Aksi Diaspora TTS Berbagi Untuk Saudara TTS di Tengah Pandemi Covid-19

114 Views

Depok – Jabar, Garda Indonesia  | Sektor swasta terutama perusahaan, banyak yang mengalami penurunan produksi serta penjualan yang mengakibatkan terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PMK). Masyarakat luas sangat terdampak atas kondisi tersebut, terlebih masyarakat perantau mereka sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup makan/minum & susu anak, biaya hidup serta sewa kontrakan.

Saudara kita, warga Kabupaten Timor Tengah Selatan (T.T.S) dan yang berasal dari seluruh kabupaten di Provinsi NTT dan saat ini sedang merantau dan berdomisili di Depok, Provinsi Jawa Barat pun merasakan dampak langsung di tengah Pandemi Covid-19.

“Mereka yang terdampak sebagai perantau berasal dari NTT dan kebanyakan masih ber-KTP NTT yang hingga saat ini belum terjangkau bantuan,” ujar Omega Tahun, SKM., M.Kes. kepada media pada Senin, 18 Mei 2020.

Kondisi yang memprihatinkan tersebut menjadi pembahasan serius yang membuahkan gagasan dari beberapa senior dari Kabupaten T.T.S juga sebagai donatur di antaranya Kolonel Simon Petrus Kamlasi, Letkol. Farida Sine Samadara, Piter Tualaka, dan Feki Tahun; menggalang dana guna memberikan bantuan kepada saudara sekampung yang terdampak.

Bantuan sembako yang sudah terkumpul kemudian didistribusikan langsung kepada para diaspora TTS di Bekasi ( Kampung Sawah, Bekasi Timur dan Utara ), Jakarta Timur ( Rawanangun ), Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Tangerang, Depok dan Bogor, adapun pendistribusian tersebut dipimpin langsung Kolonel Simon selama 2 hari yakni pada 16—17 Mei 2020.

Di tengah kesibukan dan tugasnya sebagai Abdi Negara, Kolonel Simon hadir untuk dapat berbagi yang secara khusus menurunkan dua unit armada untuk dapat menyisir sebagian warga Diaspora yang terkena dampak langsung pandemi Covid-19.

Aksi solidaritas bantuan semboka kepada Diaspora T.T.S yang dilakukan kemarin banyak mendapat apresiasi, kendati demikian tim menuturkan bahwa bantuan yang disalurkan belum maksimal. “Semoga apa yang sudah kami jalankan dapat mengetuk hati para donatur untuk dapat turut berbagi dan membantu kami dalam menjalankan aksi ini,” harap Omega.

“Masih banyak anggota masyarakat (Diaspora T.T.S) di wilayah Jabodetabek yang belum tersentuh bantuan. Dan ada asa besar dari saudara/saudari kita yang saat ini mengalami kesulitan, Kami semua berharap masa sulit ini kiranya akan segera berlalu,” tandasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/@yfi–IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)