Arsip Kategori: Komunitas

Warga Kota Kupang Apresiasi Aksi Kemanusiaan HUT Ke-3 Ultras

262 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guyuran Hujan  di Kota Kupang sejak pukul 07.00 WITA tak membendung minat warga untuk mengikuti aksi kemanusiaan berupa swab antigen gratis, donor plasma darah dan donor darah biasa yang dihelat dalam rangka hari ulang tahun ke-3 Ultras Victory.

Meski guyuran hujan deras sekira pukul 7.30 WITA, warga mulai mendatangi PMI Kota Kupang pada Sabtu, 20 Februari 2021, menggunakan moda transportasi umum maupun pribadi. Pantauan Garda Indonesia di lokasi kegiatan, beragam kendaraan bermotor roda dua dan empat terparkir di halaman maupun di pinggir jalan.

Warga Kota Kupang menunggu antrian dan memadati PMI Kota Kupang dengan mematuhi protokol kesehatan, foto oleh vecky taseseb

Hingga pukul 16.15 WITA, warga Kota Kupang masih datang untuk mendaftarkan diri mengikuti swab antigen gratis, namun jumlah alat swab yang disediakan hanya untuk 250 orang, maka panitia mengarahkan untuk mengikuti kegiatan serupa yang dihelat oleh Bank NTT pada Sabtu, 26 Februari 2021 pukul 09.00 WITA—selesai

“Dari swab antigen yang diikuti oleh 250 orang, terdapat 5 (lima) orang dinyatakan reaktif Covid-19 (laki-laki 3 orang dan 2 perempuan),” urai Ketua Ultras Kota Kupang sekaligus Ketua Panitia Kegiatan, Vecky Taseseb.

Personil Ultras di meja pendaftaran dan pelayanan Swab Antigen Gratis, foto oleh Jean Ultras

Beragam respons dan apresiasi disampaikan warga yang memperoleh pelayanan, seperti diutarakan oleh salah satu tokoh masyarakat, Yapi Pingak yang mendonorkan darahnya saat aksi kemanusiaan Ultras Victory. “Inilah bentuk kepedulian dari teman-teman Ultras yang menunjukkan ke publik bahwa Ultras tak hanya ada untuk kepentingan tertentu,” ujarnya.

Kehadiran Ultras, imbuh mantan anggota DPRD Kota Kupang ini, untuk sesama yang dapat mengubah pola pikir masyarakat. “Sebagai tokoh masyarakat, saya sangat mendukung. Biar ini menjadi barometer yang bergerak di organisasi lain dan ini harus diakui sebagai bentuk kepedulian terhadap pandemi Covid di Kota Kupang,” tandasnya seraya menyampaikan harapan agar Ultras tetap menjadi contoh bagi organisasi dan masyarakat.

Lasmura (Laskar Muda Hanura) NTT, foto oleh jean ultras

Apresiasi serupa juga datang dari Lasmura (Laskar Muda Hanura) yang ikut serta melibatkan sekitar 30 anggotanya. Ketua DPD Lasmura NTT, Indra Wahyudi Erwin Gah, S.E., M.Sc. “Dengan adanya kegiatan ini dapat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, tak hanya memakai masker dan mencuci tangan,” ujarnya.

Pemerintah, imbuh Indra Gah, dapat mendukung dan mendorong kegiatan serupa. “Dan kegiatan ini sangat membantu masyarakat Kota Kupang,” tandas Indra yang juga menjabat sebagai Sekretaris Partai Hanura Kota Kupang.

Foto bersama Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man dan Ketua Ultras Kota Kupang, Vecky Taseseb, foto (humas/pkp)

Wakil Wali Kota Kupang, dokter Hermanus Man pun menyampaikan selamat dan apresiasi. Saat diwawancara awak media, Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan harapan agar di usia yang ketiga ini, Ultras Victory makin mapan dalam organisasi dan visi misinya. “Ini gerakan kemanusiaan yang bisa menjadi contoh bagi organisasi lain di Kota Kupang,” ujarnya.

Sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang, dokter Herman Man mengakui, saat ini PMI sangat  membutuhkan stok darah. Ia pun mengimbau warga Kota Kupang sembuh Covid-19 dan memenuhi syarat, untuk berkenan mendonorkan plasma darah bagi pasien positif Covid-19 yang membutuhkan.

Penulis, Editor dan Foto Utama (+roni banase)

HUT Ke-3 Ultras, Tolong Sesama ‘Swab Antigen’ Gratis & Donor Plasma Darah

327 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Unity In Diversity (Ultras) sebagai organisasi sayap pendukung garis keras Victory Joss, memaknai hari ulang tahun (HUT) ke-3 pada 15 Februari 2021 dengan mengadakan kegiatan bakti sosial berupa donor plasma darah, donor darah biasa, swab antigen gratis, kampanye Germas (gerakan masyarakat hidup sehat), yang sedianya dihelat pada Sabtu, 20 Februari 2021 di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang.

Ketua Panitia Kegiatan sekaligus Ketua Ultras Kota Kupang, Vecky Tasesab kepada Garda Indonesia pada Kamis siang, 18 Februari 2021 menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19 yang mana kebutuhan akan plasma darah terus meningkat setiap hari. “Karena kondisi itu, maka kami mengadakan kegiatan ini secara gratis bagi masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.

Untuk swab antigen, ungkap Vecky, berlaku gratis bagi 250 orang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Februari 2021 mulai pukul 09.00 WITA—selesai, sementara bagi para penyintas Covid-19 yang akan melakukan donasi plasma darah diharapkan untuk melakukan tes antibodi pada Jumat, 19 Februari 2021 di Kantor PMI Kota Kupang.

Selain itu, imbuh Vecky, Aksi Kemanusiaan Ultras yang bertajuk “Kami Peduli” dengan tagline Aksi Kemanusiaan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan meningkatkan solidaritas terhadap sesama ini, terdapat hadiah berupa suvenir dari sponsor yang disediakan bagi peserta. “Suvenir berasal dari Nestle dan Bank NTT yang turut mendukung aksi kemanusiaan Ultras,” tandasnya.

Senada, Ketua Umum Ultras Jongky Asadoma menyampaikan kegiatan HUT ke-3 Ultras berdasar atas kondisi kasus Covid-19 di Kota Kupang yang terus meningkat setiap hari. “Karena kondisi ini, maka menjadi perhatian Ultras untuk melakukan sesuatu bagi masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.

Jongky Asadoma pun menyampaikan imbauan kepada masyarakat Kota Kupang untuk terus memahami dan mengetahui kasus Covid-19 dengan tetap berkomitmen dan konsisten pada diri sendiri. “Jika ini dilakukan, maka kita bisa mengendalikan laju kasus Covid,” ujarnya seraya menandaskan agar kita terus berupaya untuk tidak terpapar Covid-19 dan tidak menularkan kepada orang lain.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/koleksi Ultras)

‘Meeting Kids Along The Street’ RC Kupang Central Berbagi Bahagia ke Anak-anak

205 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Selama masa pandemik, banyak anak-anak terdampak secara signifikan oleh karena orang tuanya kehilangan pekerjaan ataupun hal lain yang mengganggu perekonomian keluarga maupun kebijakan sekolah online yang tidak bisa diikuti oleh sebagian anak-anak yang tinggal di kampung atau di pinggiran kota.

Presiden Rotary Club Kupang Central, Ratna Pongkapadang menyampaikan bahwa kondisi tersebut membuat banyak anak-anak yang akhirnya banyak berkeliaran di jalanan karena tidak ada hal menarik yang bisa dilakukan di rumah.

Salah satu Interact Fortuna Kupang sedang membagikan bahagia kepada anak

Rotary Club Kupang Central memberikan perhatian bagi anak-anak di Kupang dalam program Meeting Kids Along The Street. Kita memberikan hadiah-hadiah kecil berupa mainan, buku bacaan/buku tulis maupun alat tulis, buku gambar dan pensil warna, biskuit dan susu pada anak-anak yang kita temui di jalanan,” ungkapnya pada Sabtu, 13 Februari 2021.

Program ini, imbuh Ratna Pongkapadang, telah dijalankan secara teratur sejak tahun lalu (saat awal pandemi, red), kita menemui anak-anak di berbagai tempat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Untuk sementara, kita tidak banyak melibatkan Rotarian/Rotaract/Interact  untuk turun ke lapangan karena alasan keamanan berkaitan adanya pandemi Covid-19.

Di samping itu, lanjut Ratna, selain menemui anak-anak di jalanan/di kampung, RC Kupang Central juga mengirimkan hadiah-hadiah kecil buat anak-anak di pedalaman Alor, TTS dan Kabupaten Kupang. “Puji Tuhan, program pemberian sembako bagi keluarga yang sangat membutuhkan telah dimulai sejak April 2020 dan masih bisa tetap berjalan hingga hari ini,” ungkapnya pada Sabtu, 13 Februari 2021.

Mewakili RC Kupang Central, Interact Fortuna Kupang membagikan bahagia kepada anak-anak

Dalam kesempatan ini, atas nama RC Kupang Central, urai Ratna Pongkapadang, mengucapkan banyak terima kasih kepada para Rotarian (member Rotary Club, red) yang telah memberikan donasi dalam bentuk uang untuk membeli hadiah buat anak-anak, donasi dalam bentuk barang dan juga berbagi beras/sembako untuk dibagikan pada masyarakat yang sangat  membutuhkan.

“Walaupun kehidupan sangat sulit bagi setiap orang saat ini, namun Rotary Kupang Central akan tetap berupaya melakukan kebaikan dan berbagi berkat melalui pelayanan yang dilakukan secara reguler dan terus menerus. Kiranya Tuhan memberkati setiap pelayanan yang diberikan para Rotarian melalui RC Kupang Central,” tandas President Club Rotary Kupang Central.(*)

Sumber berita dan foto pendukung (*/Public Image RC Kupang Central)

Editor (+roni banase)

“We Are One” IWPG Jadi Tuan Rumah Ke-4 Pertemuan Umum Internasional

139 Views

Korea Selatan, Garda Indonesia | IWPG (International Women’s Peace Group) atau Grup Perdamaian Wanita Internasional ( Pimpinan: Hyun Sook Yoon) menjadi tuan rumah ke-4 atas Pertemuan Umum Tahunan Cabang Internasional secara online pada Selasa, 19 Januari 2021 pukul 2 sore (waktu bagian Korea Selatan).

IWPG adalah LSM dalam status konsultatif khusus dengan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC) dan terdaftar di Badan Komunikasi Global (DGC). Dengan hati seperti hati seorang ibu, IWPG terutama berfokus pada beberapa prakarsa seperti mendesak dukungan untuk Hukum Perdamaian Internasional (DPCW), Pendidikan Perdamaian Wanita, pertukaran dan kerja sama, serta menyebarkan budaya damai.

Sesuai dengan rilis yang diterima Garda Indonesia melalui e-mail pada Kamis, 28 Januari 2021, IWPG bekerja secara internasional dengan hati seorang ibu untuk mencapai perdamaian yang melampaui kebangsaan, etnis, dan agama. Tahun ini menandai pertemuan ke-4 di mana pencapaian tahun lalu dan rencana utama IWPG ke depan akan dibagikan. Ada 102 cabang dari 131 negara yang berpartisipasi dalam pertemuan ini, di mana terdapat pidato ucapan selamat dari H. E. Nadia Hashem Aloul, mantan Menteri Urusan Wanita Yordania, dan H. E. Yayesh Tesfahuney Kiflay, Anggota Parlemen, serta penerapan pidato terbaik.

Dalam pidato pembukaan oleh Pimpinan Yoon, ia menyampaikan, untuk mengatasi COVID-19 dan sebagai alternatif, pertemuan online dilakukan untuk menyelenggarakan Pertemuan Umum Tahunan Cabang Internasional. Citra dan tindakan setiap orang di sini yang mencintai perdamaian walau berada di tengah masa sulit ini akan tercatat dalam sejarah.” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Hukum perdamaian internasional untuk penghentian perang diperlukan karena perang masih berlangsung di berbagai wilayah di seluruh dunia. Jika tidak ada perang, maka tidak diperlukan hukum perdamaian internasional. Namun perang tidak dapat dihentikan jika tidak ada undang-undang.

“Itulah sebabnya IWPG dan semua cabangnya bekerja keras untuk mendesak dan mendapatkan dukungan agar implementasi hukum perdamaian internasional dapat tercapai. Saya meminta semua orang untuk tetap terus berjalan bersama kami sampai hari perdamaian tercapai. We are one! (Kita adalah satu!)” tandas pimpinan Hyun Sook Yoon.

E. Nadia Hashem Aloul, mantan Menteri Urusan Wanita Yordania, mengatakan, Tahun 2020 adalah tahun yang berat dan sangat sulit karena COVID-19. Bumi berhenti dan masih berhenti. “Meskipun COVID-19, IWPG menyelenggarakan ‘Kampanye SOS’ secara online, semata-mata untuk menyatakan keberadaan mereka, dan bekerja keras untuk mencegah diskriminasi di seluruh dunia. Kedamaian itu ada dalam pikiran setiap wanita yang menumbuhkan generasi perdamaian,” katanya.

Acara ini menghadirkan peranan dan arahan dari 3,8 miliar wanita di seluruh dunia. Selain pengumuman rencana tahun baru, ini adalah saatnya untuk mendengar kegiatan penerapan perdamaian terbaik oleh baik dalam, dan luar negeri.

E. Yayesh Tesfahuney Kiflay, Anggota Parlemen Ethiopia, yang mempresentasikan penerapan aktivis perdamaian terbaik di luar negeri, berkata, “Saya bermimpi bahwa akan datang harinya ketika Ethiopia akan dikenal sebagai negara damai yang bebas konflik.”

“Setelah menyelesaikan Pendidikan Pelatihan Perdamaian Wanita (PLTE) IWPG, jika semua keluarga di seluruh dunia memahami dan mengakui pendidikan ini, ini akan menjadi peluang besar bagi tiap individu dan perspektif kita untuk berubah, dan perdamaian adalah sesuatu yang tidak pernah bisa kita tinggalkan,” ia tekankan.

Melanjutkan presentasi tentang penerapan terbaik di Korea Selatan oleh Nona Baek Lee Jo, Manajer Cabang Daejeon Chungcheong yang mengungkapkan pertama kali mengetahui tentang gadis sekolah menengah yang menderita leukemia akut melalui seorang YouTuber yang menandatangani MOA tahun lalu. Enam cabang di daerah Chungcheong di Daejeon berkumpul untuk mengirimkan total 860 sertifikat donor darah yang diterima dari keluarga dan tetangga mereka, langsung ke sekolah. “Kami akan bekerja sama untuk menjadi IWPG yang memiliki mimpi untuk mengambil langkah baru dengan berkomunikasi dengan 3,8 miliar anggota wanita di seluruh dunia untuk mewujudkan perdamaian.” ucapnya bersemangat.

Larzy Varghees dari Mumbai adalah Kepala Sekolah dari Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah St. Matthew’s yang menyelesaikan Pendidikan Pelatihan Perdamaian Wanita (PLTE) IWPG. Dalam pembukaan pidatonya, ia mengatakan bahwa ia sangat memahami bahwa, Kita perlu memiliki kualitas perdamaian yang baik dan perlu membagikannya dengan masyarakat. Kita perlu Pendidikan ini. Ia juga menyebutkan, jika semua wanita di dunia menjadi satu tim dan bekerja sama, maka perdamaian dapat dicapai.

Tahun ini, IWPG berencana untuk secara aktif mempromosikan kegiatan perdamaian sebagai tanggapan terhadap era pasca-COVID19 dengan slogan “Women Who Lead Peace” (Wanita yang memimpin perdamaian) dan tiga nilai inti yaitu, “Koeksistensi, Pemulihan, dan Komunikasi.”

Sumber berita dan foto (*/IWPG)

Editor (+roni banase)

Komunitas Literasi Terang Entaskan Buta Aksara di Tapal Batas Indonesia—RDTL

500 Views

Belu-NTT, Garda Indonesia | Peluncuran Komunitas Literasi Terang dihelat di Padang Sabana Fulan Fehan pada Minggu, 24 Januari 2021. Komunitas ini lahir atas inisiasi dari pemuda dan pemudi tapal batas Lakaan yang peduli terhadap keberadaan literasi karena semakin punah dan terkungkung dalam buta aksara di tapal batas negara Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Sekitar 20 anggota Komunitas Terang Lakaan hadir dengan melakukan lapak baca bersama dan diskusi tentang bertema “Pentingnya Peran Pemerintah dan Lembaga Masyarakat terhadap Literasi di Pandemi Covid-19”.

Peluncuran Komunitas Terang Lakaan berlangsung di Padang Sabana Fulan Fehan, Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupeten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan dihadiri oleh anggota dari tingkat SD, SMP, dan SMA hingga perguruan tinggi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Kita sebagai pemuda Lakaan bersyukur bisa meluncurkan komunitas ini meski di tengah pandemi. Kita yakin dan percaya komunitas Literasi ini akan sangat membantu teman-teman semua di bidang pendidikan dan juga sebagai wadah untuk mendukung pemerintah di bidang pendidikan,” ucap selaku Ketua Komunitas Literasi Terang Lakaan, Seven Tato.

Komunitas Terang Lakaan, tandas Seven Tato, bergerak dari hal kecil dengan menggunakan metode tertentu agar menarik simpati semua Penggiat Literasi.

“Dan kita berharap agar tetap produktif dan totalitas untuk kemanusiaan di bidang pendidikan,” pungkasnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/mario lody)

Editor (+roni banase)

Peduli Sebaran Covid-19 di Rumah Ibadah, FKUB Provinsi NTT Bagi Masker Medis

157 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kondisi penyerahan corona virus disease (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin memprihatinkan. Data per Senin, 11 Januari 2021, kasus terkonfirmasi Covid-19 mencapai angka 2.583 jiwa, sedang dirawat 948 jiwa, sembuh 1.566 jiwa, dan meninggal 69 jiwa; sedangkan kasus terkonfirmasi positif di Kota Kupang, mencapai 1.126 jiwa, masih dirawat 636 jiwa, sembuh 453 jiwa, dan meninggal 37 jiwa.

Sementara kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 per Senin, 11 Januari 2021 pukul 16.00 WITA, Kota Kupang sebanyak 30 kasus, Kabupaten Manggarai Barat 5 kasus dan Kabupaten Sumba Timur 2 kasus sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid-19 dunia di Kota Kupang 4 jiwa, Kabupaten Sumba Timur : 2 jiwa, dan Lembata 1 jiwa.

Mencermati kondisi tersebut dan guna meminimalkan dampak penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah ibadat di seputar Kota Kupang, maka Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTT membagikan masker medis kepada perwakilan masing-masing agama yang dilaksanakan di aula Kantor FKUB di Jalan Raya El. Tari Kota Kupang pada Senin siang, 11 Januari 2021.

Foto bersama (jaga jarak dan bermasker) usai penyerahan bantuan masker medis dari FKUB Provinsi NTT kepada perwakilan masing-masing agama

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTT, Haji Abdul Kadir Makarim, kepada media ini menyampaikan bahwa pemberian masker medis tersebut guna meminimalkan dampak penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah ibadat pra pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid-19.

“Ini sebuah hal baik, diharapkan agar teman-teman agar dapat membagikan masker kepada keluarga, orang berkepentingan, masyarakat, dan anggota FKUB,” ucap Aba Makarim sapaan akrab dari Ketua MUI Provinsi NTT.

Aba Makarim pun berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan dapat kembali melanjutkan pekerjaan dan rutinitas seperti sedia kala.

Sementara itu, perwakilan dari Gereja Katolik St. Yosep Kupang, Siprianus Nende menyampaikan terima kasih kepada FKUB Provinsi NTT dan bakal membagikan masker kepada umat. “Kami juga menerapkan protokol kesehatan ketat dalam pelaksanaan misa kudus dan para umat wajib menggunakan masker,” urainya.

Simak juga Imbauan Dukungan Vaksinasi  Massal Covid-19 dari FKUB Provinsi NTT : https://youtu.be/h9WiKPyrJWA

Usai penyerahan bantuan masker, dilanjutkan dengan seruan dukungan vaksinasi Covid-19 oleh perwakilan masing-masing agama yakni Haji Abdul Kadir Makarim dari MUI Provinsi NTT, Indra Effendy dari Magabudhi (Majelis Agama Buddha Theravada Indonésia) Provinsi NTT; Putera Kusuma dari (Parisada Hindu Dharma Indonesia) PHDI NTT; Pdt. Jehezkiel Hede dan Pdt. Erna Manafe Saudale dari Kristen Protestan, dan  Wilhelmus Ngete dari Katolik.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

Cegah Klaster Komunitas, IMO Indonesia DPW NTT Budayakan Rapat Virtual

206 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sehubungan dengan terus meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mana per Jumat, 20 November 2020 (data Gugus Tugas Covid Kota Kupang, konfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 342 orang [Naik sebanyak 25 Orang], masih dirawat 185 orang [naik sebanyak 25 orang]; Sembuh sebanyak 146 orang; dan meninggal sebanyak 11 orang).

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/11/18/kasus-covid-19-naik-wali-kota-kupang-keluarkan-perwali-penegakan-prokes/

Terkait kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang pun telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 90 Tahun 2020 tentang tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes), pada Rabu, 18 November 2020. Perwali yang memuat 11 pasal ini mengatur beberapa subjek, mulai dari perorangan, pelaku usaha hingga para pengelola atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.

Maka, Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi NTT melaksanakan rapat secara virtual atau online. Demikian dikatakan Ketua IMO DPW NTT, Rony Banase pada Minggu, 22 November 2020.

Diungkapkan Rony, pelaksanaan rapat yang semula bakal dilakukan dengan tatap muka, diganti dengan rapat virtual via aplikasi zoom pada Jumat, 20 November 2020 pukul 17.00 WITA—selesai.

“Ke depan, DPW IMO NTT tetap konsisten melakukan rapat secara virtual guna mencegah munculnya klaster komunitas dan agar para pemilik media online dan para jurnalis di bawah naungan masing-masing media terhindar dari paparan Covid-19,” ujarnya.

Suasana rapat virtual IMO Indonesia DPW Provinsi NTT pada Jumat, 20 November 2020

Selain itu, imbuh Rony, yang terutama dalam rapat virtual tersebut, telah disepakati dan ditetapkan pelaksanaan webinar penerapan protokol kesehatan dalam pilkada serentak di 9 kabupaten pada 9 Desember 2020.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pembina IMO NTT, Bapak Polikarpus Do yang telah memfasilitasi rapat virtual melalui zoom dengan perangkat pendukung di PKBM Bintang Flobamora,” tandas Rony.

Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub F Ismail kepada DPW IMO NTT pun menekankan agar media yang tergabung dapat menaati dan menerapkan protokol kesehatan dan dapat menyukseskan perhelatan webinar yang akan melibatkan stakeholder terkait yakni KPU Provinsi NTT, Bawaslu, Polda NTT, Korem 161/WS, Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan para Bupati.

“Webinar tersebut dapat menjadi acuan bagi kepala daerah di 9 kabupaten untuk dapat mengedepankan penerapan protokol kesehatan pada saat pemilihan kepala daerah pada 9 Desember 2020,” tandasnya.

Penulis, foto, dan editor (+rony banase)

Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang Helat Lomba Kebersihan antar-Instansi

354 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Menyongsong HUT ke-21 Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang pada 7 Desember 2020, maka panitia kegiatan menghelat lomba kebersihan antar-instansi, dinas, badan, dan perusahaan daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Sekitar 54 kantor, dinas, badan, dan perusahaan daerah lingkup Pemkot Kupang Bakal mengikuti lomba kebersihan yang bakal dinilai oleh dewan juri pada 3—4 Desember 2020. Persiapan lomba kebersihan dilakukan dengan diadakannya tehnical meeting pada Kamis, 12 November 2020 pukul 09.00 WITA—selesai yang menghadirkan para juri lomba yakni Rony Banase (Garda Indonesia), Ursula Gio (Kesbangpol Provinsi NTT), dan Yuven Beribe dari Dinas Kebersihan Kota Kupang.

Adapun aspek yang bakal dinilai di antaranya kebersihan area kantor, kerapian ruangan, drainase, ruang terbuka hijau, kebersihan toilet, tempat pembuangan sampah sementara, dan kreativitas.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Nyonya Lousje Marlinda Funay Pellokila, S.TP. kepada Garda Indonesia menyampaikan bahwa yang menjadi perhatian pemerintah kota Kupang (Wali Kota Kupang,red) yang fokus untuk berubah dalam penanganan sampah, dan sebagai mitra, maka Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang mengambil inisiatif untuk menghelat lomba kebersihan antar-instansi.

“Inisiasi lomba kebersihan agar dapat mengubah perilaku para pegawai negeri sipil dalam membuang sampah dan menjaga kebersihan lingkungan kerjanya,” ungkapnya seraya mengungkapkan bahwa dalam penilaian bakal dinilai kebersihan dalam lingkungan kerja, dan perilaku dalam membuang sampah.

Selain itu, imbuh Nyonya Lousje (istri dari Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestly Funay, S.E., M.Si.) Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang bakal melakukan anjang sana ke 3 (tiga) panti asuhan yakni Panti Asuhan Al Hikmah, Sonaf Manekat, dan Panti Asuhan Petra.

Pihaknya, jelas, Nyonya Lousje, akan memberikan kepedulian kepada para penghuni lapas wanita, pemberian makanan kepada orang tak waras di pinggir jalan, orang di sekitar tempat pembuangan sampah akhir, dan orang tak mampu.

“Kami juga akan melaksanakan bazar dan senam bersama memberantas Covid-19 pada 20 November 2020 pukul 08.00 WITA—selesai di halaman Kantor Wali Kota Kupang yang akan diikuti oleh kalangan DPP Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang ,” tandasnya.

Penulis, foto, dan Editor (+rony banase)