Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Tiga Jenis Kopi Flores Fenomenal Mendunia, Soal Rasa Tak Diragukan!

Tiga Jenis Kopi Flores Fenomenal Mendunia, Soal Rasa Tak Diragukan!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
  • visibility 156
  • comment 0 komentar

Loading

Dari pulau besar di NTT, ada beragam jenis kopi yang tumbuh subur di provinsi 3T ini. Namun, dari beragam jenis kopi tersebut, ada tiga jenis kopi yang sangat populer dan banyak dinikmati masyarakat luas.

 

Flores | Hal yang tak dapat dipungkiri bahwa NTT memiliki ragam kopi yang sangat dinikmati namun belum tentu ada di daerah-daerah lain maupun di negara-negara lain. NTT yang berada di wilayah bagian timur Indonesia ini memang surganya bagi para pencinta kopi.

Dari beberapa pulau besar di NTT, ada beragam jenis kopi yang tumbuh dengan subur di provinsi 3T ini. Namun, dari beragam jenis kopi tersebut, ada 3 jenis kopi yang sangat populer dan banyak dinikmati masyarakat luas, baik itu masyarakat Indonesia sendiri maupun negara-negara lain.

Tiga jenis kopi fenomenal tersebut tumbuh dengan subur di sebuah lembah yang akrab disebut lembah Colol. Lembah Colol, yang saat ini dikenal dengan sebagai ikon kopi dari NTT merupakan salah satu lembah yang terletak di Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. Lembah Kopi Colol terbentang di antara 4 (empat) Desa yaitu Desa Colol, Desa Rende Nao, Desa Wejang Mali dan Desa Uluwae.

Sementara 3 jenis kopi fenomenal yang berasal dari Colol yaitu kopi Arabika, kopi Juria, dan Yelow Kopi. Ketiga jenis kopi ini tentunya mempunyai cita rasa yang berbeda-beda.

Salah satu Kopi Colol yang banyak dinikmati khalayak saat ini adalah Arabika. Cita rasa manis dan asam yang seimbang mampu menjadikan kopi arabika terkenal hingga ke negara-negara lain dan ikut serta bersaing dalam beberapa ajang kompetisi nasional dan internasional.

Melalui ajang kompetisi yang diikuti memberikan beberapa dampak yang sangat luar biasa terhadap perekonomian daerah, terutama bagi para petani kopi, karena kopi yang ditawarkan pemasarannya bukan hanya didalam Negara bahkan sampai kepada Negara-negara besar lainnya.

Hal ini yang menyebabkan daya tarik serta mendorong pemerintah provinsi (Pemprov) NTT berkomitmen memperkuat ekosistem kopi di NTT. Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, saat menerima audiensi Komunitas Kopi NTT, di Kantor Gubernur, pada Senin, 9 Juli 2025.

Pada pertemuan tersebut Gubernur NTT Melki Laka Lena, merincikan upaya yang akan dilakukan oleh Pemprov NTT dalam memperkuat ekosistem kopi di NTT yakni; melakukan peremajaan tanaman kopi secara bertahap di sentra-sentra produksi; memperkuat sektor produksi melalui peningkatan akses sarana produksi, pelatihan teknis, dan dukungan infrastruktur pertanian; dan mendorong hilirisasi industri kopi lokal agar memiliki nilai tambah dan membuka lapangan kerja baru.

Monik Andri, Putri Pariwisata Kabupaten Manggarai Timur saat memperagakan proses pengolahan secara tradisional Kopi Colol. Foto : floreseditorial

Menurutnya, kopi bukan sekadar komoditas, melainkan potensi unggulan daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya senang dan berterima kasih, karena anggota Komunitas Kopi ini adalah anak-anak muda yang punya semangat dan niat baik membangun daerah bersama pemerintah,” kata Gubernur Laka Lena

“Kopi adalah potensi unggulan NTT yang tidak hanya memiliki cita rasa khas, tetapi juga menyimpan kekuatan sosial-ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah siap bersinergi dengan komunitas untuk memperkuat ekosistem kopi kita,” tambahnya.

Sementara audiensi antara Pemprov NTT dengan Komunitas Kopi NTT tersebut sebagai bentuk langkah awal sinergi antara pemerintah dan komunitas dalam mengembangkan tanaman kopi NTT, sebagai produk unggulan berbasis masyarakat dan berorientasi pasar global.

Di akhir audiensi Gubernur NTT mengundang Komunitas Kopi NTT untuk turut memeriahkan Tour de EnTeTe dengan menghadirkan produk-produk asli kopi NTT di tiap kota yang akan dilalui dalam event sport tourism tersebut.

Sementara itu, Komunitas Kopi NTT, juga menyatakan komitmen menjadi mitra pemprov NTT membangun ruang sinergi antara komunitas dan pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kopi.

Dalam audiensi dengan Pemprov komunitas kopi NTT mengangkat beberapa isu untuk diusahakan bersama, diantaranya: penguatan rantai distribusi kopi lokal dari petani ke pelaku usaha, branding kopi NTT ke sektor pariwisata dan instansi pemerintahan, prioritas pengembangan kopi di Timor, dan pengembangan varietas kopi lokal unggulan.

Selai itu, mereka juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang mereka temukan di lapangan, seperti kondisi pohon kopi yang sudah tua yang butuh peremajaan seperti di Flores, penurunan produksi, serta kopi yang belum menjadi komoditas utama petani.

Mereka juga masih mengharapkan lebih banyak lagi pelatihan dan pendampingan bagi pelaku-pelaku usaha kopi agar kopi di NTT punya standar yang baik. Selain itu, kebutuhan akan varietas lokal yang unggul dan adaptif juga menjadi perhatian penting dalam pengembangan kopi di NTT.

Sebagai informasi bahwa Komunitas Kopi NTT sendiri berdiri sejak 2018 dan mulai serius membangun ekosistem kopi secara menyeluruh sejak awal 2025. Fokus komunitas ini mencakup seluruh rantai pasok—dari petani dan pengolah hingga pelaku usaha dan pemasaran produk kopi lokal.(*)

Sumber (*/Ferdy Daud+ ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri : Kami Akan Tindak Tegas Kelompok Kriminal Bersenjata di Indonesia

    Polri : Kami Akan Tindak Tegas Kelompok Kriminal Bersenjata di Indonesia

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri menegaskan akan menindak tegas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Indonesia. Mereka selalu mengganggu masyarakat saat kondisi di suatu wilayah telah damai. “Kalau mereka datang dengan perlengkapan seragam atau identitas khusus pasti kami akan tindak tegas, mengganggu dalam waktu tertentu, sudah aman, sudah landai, damai kemudian dia terus melakukan upaya-upaya […]

  • Pinjaman Online Meneror, Satgas PASTI Beraksi

    Pinjaman Online Meneror, Satgas PASTI Beraksi

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase “Saya diteror layaknya jadwal minum obat bahkan lebih. Mereka tak peduli waktu, entah itu pagi, siang, sore, bahkan di saat kita sementara bekerja, mereka terus mengejar tanpa ampun melalui telepon, SMS, pesan hingga panggilan WhatsApp dengan nada kasar bahkan umpatan,” tutur Edy, seorang pengemudi online sembari menanyakan harus melapor ke mana […]

  • Upah Minimum Provinsi NTT Tahun 2025 Naik 6,5% dari Tahun 2024

    Upah Minimum Provinsi NTT Tahun 2025 Naik 6,5% dari Tahun 2024

    • calendar_month Kam, 12 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Pj Gubernur NTT Andriko Noto Susanto menegaskan kepada perusahaan dan usaha-usaha sosial yang telah memberikan upah lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi NTT, dilarang mengurangi atau menurunkan upah tersebut.   Kupang | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menetapkan upah minimum provinsi atau UMP tahun 2025. Pj. Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, […]

  • Burung Paling Putih

    Burung Paling Putih

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Loading

    Bangau adalah burung pantai hias yang paling menarik dan langka di dunia dan merupakan indikator penting dari kesehatan lingkungan rawa. Mereka memiliki nilai bulu yang tinggi, dengan bulu sebagian besar berwarna putih dan bulu perkawinannya yang panjang serta indah selama musim kawin. Kebiasaan mereka mirip dengan burung camar lainnya, tetapi beberapa spesies mungkin akan berbeda […]

  • Minimalisasi Permasalahan Perempuan dan Anak NTT melalui PUSPA

    Minimalisasi Permasalahan Perempuan dan Anak NTT melalui PUSPA

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id | Permasalahan sosial yang dihadapi oleh perempuan dan anak di NTT sangat memperihatinkan; dengan dirumuskannya kebijakan pembangunan di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Three Ends yakni 1) End Violence Against Women And Children (akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak); 2) End Human Trafficking (akhiri perdagangan manusia); 3) End Barriers To […]

  • Perdana!, PERMATFFA Kupang Helat Turnamen Futsal

    Perdana!, PERMATFFA Kupang Helat Turnamen Futsal

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Persatuan Mahasiswa Amanuban Timur, Fatukopa, Fatumolo (PERMATFFA) Kupang, menghelat turnamen Futsal PERMATFFA Cup I tahun 2019. Bertempat di lapangan futsal Monitor Oesapa, hadir puluhan pemain untuk mengikuti seremonial pembukaan. Turnamen yang dijadwalkan mulai pada tanggal 21—29 Juni 2019 itu, diikuti oleh 28 tim dengan kategori pemain dari kalangan mahasiswa. Ketua […]

expand_less