Arsip Kategori: Olahraga

Bank NTT Juara ‘Open Tournamen Volly JPO’, Exodus Penkase Kalahkan Teratai

112 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tim Voli Bank NTT keluar sebagai juara 1 setelah mengalahkan tim Ryvi Sport dalam putaran babak final Open Tournament Volly Cup IV Pemuda Lingkungan X Jemaat Pniel Oebobo (JPO).

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2019/11/02/tim-bank-ntt-vs-rivi-sport-bakal-berduel-di-final-open-tournament-volly-jpo/

Partai final yang digelar Sabtu, 2 November 2019 berjalan cukup ketat. Tim Ryvi Sport mampu memberikan perlawanan yang membuat tim Bank NTT kewalahan dalam menemukan ritme permainan mereka.

Pada set pertama, kedua tim saling kejar mengejar dalam perolehan poin. Tim Ryvi Sport sempat memimpin perolehan poin, namun mental bertanding tim Bank NTT yang sudah benar-benar teruji membuat mereka mampu meraih kemenangan di set yang pertama.

Hal yang sama terjadi pada set kedua dan ketiga, di mana jual beli serangan terjadi antar kedua tim. Pertandingan semakin sengit, para penonton pun semakin histeris mendukung tim kesayangan masing-masing.

Harapan besar tim Ryvi Sport harus dikubur dalam angan, setelah Bank NTT mampu menyudahi tiga set berturut-turut dengan kemenangan. Tim Ryvi Sport yang pertama kali tampil pada babak final perebutan gelar juara, harus mengakui keunggulan tim lawan dengan kemenangan 3 set langsung.

Kemenangan itu menjadi gelar juara perdana yang diraih tim Bank NTT dalam turnamen tersebut setelah menunggu selama tiga tahun. Dan bagi tim Ryvi Sport, juara kedua merupakan prestasi terbesar yang diraih oleh para pemain muda itu di tingkat Kota Kupang.

Odhy Djampi, kapten tim Bank NTT yang ditemui seusai pertandingan mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dari tim yang solid. Kerja keras tersebut juga melalui evaluasi panjang terkait kesalahan-kesalahan yang dilakukan.

“Kita belajar dari kesalahan kita saat pertandingan di Naikolan, kita coba perbaiki itu dan hasilnya kita dapatkan malam ini,” jelas sang quicker andalan Bank NTT.

Berkat raihan tersebut, Odhy menyampaikan bahwa dirinya bersama teman-teman lainnya merasa bangga dan puas. Namun hasil yang diperoleh tidak harus menjadikan tim puas dan tidak berusaha. Tapi kemenangan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berjuang demi meriah prestasi-prestasi lainnya.

Lanjutnya, pertandingan tersebut juga merupakan salah satu tahap persiapan untuk menghadapi even selanjutnya dalam bulan ini yakni event Wali Kota Cup yang akan diikuti oleh seluruh klub di Kota Kupang.

Foto bersama Tim Voli Teratai (duduk) dan Tim Penkase (berdiri)

Odhy juga mengapresiasi penampilan dari tim Ryvi Sport Cemplong yang adalah junior-juniornya. Menurut Odhy mereka adalah tim yang dipersiapkan untuk menjadi juara di Kota Kupang. Dan target itu mulai nampak dengan prestasi yang mulai meningkat.

“Mereka luar biasa dan mereka adalah calon juara yang sudah dipersiapkan “, tegas Odhy.

Senada dengan sang Kapten yang sudah malang melintang, pelatih tim Ryvi Sport, Rio Djampi mengapresiasi penampilan anak-anak asuhannya, karena walaupun di atas kertas meraka kalah namun bisa memberikan perlawan kepada Bank NTT yang merupakan tim juara bertahan.

“Kami akui Bank NTT lebih unggul, pengalaman bertanding mereka terutama dalam partai final. Tapi saya bangga karena anak-anak tidak patah semangat,” jelas Rio.

Dengan meraih juara 2, Rio menilai masih banyak yang harus ditingkatkan. Dan untuk meningkatkan performa bertanding, harus melewati tahapan yang berat, tidak semudah yang dibayangkan karena persaingan di Kota Kupang semakin ketat sehingga untuk mempertahankan prestasi tersebut harus terus diasa dengan latihan yang tekun.

“Mereka semua harus latihan. Peningkatan kualitas tidak bisa dilakukan dari satu sisi saja, tidak bisa hanya dengan latihan bertahan, tapi harus latihan bagaimana bisa mematikan serangan lawan dan juga memberikan serangan yang mematikan,” tandas Rio.

Sementara itu, pada partai perebutan gelar juara 3 dan 4, tim Exodus Penkase yang datang tanpa sang staper utama, secara mengejutkan mengalahkan tim tangguh Teratai. Pada set pertama dan kedua, tim Exodus Penkase tidak bisa berbuat banyak karena serangan didominasi oleh tim Teratai.

Baru pada set yang ketiga, tim Exodus Penkase mulai menemukan pola permainan mereka dan mampu memperpanjang jalannya pertandingan dengan kemenangan pada set yang ketiga.

Kemenangan tersebut berlanjut pada set yang keempat. Lagi-lagi tim Teratai harus mengakui keunggulan tim lawan, karena banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemain mereka sendiri.

Pada set yang kelima, tim Exodus memimpin perolehan poin. Teratai sempat bangkit dan mengejar ketertinggalan bahkan menyamakan kedudukan. Rupanya mereka menemukan titik keunggulan mereka dan mereka berbalik memimpin perolehan poin pada angka balasan.

Pertandingan semakin ketat, para penonton pun semakin tegang. Teriakan dukungan pun mulai mengalir, terutama dari kekasih hati para pemain. Tim Teratai menunjukkan taring mereka sebagai salah satu tim calon juara, namun lagi-lagi dewi fortuna masih memihak pada tim Exodus Penkase. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

Tim Bank NTT vs Rivi Sport Bakal Berduel di Final ‘Open Tournament Volly JPO’

120 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Semi Final Open Tournament Volly Cup IV Pemuda Lingkungan X Jemaat Pniel Oebobo (JPO) mempertemukan tim tangguh Teratai melawan juara bertahan tim Bank NTT pada partai perdana, Jumat 1 November 2019.

Pertandingan yang berlangsung di lapangan Volly lingkungan x JPO, tim teratai memimpin pada set pertama. Bank NTT tidak mau menyerah begitu saja, jual beli serangan dipertontonkan kedua tim.

Firman, sang motor serang dari bank NTT beberapa kali dipaksa oleh Rido dan kawan-kawan tidak melakukan smash. Perjuangan tim Teratai berakhir dengan memenangkan set pertama.

Pada set kedua, Firman dan kawan-kawan menemukan pola permainan mereka dan akhirnya mampu memenangkan set kedua. Persaingan semakin sengit di set yang ketiga. Namun lagi-lagi tim Teratai harus mengakui keunggulan tim Bank NTT.

Semangat tim Teratai tidak kendor. Mekos yang merupakan motor serang tim Teratai bertubi-tubi memberikan serangan membabi buta bagi tim Bank NTT. Pertandingan pun berlangsung ketat. Hasrat Bank NTT untuk mengakhiri pertandingan pada set keempat harus kandas dan berlanjut ke set kelima.

Pada set kelima, tim Bank NTT langsung menguasai jalannya pertandingan. Firman pemain Bank NTT dengan tinggi sekitar dua meter, menjadi pahlawan bagi timnya dengan begitu banyak serangan yang mematahkan asa tim Teratai untuk melaju ke babak final.

Juara bertahan tim Bank NTT akhirnya mampu menyelesaikan pertandingan semi final dengan skor 15: 9 pada set kelima. Kemenangan tersebut menjadi tiket bagi Bank NTT untuk bertanding merebutkan gelar juara yang akan digelar pada, Sabtu 2 November 2019.

Pada partai kedua babak semifinal, berhadapan tim Exodus Penkase melawan tim Rivi Sport Camplong, untuk merebutkan satu tiket menuju babak final. Tim Rivi Sport menurunkan pemain dengan rata-rata berusia muda, mampu mematahkan asa tim calon juara Exodus Penkase dengan pemain sarat pengalaman.

Jual beli serangan dipertontonkan sejak set pertama. Tim Exodus Penkase menguasai jalannya pertandingan set pertama dan berhasil memenangkan set tersebut.

Jiwa muda dan semangat muda para pemain Rivi Sport berhasil mendongkrak ketertinggalan mereka. Bangkit pada set yang kedua, para pemain Rivi Sport terus melancarkan serangan yang dibalas dengan smas keras pemain-pemain Exodus Penkase. Perjuangan para pemain Rivi Sport berbuah manis dengan mengamankan kemenangan set kedua.

Variasi serangan yang dilakukan oleh anak-anak Rivi Sport kembali menuai hasil positif. Lagi-lagi pada set ketiga, harapan besar tim Exodus Penkase harus pupus. Pertandingan berlanjut ke set keempat dan secara mengejutkan tim Exodus Penkase dibuat tidak berkutik. Para pemain Rivi Sport mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3: 1 atas tim Exodus Penkase.

Kegembiraan terpancar dari wajah para pemain Rivi Sport setelah mengandaskan asa tim tangguh Exodus Penkase. Para pemain melupakan emosi dengan teriakan dan juga berlari mengelilingi lapangan pertandingan.

Ketua Panitia, Santi Berlian Salu menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berpartisipasi. Dirinya berharap tim-tim yang tidak berhasil lolos ke babak 4 besar tidak putus asa namun harus terus berlatih untuk meningkatkan kualitas bermain yang sudah dimiliki.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah ikut ambil bagian dalam open tournament kali ini. Saya berharap sportivitas antar pemain tetap terjaga dan juga untuk tim-tim yang kalah, tetap semangat dalam mengembangkan bakat yang dimiliki,” ujar Santi.

Santi juga menyampaikan harapan besarnya terkait gelaran turnamen tersebut. Dia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu menorehkan dampak positif bagi para pemain dan juga berdampak bagi kehidupan bermasyarakat.

“Semoga kegiatan ini mampu menyatukan antara pemain dan juga panitia serta masyarakat sekitar. Kita berharap persaudaraan tetap terjalin dan lebih dipererat lagi,” tandas Santi. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

Tiga Petinju NTT Mewakili Indonesia dalam Sea Games 2019 di Filipina

106 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | 3 (Tiga) petinju asal NTT akan mewakili Indonesia dalam Se Games ke -30 yang akan digelar pada 30 November—11 Desember di Filipina. Tiga orang petinju tersebut saat ini menjalani Pelatnas di Kupang bersama 11 petinju lainnya.

Tiga petinju NTT tersebut terdiri dari dua orang putra antara lain Lucky Hari yang akan bertanding pada kelas Bantam 56 Kg dan Libertus Gha kelas Walter Ringan 64 Kg. Sementara untuk putri, NTT mengirim Ernawati Ngongo di kelas Ringan 60 Kg.

Hermensen Ballo, salah satu pelatih tinju di Pelatnas saat ditemui di Hotel Sylvia Kupang, pada Kamis 31 Oktober 2019 mengatakan bahwa Pelatnas sudah dilakukan sejak bulan Maret lalu dan sudah melakoni 6 laga uji coba.

Laga uji coba yang sudah diikuti antara lain Kejuaraan Asia di Bangkok pada bulan April, dilanjutkan pada bulan Juni Kejuaraan di Cina, kemudian pada bulan Juni berlaga pada Piala Presiden Cup di Labuan Bajo.

“Di Piala Presiden kita dapat 4 emas”, ujar Hermensen.

Lanjutnya, tim Sea Games Indonesia cabang tinju juga mengikuti kejuaraan dunia di Rusia untuk Putra dan Putri. Kemudian di Ukraina meraih satu emas, satu perak dan satu perunggu. Serta yang terakhir mengikuti kejuaraan di Cina, tim tinju Sea Games meraih dua emas dan juga dua perak.

Hermensen menerangkan memasuki bulan ini, 14 petinju tersebut memasuki tahap persiapan pertandingan dengan melakukan sparing 3 kali dalam seminggu. Terkait target pada Sea Games kali ini, dijelaskannya bahwa Persatuan Tinju Amatir (Pertina) menargetkan dua emas pada pesta olahraga se -Asia Tenggara tersebut.

“Kita targetkan 2 emas, walaupun tuan rumah sangat kuat, persiapan mereka luar biasa, namun dengan enam kali try out, performa anak-anak semakin baik, harapannya pada saat pertandingan lebih baik lagi,” jelas Hermensen.

Sebelas orang petinju lainnya yang juga bergabung dalam tim tinju Sea Games 2019, terdiri dari 8 petinju putra yakni Kornelis Kwanggu Langu kelas layang 49 Kg asal Bali, Valentino Metia kelas Layang 49 Kg, Aldom Suguro kelas Terbang 52 Kg, Jill Mandagie kelas Bantam 56 Kg, ketiganya berasal dari DKI Jakarta.

Empat petinju putra lainnya yakni Farrand Papendang kelas Ringan 56 Kg asal Sulawesi Utara, Julio Bria kelas Ringan 60 Kg asal Provinsi Bali, Saputra Samada kelas Walter 69 Kg asal NTB dan Maikel Muskita asal Jawa Barat yang akan bertarung pada kelas Menengah 75 Kg.

Sementara 3 orang petinju putri tersebut antara lain Endang asal Provinsi NTB akan turun pada kelas Layang 48 Kg, Silpa Lau Ratu kelas Bantam 54 Kg asal Kalimantan Selatan dan petinju putri dari NTB Huswatun Hasanah akan berjuang pada kelas Ringan 60 Kg.

Selain Hermensen Ballo, pelatih lain pada Pelatnas tinju Sea Games 2019 yakni pelatih dari luar negeri, Barbarro Fernandez Jimenrz dari Cuba dan Kepala pelatih tim tinju Indonesia, Adi Swandana dari Provinsi Bali. Selain tiga pelatih tersebut, ada juga Dr. Jhony Lumba, S.Pd., M.Pd. sebagai Sport Conditioning. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

AMPI NTT & M2 Reborn Helat Turnamen PUBG Mobile

108 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Masih dalam rangkaian HUT Ke-55 Golkar dan memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019, maka Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) NTT dan M2 Reborn menghelat turnamen game online yakni PUBG Mobile Tournament.

Dihelat di Gedung Golkar NTT pada 31 Oktober—3 November 2019, turnamen ini memperebutkan hadiah dengan total sebesar Rp.16.000.000,- (enam belas juta rupiah).

Hal ini disampaikan oleh Ketua AMPI NTT, Maximilianus Adipati Pari kepada para awak media pada Rabu, 30 Oktober 2019 sekitar pukul 18.16 WITA sebelum pelaksanaan tehnical meeting turnamen PUBG dengan konten AMPI NTT Tournament Cup 2019 yang menargetkan 150 tim yang bakal berpartisipasi dan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah sebesar Rp.16.000.000,- (enam belas juta rupiah).

Ketua AMPI NTT, Maximilianus Adipati Pari

“AMPI menyelenggarakan turnamen ini karena melihat antusiasme generasi milenial di Kota Kupang yang gemar memainkan permainan elektronik (game online) PUBG Mobile yang menggunakan handphone android,” terang Maxi yang merupakan anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Golkar.

Oleh karena itu, ujar Maxi, berdasarkan hasil komunikasi dengan teman-teman penggemar PUBG Mobile maka diselenggarakan turnamen untuk kawula muda yang selalu ramai memainkan game PUBG Mobile.

Ketua Panitia Lomba PUBG Mobile Turnamen, Rivano Martinus menyampaikan bahwa turnamen ini diinisiasi oleh Tim Hantu Laut dengan berkolaborasi dengan AMPI NTT dan M2 Reborn sebagai silaturahmi para pemain (player) PUBG Mobile.

“PUBG Mobile merupakan game online yang bergenre Battle Royal yakni dalam satu pertandingan terdiri dari seratus orang dan dibagi dalam tim (1 tim terdapat 4 orang pemain dan 1 pemain cadangan) yang berlomba untuk mencapai posisi pertama,” jelas Rivano.

Selain itu, kata Rivano, PUBG Mobile telah masuk dalam olah raga bertaraf internasional yang memperebutkan hadiah miliaran dan telah dilaksanakan di Asia Tenggara hingga Eropa. “Turnamen ini juga sebagai wadah untuk merekrut atlit permainan elektronik (e-sport) nasional,” ungkap Rivano.

Sementara itu, Penanggung jawab Turnamen PUBG Mobile Riesta Megasari mengatakan bahwa karena antusias tinggi dari para pemain (player) PUBG Mobile maka Golkar NTT kembali menyelenggarakan turnamen PUBG Mobile melalui AMPI NTT Tournament Cup.

“Kalau ada turnamen seperti ini para player merasa bahwa ini merupakan hajatan mereka dan sebagai sarana silaturahmi dan gathering mereka,” jelas Calon Ketua IESPA (Indonesia Esport Association) Provinsi NTT Periode 2019—2024.

Adapun juara I pemenang turnamen PUBG Mobile akan memperoleh uang tunai Rp.7.500.000,- + piala dan piagam, sedangkan juara II memperoleh Rp.4.000.000,- + piala dan piagam, juara III memperoleh Rp.2.500.000,- + piala dan piagam. Terdapat juga pemenang yang bakal memperoleh hadiah uang tunai masing-masing Rp.1.000.000,- untuk fun macht dan most kill.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

PB Perbakin Helat ‘Sintong Panjaitan Shooting’ Sambut SEA Games & PON 2019

167 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Pergelaran Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) 2019 sebentar lagi dimulai. Masing-masing negara peserta kini tengah mempersiapkan para atletnya untuk meraup medali sebanyak mungkin pada even bergengsi tersebut.

Menyambut agenda 2 tahunan itu Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (PB Perbakin) kini sedang menghelat sejumlah kegiatan (pertandingan) untuk memaksimalkan kemampuan para atlet petembak di tanah air.

Ketua Umum PB Perbakin, Joni Supriyanto mengatakan saat ini pihaknya terus mengadakan kegiatan bulanan untuk meningkatkan kualitas para atlet petembak di semua kategori usia.

“Jadi setiap bulan kita fokus mengadakan kejuaraan. Hal itu untuk dijadikan bahan evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas atlet petembak yang kita miliki,” ungkap Joni Supriyanto yang juga Kepala Staf Umum Mabes TNI dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Gedung Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, pada Rabu, 18 September 2019.

Untuk bulan ini, PB Perbakin tengah fokus menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sintong Panjaitan Shooting Championship 2019 yang akan berlangsung selama 22—29 September 2019 di area Lapangan Tembak Senayan, Jakarta.

Mantan Pangdam Jaya itu menjelaskan, penyelenggaraan Kejurnas ini sebagai bagian dari agenda bulanan yang disiapkan pengurus PB Perbakin dalam mempersiapkan para atletnya untuk even bergengsi internasional serta prakualifikasi PON pada 2020 mendatang.

“Khusus pertandingan Sintong Panjaitan Shooting Championship 2019, kegiatan ini dimaksudkan selain untuk pemantapan jelang SEA Games juga sebagai ajang Prakualifikasi PON 2020 di Papua,” ujarnya.

Menurutnya, pertandingan yang diselenggarakan rutin setiap bulan ini sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan tembak para atlet dibandingkan bentuk kegiatan lain.

“Kenapa harus (jenis kegiatan) pertandingan yang dipilih, sebab ini akan membiasakan para atlet kita untuk bertanding. Ini sangat berbeda dengan jenis kegiatan lainnya.”

Adapun pada even Kejurnas kali ini, yang diikuti adalah para peserta dari tiap-tiap provinsi baik itu para atlet pelatnas maupun nonpelatnas.

“Jadi kita berikan kesempatan kepada seluruh atlet untuk menunjukkan kemampuannya. Sehingga kita tidak menutup kesempatan bagi atlet nonpelatnas. Jika ternyata mereka (nonpelatnas) memiliki kemampuan lebih baik tentu merekalah yang akan kita ambil,” tukas Eks Wakil Badan Intelijen Strategis (BAIS) itu.

Diketahui, kegiatan SEA Games akan dihelat pada 30 November–11 Desember 2019. Sedangkan untuk PON XX 2020 akan digelar pada 9—21 September. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO-Indonesia)
Editor (+rony banase)

Dua Petinju Binaan Silem Serang Bakal Adu Jotos di Member Fight KJP

309 Views

Depok, Garda Indonesia | Dua orang petinju asal Depok akan bertanding dalam even Member Fight KPJ di GOR Bulungan, Blok M Jakarta Selatan, pada Sabtu, 7 September 2019. Kedua petinju tersebut atas nama Elza Widya dan Purwanto, dari Sasana Silem Amanatun Soe Boxing Camp, milik petinju profesional Indonesia, Silem Serang.

Silem Serang, selain sebagai atlet tinju profesional Indonesia saat ini, dirinya juga sudah menjadi pelatih di Kota Depok.

Ketika dihubungi pada Jumat, 6 September 2019 via Whatsapp, Silem menyampaikan bahwa kedua anak asuhnya tersebut akan bertanding di dua kelas yang berbeda.

“Elza bertanding dikelas amatir 52 kilogram putri sementara Purwanto turun dikelas amatir putra 91 kilogram,” jelas juara tinju nasional versi KTI itu.

Silem juga menjelaskan bahwa pertandingan tersebut merupakan pertandingan perdana bagi Purwanto. Sementara Elza sudah lima kali bertanding di kelas amatir.

“Untuk Purwanto, ini debut perdananya,” ujar atlet asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

Sebagai atlet dan juga pelatih Silem berharap bahwa even tersebut mampu menambah pengalaman bertanding dan terutama membentuk mental mereka ketika berada di atas ring.

“Dalam setiap even, saya akan tetap ikutkan mereka supaya menambah jam terbang dan juga pengalaman mereka,” kelas petinju yang baru mempertahankan peringkat 1 di KTPI beberapa waktu lalu.

Silem juga sangat bersyukur kepada Tuhan dan juga merasa bangga karena bisa mendirikan sasana sendiri di Kota Depok dan sasana tersebut juga sudah melatih dan membina mental anggotanya hingga bisa tampil diatas ring.

“Saya sangat bersyukur walaupun sasana saya masih minim fasilitas tapi kami masih bisa bertahan dan terus berlatih. Karena bagi saya, semangat dan tekad, serta kerja keras mampu menutupi semua kekurangan tersebut dan bisa jadi motivasi untuk terus berlatih dan menorehkan prestasi,” tutup pria asal Hoineno, Timor Tengah Selatan (TTS) itu. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

MotoGP 2019 : Alex Rins Kalahkan Marc Marques di Sirkuit Silverstone

76 Views

Inggris, Garda Indonesia | Dalam MotoGP seri ke-12 yang dihelat di Sirkuit Silverstone, pada Minggu, 25 Agustus 2019 pukul 15:00 waktu Britania Raya atau pada pukul 20:00 WIB, Alex Rins dari Suzuki Ecstar Team mematahkan perlawanan Marc Marquez (Honda) di tikungan terakhir balapan MotoGP Inggris 2019

Di dua lap terakhir, Rins hanya terpaut 1,7 detik dan sempat menyalip Marquez. Namun, di lap terakhir ketika Marquez dan Rins berdampingan. Alex Rins kemudian mengalahkan Marquez di tikungan terakhir MotoGP Inggris 2019 dengan keunggulan hanya 0,013 detik dan podium ketiga direbut Vinales dari Yamaha

Dilansir dari beritaindependen.com, Marc Marquez yang memulai balapan dari pole position berhasil mempertahankan posisi terdepan di tikungan pertama, disusul Rossi dan Alex Rins. Posisi tiga besar tidak berubah hingga akhir lap pertama, hingga akhirnya Rins menyalip Rossi di lap kedua.

Rossi kembali kehilangan posisi di lap keenam setelah disalip rekan setimnya, Maverick Vinales. Perubahan posisi di depan sempat terjadi di lap ketujuh ketika Rins menyalip Marquez. Tapi, Marquez kembali memimpin saat Rins kalah cengkeraman saat keluar dari tikungan lima.

Saat balapan menyisakan empat lap, Rins melakukan kesalahan sendiri di tikungan sembilan dan hampir terjatuh. Kondisi itu membuat Vinales sempat mendekat. Tapi, Rins mampu bangkit dan kembali menekan Marquez. (*)

Editor (+rony banase) Foto by sports.okezone.com

Timor Leste Pinta PB Perbakin Kerja Sama Perkuat Atlet Petembak

67 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (PB Perbakin), menerima tawaran kerja sama dengan East Timor Shooting Federation  dari Timor Leste dalam rangka memperkuat atlet petembak mereka.

Penandatanganan kerja sama (MoU) antara kedua pihak dilangsungkan pada Sabtu, 24 Agustus 2019 pukul 08.00 WIB di gedung Lapangan Tembak Senayan.

Ketua Umum PB Perbakin Joni Supriyanto menyambut baik tawaran kerja sama yang diusulkan pihak Timor Leste itu. “Prinsipnya kita terbuka bagi siapapun yang menginginkan kerja sama, khususnya di bidang olahraga tembak ini. Kita ingin olahraga ini menjadi kebanggaan bersama bagi siapapun di masa datang,” kata Kepala Staf Umum Mabes TNI itu kepada wartawan, di gedung Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Sabtu (24/8/2019).

Lebih lanjut, Jenderal bintang tiga itu mengatakan, bentuk kerja sama antar kedua lembaga ini meliputi bidang kepelatihan dan pertukaran atlet. “Bentuk kerja sama yang kita sepakati mencakup pelatihan, workshop, pertukaran atlet dan sebagainya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Harian PB Perbakin, Siswanto, kepada wartawan, mengatakan tujuan diadakannya kerja sama ini salah satunya untuk meningkatkan keterampilan atlet petembak Timor Leste.

“Kebetulan di sana, di Timor Leste itu aktif kegiatan olahraga ini (olahraga menembak -red). Namun belum banyak kesempatan untuk memperoleh atlet yang bagus dan berkualitas. Jadi perlu ada semacam workshop untuk meningkatkan ketrampilan dari bidang olahraga ini di Timor Leste,” cetus Siswanto.

Siswanto menuturkan, bentuk kerja sama itu bisa bermacam-macam, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan Federasi Penembak Timor Leste. “Maka, kerjasama ini mungkin mereka akan mengirimkan atlet ke sini atau kita yang ke sana atau kita mengirimkan pelatih kesana (Timor Leste),” tutupnya. (*)

Sumber berita ( */HRS—Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)