I N.G. Ariawan, S.E., M.M., Pangkoopsau III Marsda TNI Andyawan Martono P., S.I.P., M.Tr.(Han), Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Aster Panglima TNI Mayjen TNI George E. Supit, S.Sos. dan Kabais TNI Marsda TNI Kisenda Wiranata Kusuma, M.A. (*)

Sumber berita (*/Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman)
Editor (+rony banase)

Panglima TNI Terima Kunjungan Kapolri Idham Azis

51 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, bertempat di Subden Mabes TNI, Jalan Merdeka Barat No. 2 Jakarta Pusat pada Jumat, 1 November 2019.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2019/11/02/presiden-jokowi-lantik-idham-aziz-sebagai-kapolri/

Kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam rangka silaturahmi usai dilantik oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.

Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Jenderal Polisi Idham Azis sebagai Kapolri. “Sinergitas TNI dan Polri yang telah terjalin dengan baik untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar terus dilanjutkan,” katanya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Mendagri Jenderal Pol (Purn) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D. telah menjadi saksi penandatanganan berita acara pelantikan Komjen Pol Drs. Idham Aziz, M.Si. sebagai Kapolri yang dipimpin oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara.

Pelantikan Kapolri diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 97/Polri Tahun 2019 tentang pengangkatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia oleh Sekretaris Militer Presiden. (*)

Sumber berita (*/Kolonel Sus Taibur Rahman–Kabidpenum Puspen TNI)
Editor (+rony banase)

Kebakaran Lahan di Riau, Kepala BNPB, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi

95 Views

Pekanbaru, Garda Indonesia | Hingga pagi, Minggu, 15 September 2019 terdeteksi ada 27 titik api kategori tinggi di Provinsi Riau. Secara umum Kota Pekanbaru masih diselimuti asap tipis hingga tebal dengan jarak pandang mencapai 1 km ada pukul 07.00 WIB dan pada pukul 10.00 WIB.

Jarak pandang berkisar antara 1 hingga 2.2 km dan suhu berkisar hingga 37 derajat celcius. Sedangkan kualitas udara menurut pengukuran PM10 pada pukul 07.00—10.00 WIB berada pada kisaran 182—201 ugram/m3 atau dalam level tidak sehat.

Bandara Riau tertutup asap akibat karhutla

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, pada Minggu, 15 September 2019.

Setelah terbang menggunakan helikopter TNI AU selama 25 menit dari Lanud Pekanbaru, rombongan mendarat di Lapangan Bola Desa Kerumutan, Pelalawan, Riau untuk meninjau karhutla di dekat pompa minyak Pertamina di Blok Eka Kuning.

Sepanjang perjalanan, kendaraan rombongan melintasi jalan terjal berupa tanah di antara belantara perkebunan kelapa sawit. Sebelum tiba di Blok Eka Kuning, rombongan disambut dengan bekas lahan dan hutan yang terbakar, bahkan masih teramati adanya asap dari kebakaran tersebut.

Sesampainya di titik lokasi pemadaman, Panglima TNI segera mengambil komando untuk menggerakkan pasukan dan melakukan analisa dan evaluasi (anev) terkait kendala dan kebutuhan pemadaman yang dilakukan melalui darat. Panglima TNI mendapat laporan bahwa perlu adanya alat berat untuk membuka dan memperluas parit. Selain itu pompa air berikut selangnya juga harus ditambah sehingga dapat menjangkau titik api.

Kepala BNPB, Panglima TNI dan Kapolri saat meninjau dan memberikan arahan terkait penanganan karhutla di Riau

“Kita akan kirim ekskavator untuk memperlebar parit. Kemudian juga pompa air beserta selangnya,” kata Panglima Hadi.

Kemudian sebagai alat pantau siaga karhutla, TNI juga akan mengirimkan drone yang akan terbang selama 24 jam siang dan malam. Hal itu penting karena menurut Hadi terdapat perbedaan data pada saat dan sesudah matahari terbenam.

“Drone ini akan diterbangkan 24 jam penuh untuk memantau. Api ini harus terus diamati karena siang dan malam beda. Kadang api padam saat siang, lalu malamnya menyala lagi,” kata Hadi.

Kapolri Jendetal Tito Karnavian mengaku heran setelah melihat sendiri karhutla yang ada di Provinsi Riau dari helikopter. Pasalnya dari sekian ribu hektar luas lahan yang terbakar tidak satupun yang mencakup lahan perkebunan sawit dan tanaman industri lainnya. Tito menganggap bahwa hal itu sekaligus menunjukkan masalah karhutla ini murni karena ulah manusia dan pelakunya adalah oknum yang sama.

“Apa yang sudah kami lihat dari helikopter bersama panglima TNI dan Kepala BNPB, lahan yang sudah jadi perkebunan, baik sawit maupun tanaman industri lainnya, kok tidak ada yang terbakar. Misal pun ada paling hanya sedikit dan di pinggir. Ini menunjukkan adanya praktek ‘land clearing’ dengan mudah dan murah memanfaatkan musim kemarau,” ungkap Tito.

Fokus dalam upaya pemberantasan karhutla, Tito akan memberi ‘reward and punishment’ bagi anggotanya. Tito meminta agar pasukan satgas karhutla dapat lebih kompak dan menjaga solidaritas sehingga permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik.

“Polda beserta jajarannya akan kami berikan ‘reward and punishment’,” kata Tito.

Melihat permasalahan yang ada, Kepala BNPB kembali menekankan upaya pencegahan untuk kedepannya melalui pendekatan kesejahteraan masyarakat dengan pertanian produktif. Selain itu perilaku masyarakat harus diubah sejak dini.

Doni mencontohkan bahwa ada beberapa jenis tanaman produktif yang bisa menjadi alternatif untuk menumbuhkan perekonomian warga seperti; kopi liberica, lidah buaya, cabai dan sebagainya.

“Ini masalah cara pikir manusia. Harus diubah. Mulailah dengan menanam tanaman produktif seperti cabai, kopi liberica, lidah buaya atau bisa juga pisang,” kata Doni. (*)

Sumber berita (*/Siaran Pers BNPB–Agus Wibowo)
Editor (+rony banase)

Pulihkan Papua, Panglima TNI & Kapolri Dapat Suport dari Lapisan Masyarakat

114 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Pasca demo anarkis yang berujung ricuh di Jayapura, Papua, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkantor di Papua sejak Senin, 2 September 2019. Memasuki hari ke-4, situasi Papua semakin kondusif, aman dan terkendali.

Masyarakat sudah kembali beraktivitas normal, perekonomian warga berjalan lancar, dan situasi kembali aman. Namun aparat TNI-Polri masih melakukan patroli untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat baik di perkotaan ataupun di kampung-kampung.

Menanggapi hal itu, Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW) melalui Wasekjen-nya Haji Ahyad Al Fidai menyampaikan bahwa itu kabar yang sangat menggembirakan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karena saudara-saudara di Papua sudah bisa merasakan kedamaian, keamanan dan beraktivitas secara normal.

Selain itu Ahyad juga mengatakan mendukung penuh langkah-langkah Panglima TNI dan Kapolri untuk memulihkan kedamaian di Papua. Terutama pendekatan dialogis dengan seluruh unsur masyarakat. Ditambah lagi, dengan kehadiran Panglima dan Kapolri di Papua, proses perdamaian semakin cepat dan penyelesaian masalah bisa tuntas.

“Kami dari Majelis Dzikir Hubbul Wathon mendukung penuh Panglima TNI dan Kapolri untuk memulihkan perdamaian Papua. Terutama langkah-langkah dialogis, pendekatan kebudayaan, bertemu langsung dengan berbagai unsur masyarakat Papua dan perasaan sebagai sebangsa setanah air,” tandasnya.

Langkah-langkah pendekatan dialogis yang selama ini dilakukan Panglima dan Kapolri menurutnya berhasil melewati berbagai tantangan dan ujian bangsa selama akhir-akhir ini. Dia percaya masyarakat Indonesia akan mendukung dan percaya apa yang dilakukan Panglima TNI dan Kapolri terutama demi pemulihan Papua.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mendoakan Panglima TNI dan Kapolri, dan seluruh saudara-saudara kita di Papua untuk bisa segera kembali pada perdamaian dan keamanan. Sehingga terwujud Indonesia Maju dan Tangguh,” pungkas Ahyad.(*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

Lihat Indah dan Damainya Papua, Panglima TNI & Tokoh Papua Berlayar Bersama

51 Views

Papua, Garda Indonesia | Kehadiran Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., di Bumi Cendrawasih sepekan belakangan ini adalah sebuah bukti nyata bahwa TNI serius untuk menyelesaikan permasalahan dan berdialog langsung dengan para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Forkopimda Papua.

Setelah menggagas deklarasi damai di Tanah Papua pasca aksi massa di wilayah Papua yang ditandatangani 34 komponen masyarakat di Papua, pada Jumat, 6 September 2019, Panglima TNI didampingi Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian mengajak para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Forkopimda Papua untuk berlayar ( Joy Sailing) mengarungi laut Papua yang begitu indah dengan menggunakan KRI Oswald Siahaan 354.

Sedikit tentang KRI Oswald Siahaan – 354; merupakan kapal perang jenis Perusak Kawal Berpeluru Kendali Kelas Ahmad Yani milik TNI AL. Oswald Siahaan, adalah nama salah seorang anggota TNI AL yang gugur pada saat pertempuran Teluk Sibolga. KRI ini bertugas sebagai armada patroli sekaligus armada pemukul dengan kemampuan anti kapal permukaan, anti kapal selam dan anti pesawat udara.

Joy Sailing kali ini dimulai pada pukul 13.30 WIT yang diikuti lebih dari 40 Tokoh Papua. Termasuk diantaranya adalah Bupati Merauke, Bupati Paniai, Bupati Namtemo Tengah, Bupati Yahukino, Bupati Pegunungan Bintang, Ketua Presidium Masyarakat Papua, Ketum Adat Papua, Wakil Bupati Nduga beserta para Tokoh lainnya.

“Tujuan dari Joy Sailing kali ini adalah agar kita tetap selalu menjaga dan meningkatkan silaturahmi, serta agar semua dapat memandang Indahnya Papua dari lautan,” terang Panglima TNI.

Foto bersama Kapolri, Panglima TNI, Tokoh Agama dan 40 Tokoh Papua dan Forkompinda di depan KRI Oswald Siahaan – 354

Tampak senyum dan komunikasi yang hangat dari tiap peserta yang mengikuti kegiatan ini tanpa memandang asal, latar belakang, agama dan perbedaan yang ada. Ini adalah buah manis dari deklarasi atau kesepakatan damai bersama yang kemarin malam digagas oleh Panglima TNI bersama Kapolri dan di tandatangani bersama oleh segenap elemen yang ada di Tanah Papua.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI dan Kapolri diantaranya Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Condro Kirono, M.M. M.Hum, Kabaintelkam Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganif Warsito, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh S, Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriyadi, Pangarmada 3 Laksda TNI I.Nyoman Gusti, Pangkoopsau III Marsda TNI Andyawan Martono, Wakalemdiklat Polri Irjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H., serta segenap Pejabat TNI dan Polri. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia—yfi)
Editor (+rony banase)

Panglima TNI & Kapolri Berkantor di Papua Selama Seminggu

29 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban di bumi cenderawasih, Sepekan kedepan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Tito Karnavian rencananya akan berkantor sementara di Papua

“Saya sendiri dengan Bapak Panglima nanti, kemungkinan besar besok (Senin, 2 September 2019) akan ke sana (Papua) ya, untuk mengendalikan betul-betul agar situasi terkendali dan melakukan langkah penegakan hukum,” kata Tito usai acara HUT Polwan ke-71 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu, 1 September 2019.

Mantan Kapolda Papua tersebut memastikan penindakan hukum berjalan jika masih terjadi kerusuhan.

“Kalau tidak kunjung kondusif, kurang pasukan, saya akan menambahkan pasukan. Kita akan tegakan hukum,” tegas Tito. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)