Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Tambak Udang Raksasa Dibangun di Sumba Timur, Investasi Rp7,2 Triliun

Tambak Udang Raksasa Dibangun di Sumba Timur, Investasi Rp7,2 Triliun

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 484
  • comment 0 komentar

Loading

Berbekal luas lahan sekitar 2.150 hektare, kawasan tambak di Sumba Timur ini ditargetkan mampu menghasilkan 55 ton per hektare per siklus, dengan proyeksi produksi mencapai 52.800 ton udang per tahun.

 

Jakarta | Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulai pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bernilai investasi mencapai 500 juta dolar AS atau sekitar Rp7,2 triliun.

Proyek ini dikategorikan sebagai program strategis nasional dengan konsep Integrated Shrimp Farming (ISF) yang mencakup infrastruktur hulu–hilir, mulai dari sistem intake air laut, kolam budidaya, instalasi pengolahan limbah, hingga fasilitas pendukung kawasan. Dengan luas sekitar 2.150 hektare, tambak ini ditargetkan menghasilkan hingga 52.800 ton udang per tahun, sekaligus menjadi model pengembangan budi daya udang modern dan ramah lingkungan.

Selain meningkatkan produksi perikanan nasional, proyek ini diarahkan sebagai pengungkit ekonomi regional melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal. Pemerintah daerah menyambut pembangunan ini sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru di Sumba Timur, dengan ekspektasi peningkatan pendapatan masyarakat serta peluang ekonomi jangka panjang bagi wilayah dan generasi muda setempat.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Tb Haeru Rahayu, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 11 Februari 2026, menjelaskan kawasan ini dikembangkan dengan konsep integrated shrimp farming (ISF). Kawasan ISF tersebut mencakup pembangunan sarana hulu hingga hilir seperti intake air laut, tandon utama, kolam budidaya, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), fasilitas kawasan, penghijauan, serta pengadaan peralatan dan mesin.

“Kawasan ini dirancang sebagai role model pengembangan budi daya udang nasional yang modern, ramah lingkungan, dan berdaya saing global,” ujar Tebe, sapaan akrabnya.

Berbekal luas lahan sekitar 2.150 hektare, beber Tebe, kawasan tambak di Sumba Timur ini ditargetkan mampu menghasilkan 55 ton per hektare per siklus, dengan proyeksi produksi mencapai 52.800 ton udang per tahun. Selain peningkatan produksi, pembangunan juga menekankan pada penguatan sumber daya manusia lokal, penciptaan lapangan kerja, serta penerapan standar akuakultur yang baik dan berkelanjutan.

Tebe menjelaskan pada tahap awal konstruksi telah berjalan dengan dukungan puluhan alat berat dan penyerapan tenaga kerja lokal dalam pembangunannya. Adapun lokasi pembangunan dilakukan di Desa Palakahembi dan Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejagung Tetapkan Tiga Hakim Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi

    Kejagung Tetapkan Tiga Hakim Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Loading

    Ikatan Media Online (IMO) Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI atas komitmennya dalam memberantas praktik mafia peradilan di Indonesia.   Jakarta | Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan 3 (tiga) hakim menjadi tersangka kasus dugaan suap dan atau gratifikasi dalam putusan lepas (ontslag) kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) di Pengadilan […]

  • Masyarakat Adat Poco Leok NTT Angkat PLN Jadi Saudara Gendang

    Masyarakat Adat Poco Leok NTT Angkat PLN Jadi Saudara Gendang

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai | Masyarakat Adat Gedang Mesir, Desa Lungar, Kabupaten Manggarai, NTT, menganugerahi status Ase Kae (saudara gendang) kepada PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dalam rangkaian upacara adat penti pada Selasa, 17 September 2024. Penganugerahan status Ase Kae ini, menurut adat Manggarai, sebab PLN UIP Nusra kini telah memiliki lahan di wilayah […]

  • Mahfud MD Siap Kawal Kasus Johnny Plate

    Mahfud MD Siap Kawal Kasus Johnny Plate

    • calendar_month Kam, 18 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengaku akan terus mencermati dan mengawal kasus dugaan korupsi yang melibatkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate sebagai tersangka. Di samping itu, pihaknya juga meminta publik menunggu proses hukum dan peradilan berjalan atas kasus hukum tersebut. “Jadi, yakinlah dan […]

  • Lima Pulau Terkecil di Indonesia dengan Pesona Menakjubkan

    Lima Pulau Terkecil di Indonesia dengan Pesona Menakjubkan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ferdy Daud
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Loading

    Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, terdiri atas lebih dari 17.000-an pulau yang tersebar di hampir seluruh wilayahnya. Di antara belasan ribu pulau itu, beberapa di antaranya mempunyai ukuran yang sangat kecil jika dibandingkan dengan pulau besar seperti Jawa, Kalimatan, Papua, hingga Sulawesi. Menariknya, pulau terkecil di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri, termasuk […]

  • Nikita Mirzani Kalah Kasasi, Vonis 6 Tahun Penjara Menanti

    Nikita Mirzani Kalah Kasasi, Vonis 6 Tahun Penjara Menanti

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Harapan terakhir Nikita Mirzani untuk lepas dari jerat hukum kembali kandas usai Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi yang ia ajukan. Permohonan kasasi bernomor 3144 K/PID.SUS/2026, diputus pada Jumat, 13 Maret 2026. Perkara ini diadili oleh hakim ketua Soesilo serta dua hakim anggota, Achmad Setyo Pudjoharsoyo dan Sutarjo. “Tolak kasasi terdakwa,” demikian petikan amar […]

  • Jabat Pj Wali Kota Kupang 5 Bulan, Linus Lusi Fokus 5 Agenda

    Jabat Pj Wali Kota Kupang 5 Bulan, Linus Lusi Fokus 5 Agenda

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi minta seluruh kepala perangkat daerah Kota Kupang sebelum akhir tahun 2024 ini, bekerja lebih keras dan cepat, tidak mengutamakan kepentingan diri sendiri dan memastikan pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal. Lanjut Linus Lusi, seluruh ASN dan pimpinan perangkat daerah harus fokus pada 5 (lima) agenda prioritas, antara […]

expand_less