Arsip Kategori: Gaya Hidup

Gubernur VBL Himbau Tumbuhkan Gotong Royong dalam Keluarga

16 Views

Soa-Ngada, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) hadir dan memberikan sambutan pada acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47, Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Gelar Teknologi Tepat Guna(TTG) ke-5 di Desa Mengeruda, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Kamis, 2 Mei 2019.

“Gotong Royong artinya, kerja bersama orang-orang yang mempunyai kemampuan, baik dari aspek kecerdasan intelektualnya maupun kepedulian hatinya. Dia akan mempersembahkan dirinya untuk sebuah kemajuan bersama”, ujar Gubernur VBL

Mengawali sambutannya, Gubernur NTT itu memberikan apresiasi kepada kerja luar biasa panitia acara dan syukur untuk penyertaan Tuhan, restu alam yang diberikan hari itu.

Pesan moral terhadap rangkaian 5 (lima) acara tersebut, dirangkumnya dalam satu kalimat menjadi, ‘Bekerja gotong-royong dalam keluarga untuk mencapai kesejahteraan bangsa dan negara, khususnya Nusa Tenggara Timur.’

“Orang gotong-royong itu dia peduli, tidak perlu pungut biaya. Tidak tunggu proyek pemerintah. Ada sampah di depan mukanya dia pilih, tanpa tunggu proyek atau perintah”, begitu pesan Gubernur NTT dari Pulau Semau tersebut.

Gubernur VBL berulang kali menyebutkan pentingnya perpaduan antara hati orang yang peduli dan kecerdasan, untuk memberikan manfaat dirinya pada bangsa ini. Ia menggugah semua yang hadir untuk tidak duduk diam saja atau bekerja asal jadi, tanpa ada cita rasa.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Laiskodat meminta keterlibatan seluruh komponen masyarakat untuk bekerja dengan hati, untuk melakukan perubahan hebat di provinsi ini.

“Gubernur mau bekerja macam apapun, bupati mau bekerja macam apapun tapi kalau masyarakat tidak menggunakan hati, maka tidak akan ada perubahan hebat di provinsi ini”, terang Viktor Laiskodat

Disebutnya bahwa NTT yang sudah tertinggal cukup jauh dari provinsi lain ini, memerlukan orang-orang yang mau bekerja dengan semangat luar biasa. Tentunya, untuk mengejar ketertinggalan wilayah.

“Kita tidak mungkin menggapai mimpi NTT sejaterah, kalau kita hanya melakukan pekerjaan yang biasa-biasa saja”, tegas Putra Semau itu.

Mantan anggota DPR RI itu juga berharap agar pendidikan di NTT terus ditingkatkan kualitasnya, agar bisa memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya pendidikan tingkat SD, SMP, SMA merupakan level pendidikan yang paling penting untuk diperhatikan. Baginya, kualitas jenjang pendidikan tersebut merupakan fondasi untuk membentuk karakter seseorang. Karenanya, pendidikan dasar harus di dikelolah oleh orang-orang yang paling cerdas.

”Kalau anak-anak SD, SMP dan SMA kita dididik dengan baik, diberikan knowledge (pengetahuan) dan dibentuk karakternya oleh orang-orang hebat, maka pasti sampai perguruan tinggi manapun dia akan tetap menjadi orang hebat”, pungkasnya. (*)

Sumber berita (*/Biro Humas dan Protokol Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

GPKK & IWAPI Jadikan Perempuan Kota Kupang ‘Cantik dan Subur’

23 Views

Kota Kupang, gardaindonesia.id | Gerak Perempuan Kota Kupang (GPKK) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) berkolaborasi dengan dr Herawati Lianto dan dr Andree Hartanto Sp.OG., memberikan edukasi tentang kecantikan dan fertilitas (kesuburan) kepada perempuan yang berada di seputar Kecamatan Oebobo, Rabu/12/12/18 pukul 11.00 WITA—selesai.

Kegiatan serupa telah dilakukan di Kantor Camat Maulafa (10/12/18) dan Kantor Camat Kelapa Lima (11/12/18) dan akan dilaksanakan di 3 (tiga) kecamatan lagi di seputar Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

dr Herawati Lianto memberikan edukasi tentang perawatan kulit wajah dengan bahan kosmetik yang cocok dengan wajah dan tidak mahal. Wajah bisa berubah dari kering ke berminyak dan arahkan perempuan untuk tidak gegabah menggunakan krim wajah.

“Saya mau perempuan di Kota Kupang cantik,” ujar dr Herawati Lianto

dr Andree Hartanto Sp.OG., menyampaikan bahwa infertilitas sebagai kondisi kemampuan pasangan suami isteri tidak dapat memiliki anak karena kondisi sel telur yang tidak subur.

“Kasus infertilitas di Kota Kupang makin banyak sebagai akibat pola hidup zaman kini dan miom/kista,” ungkap dr Andree Hartanto suami dari dr Herawati Lianto.

Lanjut dr Andree, Penyebab infertilitas dari perempuan sebesar 40%, laki-laki 40% dan 20% dari perempuan dan laki-laki. dr Andree Hartanto menganjurkan untuk melakukan proses memilih sperma dengan kualitas bagus dan membuka sel telur perempuan untuk selanjutnya dilakukan inseminasi (proses pembuahan).

dr Andree Hartanto mengucapkan terima kasih untuk kesempatannya dapat melakukan sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi khususnya fertilitas dan kesehatan wanita secara keseluruhan terutama kecantikan estetika.
“Dengan dibantu oleh Iwapi dan GPKK Kota Kupang secara kontinyu memberikan kontribusi bagi kesehatan masyarakat terutama wanita dan pasangan pasangan yang belum hamil dan belum mempunyai keturunan untuk mempunyai keturunan; kita manusia berusaha tapi Tuhan yang menentukan,” ujarnya.

Ketua Iwapi Kota Kupang, Riesta Megasari mengatakan Kami dari iwapi kota Kupang merasa bahwa perempuan di kota Kupang harus menjadi perempuan yang berdaya upaya.
“Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi kesehatan alat reproduksi fertilitas dan kecantikan kulit; Kami sangat senang karena dibantu oleh dokter Hera dan dokter Andre. Iwapi Kota Kupang akan terus melakukan kegiatan-kegiatan positif untuk perempuan dan menjadikan ekonomi kreatif sebagai ekonomi perempuan NTT khususnya kota Kupang,” jelas Megasari.

Tutup Mega, Kita akan turun ke kelurahan-kelurahan melalui Iwapi dan GPKK bersama-sama memberdayakan perempuan-perempuan yang ada di kelurahan-kelurahan yang ada di kota Kupang; sehingga perempuan-perempuan yang ada di Kota Kupang mempunyai keterampilan, agar dapat menjadi perempuan yang cerdas dan tangguh serta kreatif untuk rumah tangganya terutama untuk anak dan suami.

Penulis dan editor (+ rony banase)

“7 Ritual Pagi” Agar Hari Anda Selalu Menyenangkan

25 Views

Kupang-NTT (18/08/18) – Pagi hari sebagai awal yang baru bagi anda untuk memulai semua aktivitas. Tentunya anda butuh banyak hal positif, semangat, dan perasaan bahagia dalam menjalani hari.

Berikut 7 tips yang perlu dilakukan agar perasaan anda tetap positif, penuh semangat, dan bahagia :

1. Bangun Tepat waktu
Tidak ada hal yang benar-benar buruk selain rencana seharian yang serba terburu-buru apalagi berantakan. Disiplin waktu membuat anda nyaman menjalani hari sesuai yang anda rencanakan.

2. Berdoa
Mengucap syukur, terima kasih, menyampaikan harapan dan memohon kelancaran hari kepada Sang Pencipta mampu menenangkan hati bahwa anda tidak sendiri menjalani hari, apapun keadaannya nanti.

3. Melakukan hal positif yang anda sukai
Luangkan 10 –15 menit waktu pagi anda untuk hal yang anda sukai ; seperti mendengarkan musik kesukaan, olahraga ringan, membuat rencana seharian, menulis atau membaca buku. Hal ini mampu membuatmu lebih bersemangat dan mempunyai mood yang positif menghadapi hari.

4. Mandi dengan air dingin
Mandi dengan air dingin memberikan efek antidepresi dimana membuat impuls listrik bergerak dari ujung syaraf perifer ke otak. Hal ini diungkapkan dalam studi yang dipublikasikan dalam Medical Hypotheses. Mandi air dingin bisa membuat suasana hati jadi lebih baik dan rasa cemas berkurang.

5. Sarapan
Sarapan memberikan anda energi dalam menjalani hari hingga siang nanti. Bayangkan saja jika rencana anda gagal karena mood yang buruk saat merasa lapar atau tubuh yang lemas dan tidak bisa fokus dengan pekerjaan.

6. Komunikasi
Menjalin komunikasi dengan orang yang anda jumpai dapat membangun hubungan atau relasi yang baik untuk kenyamanan aktivitas anda sepanjang hari. Selain itu anda mampu menyebarkan pula semangat positif ke orang lain.

7. Berpikir Positif
Jangan biarkan awal hari bahkan sepanjang harimu dipenuhi dengan beberapa hal negatif. Pikiran positif mampu menjadikan tantangan atau hal buruk sekalipun sebagai kesempatan kamu untuk menjadi lebih baik. Sepanjang harimu akan menyenangkan jika kamu melihat hal positif dari setiap sudutnya. (*/bentara.net)

PHRI NTT: Hingga Saat Ini Belum Ada Hotel Bintang 5 di Kota Kupang

34 Views

Kota Kupang, gardaindonesia.id – Sejumlah Hotel yang berada di Kota Kupang hingga saat ini belum memenuhi standar Sertifikasi Usaha seperti yang telah ditetapkan oleh LSU (Lembaga Sertifikasi Usaha).

Hal Ini ditegaskan oleh Wakil Ketua PHRI (Persatuan Hotel Restoran Indonesia) NTT, Leonardus Arkiang kepada beritaflobamora.com saat Kegiatan YCAB Foundation dan Microsoft YouthSpark di Hotel On The Rock, Senin/28 Mei 2018.

“Penilaian Sertifikasi Usaha dinilai Atas 3 unsur berupa Gedung (fasilitas Hotel dari Depan hingga toilet), Pengelolaan dan Pelayanan hingga 158 Sub unsur “,tegas Leonardus Arkiang yang Juga Auditor yang telah peroleh pendidikan di Jakarta. PHRI NTT telah memiliki 11 Orang Auditor

Hanya sekitar 10 Hotel yang telah memenuhi sertifikasi usaha diantaranya Bintang 4 Hotel On The Rock, Hotel Aston, Hotel Sotis, Bintang 3 Swissbel Kristal, Hotel Silvya Premier, Hotel Sahid Timore, Hotel Naka, Hotel Ima, Bintang 2 Hotel Pelangi dan Hotel Sylvia Budget.

“Hotel Bintang 5 belum ada hingga saat Ini di Kota Kupang “, jelas Leo

In House Training telah diupayakan dilaksanakan oleh masing masing hotel atas dorongan dari PHRI NTT untuk meningkatkan hospitality karyawan Hotel karena PHRI Banyak mendapatkan keluhan terkait SDM di Hotel.

“Mengenai Hospitality Orang NTT Bisa dibina seperti karakter yang susah senyum bisa dilatih dan dibina “, tandas Leo

“Karakter susah senyum bukan hanya di NTT saja, saya kira karena kebiasaan “, terang Leo

Training bagi karyawan hotel atas kerjasama dengan Disnakertarans Juga telah dilaksanakan oleh PHRI NTT karena 60% pekerja di hotel bukan berasal dari sekolah pariwisata. (*/dure)