Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Ekologi Terjaga” DPRD NTT : PLTP Ulumbu Kebutuhan Masyarakat

“Ekologi Terjaga” DPRD NTT : PLTP Ulumbu Kebutuhan Masyarakat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 13 Jul 2024
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram | Anggota Komisi II bidang Perekonomian DPRD NTT, Yohanes Rumat, mengungkapkan bahwa proyek strategis nasional pembangkit listrik tenaga panas bumi (PSN PLTP) Ulumbu beserta rencana pengembangannya di Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat dan jawaban atas tantangan transisi energi di masa depan.

“Setelah mendengar penjelasan komprehensif PLN, baik secara konsep maupun teknis serta pengakuan dari masyarakat, saya percaya bahwa geotermal harus didukung karena merupakan kebutuhan masyarakat dan zaman,” ucap Yohanes Rumat.

Pernyataan Yohanes Rumat dikemukakan usai dirinya dan rombongan anggota DPRD NTT mengunjungi lokasi PLTP Ulumbu di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, dalam rangka peninjauan dan penyambung aspirasi masyarakat terkait pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) ini pada Selasa, 9 Juli 2024.

Yohanes Rumat merupakan Anggota DPRD NTT fraksi PKB ini tak memungkiri bahwa ia sempat mempertanyakan keamanan PLTP Ulumbu terhadap lingkungan sekitar, kesehatan, hingga pertanian yang merupakan mata pencaharian masyarakat NTT.

Namun seluruh keraguan dan kekhawatirannya terjawab melalui kegiatan peninjauan tersebut. Pada kunjungan itu, PT PLN (Persero) memaparkan bahwa PLTP Ulumbu telah melalui sejumlah proses uji lingkungan hingga kesehatan, begitu pun dalam rencana pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok.

Pose bersama Komisi 2 DPRD NTT di lokasi pengembangan PLTP Ulumbu Poco Leok

Untuk diketahui, hasil pengukuran Tim Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB) mendapati bahwa konsentrasi emisi H2S dan NH3 di beberapa lokasi sampel di wilayah kerja panas bumi (WKP) Ulumbu tidak melebihi baku mutu yang telah ditetapkan oleh Permen LHK No.15 tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi PLTP.

Di samping itu, tidak ada kaitan dampak PLTP Ulumbu terhadap penurunan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. Pada Desember 2023—Januari 2024, petani cengkeh di Desa Wewo yang sangat berdekatan dengan PLTP eksisting melaksanakan panen raya dengan jumlah yang melimpah.

Menurut keterangan dari Kepala Desa Wewo hasil panen diperkirakan sekitar ±50 ton dan peredaran jumlah uang dalam satu bulan terakhir mencapai Rp 6,3 miliar.

Sementara itu, terkait isu pencemaran sumber air, dalam operasional PLTP Ulumbu, yang dimanfaatkan adalah uap air yang berada di kedalaman sumur kurang lebih 2.000 meter. Sementara air tanah dan sungai berasal dari zona bawah tanah yang mengandung air di kedalaman tidak lebih dari 100 meter.

Menilik kondisi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa air permukaan tanah tidak akan terpengaruh dan sungai pun akan tetap terjaga karena jauhnya jarak kedalaman antara akuifer air tanah dengan reservoir panas bumi.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alami Kecelakaan, Yustina Tpoi Ditolong Satgas Yonif 741

    Alami Kecelakaan, Yustina Tpoi Ditolong Satgas Yonif 741

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Bijeli-TTU, Garda Indonesia | Yustina Tpoi (50) ditolong tim kesehatan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, saat mengalami kecelakaan tunggal akibat motor yang dikendarainya rem blong di Jalan Desa Bijeli, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf Hendra […]

  • Rumah Sahabat Perempuan dan Anak Pertama di Indonesia Ada di Sukabumi

    Rumah Sahabat Perempuan dan Anak Pertama di Indonesia Ada di Sukabumi

    • calendar_month Rab, 7 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Sukabumi, gardaindonesia.id | Rumah Sahabat Ibu dan Anak (RUSAIDA) di Kecamatan Cisaat, Sukabumi, didirikan oleh Yuyu Murliah bukan tanpa alasan. Pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangganya, Yuyu mengaku sebagai penyintas KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Alasan tersebut memperkuat tekad perempuan yang pernah menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi selama 14 tahun ini […]

  • STIPAS Keuskupan Agung Kupang Gapai Akreditasi B

    STIPAS Keuskupan Agung Kupang Gapai Akreditasi B

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang sejak berafiliasi dengan Institut Pastoral Malang dan berdiri sendiri pada tahun 2001; terus berbenah diri.  Kini, di tahun 2019 menggapai Akreditasi B untuk Program Studi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik (PPAK) yang menyiapkan Guru Agama Katolik dan Katekis Menghelat Misa Ekaristi Syukur yang dipimpin […]

  • Saksi Ahli PT. HAL : PHI Bukan Tempat Sengketa Direksi

    Saksi Ahli PT. HAL : PHI Bukan Tempat Sengketa Direksi

    • calendar_month Kam, 15 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jambi, Garda Indonesia | Kuasa hukum PT Hutan Alam Lestari (HAL) menghadirkan 2 (dua) orang ahli terkait sengketa Hubungan Industrial Nomor 14 dan 15 di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri (PN) Jambi pada Selasa, 13 September 2022. Kedua saksi yang dihadirkan adalah Basani Situmorang, S.H., M.Hum. mantan Staf Ahli Menteri Tenaga Kerja Bidang […]

  • VBL Pulang Kampung di Borong, Bank NTT Beri CSR 700 Juta

    VBL Pulang Kampung di Borong, Bank NTT Beri CSR 700 Juta

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Borong, Garda Indonesia | Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas bersama ratusan warganya menyambut hangat kedatangan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Sabtu sore, 16 April 2022. Lapangan Compang Ndejing di Kecamatan Borong, jadi saksi bagaimana masyarakat di tempat itu begitu sangat merindukan sosok Gubernur VBL. Gubernur VBL disambut secara adat, kemudian diarak menuju […]

  • APPINDO-IASE Luncur Pelatihan SDM Bersertifikat Internasional

    APPINDO-IASE Luncur Pelatihan SDM Bersertifikat Internasional

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Loading

    Berbekal dukungan Katalis, program ini akan menampilkan pelatihan dari lembaga pelatihan terdaftar Australia RTO (Registered Training Organisation), yang diakui secara internasional.   Jakarta | Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) berkolaborasi dengan Indonesia Australia Skills Exchange (IASE) meluncurkan seri pelatihan daring untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. Berbekal dukungan Katalis, program ini akan menampilkan pelatihan dari […]

expand_less