Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Tokoh Perempuan asal Papua Tak Sangka Masuk dalam Bursa Calon Menteri

Tokoh Perempuan asal Papua Tak Sangka Masuk dalam Bursa Calon Menteri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
  • visibility 201
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Tokoh perempuan asal Papua, Theresia Lusianak sontak kaget lantaran namanya tiba-tiba muncul dalam deretan calon menteri kabinet Jilid II Jokowi-Ma’ruf.

“Terus terang saya tidak menyangka kalau nama saya akan ada dalam deretan nama calon menteri Kabinet pak Jokowi-Ma’ruf,” kata Theresia Lusianak dalam acara Konferensi Pers di Cafe Kopijadi, Tebet, Jakarta, pada Senin sore, 2 September 2019.

Meski begitu, Theresia mengaku senang dan berterima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikannnya dukungan. “Kepada semua pihak yang telah memberikan dukungannya ke saya, sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih,” timpa Theresia.

Terkait dukungan tersebut, Theresia mengaku bangga sebagai salah satu keterwakilan perempuan, khususnya dari Indonesia Timur yang diharapkan bisa mewakili aspirasi warganya.

Theresia Lusianak, Tokoh Perempuan asal Papua

Menurut dia, kapasitas sumber daya manusia yang dimiliki masyarakat Indonesia Timur tidak kalah kualitasnya dengan yang lain.

“Orang selalu melihat Indonesia Timur tertinggal dari segi SDM, padahal faktanya tidak begitu. Justru, kalau bicara kesediaan sumber daya manusia di kawasan Timur jumlahnya sangat berlimpah. Terbukti banyak tokoh-tokoh hebat lahir dari Indonesia Timur. Jadi, saya rasa stigma itu harus dibuang jauh-jauh,” ujar politisi Demokrat itu.

Theresia mengatakan, kini saatnya pemerintah perlu membuka mata sekaligus memberikan ruang bagi putra-putri terbaik dari Indonesia Timur untuk mengisi pos-pos strategis dan penting di setiap lembaga pemerintahan.

“Jadi tidak ada lagi alasan untuk mendiskreditkan kemampuan serta skill yang dimiliki putra-putri terbaik dari Timur, hanya karena stigma yang selama ini disematkan pada orang-orang di Indonesia Timur terutama di Papua,” pungkasnya.

Saat ditanyai soal apa yang akan ia lakukan jika seandainya terpilih sebagai menteri dalam Kabinet Jilid II, Theresia menjawab akan melakukan rekapitulasi terlebih dahulu sejumlah persoalan yang ada di kawasan Timur, kemudian menyelesaikannya satu demi satu.

“Saya akan segera merekapitulasi berbagai persoalan yang ada di kawasan timur, sesudah itu akan ditangani satu per satu hingga tuntas,” cetus perempuan kelahiran Papua itu.

Sebelumnya, nama Theresia Lusianak masuk dalam daftar 20 tokoh dari Indonesia Timur yang diusulkan oleh Forum Intelektual Indonesia Timur (ITC) sebagai calon menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf, pada Sabtu, 31 Agustus 2019.

Selain Theresia, juga terdapat sejumlah nama yang mewakili tokoh Indonesia Timur yang diajukan ITC, di antaranya ada La Ode Ida, Amran, Ali Mochar Ngabalin, Troy Pomalingo, dan lainnya. (*)

Sumber berita (HRS—Tim IMO Indonesia) Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Triwulan II 2022, Ekonomi NTT Tumbuh 3,01 Persen

    Triwulan II 2022, Ekonomi NTT Tumbuh 3,01 Persen

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2022 mencapai Rp29,49 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp18,16 triliun. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS Provinsi NTT), Matamira.B.Kale, S.Si., M.Si. dalam sesi rilis pers ala […]

  • 9 Tahun RSUD S. K. Lerik, dr Marsiana Halek: “Resep Kami Lebih Baik”

    9 Tahun RSUD S. K. Lerik, dr Marsiana Halek: “Resep Kami Lebih Baik”

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kamis, 1 Agustus 2019, tepatnya 9 (sembilan) tahun yang lalu RSUD S. K. Lerik Kota Kupang, resmi beroperasi. Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-9, sebagai hadiah ulang tahun, diresmikan dua buah gedung, untuk pasien rawat inap dan juga rawat jalan. Direktur RSUD S. K. Lerik, dr. Marsiana Y. […]

  • Tim Pengendali Laju Inflasi Daerah (TPID) NTT;Terbaik Untuk Kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua

    Tim Pengendali Laju Inflasi Daerah (TPID) NTT;Terbaik Untuk Kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua

    • calendar_month Sen, 30 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Penjabat Gubernur NTT, Drs.Robert Simbolon,M.PA. mengangkat Tropi TPID Sambil berujar, “Ini membuktikan, NTT juga bisa berprestasi, bisa berinovasi di tingkat Nasional. Jika selama ini kita dianggap sebagai daerah terbelakang, lewat penghargaan ini, kita kembali membuktikan kehadiran pemerintah daerah dalam menekan angka inflasi.” Demikian ujar Penjabat Gubernur NTT saat memimpin upacara bendera di […]

  • Selain Kasus Covid-19, DBD di 11 Kabupaten Jadi Perhatian Dinas Kesehatan NTT

    Selain Kasus Covid-19, DBD di 11 Kabupaten Jadi Perhatian Dinas Kesehatan NTT

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes dalam sesi jumpa media pada Senin, 13 Juli 2020 menyampaikan dari hasil pemeriksaan 46 sampel swab dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, dan T.T.U; terkonfirmasi 1 kasus tambahan konfirmasi positif Covid-19 baru di wilayah Nusa Tenggara Timur yaitu […]

  • Masa Pandemi, Konsumsi kWh Meter Listrik Naik, PLN : Kenaikan Hanya 1,04%

    Masa Pandemi, Konsumsi kWh Meter Listrik Naik, PLN : Kenaikan Hanya 1,04%

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Di masa pandemi saat ini, berbagai aktivitas masyarakat diterapkan dengan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFA), begitu pula para pelajar dan mahasiswa menerapkan belajar/kuliah secara daring atau online. Kondisi ini yang memicu kenaikan pemakaian kWh listrik setiap hari. Seperti Kristian Balelembang salah satu warga Kota Kupang yang berlokasi di […]

  • Mengenal Cleistocactus Samaipatanus

    Mengenal Cleistocactus Samaipatanus

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Cleistocactus samaipatanus merupakan anggota suku Cactaceae (keluarga kaktus-kaktusan) yang memiliki kolumnar panjang dan sempit dengan duri mirip tusuk gigi emas pucat. Jika berkunjung ke Kebun Raya Bali, jangan lupa melihat kaktus ini secara langsung yaa! Cleistocactus samaipatanus tumbuh setinggi 1,5 m (4,9 kaki), memiliki banyak panjang, membentuk kelompok bercabang dari pangkal dengan beberapa batang tegak dengan […]

expand_less