Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » ‘YAPPIKA-ActionAid, Bengkel APPeK & TX Foundation’ Rehabilitasi 4 Sekolah Rusak

‘YAPPIKA-ActionAid, Bengkel APPeK & TX Foundation’ Rehabilitasi 4 Sekolah Rusak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 24 Feb 2020
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar merupakan bagian penting dalam pendidikan. Maka dari itu, gedung sekolah wajib memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, aksesibilitas, dan kenyamanan. Sayangnya, dari 2.414 total ruang kelas Sekolah Dasar di Kabupaten Kupang hanya 21% (507 ruang kelas) dalam kondisi baik. Sisanya, sebanyak 299 kelas (12,39%) dalam kategori rusak sedang dan sebanyak 420 ruang kelas (17,40%) dalam kategori rusak berat.

SDN Dendeng, SDN Onitua, SDN Raknamo, dan SDN Bimous adalah contoh nyata sekolah dengan kondisi yang memprihatinkan. Keempat sekolah tersebut menggambarkan kondisi umum sekolah-sekolah rusak di Kabupaten Kupang dengan kondisi: atap berlubang atau lepas; plafon lapuk dan nyaris roboh; lantai yang terlepas; tembok retak atau terbelah sehingga rentan roboh; dan beberapa sekolah berada di lokasi rawan karena tanah yang tidak mendukung (lunak atau bergerak).

Bahkan sejumlah sekolah harus menyelenggarakan kegiatan belajar di ruang kelas darurat yang terbuat dari dahan kelapa, lontar atau bambu. Ruang kelas darurat ini rentan terhadap angin kencang, bocor saat musim hujan sehingga proses belajar terganggu, bahkan mengancam keamanan dan kesehatan para siswa.

Foto bersama usai peresmian rehab sekolah di SDI Raknamo

Karena kondisi tersebut, YAPPIKA-ActionAid dan Bengkel APPeK atas dukungan Tzu Xing Foundation (TX Foundation) membantu SDN Dendeng, SDN Onitua, SDI Raknamo, dan SDN Bimous untuk memperbaiki ruang kelas rusak dan membangun ruang kelas baru. Setelah berjalan kurang lebih 4 bulan, kini perbaikan danpembangunan ruang kelas telah selesai dilakukan.

Pada tanggal 24—25 Februari 2020, Direktur YAPPIKA-ActionAid, Ibu Fransisca Fitri dan Perwakilan TX Foundation, Mr. Cheng-Ta Hsieh dan MrS. Han Jung Lin selaku pendiri dan presiden akan melakukan peresmian ruang kelas baru sekaligus menyerahkannya kepada pihak sekolah untuk digunakan sebagai sarana belajar yang layak.

YAPPIKA-ActionAid dan Bengkel APPeK tidak sebatas membantu perbaikan atau pembangunan ruang kelas rusak, tetapi juga melakukan studi dan advokasi mendesak Pemerintah Kabupaten Kupang meningkatkan komitmennya dalam menyelesaikan problem sekolah rusak. Penyelesaian problem sekolah rusak harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang secara sistematis dengan peta jalan (roadmap) yang jelas dan anggaran yang akseleratif.

Koordinator Bengkel APPeK, Vinsen Bureni saat menyampaikan tentang kondisi sekolah di Kabupaten Kupang

Koordinator Bengkel APPeK, Vinsen Bureni mengatakan, terdapat 18 sekolah dampingan program #SekolahAman. Program ini sudah dimulai sejak Oktober 2016. “Atas bantuan donatur dari Tzu Xing Foundation asal Taiwan, terdapat 4 sekolah dasar dampingan Bengkel APPeK yang mendapat bantuan dengan rincian: SD Negeri Dendeng 3RKB dan rehab 2 ruang kelas, SD NegeriOnitua pembangunan 3 RKB, SD Inpres Raknamo rehab 3 ruang kelas dan SD Negeri Bimous 3 RKB. Total donasi TX Foundation sebesar Rp.1.472.739.500. (1,47 Miliar),” ungkap Vinsen.

Jumlah donasi ini, urai Vinsen, belum terhitung pembangunan toilet di SDN Bimous, rehab UKS dan perlengkapan di SDI Raknamo, pembangunan UKS dan perlengkapan di SDN Onitua juga pembangunan UKS dan perlengkapan di SDN Bimous. “Kegiatan pengresmian bangunan sekolah (RKB, rehab, UKS, toilet) dilaksanakan pada Senin, 24 Februari 2020 di SD Inpres Raknamo dan SDN Bimous, dan pada Selasa, 25 Februari 2020 di SDN Dendeng dan SDN Onitua.

Ibu Liza Lin (berkacamat hitam) donatur dari TX Foundation

Tentang YAPPIKA-ActionAid

YAPPIKA-ActionAid adalah organisasi nirlaba yang bekerja untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan praktik demokrasi, mendukung penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil, dan aksi-aksi kemanusiaan di Indonesia. YAPPIKA-ActionAid adalah anggota dari ActionAid Internasional, sebuah federasi organisasi nirlaba yang memiliki anggota di 45 negara yang memiliki misi untuk memerangi kemiskinan dan ketidakadilan.

Tentang Bengkel APPeK NTT

Bengkel Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung (Bengkel APPeK) NTT merupakan perkumpulan yang menjalankan aktivitas advokasi kebijakan, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat. Bengkel APPeK adalah organisasi mitra YAPPIKA-ActionAid untuk Program #SekolahAman di Kabupaten Kupang. (*)

Sumber berita (*/Bengkel APPeK)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKADIYATA ’94 Sebar APD, Masker dan Sembako bagi Faskes dan Rumah Sakit

    IKADIYATA ’94 Sebar APD, Masker dan Sembako bagi Faskes dan Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | “Apa yang kami berikan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat khususnya di seputaran Kota Maumere, yang saat ini juga merasakan imbas dari penyebaran Covid-19 yang sedang melanda dunia. Memang tidak seberapa, tetapi kiranya apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat demi mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sikka, […]

  • “Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

    “Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Ia merupakan satu-satunya teknisi proteksi perempuan di Pulau Timor, berharap ke depannya bertambah lagi teknisi perempuan dan tak hanya satu.   Kupang | Pada salah satu Unit PLN Layanan Transmisi dan Gardu Induk Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Pulau Timor. Di antara deretan menara transmisi yang menjulang dan peralatan gardu induk yang berdiri kokoh, tampak […]

  • Polri Rekrut Perwira Sarjana Perangi Kejahatan Siber

    Polri Rekrut Perwira Sarjana Perangi Kejahatan Siber

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merekrut 45 orang calon perwira yang dipersiapkan untuk memerangi kejahatan siber. Calon perwira yang terdiri dari 38 pria dan 7 wanita ini direkrut melalui jalur Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Puluhan calon perwira tersebut memiliki latar belakang kemampuan di bidang Teknologi Komputer, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Informatika, […]

  • Poktan Milenial Fatukfia Binaan Golkar Jadi Contoh Pertanian Kakuluk Mesak

    Poktan Milenial Fatukfia Binaan Golkar Jadi Contoh Pertanian Kakuluk Mesak

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Kelompok tani (Poktan) Milenial Fatukfia, Dusun Fukalaran, Desa Fatuketi menjadi contoh pertanian di Kecamatan Kukuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); telah terdaftar menjadi kelompok binaan partai Golkar pusat sejak Mei 2021 melalui DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, mulai giat beraktivitas di bidang pertanian dengan menanam kacang hijau, […]

  • Waspada! Angin Kencang Landa Wilayah NTT pada 12—14 Agustus 2021

    Waspada! Angin Kencang Landa Wilayah NTT pada 12—14 Agustus 2021

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada rentang waktu tanggal 12—14 Agustus 2021, yang dapat menimbulkan angin kencang di beberapa wilayah seperti di Pulau Timor, Sabu Raijua, Alor, Rote Ndao, dan Pulau Sumba. Sesuai dengan peringatan dini cuaca wilayah NTT yang diterima Garda Indonesia pada Kamis, […]

  • HAM (Hak Asasi Munarman) : Logika Akal Sehat & Logistik Akal Bulus

    HAM (Hak Asasi Munarman) : Logika Akal Sehat & Logistik Akal Bulus

    • calendar_month Ming, 2 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Jangan heran kalau mereka yang membela Munarman di ruang publik atau media sosial itu tidak memedulikan HAM dari masyarakat yang tidak berdosa, yang kerap jadi korban aksi terorisme. Mereka hanya peduli HAM versi mereka sendiri dengan menge-klaim bahwa cara penangkapan Munarman yang sampai ketinggalan sendalnya serta ditutup matanya itu berlebihan dan […]

expand_less