Arsip Tag: jefri riwu kore

Kerja Cepat Wali Kota & DPRD Kota Kupang Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni

102 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. didampingi anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Isak Cornelis Benny Sain, Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Kupang, Ernest Ludji, S.STP., M.Si. Lurah Lasiana, Wellem Bentura serta perangkat kelurahan setempat; mengunjungi rumah tidak layak milik warga Kota Kupang di RT 04 RW 10 Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Dua rumah tidak layak huni yang dikunjungi Wali Kota Kupang dan jajarannya antara lain rumah milik bapak Samuel Kiki dan seorang janda ibu Apriana Kause.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas informasi dari Ketua RT setempat melalui Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, bahwa di kelurahan setempat masih terdapat rumah tidak layak huni yang membutuhkan perhatian pemerintah dan layak mendapatkan bantuan berupa program bedah rumah. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Wali Kota Kupang untuk mendapat perhatian.

Kedua rumah yang rencananya akan dipertimbangkan untuk dibantu melalui program bedah rumah tersebit berdiri di atas tanah dengan sertifikat atas nama pribadi.

Kondisi salah satu rumah milik bapak Samuel Kiki cukup memprihatinkan, di mana atap menggunakan alang-alang dan dinding rumah berbahan bebak (pelepah pohon lontar, red). Posisi rumah juga sudah miring hampir roboh karena termakan usia dan cuaca. Lantainya pun beralaskan tanah, namun demikian rumah tersebut dihuni oleh banyak anggota keluarga.

Wali Kota Kupang pun menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang agar rumah-rumah tersebut segera diproses untuk dibedah atau diperbaiki.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Cornelis Isak Benny Sain mengatakan bahwa proses bedah rumah akan berlangsung kurang lebih 2—3 minggu dan selama proses bedah rumah atau renovasi, pemilik rumah beserta keluarga akan diberikan tempat tinggal sementara.

Model dan desain rumah akan dipersiapkan oleh tim teknis dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang dan pemilik rumah akan memilih desain yang diinginkan.

Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat yang telah memberikan informasi tersebut. Ia mengakui bahwa terkadang ada permasalahan sosial masyarakat yang luput dari perhatian, oleh karena itu dibutuhkan dukungan peran berbagai pihak guna membantu meningkatkan kinerja pemerintah.

“Kami bersyukur atas adanya informasi ini sehingga kami bisa segera mengetahui persoalan yang terjadi dan dapat segera membantu masyarakat. Mudah-mudahan perbaikan rumah-rumah yang kami kunjungi hari ini dapat secepat mungkin terlaksana,” tutur Wali Kota Jefri seraya memberikan apresiasi kepada Ketua RT setempat yang telah memperhatikan warganya dan memberikan informasi kepada pemerintah.

Wali Kota Jefri sangat berharap agar semua masyarakat Kota Kupang dapat dibantu sesuai kebutuhannya masing-masing, karena tugas pemerintah adalah mengupayakan kesejahteraan warganya. “Terima kasih karena Bapak telah membantu kami sehingga masyarakat yang membutuhkan perhatian dapat segera di follow up,” ujarnya kepada Zetyo Ratuarat.

Ketua RT 04 RW 10 Kelurahan Lasiana, Hery Messakh, mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Kupang karena di sela-sela kesibukannya beliau masih menyempatkan untuk datang mengunjungi warganya yang memerlukan bantuan.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP/chr)
Editor (+rony banase)

Peduli 284 Petugas Kebersihan Kota Kupang, Wali Kota Jefri Bagi APD

69 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Untuk mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada awak dan tenaga lapangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, pada Sabtu, 23 Mei 2020 di Taman Nostalgia Kupang.

Wali Kota Kupang didampingi Penjabat Sekda Kota Kupang, Ely Wairata; Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Yeri Padji Kana, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest Ludji.

Sebanyak 284 awak pengemudi dan tenaga lapangan akan mendapat 2 pasang APD (masker dan sarung tangan) agar dapat diganti setiap kali pemakaian. APD tersebut berbahan anti bakteri dan dapat dicuci ulang untuk digunakan kembali.

Wali Kota Jefri mengimbau agar para tenaga lapangan dan awak kemudi untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah dengan tetap menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan hal-hal yang sesuai dengan protokol Covid-19.

Penularan Covid-19 di Kota Kupang sudah melalui transmisi lokal, imbuh Wali Kota Jefri, untuk itu diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam bekerja khususnya pekerja lapangan. “Saya merasa terharu karena rekan-rekan telah giat bekerja siang dan malam dalam situasi apa pun. Saya titip pesan ke pak Kadis agar memperhatikan para petugas kebersihan seperti memperhatikan saudara sendiri,” ujarnya.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat memberikan arahan kepada para petugas kebersihan Kota Kupang

Jeriko, demikian sapaan akrab Wali Kota Kupang, juga meminta kepada Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan agar memastikan semua kebutuhan para tenaga kebersihan ini terpenuhi, memperhatikan semua tenaga lapangan menggunakan APD yang bermutu baik.

Wali Kota Jefri juga menyampaikan masih ada beberapa kendala dalam menunjang pekerjaan kebersihan di Kota Kupang, antara lain kurangnya kendaraan pengangkut sampah dan kontainer sampah. Oleh karena itu, di tahun 2020 ini Pemerintah Kota Kupang menambah 40 kontainer sampah dan di tahun depan akan ditambah 10 mobil pengangkut sampah.

Wali Kota Kupang menyampaikan tujuan pertemuan dan pembagian APD ini adalah untuk memastikan semua tenaga lapangan dan petugas kebersihan menggunakan APD dengan baik, “kalau rekan-rekan tidak memiliki APD tolong sampaikan ke pimpinannya dan jangan ragu-ragu karena tanggung jawab rekan-rekan semua sangat besar, sehingga harus ditunjang dengan perlengkapan yang memadai juga” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota meminta ada penjadwalan jam kerja yang diatur secara baik dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang agar setiap orang dapat dipantau waktu kerjanya. Kesejahteraan para tenaga kebersihan harus diperhatikan secara transparan dan terbuka dan jangan sampai terlambat dibayarkan.

Di akhir arahan, Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada para tenaga kebersihan yang telah hadir dalam acara penyerahan APD secara simbolis ini dan beliau berharap dapat digunakan secara baik dalam menunjang pekerjaan dan menjaga kebersihan di Kota Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_chr/ech)
Editor (+rony banase)

OJK NTT Peduli Covid-19, Bantu Warga Terdampak di Kota Kupang Rp.100 Juta

95 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang menerima bantuan dari Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (OJK NTT) senilai 100 juta. Bantuan bertajuk OJK Peduli Covid-19 tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala OJK NTT, Robert Sianipar kepada Wali Kota Kupang di ruang kerjanya pada Rabu, 20 Mei 2020.

Bantuan yang terdiri dari uang tunai senilai Rp.25 juta, sembako, perlengkapan medis dan perlengkapan cuci tangan dengan total senilai 100 juta rupiah tersebut diserahkan dalam rangka membantu masyarakat Kota Kupang yang terdampak akibat pandemik Covid-19.

Wali Kota Kupang dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih serta mengapresiasi kepedulian OJK terhadap masyarakat Kota Kupang yang terdampak Covid-19, “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian OJK untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Hari ini Pemerintah Kota Kupang terima bantuan dua kali, pertama tadi dari BRI, kemudian dari OJK. Bantuan dari OJK berupa sembako, masker dan tandon air juga ada uang tunai untuk membantu warga dan Panti Asuhan terdampak Covid-19 di Kota Kupang,” ujar Wali Kota Jefri.

Kepala OJK Provinsi NTT, Robert Sianipar menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota yang sudah berkenan menerima kunjungan OJK di tengah kesibukan pemerintahan yang padat. Ia berharap bantuan berupa uang tunai dan barang senilai 100 juta rupiah tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat Kota Kupang yang terdampak secara sosial dan ekonomi di tengah pandemik Covid-19.

Penyerahan secara simbolis bantuan sembako dari Kepala OJK NTT, Robert Sianipar kepada Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore

“Kami berharap semoga bantuan yang diberikan OJK NTT kepada Pemerintah Kota Kupang sebesar 100 Juta Rupiah dengan perincian berupa barang senilai 75 juta dan uang tunai 25 juta rupiah ini dapat membantu pemkot dalam upayanya untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemik,” jelas Robert.

Robert menjelaskan, penyerahan secara simbolis ini akan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan secara langsung kepada masyarakat oleh tim dari OJK NTT. Ia menyebutkan selain uang tunai, bantuan berupa barang tersebut adalah perlengkapan medis, sembako serta peralatan cuci tangan.

“Bantuan yang diberikan ini berupa hazmat all cover 100 unit, masker kain standar WHO 500 lembar, 3 set tandon berdaya tampung 500 liter dan wastafelnya, serta 460 paket sembako. Khusus sembako diperuntukkan bagi warga Fontein sebanyak 150 paket, 100 paket untuk mahasiswa IAKN Kupang, 180 paket untuk pengemudi Taxi Gogo, pegawai hotel dan ojek, serta 30 paket untuk pegawai CS di OJK,” jelasnya.

Lebih lanjut Robert menjelaskan bahwa untuk bantuan berupa uang tunai sebesar 25 juta akan disalurkan langsung ke 4 Panti Asuhan yakni Panti Asuhan Aisyiyah, Panti Asuhan Batakte, Panti Asuhan Petra Fatufeto dan Panti Asuhan Kristen GMIT.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_frd/ddy)
Editor (+rony banase)

Jelang Idul Fitri 1441 H, BRI Cabang Kupang Berbagi Sembako ke Panti Asuhan

86 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Jelang Hari Raya Keagamaan Idul Fitri 1441 H, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Kupang menggelar aksi sosial berbagi sembako ke sejumlah panti asuhan yang ada di Kota Kupang. Bantuan sembako secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore bersama Kepala BRI Kantor Cabang Kupang, Patar Pandapotan, S.E., M.H. kepada para pengelola panti asuhan di ruang kerja Wali Kota Kupang, pada Rabu, 20 Mei 2020.

Pada kesempatan tersebut Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada Bank BRI Cabang Kupang yang sudah berkenan membantu Pemerintah Kota Kupang meringankan beban para penghuni panti asuhan, “Tentu bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi saudara-saudari kita di Panti Asuhan, apalagi dengan situasi saat ini adanya wabah Covid-19” tambahnya.

Foto bersama Wali Kota Kupang (paling kiri) dan Kepala BRI Kantor Cabang Kupang usai menerima secara simbolis bantuan sembako bagi 3 panti asuhan

Kepala BRI Kantor Cabang Kupang, Patar Pandapotan, S.E., M.H. menjelaskan, bantuan sembako yang mereka serahkan ini dalam rangka menyongsong Hari Raya Idul Fitri. Dalam aksi sosial bertema ‘BRI Peduli Berbagi Sembako kepada Panti Asuhan’ ini paket sembako yang mereka bagi berupa beras, mie, telur, minyak goreng, gula pasir dan teh. “Masing-masing panti asuhan mendapatkan bantuan senilai Rp.20 juta yang dikonversikan ke sembako,” jelasnya.

Adapun tiga panti asuhan yang menerima bantuan sembako dari BRI tersebut antara lain, yakni Panti Asuhan Nurussa’adah yang diterima secara simbolis oleh Muhammad Ramli, Panti Asuhan Aisyiyah yang diwakili oleh Jainab Toga dan Panti Asuhan Sonaf Maneka yang diwakili oleh Blasius A. Umbu Manu. Setelah penyerahan secara simbolis di Kantor Wali Kota Kupang, para petugas BRI langsung mengantarkan bantuan tersebut ke masing-masing panti asuhan.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans/frd/ddy)
Editor (+rony banase)

Wali Kota Jefri Janji Bedah Rumah Tidak Layak Huni Milik Ina Djara

137 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Di tengah pandemi Covid-19, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore tetap memperhatikan kondisi warga, di sela-sela tugas padat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang.

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Ibu Hilda Riwu Kore – Manafe, Wali Kota Jefri menyempatkan diri untuk mengunjungi rumah yang sangat tidak layak huni, milik seorang janda berusia lanjut bernama Ina Djara, di Kelurahan Fontein, pada Selasa, 19 Mei 2020.

Rumah darurat yang ditempati oleh Ina Djara (84 tahun) beserta 1 orang anak perempuan dan 1 orang cucu perempuan tersebut dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Rumah berwarna biru tersebut didirikan seadanya dengan bahan bebak (pelepah batang pohon lontar, red) dan beratap seng, sebagian lantai bercor semen kasar dan sebagian hanya berlantai tanah. Interior rumah tampak sangat minim perabotan. Ina Djara bahkan tidak memiliki dipan atau tempat tidur, sehari-hari ia hanya tidur di selembar kasur yang langsung diletakkan di atas lantai tanah.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat mengunjungi rumah tidak layak huni milik Ina Djara

Kondisi tersebut menyentuh hati Wali Kota dan ibu, sehingga dalam kunjungannya, Wali Kota berjanji akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang guna membantu meringankan beban Ina Djara dan keluarga.

“Kami akan segera koordinasikan dan follow up, jika memungkinkan Pemkot akan bantu melalui bedah rumah,” janji Wali Kota.

Ina Djara dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas perhatian Wali Kota Jefri dan Ibu Hilda terhadap kondisinya, “Terima kasih banyak kepada bapak Wali Kota beserta Ibu yang sudah bersedia datang meskipun kondisi kami seperti ini,” ucap Ina.

Turut hadir mendamping Wali Kota Kupang, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si. Camat Kota Raja, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos., M.Si. dan Lurah Fontein, Yosef Suhardin, S.Sos.(*)

Sumber berita dan foto (*/ PKP_sny/jms)
Editor (+rony banase)

Prioritas 5.000 Paket Bantuan Presiden RI bagi Masyarakat Kurang Mampu

139 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Senin, 18 Mie 2020, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, mengikuti acara serah terima 5.000 paket bantuan Presiden RI dari Kepala Bulog Kantor Wilayah NTT, Taufan Akib di Gudang Bulog Kelurahan Alak. Tiap paket terdiri dari 10 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng dan 1 kotak daun teh.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/17/5-000-paket-sembako-dari-presiden-jokowi-bagi-warga-kota-kupang/

Serah terima paket bantuan Presiden RI tersebut dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) yang merupakan tindak lanjut dari penyerahan simbolis yang dilaksanakan pada Jumat, 15 Mei 2020 di ruang kerja Wali Kota Kupang.

Wali Kota Jefri menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Perum Bulog Kantor Wilayah NTT yang telah berkenan menyalurkan bantuan sembako ini bagi warga Kota Kupang dan berjanji akan segera menyalurkan bantuan tersebut kepada warga yang telah didata oleh pihak Kelurahan bekerja sama dengan perangkat RT dan RW.

“Proses penyaluran bantuan 5.000 paket ini tentunya akan mengikuti petunjuk pemerintah pusat. Pemerintah Kota Kupang akan menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19 terutama secara ekonomi, yaitu mereka yang tidak masuk dalam daftar penerima manfaat baik dari pemerintah pusat maupun Pemkot Kupang,” urai Wali Kota Jefri.

Ia pun berencana meminta para Lurah untuk mengumumkan nama penerima bantuan tersebut di papan pengumuman Kelurahan masing-masing guna memudahkan pengontrolan. “Kami akan pastikan tidak ada nama ganda dan bantuan diserahkan tepat sasaran, penyaluran akan dikontrol ketat, untuk itu saya akan perintahkan para Lurah untuk mengumumkan daftar penerima bantuan di papan pengumuman kelurahan masing-masing guna transparansi serta memudahkan proses verifikasi,” tegasnya.

Wali Kota Jefri mengatakan pemkot sudah menyiapkan skenario untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 secara sosial dan ekonomi melalui skema penyaluran bantuan baik yang berasal dari pemerintah pusat, provinsi maupun pemkot.

Dalam kesempatan sama, Taufan Akib mengatakan pihaknya telah mengatur sehingga paket bantuan Presiden RI tersebut siap didistribusikan ke Dinas Sosial yang akan meneruskan kepada masyarakat melalui Kelurahan. Masing-masing paket dikemas dalam tas bernuansa merah putih bertuliskan Bantuan Presiden Republik Indonesia. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ddy)
Editor (+rony banase)

5.000 Paket Sembako dari Presiden Jokowi bagi Warga Kota Kupang

100 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Bantuan 5.000 paket sembako dari Presiden Jokowi yang ditujukan bagi warga Kota Kupang yang terdampak Covid-19, diterima secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dari Kepala Bulog Wilayah NTT, Taufan Akib pada Jumat, 15 Mei 2020 di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Wali Kota Kupang yang saat menerima bantuan didampingi oleh Penjabat Sekda Kota Kupang, Eli Wairata dan Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodywik Djungu Lape, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah pusat yang telah berkenan menyalurkan bantuan sembako ini bagi warga Kota Kupang.

Kadis Sosial pun berjanji akan sesegera mungkin menyalurkan bantuan yang ada tersebut kepada warga yang membutuhkan sesuai data yang ada pada Dinas Sosial Kota Kupang. Menurutnya, proses penyaluran bantuan 5.000 paket ini tentunya akan mengikuti petunjuk pemerintah pusat dengan melibatkan pihak Polres Kupang Kota. Warga akan dihubungi satu per satu lewat surat pemberitahuan untuk mengambil bantuan di tempat yang telah ditentukan guna menghindari kerumunan massa.

Diakuinya, saat ini Pemkot Kupang sedang berupaya keras untuk membantu semua warga yang terkena dampak Covid-19. Baik itu, bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun dengan kekuatan APBD Kota Kupang setelah melakukan perubahan alokasi anggaran atau refocusing.

Kepala Bulog Wilayah NTT Taufan Akib, menjelaskan paket bantuan tersebut berisi sejumlah barang kebutuhan pokok antara lain, beras 10 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg dan satu kotak teh celup. Paket Sembako Bantuan Presiden itu dikemas menggunakan tas dengan nuansa warna merah putih dengan logo Istana Kepresidenan Republik Indonesia dan tulisan ‘Bantuan Presiden RI’. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)
Editor (+rony banase)

Wali Kota Jefri Serahkan Bantuan Beras kepada Warga di 14 Kelurahan

82 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore turun langsung menyerahkan bantuan beras ke warga di sejumlah kelurahan. Turut serta dalam penyerahan bantuan tersebut, Ketua Tim Penggetak PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore – Manafe, Ketua Dharma Wanita Kota Kupang, Ny. Martha Benu Talan, Ny. Agustina Paseru (Istri Pj Sekda Kota Kupang) serta Kepala Dinas Sosial Kota Kupang.

Selain itu tampak hadir Penjabat Sektetaris Daerah Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si., Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si serta Camat dan Lurah masing-masing.

Terpantau selama dua hari berturut-turut, Wali Kota Kupang turun ke sejumlah kelurahan untuk menyerahkan secara langsung bantuan beras. Seperti pada Kamis, 14 Mei 2020, Wali Kota menyambangi 6 (enam) kelurahan yakni Kelurahan Kayu Putih, Kelurahan Fatululi dan Kelurahan Oebobo, serta di wilayah Kecamatan Kota Raja yaitu Kelurahan Naikoten 1, Kelurahan Naikoten 2 dan Kelurahan Kuanino.

Pada hari kedua, Jumat, 15 Mei 2020, Wali Kota turun ke wilayah Kecamatan Maulafa, antara lain Kelurahan Penfui, Kelurahan Kolhua, Kelurahan Belo, Kelurahan Fatukoa, Kelurahan Sikumana, Kelurahan Naikolan, Kelurahan Oepura dan berakhir di Kelurahan Maulafa.

Penyerahan berlangsung di kantor lurah dan dihadiri oleh masing-masing lurah. Kepada warga penerima bantuan Wali Kota menyampaikan bantuan tersebut ditujukan bagi warga Kota Kupang yang secara ekonomi terdampak wabah Covid-19. Dia pun berharap bantuan tersebut bisa sedikit mengurangi kesulitan yang dialami warga akibat pandemik yang berkepanjangan ini.

Wali Kota Jefri juga memastikan Pemkot Kupang berupaya semaksimal mungkin agar semua warga yang membutuhkan bisa menikmati bantuan ini, karena menurutnya saat ini ada cukup banyak bantuan yang dikucurkan baik oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah Kota Kupang sendiri.

Wali Kota Jefri saat melihat data penerima bantuan dampak Covid-19 di salah satu kelurahan di Kota Kupang

Kepada warga yang pada kesempatan ini belum kebagian bantuan, Wali Kota mengimbau untuk tidak berkecil hati karena akan diakomodir pada penyerahan bantuan berikutnya. Untuk itu, kepada Camat dan Lurah, Wali Kota menginstruksikan agar bekerja bersama LPM, RT dan RW masing-masing dalam mendapat warga yang benar-benar layak menerima bantuan.

Wali Kota juga berjanji bantuan juga akan diberikan kepada mahasiswa daerah yang saat ini berdomisili di Kota Kupang untuk berkuliah, “Pemkot akan bertanggung jawab terhadap mahasiswa yang tinggal di kos-kosan biarpun mereka bukan warga Kota Kupang, mereka juga akan menerima bantuan asalkan melaporkan diri ke RT dan lurah setempat,” tegasnya.

Wali Kota Kupang kembali mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi imbauan atau instruksi Pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. Tidak keluar rumah kecuali sangat mendesak, memakai masker, tetap jaga jarak dengan sesama, rajin mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi serta multivitamin. Bagi pelaku perjalanan atau warga yang merasa pernah berkontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 agar dengan sukarela melaporkan diri kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kupang untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yang eskalasi nya kian terus meningkat.

“Mengingat penyebaran Covid-19 yang kian bertambah, mari kita selalu waspada agar tidak tertular virus,” imbau Wali Kota Jefri.

Selain itu Wali Kota juga mengajak warga untuk tetap waspada akan bahaya penyakit DBD yang mengancam di tengah cuaca pancaroba yang masih melanda Kota Kupang, “Selain Covid-19, kita tetap harus waspada terhadap penyakit DBD, untuk itu tetap jaga kebersihan lingkungan dan tetap lakukan 3M plus di rumah masing-masing untuk mencegah nyamuk berkembang biak dan menyebabkan DBD,” pintanya.

Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodywik Djungu Lape, S.Sos. yang turut hadir pada kesempatan tersebut menjelaskan bantuan beras yang disalurkan ini adalah cadangan beras untuk tanggap darurat bencana non-alam bagi masyarakat yang terdampak covid-19. Sasarannya adalah 17.850 jiwa dalam 4.111 kepala keluarga di 51 kelurahan lingkup Kota Kupang. Jumlah bantuan berdasarkan hitungan 400 gram kebutuhan beras untuk tiap jiwa selama 14 hari ke depan. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP/ans/rdp/jbm)
Editor (+rony banase)