Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

Loading

Belu, Garda Indonesia | Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL), personel Kompi Kavaleri Komodo Kesatria Anuraga (Kikav KKA) memanen padi bersama masyarakat di Desa Derok Faturene, Kecamatan  Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 18 Mei 2022.

“Hal ini merupakan salah satu wujud implementasi dari Sapta Marga dan 8 (delapan) wajib TNI serta implementasi dari salah satu dari 7 (tujuh) Harian Kasad poin ke-6, yaitu lakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD,” demikian disampaikan Danki Kav, Kapten Kav. Bekti Aji Sayekti, S.T.Han dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 16 Mei 2022.

Dankikav mengungkapkan bahwa sepuluh personel Kikav KKA yang dipimpin oleh Dansima, Serma Damianus turun langsung bersama-sama dengan masyarakat membantu memanen padi di lahan persawahan milik Gaspar Beti yang lokasinya berbatasan dengan asrama Kompi Kikav KKA Lelowai.

“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan akan tercipta komunikasi yang baik sehingga dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara anggota kompi dengan masyarakat sekitar,” tutur Dankikav.

Terpisah, Dansima Serma Damianus mengatakan kehadiran Kikav KKA, selain menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Belu, juga membantu dan memotivasi petani agar dapat mengolah sawahnya secara maksimal, sehingga ke depannya para petani mendapatkan hasil panen yang maksimal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gaspar Beti menyampaikan terima kasih kepada personel Kikav KKA yang telah turut membantu memanen padi di sawah miliknya. Menurutnya, bantuan tenaga ini selain memberikan semangat, juga membantu kecepatan panen padi miliknya. (*)

Sumber (*/Pen Kikav KKA Lelowai-TNI AD Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat)

Editor (+Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Viktor Laiskodat Berkenan Jadi Dosen UPG 45 NTT

    Gubernur Viktor Laiskodat Berkenan Jadi Dosen UPG 45 NTT

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Kabar Luar Biasa dari Rektor UPG 1945 NTT, David Selan,S.H.,M.M., menyampaikan tentang rencana Gubernur 1 NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, untuk menjadi Dosen UPG 45. Pernyataan tersebut disampaikan kepada media ini, Kamis/13 September 2018 pukul 11.11 wita usai menerima Mahasiswa KKN berjumlah 59 orang Periode Juli-Agustus 2018. “Beliau menyatakan secara resmi; kami senang […]

  • Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) Menuju NTT Layak Anak

    Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) Menuju NTT Layak Anak

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Hasil penelitian disrupting harm di tahun 2022 yang dilakukan oleh UNICEF berkerja sama dengan Interpol dan ECPAT Internasional menemukan 92% anak rentang usia 2—17 tahun di Indonesia telah menggunakan internet dalam 3 (tiga) bulan terakhir. Studi lain yang menarik yaitu tentang pengetahuan dan perilaku online orang tua dan anak di Indonesia 2023 yang dilakukan oleh Kemen PPPA, […]

  • Pesparani II NTT Usai, Kota Kupang Juara Umum

    Pesparani II NTT Usai, Kota Kupang Juara Umum

    • calendar_month Kam, 8 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2022 telah usai dan ditutup oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bertempat di aula Sta. Maria Immaculata Kampus Universitas Katolik Widya Mandira Kupang pada Rabu malam, 7 September 2022. Kontingen Kota Kupang dinobatkan sebagai juara umum dengan berhasil […]

  • BEROPERASI! 11 SPBU BBM 1 Harga di Nusa Tenggara Timur

    BEROPERASI! 11 SPBU BBM 1 Harga di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Ming, 26 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Alor, Garda Indonesia | PT Pertamina Patra Niaga bersama BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas meresmikan 11 lembaga penyalur BBM Satu Harga baru di Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Peresmian tersebut diselenggarakan secara serentak bersama dengan lokasi lain di Sumatra bagian utara, dan Papua. Dengan peresmian tersebut, maka telah tersedia 493 […]

  • Amplop Sumbangan Berdatangan, Pemuda Kabupaten Kupang untuk SIAGA

    Amplop Sumbangan Berdatangan, Pemuda Kabupaten Kupang untuk SIAGA

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Oelamasi | Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi -Andrianus Garu (SIAGA) terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Kali ini, dukungan datang dari kelompok pemuda Kabupaten Kupang. Dukungan mereka tidak sekadar bekerja memenangkan SIAGA, namun turut menyumbangkan uang untuk SIAGA. Sumbangan uang diserahkan oleh perwakilan pemuda di kampung Neketuka, […]

  • DPR Getol Usul Cetak Uang Rp.600 Triliun, Apa Maumu?

    DPR Getol Usul Cetak Uang Rp.600 Triliun, Apa Maumu?

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh  Dr. Jerry Massie M.A., Ph.D Partai-partai di DPR tak bertaji dan kehilangan roh membela rakyat. Periode ini menjadi terburuk dalam sejarah. Desakan mencetak uang Rp.600 triliun akan berakibat fatal. Ini program tanpa kajian komprehensif. Mereka seakan lupa saat pencetakan uang pada 1998 lalu, berdampaknya inflasi cukup tinggi yakni 70%, Dolar AS Tembus Rp.17.000. Biaya […]

expand_less