Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Teknologi Geocaching, Upaya Mendongkrak Wisata Sejarah Bung Karno di Ende

Teknologi Geocaching, Upaya Mendongkrak Wisata Sejarah Bung Karno di Ende

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 6 Des 2018
  • visibility 110
  • comment 0 komentar

Loading

“Aku Melihat Indonesia”
Puisi Bung Karno

Denpasar, gardaindonesia.id | Setiap daerah pasti memiliki sejarah yang memiliki arti penting hingga saat ini. Sejarah merupakan tolok ukur yang dapat mengkaji segala hal, baik yang sudah terjadi beberapa masa lampau maupun memprediksi masa yang akan datang. Dengan adanya sejarah, maka bangunan atau peristiwa tertentu dapat diketahui asal-muasalnya. Sangatlah penting menjaga dan melestarikan sejarah. Adapun cara yang tepat untuk menyajikan sejarah agar tak terlupakan adalah dengan mengkaitkannya dengan pariwisata.

Kabupaten Ende terletak di daratan Pulau Flores merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur; cukup lama dikenal oleh dunia internasional. Hal ini dapat dilihat dalam majalah Belanda BKI jilid ketiga yang terbit tahun 1854, Salah satu artikelnya berupa laporan tertulis Predicant (pendeta) Justus Heurnius yang menceritakan keadaan daerah Ende pada masa awal perkembangan agama Kristen dan tentang keadaan di Bali tahun 1638.

Ende menyimpan pesona alam berupa Danau Tiga Warna di Gunung Kelimutu tetapi siapa sangka pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, Bung Karno pernah diasingkan ke Ende pada tahun 1934—1938. Selama pengasingan di Ende, Bung Karno banyak melakukan kegiatan dengan masyarakat ende hingga melahirkan club tonil kelimutu yang salah satu tonilnya yang berjudul “Dokter Syaitan” memberikan sarat symbol penuh makna yang mana angka dalam tonil menunjukkan waktu proklamasi kemerdekaan, yaitu 17, bulan 8, tahun 45.

Tetapi ada yang lebih memiliki arti khusus bagi rakyat Indonesia bahwa disinilah (Ende) Bung Karno merenungkan dan merumuskan Dasar Ideologi Bangsa Indonesia “PANCASILA”, tepatnya dibawah pohon sukun di Taman Rendo yang saat ini berubah menjadi Taman Renungan Bung Karno. Dilihat dari sejarahnya memang Ende memiliki nilai penting yang dimana beberapa jejak tinggalan Bung Karno masih ada dan terawat hingga kini.

Lalu bagaimana mengembangkan nilai sejarah Bung Karno selama di pengasingan di Ende, yaitu dengan cara mengembangkan pariwisata sejarah dengan kegiatan wisata mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Ada sepuluh tempat yang berkaitan dengan pengasingan Bung Karno selama di Ende, yaitu :
1. Pulau Endeh
2. Pelabuhan Ende
3. Kantor Polisi Militer Belanda, sekarang Polisi Militer AD
4. Rumah Pengasingan Bung Karno
5. Pohon Sukun di Taman Rendo, sekarang Taman Renungan Bung Karno
6. Masjid Ar-Rabithah
7. Gereja Kathedral Ende
8. Percetakan Arnoldus
9. Gedung Immaculata
10. Sungai Nifamesu

Wisata dan Teknologi Geocaching

Teknologi saat ini sudah sangat membantu di segala sendi kehidupan, apalagi di era revolusi industri 4.0 seperti ini. Para wisatawan yang dulunya selalu membeli peta di setiap kunjungannya di suatu daerah sekarang digantikan dengan teknologi gawai yang terkoneksi dengan citra satelit.

Gawai sebagai alat utama dalam memperoleh informasi secara online dan dengan memaksimalkan teknologi suatu daerah mampu medongkrak pariwisatanya. Dalam riset yang dilakukan oleh Google, 90 persen pemesanan tiket dilakukan melalui desktop sedangkan penggunaan gawai lebih banyak digunakan untuk mencari informasi mengenai tempat wisata yang dituju.

Ada yang cukup menarik dengan pemanfaatan teknologi Global Position System (GPS) yaitu Geocaching (dibaca: Geo Kashing). Pada tanggal 2 Mei 2000, 24 satelit di seluruh permukaan bumi dibuka secara bersamaan yang membuat akurasi GPS jadi lebih baik. Hari berikutnya, Dave Ulmer mencoba akurasi tersebut dengan meletakkan cache (kotak penyimpanan) di hutan dan menginformasikan koordinat lokasinya melalu internet. Sebulan kemudian Mike Teague menemukan cache itu dan mengumumkan koordinatnya. Begitulah asal-mula ide Geocaching.

Geocaching merupakan rekreasi luar ruangan dengan teknologi tinggi yang populer dikalangan wisatawan khususnya mereka yang suka dengan tantangan. Menemukan benda-benda di dalam cache yang disembunyikan oleh pemilik chace menjadi permainan yang menarik sekaligus menantang. Menurut situs Geocaching.com, belum ditemukan adanya cache yang disembunyikan di Ende hal ini memberikan peluang untuk mengembangkan Geocaching pada situs-situs Bung Karno di Ende. Menemukan Cache di area situs Bung Karno secara tidak langsung mengenalkan sejarah Indonesia di mata para wisatawan.

Penulis: I Gusti Agung Gede Artanegara – Pemerhati Teknologi dan Budaya Kemendikbud RI

Editor (+ rony banase )

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Ruang Bermain Ramah Anak Dapat Menyebabkan Anak Jadi Korban

    Banyak Ruang Bermain Ramah Anak Dapat Menyebabkan Anak Jadi Korban

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Salah satu hak anak menurut Konvensi Hak Anak (KHA) yaitu bermain. Tidak hanya memberikan kesempatan bagi anak untuk bermain, namun infrastruktur pendukung juga harus diupayakan. Salah satunya dengan penyediaan ruang bermain ramah anak. Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Lenny Rosalin menyebut meski ruang […]

  • Kadin Indonesia Canangkan Program UMKM Naik Kelas

    Kadin Indonesia Canangkan Program UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Seperti diketahui, berdasarkan data bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 99,99% dari total pelaku usaha di Indonesia. UMKM telah terbukti tahan atas berbagai krisis dan bahkan menjadi penopang ekonomi nasional. Namun dalam 10 tahun terakhir, Usaha UMKM jalan di tempat, tanpa ada peningkatan yang berarti, terutama usaha Mikro, […]

  • PIPEBI Peduli Korban Badai Seroja di Desa Tuapukan & Pukdale Kab Kupang

    PIPEBI Peduli Korban Badai Seroja di Desa Tuapukan & Pukdale Kab Kupang

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) menggalang donasi dan memberikan bantuan berupa beras, minyak goreng, telur, mie instan dan gula pasir kepada korban bencana Badai Seroja di Desa Tuapukan dan Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 23 April 2021. PIPEBI Peduli Bencana Alam NTT terlaksana atas […]

  • Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

    Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Darius menekankan bahwa pemerintah, melalui berbagai kebijakan harus terus berupaya membebaskan biaya pendidikan di sekolah negeri agar semua anak memiliki akses pendidikan yang sama.   Kupang | Data Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT menunjukkan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Provinsi NTT mencapai 145.268 anak yang tersebar di 22 kabupaten/kota. Kabupaten Timor Tengah Selatan […]

  • Posko Nasional PLN, Siaga Pemilu 11—20 Februari 2024

    Posko Nasional PLN, Siaga Pemilu 11—20 Februari 2024

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memimpin langsung apel siaga kelistrikan Pemilu 2024 untuk memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi prima. PLN juga telah menetapkan masa siaga dari tanggal 11–20 Februari 2024 dengan membentuk 1.853 posko siaga dan mengerahkan 81.591 personil siaga di seluruh daerah di Tanah Air. Darmawan menyampaikan, PLN […]

  • RUU Perampasan Aset Masuk Usulan Prolegnas 2025—2029

    RUU Perampasan Aset Masuk Usulan Prolegnas 2025—2029

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Badan Legislasi RI telah melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka mendapatkan masukan dan pandangan baik melalui penyerapan aspirasi melalui kunjungan kerja maupun rapat kerja.   Jakarta | Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen kuat dalam memberantas korupsi dengan mengusulkan rancangan undang-undang (RUU) perampasan aset terkait tindak pidana ke dalam program legislasi […]

expand_less