Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » “Tantangan Edar Rupiah” BI Tekankan Jangan Staples Uang

“Tantangan Edar Rupiah” BI Tekankan Jangan Staples Uang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 27 Jul 2024
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Sesuai amanat UUD 1945, Undang-Undang Bank Indonesia, dan Undang-Undang Mata Uang, Bank Indonesia merupakan satu-satunya lembaga yang diberikan tugas dan wewenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang Rupiah, yang mana merupakan simbol kedaulatan negara.

Pada pengelolaan uang Rupiah tersebut, Bank Indonesia memiliki peranan penting dalam memastikan uang Rupiah layak edar senantiasa tersedia memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPw BI NTT), Agus Widjajati dalam sesi peluncuran Ekspedisi Rupiah Berdaulat pada Jumat, 26 Juli 2024, mengungkapkan terdapat 3 (tiga) tantangan utama Bank Indonesia dalam mengedarkan Rupiah di wilayah NTT.

Dijabarkan Agus Widjajati, kondisi geografis NKRI yang memiliki ribuan pulau dengan keterbatasan infrastruktur sehingga mempengaruhi jangkauan Bank Indonesia dalam menyediakan uang kepada masyarakat, termasuk di antaranya untuk kepulauan di wilayah terdepan, terpencil, dan terluar (3T).

“Masih banyak daerah-daerah blank spot yang belum dapat dijangkau oleh BI dan Perbankan dalam pengedaran uang Rupiah,” ungkapnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Widjajati. Foto : Instagram BI

Kedua, lanjut Agus Widjajati, keberagaman tingkat pendidikan masyarakat yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam memperlakukan uang. Tercermin dari uang tidak layak edar karena lusuh yang disebabkan sering dilipat, dibasahi, maupun di-hekter (dari bahasa Belanda haakje, jekrekan, atau ceklekan)

“Hal ini tentunya mempengaruhi kualitas uang Rupiah kita. Dalam konteks ini, tantangan ini perlu kami jawab dengan edukasi,” tekan Agus Widjajati.

Ketiga, penggunaan uang selain Rupiah sebagai alat pembayaran khususnya di wilayah perbatasan

Rupiah sebagai alat pembayaran, memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran pergerakan ekonomi dan mendukung momentum pemulihan ekonomi melalui ketersediaan yang cukup. Oleh karenanya Bank Indonesia memandang bahwa kebutuhan atas uang Rupiah di seluruh wilayah NKRI wajib dipenuhi tanpa terkecuali.

Bank Indonesia, imbuh Agus Widjajati, hadir melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat bekerja sama dengan kegiatan operasi rutin TNI Angkatan Laut memungkinkan Bank Indonesia mendorong aktivitas ekonomi di wilayah 3T melalui penyediaan uang layak edar (clean money policy) dan  memperluas jangkauan pemenuhan kebutuhan uang layak edar yang berada di dalam kategori daerah blank spot dan selama ini belum dapat dijangkau oleh Bank Indonesia maupun perbankan dalam pengedaran uang Rupiah.

Sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut tersebut, tandas Agus Widjajati, telah memberikan dampak positif dalam upaya memelihara keutuhan dan kedaulatan NKRI dari sisi pertahanan dan militer oleh TNI Angkatan Laut, serta menjaga kedaulatan ekonomi dan kedaulatan Rupiah sebagai salah satu simbol negara oleh Bank Indonesia.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Konsultasi DPR, OJK Terbitkan Aturan Unit Usaha Syariah

    Hasil Konsultasi DPR, OJK Terbitkan Aturan Unit Usaha Syariah

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah (POJK UUS) tanggal 12 Juli 2023 sebagai tindak lanjut dari Undang Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) Pasal 68 mengenai ketentuan pemisahan UUS, konsolidasi, dan sanksi. POJK […]

  • Antara Lona dan Lena

    Antara Lona dan Lena

    • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh. Melkianus Nino Tak terdengar lagi bunyi ucap manusia. Kesibukan awal bias hingga petang membungkus lelah. Dan saat telah telat malam, sunyi sudah dihantam hitam. Tepatnya pada kesepian, hanya terdengar sang Master of Ceremony membuka kata per kata-cakapan sedikit lelucon juga terpaut histori Valentine. Aku duduk membelakangi daun pintu kamar, menatap ratusan buku menumpuk hampir […]

  • Alumni SMAN 1 Kupang Jadi Guru Besar Politeknik Negeri Kupang

    Alumni SMAN 1 Kupang Jadi Guru Besar Politeknik Negeri Kupang

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Loading

    Pria kelahiran Kupang, 19 Juni 1976 ini menempuh pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Kupang pada tahun 1991—1994, sementara pendidikan dasar pada SD Negeri Naikoten 1 Kupang tahun 1982—1988 dan SMP Negeri 2 Kupang tahun 1988—1991.   Kupang | Ketua Prodi S2 Terapan – pemasaran, inovasi dan teknologi Politeknik Negeri Kupang (PNK), Jappy Parlindungan […]

  • YNS Foundation Fasilitasi Anak NTT Belajar Coding

    YNS Foundation Fasilitasi Anak NTT Belajar Coding

    • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 1Komentar

    Loading

    Perempuan pengusaha YMS Group yang mendesain dan membangun sistem pendidikan di Akademi Militer Magelang menggunakan teknologi AI untuk TNI ini pun menekankan jika anak NTT mengerti coding, maka bisa mendesain game hingga menghasilkan uang dan diunduh oleh orang di luar negeri.   Kupang | Coding (baca koding) adalah proses menulis instruksi atau kode yang dapat […]

  • KEBESARAN TUHAN! Rumah Musik Siloam Eksis Hingga 7 Tahun

    KEBESARAN TUHAN! Rumah Musik Siloam Eksis Hingga 7 Tahun

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh menabuh drum sebagai tanda dibukanya pentas musik, seni, dan Festival Mahakarya 7 Tahun Rumah Musik Siloam, didampingi pendiri, Aku Kalla; Penasihat dan Pembina Yayasan Karya Musik Siloam, Robert Fanggidae; dan Wakil Ketua DPD PAPPRI NTT, Ina Djara. Acara ini juga dirangkai peresmian Yayasan Rumah Musik […]

  • Pada Hari Sakral, Mega Memilih Ganjar

    Pada Hari Sakral, Mega Memilih Ganjar

    • calendar_month Sab, 22 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Kendhit A. Jlamprong Dari dulu Mbak Megawati Soekarnoputri memang paling jago kalau urusan “hari-hari baik”. Minimal dia sangat peduli terhadap pemilihan hari untuk melakukan hal-hal penting. Buktinya, untuk mengumumkan calon presiden yang diusung partainya, dia memilih Jumat, 21 April 2023. Kita tahu kan kalau 21 April itu selalu diperingati Hari Kartini? Tapi, saya haqqul […]

expand_less