Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Tapak Sepatu Energi di Sembalun– Mandalika Lombok

Tapak Sepatu Energi di Sembalun– Mandalika Lombok

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Roni Banase

Menapaki Pulau Lombok ibarat solah nasib (bahasa Lombok) yang bermakna nasib baik. Mengapa? Sebab bisa melahap keindahan, keramahan, eksotis pulau yang disebut Bali kedua itu merupakan anugerah-Nya.

Ya, Dia izinkan diri ini dan 18 teman media dari Nusa Tenggara Timur (NTT) menggapai kesempatan mengikuti perhelatan media gathering Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus bertajuk, “Energizing Moments Strengthning Connections” pada Senin, 30 Juni hingga Rabu, 2 Juli 2025.

Ini kesempatan sekaligus momen langkah bagi kami yang selama ini mengimpikan bisa menelisik dan menelusuri setiap lekuk Pulau Lombok, terutama bisa menginjakkan kaki di sirkuit bertarif internasional, Pertamina Mandalika International Circuit.

Panitia penyelenggara, JP Pro Bali dipercaya oleh Pertamina Patra Niaga mengatur alur perjalanan kami (41 jurnalis [19 dari NTT dan 22 dari NTB]) menuntaskan alur media gathering yang ditata dengan apik dan tersistem, mulai dari proses check-in online penerbangan, penjemputan di Lombok International Airport, pemilihan hotel di Raja Hotel Mandalika (masuk lokasi kawasan ekonomi khusus [KAK] Mandalika) hingga hand book guidence material yang harus disiapkan seperti sepatu gunung, jaket tebal, power bank, sarung tangan. Detail sekali hingga durasi waktu per event.

Pemilihan transportasi pun dipilah menggunakan mobil jenis HiAce nyaman dan lega, berasa saat kami harus bangun subuh pada Selasa, 1 Juli pukul 03:00 Wita kemudian menempuh dua jam perjalanan pada pukul 04:00 hingga 06:00 menuju bukit Selong di kaki Gunung Rinjani.

Puff, ternyata suhu dingin sekitar 16 derajat menyambut, saat membuka pintu mobil, dan asap kabut mengepul dari mulut. Dan rasa syukur berulang kali terucap saat kami menyantap panorama indah tak kala sinar matahari pagi (sunrise) menyeruak dari balik bukit lalu menyinari hamparan sawah di kaki bukit. Sungguh indah.

Beruntung diri ini telah menyiapkan sepatu khusus jenis Nike Air dan Vans untuk momen media gathering Pertamina Patra Niaga, berbekal hand book, termasuk pemilihan jaket bomber tebal dari Padu Padan Tenun.

Wait, beta spill ya jenis sepatu legendaris yang beta pakai,

Nike

Didirikan: 1964 (sebagai Blue Ribbon Sports), jadi Nike, Inc. Pada 1971. Pendiri: Phil Knight (pelari) & Bill Bowerman (pelatih atletik). Ikonik: Logo Swoosh & slogan “Just Do It”. Awalnya mendistribusikan sepatu Onitsuka Tiger (Jepang), lalu bikin desain sendiri. Terkenal lewat teknologi Air, Jordan, dan dominasi olahraga global.

Vans

Didirikan: 1966, California. Awalnya dibuat untuk skateboarder, jadi simbol subkultur. Desain klasik slip-on & Old Skool terkenal dengan motif kotak-kotak.

Eits, wait, kita setop bahas sepatu sebagai alas kaki penggerak ya. Kita bahas energi penggerak yang dilakukan Pertamina.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus saat memaparkan peran Pertamina menyebar energi kepada masyarakat. Foto : JP Pro Bali

Pertamina sebar energi

Kali ini, beta ingin mengulas tentang sepatu bukan sebagai alas kaki dan fashion, namun sepatu sebagai sumber energi penggerak ekonomi sirkular di Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur dan Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah.

Pada kedua lokasi berbeda berjarak tempuh tiga jam perjalanan atau 101 kilometer ini, Pertamina membuat tapak dan menggerakkan komoditas hortikultura unggulan. Layaknya di Sembalun, para petani kopi di kaki Gunung Rinjani menggapai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau CSR Pertamina. Di lokasi pada ketinggian 1.277 mpdl ini, diberdayakan program petani kopi berbasis integrated farming dengan mengoptimalkan sumber daya lokal dan menciptakan proses produksi baru dalam pengelolaan kopi Arabika. Program ini melibatkan 55 petani yang tergabung dalam kelompok tani Lunaco.

Program ini dimulai sejak tahun 2022 berupa pengembangan kelembagaan, tahun 2023 pelatihan budidaya kopi, fasilitasi penjemuran kopi, dan penanaman bibit kopi. Kemudian pada tahu 2024, pengembangan produk turunan kopi dan penerapan teknologi tepat guna, pelatihan produk turunan dari limbah kopi, peningkatan produksi dan pengemasan, serta pengembangan greenhouse pembibitan. Lalu pada tahun 2025, Pertamina menginisiasi eduwisata kopi.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus saat sesi coffee experience di Kebon Kupi Sembalune menekankan, Pertamina tak hanya sekadar menjual energi, namun memberikan energi yang berdampak bagi masyarakat.

Nah, transfer energi ini diejawantahkan Pertamina dalam bentuk TJSL atau CSR yang menyasar dan mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) naik kelas dan membentuk ekonomi sirkular.

Pertamina pecut ekonomi sirkular di Mandalika

Pada lokasi kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika seluas ±1.035 ha di sepanjang pesisir selatan Lombok, mencakup Pantai Kuta, Seger, Serenting, Mawi, dan Tanjung Aan, Berstatus KEK sejak penetapan Peraturan Pemerintah No. 52/2014 dan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 20 Oktober 2017.

Pertamina mengambil peran pada MotoGP Circuit dengan nama baru Pertamina Mandalika International Circuit (4,32 km, 17 tikungan) dibangun Oktober 2019 oleh Vinci (Perancis), dan resmi dibuka November 2021. Sirkuit ini sudah menyelenggarakan MotoGP dan WSBK.

Para Jurnalis NTT saat bersiap menjajal Pertamina Mandalika International Circuit di Pulau Lombok. Foto : JP Pro Bali

Pada sirkuit ini terdapat modular Pertamina untuk mendukung berbagai event balap di Sirkuit Mandalika. Modular tersebut disuplai dari terminal BBM (TBBM) Ampenan dengan kapasitas maksimum sekitar 15 kiloliter.

Dipaparkan Sales Branch Manager Area NTB, Tomi Wisnu Ramadhan, modular ini secara khusus digunakan guna menunjang kegiatan balap domestik maupun internasional di Mandalika.

Pada KEK Mandalika terdapat fasilitas: hotel bintang-lima (Pullman, Royal Tulip, Club Med, Marriott dan lainnya), desalinasi air laut, energi matahari, dan green infrastructure yang menonjol. Tak hanya itu, sirkuit Mandalika terkoneksi dengan Lombok International Airport (~17 km), peningkatan runway & apron, serta pengembangan pelabuhan kapal pesiar.

KEK Mandalika menyasar 2 (dua) juta wisatawan asing per tahun saat beroperasi penuh tahun 2025 dengan total investasi pembangunan ±Rp 2,2 triliun + investasi usaha ±Rp 28,6 triliun; sumbangan devisa diperkirakan Rp 7,5 triliun per tahun; penciptaan puluhan ribu lapangan kerja langsung & tidak langsung.

Tak hanya itu, pada kawasan ini juga dilakukan pemberdayaan lokal: UMKM, perempuan, dan komunitas adat didorong untuk aktif terlibat dalam bisnis turisme.

Layaknya, semangat Pertamina, tak hanya sekadar menjual energi, namun memberikan dampak energi kepada masyarakat.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Densus 88 Antiteror Tangkap Lima Terduga Teroris di Sulsel & Sulteng

    Densus 88 Antiteror Tangkap Lima Terduga Teroris di Sulsel & Sulteng

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap terduga teroris pada Jumat, 20 Agustus 2021. Kelima terduga teroris tersebut ditangkap di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tengah (Sulteng). “Densus 88 Antiteror kembali menangkap lima tersangka teroris. Hari Jumat, tanggal 20 Agustus 2021. Penangkapan dilakukan terhadap lima tersangka di dua provinsi,” ujar Kabag Penum Divisi […]

  • Perangi Stunting & Malaria, Dinkes Belu Gelar Rakorda Bidang Kesehatan

    Perangi Stunting & Malaria, Dinkes Belu Gelar Rakorda Bidang Kesehatan

    • calendar_month Jum, 13 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka memerangi dan mengeliminasi stunting dan malaria, Dinas Kesehatan Kabupaten Belu menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten pada Kamis 12—13 Desember 2019 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu. Bupati Belu Willibrodus Lay pada kesempatan itu, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa, stunting (gizi kronis/gizi buruk/kerdil) dan […]

  • Bupati Ende Tutup Akses Masuk Keluar, Marius : Kebijakan Itu Harus Bersinergi

    Bupati Ende Tutup Akses Masuk Keluar, Marius : Kebijakan Itu Harus Bersinergi

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Banyak cara dilakukan setiap pemimpin untuk menekan laju penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di daerahnya masing-masing. Salah satu contoh nyata kebijakan yang diambil Bupati Ende, Drs. H. Haji Djafar Achmad yang menutup jalur darat, laut dan udara di Kabupaten Ende – Flores Provinsi NTT. Kebijakan ini berlaku hingga 31 […]

  • Hadir di APEC WEF 2020, Menteri Bintang Dorong Ekonomi Perempuan

    Hadir di APEC WEF 2020, Menteri Bintang Dorong Ekonomi Perempuan

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga sebagai Ketua Delegasi Indonesia mengikuti pertemuan tingkat Menteri pada Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) Women and the Economy Forum (WEF) 2020 yang diselenggarakan di Malaysia melalui virtual, pada Rabu, 30 September 2020. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Bintang menyoroti pentingnya upaya memajukan […]

  • Merlisa A Marsaoly Ingin Mengabdi dan Membangun Ternate

    Merlisa A Marsaoly Ingin Mengabdi dan Membangun Ternate

    • calendar_month Ming, 3 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Ternate, Garda Indonesia | Segera berlangsung Pemilihan Kepala Daerah di Ternate pada tahun 2020, kini calon – calon pemimpin di masa depan Ternate mulai bermunculan termasuk mantan Ketua DPRD Kota Ternate Merlisa A Marsaoly. Awak media sempat mengkonfirmasi via whatsahap terkait nama yang di gadang – gadang untuk calon Wali Kota Ternate periode 2020—2025 tersebut […]

  • Jokowi Analogikan Pertumbuhan Ekonomi Layaknya Serial Game of Thrones

    Jokowi Analogikan Pertumbuhan Ekonomi Layaknya Serial Game of Thrones

    • calendar_month Jum, 12 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua-Bali, gardaindonesia.id | Pada Opening Plenary Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Nusa Dua Bali, Presiden Joko Widodo menganalogikan pertumbuhan ekonomi dunia layaknya serial Game of Thrones. Di hadapan delegasi dari berbagai negara, mantan Walikota Solo itu mengisahkan sejumlah great houses dan great families bertarung hebat antara satu sama lain untuk mengambil alih kendali. Perebutan […]

expand_less