Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Puluhan Istri Profesi PPPK Ramai Gugat Cerai Suami Pengangguran

Puluhan Istri Profesi PPPK Ramai Gugat Cerai Suami Pengangguran

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 222
  • comment 0 komentar

Loading

Masalah ekonomi dan ketidakcocokan yang berujung pada pertengkaran berkepanjangan menjadi pemicu utama.

 

Blitar | Puluhan aparatur sipil negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sejumlah daerah mendadak mengajukan gugatan cerai tak lama setelah menerima surat keputusan (SK) pengangkatan.

Fenomena ini mencuat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan Kabupaten Blitar, Jawa Timur ini didominasi oleh guru perempuan yang menggugat suaminya, mayoritas karena persoalan ekonomi dan konflik rumah tangga yang telah berlangsung lama.

Berdasarkan data yang dihimpun detikJabar, sebanyak 42 PPPK di Cianjur mengajukan cerai. Dari jumlah tersebut, 30 orang baru mengajukan, sedangkan 12 lainnya sudah dalam proses dan tinggal menunggu dokumen ditandatangani pejabat Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli, menyatakan dari sekitar 3.000 PPPK yang menerima SK tahun ini, 30 orang atau sekitar 1 persen di antaranya mengajukan cerai, sebagian besar perempuan.

“Tadi saya cek ke bidang, ternyata ada 30 orang atau sekitar 1 persen dari PPPK yang diangkat tahun ini mengajukan cerai. Sebagian besar perempuan yang menggugat suaminya,” ujar Ruhli, Rabu, 23 Juli 2025.

Ia menyebutkan, masalah ekonomi dan ketidakcocokan yang berujung pada pertengkaran berkepanjangan menjadi pemicu utama.

“Pemicunya ekonomi. Salah satunya karena sekarang perempuannya sudah punya kemandirian ekonomi sebagai PPPK, sehingga menggugat cerai suaminya,” katanya.

Disdikpora Cianjur berusaha melakukan mediasi dan meningkatkan pembinaan guna mencegah kasus serupa terulang. “Kami coba mediasi, karena ini baru usulan. Semoga masih bisa rukun lagi. Kami juga ingatkan, ASN itu harus jadi contoh. Jangan sampai kerukunan rumah tangganya hancur. Karena kemungkinan besar juga mempengaruhi kinerjanya,” imbuh Ruhli.

Sementara itu, Analis SDMA Ahli Muda BKPSDM Cianjur, Usman Yusup, mengungkapkan bahwa 12 ajuan perceraian sudah diproses pihaknya sepanjang Januari–Juli 2025.

“Yang 7 sudah keluar suratnya, dan yang 5 masih menunggu dokumennya ditandatangani,” jelasnya.

Menurut Usman, pengajuan yang masuk ke BKPSDM merupakan usulan yang tidak terselesaikan lewat mediasi di dinas terkait. “Sebenarnya ada tahapan, pertama di mediasi di dinas. Kalau tidak selesai diproses oleh kami, nanti ada mediasi lagi. Kalau tidak ada titik temu juga baru dikeluarkan dokumen yang nantinya jadi penyerta dalam gugatan ke pengadilan agama,” ujarnya.

Ia menambahkan, faktor ekonomi dan perselingkuhan menjadi penyebab utama. “Faktor utamanya ekonomi dan perselingkuhan. Tapi baru ambil langkah cerainya setelah dapat SK PPPK,” kata Usman. Ia menyebut banyak perempuan memendam masalah sejak lama karena belum mandiri secara finansial.

“Contohnya salah satu PPPK yang kami tanyai, sejak beberapa tahun pasangannya selingkuh dan tidak memberi nafkah. Karena sebelumnya hanya honorer, jadi memendam perasannya. Begitu diangkat jadi PPPK, ada kemandirian ekonomi. Sehingga tidak tahu lagi untuk bercerai. Jadi tidak begitu saja ajukan cerai setelah terima SK,” jelasnya.

Fenomena serupa juga terjadi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Sedikitnya 20 guru perempuan menggugat cerai suami mereka dalam waktu hanya enam bulan setelah lulus PPPK.

Deni Setiawan, Kepala Bidang SD Disdik Kabupaten Blitar, mengaku terkejut. “Baru separuh semester, sudah ada 20 usulan cerai yang masuk ke kami, padahal total tahun lalu cuma 15,” katanya, Sabtu, 19 Juli 2025.

Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Lia Kusumaningrum, mengungkapkan bahwa sekitar 75 persen pemohon cerai adalah guru perempuan yang sudah menikah lebih dari lima tahun. Ia menyoroti kondisi finansial pasangan sebagai faktor utama.

“Mayoritas suami para guru PPPK tidak punya pekerjaan tetap di sektor formal, jadinya pendapatan keluarga nggak stabil,” ujar Lia, Senin, 21 Juli 2025.

Agus Setiawan, Kepala Subbagian Kepegawaian Disdik Kabupaten Blitar, mengaitkan fenomena ini dengan perubahan dominasi finansial dalam rumah tangga. “Ketika istri dapat penghasilan rutin, keseimbangan keuangan di keluarga bisa berubah dan itu menciptakan tekanan tersendiri,” ungkapnya.

Merespons hal ini, Disdik Blitar mendorong sekolah menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan memperkuat pembinaan karakter guru.

“Guru yang kerja dengan nyaman itu lebih optimal dalam mendidik siswa,” tegas Rita Andriyani, Kepala Seksi Pengembangan SD Disdik Kabupaten Blitar, Rabu, 16 Juli 2025.

Rita juga mengajak sekolah membangun jaringan dukungan antara sesama guru dan wali murid. Meski menyadari bahwa perceraian adalah hak pribadi, Disdik Blitar mengingatkan bahwa ASN harus mengantongi izin bupati sebelum pengadilan agama memutuskan perceraian.

“Putusan cerai tidak boleh keluar sebelum izin bupati turun. Kalau nekat, siap-siap saja kena sanksi dari inspektorat,” tegas Budi Hartono, Inspektur Pembina Kepegawaian Disdik Kabupaten Blitar.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Lantik Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN

    Presiden Jokowi Lantik Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN

    • calendar_month Rab, 13 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 13 Oktober 2021, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pelantikan Dewan Pengarah BRIN dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 45/M Tahun 2021 tentang Pengangkatan […]

  • NTT Kembali Zona Merah, 9 Orang Positif Covid-19

    NTT Kembali Zona Merah, 9 Orang Positif Covid-19

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Mere dalam keterangan pers kepada media di Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTT , pada Kamis, 30 April 2020 pukul 15.05 WITA, mengatakan berdasarkan hasil tes Swab PCR Test, 9 warga NTT dinyatakan positif Covid-19. drg. Domi […]

  • Kasus Korupsi Bawang Merah di Malaka, Ansy Lema: Itu Pencurian Uang Rakyat!

    Kasus Korupsi Bawang Merah di Malaka, Ansy Lema: Itu Pencurian Uang Rakyat!

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Anggota DPR RI Komisi IV Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema mempertanyakan kelanjutan dan kejelasan penanganan kasus korupsi proyek pengadaan bibit bawang merah di Kabupaten Malaka tahun 2018. Korupsi adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang butuh penindakan dan penanganan serius. Karena itu, melalui rilis yang diterima media ini pada Jumat, […]

  • Ketua LBH Nusa Komodo Nilai Pemred Floresa Bekerja Amatir

    Ketua LBH Nusa Komodo Nilai Pemred Floresa Bekerja Amatir

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai | Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Nusa Komodo Manggarai, Marsel Nagus Ahang menduga, Pemimpin Redaksi Floresa, Herry Kabut bekerja untuk kepentingan diri dan medianya dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang wartawan. Demikian Marsel Ahang melalui rilisnya yang diterima media ini pada Jumat siang, 4 Oktober 2024. Marsel Ahang menyatakan dugaan itu karena saat menjalankan tugas […]

  • Lion Air JT-633 Senggol Tiang Lampu Bandar Udara Fatmawati Soekarno

    Lion Air JT-633 Senggol Tiang Lampu Bandar Udara Fatmawati Soekarno

    • calendar_month Rab, 7 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Bengkulu, gardaindonesia.id | Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan keterangan sehubungan layanan bernomor JT-633 rute Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) mengalami keterlambatan terbang dari jadwal semula pukul 18.20 WIB, Selasa,6/11/18. Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menyebutkan Penerbangan JT-633 akan […]

  • Kopdit Pintu Air Merambah Nusantara

    Kopdit Pintu Air Merambah Nusantara

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 1Komentar

    Loading

    Palangkaraya, Garda Indonesia | Koperasi simpan pinjam (KSP) Kopdit Pintu Air segera meresmikan 3 (tiga) kantor cabang baru di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Sengata di Kalimantan Timur dan Cabang Dompu di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Peresmian ketiga kantor cabang tersebut akan dilakukan secara estafet mulai Sabtu,19 November 2022 di Palangkaraya pada Selasa, […]

expand_less