Arsip Tag: inflasi ntt

Mei 2019, Kota-kota di Nusa Tenggara Timur Alami Inflasi

81 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Inflasi pada Mei 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 3 kelompok pengeluaran, dimana kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 0,04 persen

Dan, Kelompok Sandang alami kenaikan sebesar 0,42 persen dan transpor sebesar 1,68 persen. Sedangkan 4 (empat) kelompok yang mengalami penurunan yakni makanan jadi 0,02 persen, perumahan 0,12 persen, kesehatan 0,03 persen, dan pendidikan sebesar 0,02 persen

Kondisi Inflasi di NTT pada Mei 2019 disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia  usai Halal Bihalal bersama karyawan BPS dan unsur media dalam sesi konferensi pers bersama awak media cetak, elektronik dan online dan instansi terkait di Ruang Teleconference BPS NTT, Rabu, 10 Juni 2019 pukul 12.00 WITA—selesai

“Mei 2019, Kota-kota di Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi sebesar 0,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,98”, jelas Maritje

Lanjutnya, Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,29 persen sedangkan Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,42 persen

Pada bulan sebelumnya April 2019, NTT mengalami inflasi sebesar 0,51 persen. Dengan kata lain terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,58 pada April 2019 menjadi 134,98 pada Mei 2019.

Mengenai perincian inflasi di Kota Kupang, Maritje menjabarkan, Searah dengan tahun sebelumnya Mei 2018 dimana Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,76 persen, pada Mei 2019 ini di Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,29 persen

“Kelompok pengeluaran yang memberikan andil terbesar dalam pembentukan inflasi di Kota Kupang pada Mei 2019 adalah kelompok transpor dengan andil sebesar 0,34 persen dan komoditas lain yang menyumbang andil inflasi yakni naiknya harga angkutan udara, bawang putih, kangkung, bawang merah, jagung manis, tarif pulsa ponsel, bunga pepaya, kacang panjang, telur ayam ras dan pisang”, terang Maritje.

“Sedangkan pengeluaran yang memberikan andil terbesar dalam pembentukan inflasi di Kota Maumere bulan Mei 2019 adalah kelompok bahan makanan dengan andil sebesar 0,26 persen dan naiknya harga komoditas lain yakni harga ayam hidup, bayam, bawang putih, telur ayam ras, kangkung, rokok putih, kol putih, angkutan udara, pisang dan apel”, pungkas Maritje.

Penulis dan editor (+rony banase)

Di NTT, 5 Kelompok Pengeluaran Picu Inflasi 0,51% Pada April 2019

63 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | April 2019 Kota-kota di Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi sebesar 0,51 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,58. Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,58 persen sedangkan Kota Maumere mengalami deflasi sebesar 0,04 persen.

Dari 82 kota sampel IHK Nasional, 77 kota mengalami inflasi dan 5 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Medan sebesar 1,30 persen dan terendah terjadi di Kota Pare-Pare dengan inflasi sebesar 0,03 persen. Deflasi terbesar terjadi di Kota Manado sebesar 1,27 persen dan terendah di Kota Maumere sebesar 0,04 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia kepada awak media massa dan perwakilan instansi terkait di Ruang Teleconference BPS NTT , Kamis, 2 Mei 2019 pukul 12.00 WITA—selesai, mengatakan Nusa Tenggara Timur pada April 2019 mengalami inflasi sebesar 0,51 persen setelah bulan sebelumnya, Maret 2019, mengalami deflasi sebesar 0,30 persen.

“Dengan kata lain terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 133,90 pada bulan Maret 2019 menjadi 134,58 pada bulan April 2019. Inflasi ini disebabkan oleh naiknya indeks harga pada 5 dari 7 kelompok pengeluaran”, terang Maritje

Lanjutnya, Inflasi April 2019 di Nusa Tenggara Timur terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 5 kelompok pengeluaran, dimana kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 1,50 persen dan transpor sebesar 0,73 persen. Sedangkan kelompok perumahan dan sandang mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,03 dan 0,04 persen.

“Inflasi Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 0,51 persen pada April 2019 berlawanan arah dengan deflasi yang terjadi pada April 2018 yang sebesar 0,04 persen”, ungkap Maritje.

Penulis dan editor (+rony banase)

BPS NTT: Deflasi Pada Maret 2019 Searah Maret 2018

66 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang sering digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga (inflasi/deflasi) di tingkat konsumen, khususnya di daerah perkotaan. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumah tangga. Di Indonesia, tingkat inflasi diukur dari presentasi perubahan IHK dan diumumkan ke publik setiap awal bulan (hari kerja pertama) oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Di hari pertama April 2019, BPS NTT memberikan informasi tentang Perkembangan Indeks Harga Konsumen di kota-kota Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mengalami deflasi 0,30 persen dengan IHK sebesar 133,90. Kota Kupang mengalami deflasi sebesar 0,26 persen sedangkan Kota Maumere mengalami deflasi sebesar 0,58 persen.

Kepala BPS NTT Maritje Pattiwaellapia,S.E., M.Si., kepada awak media dan instansi terkait pada Senin/1 April 2019 pukul 12.00WITA—selesai di Ruang Konferensi Pers menyampaikan bahwa deflasi Maret 2019 terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada 3 kelompok pengeluaran dimana kelompok bahan makanan mengalami penurunan terbesar yaitu 1,36 persen dan perumahan sebesar 0,15 persen sedangkan kelompok transpor dan sandang alami kenaikan indeks harga sebesar 0,37 dan 0,26 persen.

“Deflasi Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 0,30 persen yang terjadi pada Maret 2019 searah dengan deflasi yang terjadi pada Maret 2019 sebesar 0,43 persen”, jelas Maritje.

Tentang Perkembangan Harga Barang dan Jasa di Nusa Tenggara Timur, Kepala BPS NTT Maritje Pattiwelapia menjabarkan sebagai berikut:

NTT pada Maret 2019 mengalami deflasi sebesar 0,30 persen setelah bulan sebelumnya, Februari 2019 mengalami deflasi sebesar 0,51 persen, dengan kata lain terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134, 30 pada Februari 2019 menjadi 133,90 pada Maret 2019

Sedangkan Kota Kupang berdasarkan hasil perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret 2019 mengalami deflasi sebesar 0,26 persen atau terjadi penurunan IHK dari 135,44 pada Februari 2019 menjadi 135,09 pada Maret 2019

Dan Kota Maumere, berdasarkan hasil perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Maret 2019 mengalami deflasi sebesar 0,58 persen atau terjadi penurunan IHK dari 126,81 pada Februari 2019 menjadi 126,08 pada Maret 2019.

Penulis dan editor (+rony banase)