Arsip Tag: viktor bungtilu laiskodat

Apresiasi PLN NTT, Gubernur VBL : Listrik Pulih dalam Waktu Dekat

358 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan apresiasi terhadap kerja keras PLN untuk memulihkan kembali jaringan listrik yang rusak akibat bencana badai Siklon Tropis Seroja di NTT pada 5 April 2021.

“Tentunya dari PLN telah berusaha maksimal. Masyarakat diharapkan bersabar karena badai ini telah mengakibatkan kerusakan sangat parah. Saya yakin teman-teman PLN dengan kondisi ini telah turun untuk lakukan perbaikan. Kita harap dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, jaringan listrik akan pulih kembali di seluruh NTT,” jelas Gubernur VBL saat ditemui wartawan  usai menerima bantuan dari Satgas BUMN Tanggap Bencana NTT dan dari Sampoerna, di Posko Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja, Aula El Tari Kupang, pada Minggu, 11 April 2021.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/11/pln-pulihkan-listrik-6-kabupaten-di-ntt-41-850-pelanggan-nikmati-listrik-lagi/

Menurut VBL,  semua pihak dalam situasi seperti ini harus bersabar. Yang diutamakan untuk saat ini adalah ketersediaan logistik untuk korban bencana. “Yang penting logistik dulu. Warga jangan lapar dan haus, itu sangat penting dalam kondisi begini. Saya harapkan dalam minggu depan, listrik dapat segera kembali pulih seperti sebelumnya,” terangnya.

Gubernur VBL Terima Bantuan Bencana dari Satgas BUMN

Gubernur VBL di tempat sama, menerima bantuan dari Satgas BUMN Tanggap Bencana NTT senilai Rp.5.067.089.782,- (Lima miliar enam puluh tujuh juta delapan puluh sembilan ribu tujuh ratus delapan puluh dua rupiah) dan diserahkan langsung oleh Staf Khusus Tiga Bidang Komunikasi Publik Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Turut serta dalam penyerahan bantuan tersebut Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Reza, Wakil Ketua Komisi VI, Mohamad Hekal.

Foto bersama usai penyerahan bantuan dari Satgas BUMN Tanggap Bencana NTT dan dari Sampoerna untuk korban bencana Badai Siklon Tropis Seroja

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengungkapkan, bantuan tersebut sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas BUMN untuk membantu kondisi masyarakat NTT yang tertimpa bencana. “Ini jadi keprihatinan kita bersama. Teman-teman di Komisi VI DPR RI terus mendorong kami untuk secepatnya untuk membantu masyarakat NTT. Bantuan ini tidak akan berhenti sampai di sini. Ini akan terus. Pak Erick Thohir (Menteri BUMN) juga mengatakan, ini tidak boleh berhenti, terus akan dilakukan. Apa yang menjadi kebutuhan di NTT,  kita akan coba penuhi,” ujar Arya dalam sambutan singkatnya.

Sementara itu,  Ketua Komisi VI DPR menyampaikan keprihatinan terhadap bencana yang terjadi di banyak tempat di NTT. Ini jadi perhatian bersama dari seluruh elemen bangsa. “Kami dari Komisi VI terus meminta kepada Kementerian BUMN untuk semaksimal mungkin memberikan bantuan di awal dan juga berikan bantuan saat proses pemulihan atau recovery bencana di NTT. Ini bantuan kecil yang diberikan bersama-sama komisi VI. Mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat NTT. Salam kami dari Komisi VI kepada para keluarga korban yang selama ini mencoba melewati masa-masa sulit dengan kekuatan yang ada,” kata Faizol Reza.

Pada kesempatan tersebut PT HM Sampoerna Tbk juga menyerahkan bantuan 250 paket sembako untuk masyarakat Kota Kupang, Flores Timur dan Lembata. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Manager Area Kupang PT.  HM Sampoerna, Bayu Winata.(*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

Presiden Jokowi Kunjungi Korban Bencana di Adonara dan Lembata

579 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 9 April 2021; untuk melakukan kunjungan kerja dan akan meninjau langsung sejumlah lokasi yang terdampak bencana. Menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Frans Seda, Kabupaten Sikka.

Sebagaimana diketahui, Kota Kupang dan 21 kabupaten di Provinsi NTT dilanda sejumlah bencana akibat dari siklon tropis seroja sejak 2 April sampai dengan 5 April 2021. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat telah menetapkan status tanggap darurat terhitung mulai tanggal 6 April sampai 5 Mei 2021.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi NTT antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Sementara itu, Kabag Protokol, Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi, Prisila Q. Parera, mengatakan Presiden Republik Indonesia bersama rombongan kembali mengunjungi Kabupaten Flores Timur (Adonara) dan Lembata. “Hari ini Bapak Presiden melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Flores Timur (Adonara) dan Lembata, menurut jadwal  yang kami terima, Rombongan take off dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada Pukul 07.00 WIB dan tiba di Bandara Frans Seda pada Pukul 09.35 WITA,” ungkapnya.

Prisila mengungkapkan Presiden Jokowi bersama rombongan setibanya di Bandara Frans Seda -Maumere, langsung mengunjungi Lembata dan Adonara dengan menggunakan Helikopter Pumma. “Setibanya di Bandara Frans Seda, Rombongan langsung melakukan Transit ke 3 Heli Pumma yang telah disiapkan, dengan lokasi yang di kunjungi yaitu Kabupaten Lembata di Desa Amakaka Kecamatan Ile Ape dan Kabupaten Folres Timur di Adonara Timur, Nobo, Desa Lamadike,” urainya.(*)

Sumber berita (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT + BPMI Setpres)

Editor (+roni banase)

Gubernur VBL Instruksikan Satpol PP dan Polda NTT Sidak Toko Bangunan

1.646 Views

Malaka—NTT, Garda Indonesia | Saat melakukan kunjungan kerja melihat korban banjir bandang di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 6 April 2021, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Polda NTT untuk melakukan sidak Toko Bahan Bangunan.

“Hari ini saya instruksikan Kasat Pol PP Provinsi NTT berkoordinasi bersama Polda NTT untuk melakukan sidak mulai Rabu, 7 April 2021 terhadap Toko Penyedia Bahan Bangunan agar tidak menaikkan bahan bangunan pasca-bencana di NTT,” tegas Gubernur VBL saat melihat korban banjir bandang di Malaka.

Instruksi tersebut dikeluarkan Gubernur VBL sebagai respons dan antisipasi atas temuan di lapangan dan keluhan masyarakat atas kenaikan harga bahan bangunan. “Para Pedagang bahan bangunan sungguh tidak turut merasa berduka dan prihatin terhadap peristiwa yang dialami rakyat NTT, untuk itu saya perintahkan agar harga segera diturunkan,” tegasnya.

VBL pun mengharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan kepada Pemerintah, manakala terdapat Toko penyedia Bahan Bangunan yang menaikkan harga. “Di samping dilakukan sidak, diharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah dan dipastikan tokonya ditutup dan izinnya dicabut,” tandasnya.

Guna membangun koordinasi dan komunikasi guna membantu masyarakat pasca-Badai Siklon Tropis, Pemprov NTT menyediakan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja bertempat di Aula El Tari Kupang.(*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

Saat di Gereja St. Yoseph Naikoten, Kapolri : NTT Contoh Toleransi Beragama

744 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan Provinsi NTT merupakan contoh toleransi antar umat beragama bagi Indonesia yang tetap menjaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan masyarakat.

Pernyataan Jenderal Lystio Sigit Prabowo tersebut diungkapkannya saat mengunjungi Gereja Paroki St. Yoseph Naikoten Kupang pada Sabtu, 3 April 2021. “Provinsi NTT sangat baik dalam hal toleransi dengan menjadi contoh untuk Provinsi yang lain agar mampu tetap menjaga kerukunan umat beragama dan keamanan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia juga meyakini, terkait peristiwa ledakan bom di Makassar beberapa waktu lalu juga tidak mengganggu perayaan ibadah paskah di NTT dan juga tidak berpengaruh bagi kerukunan di NTT. “Saya yakin NTT dengan keanekaragaman suku dan juga agama disini akan tetus menjaga kerukunan umat beragama , juga menguatkan kita sebagai bangsa yang besar dan punya nilai persatuan. Kita sangat bangga dengan itu,” ungkapnya.

Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo saat di Gereja Paroki St. Yoseph Naikoten Kupang, foto oleh Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT

Kapolri pun mengucapkan terima kasih kepada pasukan Polri dan TNI yang sudah membantu menjaga keamanan selama perayaan paskah yang bakal berlangsung beberapa hari ke depan, kepada Forkopimda serta FKUB dan terutama masyarakat yang tetap menjaga keamanan.

“Selamat paskah bagi Umat Kristiani di NTT dan seluruh Indonesia,” imbuh Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo.

Sementara itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan apresiasi pada kunjungan Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo. “Kami sangat berterima kasih pada Bapak Kapolri karena kehadiran di NTT ini bisa terus  memberikan energi positif bagi kami untuk terus saling menjaga keamanan dalam interaksi sosial NTT,” ujar Gubernur.

Kami di NTT, imbuh Gubernur VBL, toleransinya luar biasa dalam interaksi sehari-hari. “Maka dari itu, bisa dikatakan bahwa daerah ini menjadi penyangga persatuan dan kesatuan negara ini,” katanya.

Gubernur VBL pun menuturkan bahwa NTT adalah miniatur dari Indonesia. “Miniatur Indonesia itu ada NTT. Sukunya banyak, bahasanya banyak dan masyarakat dengan agama yang berbeda-beda ada di sini. Kami sudah terbiasa dengan perbedaan baik itu suku dan agama,” tegasnya.

Lalu tandas Gubernur VBL, kami bangga dengan perbedaan itu. “Tidak ada orang yang bisa memahami persatuan, sebelum ia menerima perbedaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan,” terangnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Foto utama (*/istimewa/medsos)

Editor (+roni banase)

Jadi Penjabat Bupati Belu, Ini 4 Arahan Gubernur VBL ke Zakarias Moruk

299 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Zakarias Moruk, dilantik Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menjadi Penjabat Bupati Belu pada Sabtu pagi, 27 Maret 2021 di lahan Pertanian Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Saat dihubungi Garda Indonesia usai pelantikan, Zaka Moruk menyampaikan bahwa Gubernur VBL memberikan 4 (empat) arahan kepada para Penjabat Bupati. “Ya, tadi Bapak Gubernur memberikan beberapa arahan kepada kami,” ujarnya melalui sambungan telepon Sabtu siang, 27 Maret 2021 sekira pukul 12.06 WITA.

Arahan Pertama Gubernur NTT, urai Zaka Moruk, yakni segera mengambil langkah-langkah untuk membangun komunikasi dengan Forkopimda, seluruh ASN, dan Tokoh Masyarakat untuk kembali membangun Kabupaten Belu pasca-pilkada tahun 2020.

Yang kedua, imbuh Zaka, menangani secara serius pandemi Covid-19 terutama Vaksinasi Covid-19. “Diharapkan hingga April 2021, sekitar 50—60 persen masyarakat Belu mendapat Vaksinasi Covid-19,” urainya.

Zakarias Moruk (paling kiri) saat diambil sumpah sebagai Penjabat Bupati bersama tiga Penjabat Bupati oleh Gubernur NTT, foto oleh Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT

Selain itu, langkah ketiga yang harus diambil, lanjut Zaka, terus membangun sinergisitas dengan seluruh pimpinan perangkat daerah, para kepala desa, dan camat untuk terus mendorong aktivitas pertanian.

Dan langkah keempat yaitu mengurangi angka stunting yang masih berada di atas 20 persen. “Itu arahan  Bapak Gubernur pada saat pelantikan Penjabat Bupati di Besipae,” ujar Zaka Moruk yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT.

Saat dikonfirmasi kapan akan mulai berkantor sebagai Penjabat Bupati Belu? Zaka Moruk menyampaikan bahwa Minggu, 28 Maret 2021 akan menuju ke Atambua dan mulai berkantor per Senin, 29 Maret 2021 hingga hari pelantikan Bupati Terpilih Belu, Agus Taolin dan Alo Haleserens.

Selain Zaka Moruk, turut dilantik 3 (tiga) Penjabat Bupati yakni Kepala Biro Pemerintahan (Karopem) Setda NTT, Doris Alexander Rihi sebagai Penjabat Bupati Sabu Raijua, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) NTT, Viktor Manek sebagai Penjabat Bupati Malaka, dan Kepala Bappelitbangda NTT, Cosmas Lana sebagai Penjabat Bupati Sumba Barat.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama oleh julia bidarehi

Gubernur VBL Lantik 4 Penjabat Bupati, Doris Rihi Jadi Pj Bupati Sabu Raijua

786 Views

Besipae-TTS, Garda Indonesia | Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam rangkaian kunjungan kerja sepekan di daratan Timor; melantik 4 (empat) Penjabat Bupati pada Sabtu pagi, 27 Maret 2021 sekitar pukul 08.00 WITA—selesai di lahan Pertanian Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Baca juga: https://gardaindonesia.id/2021/03/26/empat-penjabat-bupati-di-ntt-bakal-dilantik-di-besipae-kabupaten-tts/

Keempat pejabat tersebut yakni Kepala Biro Pemerintahan (Karopem) Setda NTT, Doris Alexander Rihi sebagai Penjabat Bupati Sabu Raijua, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT, Zakarias Moruk sebagai Penjabat Bupati Belu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) NTT, Viktor Manek sebagai Penjabat Bupati Malaka, dan Kepala Bappelitbangda NTT Cosmas Lana sebagai Penjabat Bupati Sumba Barat.

Pemilihan lokasi pelantikan 4 Penjabat Bupati di Lahan Pertanian Besipae punya alasan khusus. Penjabat (Pj) Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi saat dihubungi Garda Indonesia pada Sabtu, 27 Maret 2021 pukul 11.58 WITA, menyampaikan bahwa dalam sambutannya, beliau (Gubernur VBL, red) menegaskan alasan pelantikan di lokasi yang sebelumnya terjadi kisruh lahan antara Pemprov NTT dan Masyarakat Adat Besipae.

“Semalam (Jumat, 26 Maret 2021), Pak Gubernur tidur di Besipae. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan sengaja memilih tempat di situ (Besipae, red) untuk memberitahu kepada kita bahwa keadaan sudah harmonis dan tak ada lagi permasalahan seperti di awal,” ungkap Doris Rihi sembari menyampaikan, sebelumnya kami mengira karena beliau dalam perjalanan tugas.

Penyematan Lencana oleh Gubernur NTT kepada 4 Penjabat Bupati, Foto oleh Intho Herison Tihu

Doris Rihi yang akan bertolak ke Pulau Sabu Raijua pada Senin, 29 Maret 2021 untuk menunaikan tugas sebagai Penjabat Bupati Sabu Raijua, menyampaikan imbauan Gubernur NTT agar dapat mulai bekerja dengan menjamin keharmonisan, hubungan kekeluargaan kepada masyarakat, menuntaskan masalah stunting, dan sosial kemasyarakatan lainnya serta hadir bersama masyarakat Sabu Raijua.

Saat dikonfirmasi, apakah ada imbauan khusus mengenai sengketa pilkada Sabu Raijua? Doris Rihi menegaskan bahwa tak ada imbauan khusus dari Gubernur VBL.

“Tidak ada imbauan khusus,” tandasnya seraya menyampaikan usai melantik, Gubernur VBL masih melakukan peninjauan kerja lapangan di Besipae, Kabupaten TTS.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama dan pendukung oleh Intho Herison Tihu

Empat Penjabat Bupati di NTT Bakal Dilantik di Besipae Kabupaten TTS

1.570 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penjabat Bupati ditetapkan Menteri Dalam Negeri lalu dilantik oleh Gubernur untuk melaksanakan tugas, wewenang dan kewajiban kepala daerah dalam kurun waktu tertentu. Ini diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2013 Tentang Tata Cara Pelantikan Kepala Daerah Dan/Atau Wakil Kepala Daerah Pasal 1, maka Penjabat Bupati memiliki tugas, wewenang dan kewajiban sama dengan Bupati definitif selaku kepala daerah.

Sehubungan belum dilantiknya Bupati definitif di 4 (empat) kabupaten yakni Belu, Malaka, Sabu Raijua, dan Sumba Barat di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), maka bakal dilaksanakan pelantikan Penjabat Bupati oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di Lahan Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Sabtu, 27 Maret 2021.

Kepastian pelantikan keempat Penjabat Bupati tersebut, disampaikan oleh Kepala Biro (Karo) Pemerintahan Setda NTT, Doris A. Rihi kepada Garda Indonesia pada Jumat siang, 26 Maret 2021 pukul 13.24 WITA. Menurutnya, lokasi pelantikan di Besipae  disesuaikan dengan lokasi tugas dan kunjungan kerja Gubernur NTT.

“Pak Gubernur sedang menjalankan tugas, dan beliau sedang berada di Besipae, Kabupaten TTS. Kebetulan waktu pelantikan bersamaan dengan lokasi tugas beliau,” terang Doris Rihi sembari menyampaikan jika pelantikan pada tanggal 25 Maret, maka pelantikan bakal dilaksanakan di Atambua.

Selain itu, tegas Kabiro Tata Pemerintahan Setda NTT yang dilantik oleh Wakil Gubernur NTT pada Jumat, 19 Maret 2021 ini, tak ada aturan yang melarang pelantikan di mana pun.

Menyangkut siapa saja nama empat Penjabat Bupati yang bakal dilantik, Doris Rihi mengungkapkan bahwa belum ada surat keputusan (SK). “Keempat Penjabat belum tahu, SK sudah ditandatangani, namun belum ada petikan untuk dibacakan,” tandasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama (*/ilustrasi/istimewa)

Gubernur VBL Minta BUMDes Lebih Kreatif Kelola Dunia Maya

144 Views

Betun-Malaka, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar lebih kreatif dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Melakukan transaksi produk-produknya  lewat pasar online.

“Pasar tradisional mungkin tidak bertahan lama lagi ke depannya. Dengan kemajuan teknologi informasi,  pembelian barang-barang kebutuhan pokok dan rumah tangga juga dapat dilakukan secara online. Tidak lagi transaksi tatap muka, tapi lewat dunia maya yang menjangkau dunia yang lebih luas,” urai Gubernur VBL saat melakukan kunjungan kerja ke BUMDes Wehali Nain Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah, pada Kamis, 25 Maret 2021.

Menurut VBL, BUMDes Wehali Nain dan BUMDes lainnya di NTT harus menyiapkan diri agar bisa menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Pemerintah Provinsi siap memfasilitasi hal tersebut agar BUMDes di NTT bisa bersaing di level nasional bahkan internasional.

“Saya memberikan apresiasi kepada BUMDes Wehali Nain ini. Namun, tidak cukup dengan apa yang didapat hari ini. Harus berkembang lebih hebat.  Ke depan harus punya produk-produk yang jadi trademark (merek dagang, red)  yang diproduksi sendiri, yang jadi kekuatan ekonomi desa. Kami siap fasilitasi untuk peningkatan sumber daya  manusia atau kapasitas agar bisa disesuaikan dengan perkembangan zaman,” jelas Gubernur VBL.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyararakat dan Desa (PMD)  NTT, Viktor Manek mengharapkan agar BUMDes Wehali Nain bisa memberdayakan ekonomi seluruh masyarakat Wehali. BUMDes ini tidak boleh hanya urus retribusi pasar dan simpan pinjam, tetapi juga pikirkan usaha-usaha produktif yang jadi brand atau kekhususannya.

“Berpikir produksi. Pisang yang ada di Wehali ini banyak sekali. Dibuatkan kripik,  dikasih packaging yang baik. Dikelola secara baik oleh ibu-ibu dan dijual melalui BUMDes. Kita di Dinas PMD  Provinsi sekarang perkenalkan BUMDes Online dan ke depan akan kembangkan pasar online,” jelas Viktor Manek.

Lebih lanjut Viktor Manek mengungkapkan Dinas PMD siap menyosialisasikan sistem ini kepada masyarakat. Hal tersebut adalah upaya untuk lakukan loncatan-loncatan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. “Tinggal klik di aplikasi pasarku, akan muncul jualan apa yang dihasilkan masyarakat di sini misalnya tenun ikat dan kripik pisang. Transaksi dilakukan secara online, bayar online dan kirim melalui media transportasi yang ada. Tidak usah bertatap muka, barang dikirim, uang masuk. Kita optimalkan produksi tapi juga memanfaatkan teknologi,” urainya.

Sementara itu, pengurus BUMDes Wehali Nain,  Eduardus Bere Taek dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur NTT.  Diungkapkannya,  BUMDes tersebut didirikan pada Februari  tahun 2016. Modal awal berasal dari penyertaan modal APBDes 2016 sebesar Rp.10 juta rupiah dan APBDes 2018 sebanyak Rp.50 juta rupiah dan mempunyai  aset tanah 100 m2,  mobil pick up hibah dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta peralatan kantor.

“Usaha yang dikembangkan oleh BUMDes Wehali ini adalah kredit untuk usaha dan retribusi Pasar Beiabuk. Kami masih miliki modal kecil sehingga sulit untuk perluasan usaha. Ke depan kami berencana untuk kerjasama dengan kalangan perbankan agar bisa tambah modal usaha dengan memfasilitasi pelayanan perbankan kepada masyarakat, ” jelas Eduardus Bere Taek.

Sebelum melakukan tatap muka dengan pengurus Bumdesa dan masyarakat Wehali, Gubernur Viktor meninjau Pasar Beiabuk Wehali.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Plh. Bupati Malaka, para staf khusus Gubernur NTT, unsur Forkopimda Malaka, anggota DPRD Malaka,  Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT dan Kabupaten Malaka, insan pers dan undangan lainnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)