Arsip Kategori: Komunitas

Tempat Cuci Tangan dari Rotary Club untuk NTT, Dorong Budaya Cuci Tangan

155 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebagai wahana edukasi budaya cuci tangan dan meminimalisir penyebaran Covid-19, maka Rotary Club Kupang Central kembali mendistribusikan 5 buah tempat cuci tangan permanen kepada 5 institusi pendidikan yakni Rumah Sejuta Mimpi – Naimata (tempat belajar anak2 putus sekolah), SMP Surya Mandala ( sekolah gratis yang didirikan oleh Yoseph Bikokolong, seorang pemulung), PAUD Mambae desa Noelbaki, dan SD Kristen Setia Kuasaet (2 unit).

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/10/15/selamat-hari-cuci-tangan-sedunia-refleksi-budaya-cuci-tangan-di-provinsi-ntt/

Distribusi bantuan tempat cuci tangan dari Rotary Club Kupang Central dilaksanakan pada tanggal 2—4 Oktober 2020, sebelumnya sebanyak 14 buah tempat cuci tangan portabel telah dibagikan ke berbagai tempat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tempat cuci tangan dari Rotary Club untuk SD Hes di Kabupaten Timor Tengah Selatan

President Rotary Club Kupang Central, Ratna Pongkapadang kepada Garda Indonesia menyebutkan, program bantuan tempat cuci tangan ini merupakan salah satu program dari Rotary Club dalam mendukung usaha-usaha pencegahan penyebaran virus corona yang semakin hari semakin tinggi tingkat penyebarannya.

Penerima bantuan tempat cuci tangan dari Rotary Club, terang Ratna, terdiri dari berbagai latar belakang seperti sekolah/PAUD, rumah sakit, tempat ibadah, tempat belajar anak putus sekolah dan instansi pemerintah di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Alor dan Larantuka.

Bantuan tempat cuci tangan dari Rotary Club untuk Rumah Sejuta Mimpi

“Kami berharap, masyarakat dapat menggunakan tempat-tempat cuci tangan tersebut dengan sebaik-baiknya dan membiasakan diri untuk selalu hidup bersih dan sehat,” pinta Ratna.

Di samping tempat cuci tangan, tandas Ratna, Rotary Club Kupang Central juga menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) ke puluhan rumah sakit dan puskesmas di berbagai kabupaten di NTT.

Sumber berita dan foto (*/Public Image Rotary Kupang Central)
Editor (+rony banase)

IMO-Indonesia Kukuhkan Delapan Dewan Pimpinan Wilayah di Tengah Pandemi

70 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Kembangkan organisasi di tengah pandemi Covid-19, IMO-Indonesia melangsungkan pengukuhan 8 (delapan) wilayah secara kolektif via aplikasi zoom di Auditorium Sekretariat DPP IMO-Indonesia pada Kamis siang, 1 Oktober 2020 siang.

Kedelapan dewan pimpinan wilayah (DPW) IMO yakni Banten, Jatim, Lampung, Bengkulu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Maluku.

Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub Ismail mengungkapkan, pengukuhan secara virtual menjadi solusi atas kondisi dan keterbatasan saat ini, “Adapun pengukuhan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kepastian agar Dewan Pimpinan di Wilayah dapat segera menjalankan roda organisasi,” ujarnya.

Ketua Dewan Penasihat IMO-Indonesia, Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto saat memberikan arahan

Yakub juga berharap kiranya pengukuhan secara kolektif ini dapat menjadi role model untuk DPW agar dapat melaksanakan pengukuhan dewan pimpinan cabang di masing-masing wilayah.

Giat pengukuhan serentak delapan wilayah tersebut juga mendapat apresiasi dari Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto. “Kegiatan pengukuhan ini dapat dijadikan momentum yang baik sebagai motivasi kuat bagi seluruh pengurus untuk dapat mewujudkan visi dan misi IMO-Indonesia melalui kerja dan karya nyata,” tegasnya.

Ketua Dewan Penasihat IMO-Indonesia, Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto yang menjabat sebagai KASUM TNI juga berharap IMO-Indonesia dapat semakin berkembang, semakin besar dan saatnya nanti dapat menjadi salah satu konstituen Dewan Pers. “Oleh karena itu, di masa pandemi ini, kita harus segera berpikir dan menyiapkan langkah-langkah untuk melakukan lompatan-lompatan besar yang memajukan organisasi,” tandasnya.

Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo

Senada dengan Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto, Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo juga berharap bahwa IMO-Indonesia dapat menjadi organisasi yang memiliki peran aktif dalam menyuarakan berbagai hal diwilayah secara nasional, agar kiranya masyarakat dapat lebih banyak mendapatkan informasi dari pemberitaan yang sehat dan berimbang.

Kedelapan DPW IMO-Indonesia yang dikukuhkan ini juga mendapat atensi yang khusus dari Dewan Pembina Dr. Yuspan Zalukhu, S.H., M.H. yang dalam sambutannya menitikberatkan kekompakan dan eksistensi pengurus di wilayah.

Yuspan pun mengajak semua pengurus yang sekaligus sebagai Jurnalis agar terus belajar dan berlatih meningkatkan kemampuan pemberitaan- pemberitaan yang membangun dan elegan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan Kode Etik Jurnalis dan menjauhkan diri dari pemberitaan hoaks sehingga hasil-hasil karya Jurnalis IMO-Indonesia berkontribusi menyejahterakan masyarakat dan menjadi kemuliaan Tuhan.

“Jurnalis IMO-Indonesia harus berani memberitakan kebenaran secara bertanggungjawab. Tidak boleh takut dan ragu. Bangun terus kolaborasi dan sinergitas internal maupun eksternal. Masalah-masalah hukum yang dihadapi di lapangan oleh rekan-rekan keluarga IMO-Indonesia di seluruh nusantara, pembina selalu siap 24 jam diajak diskusi,” tutup Yuspan.

Turut hadir dalam pagelaran ini, Dewan Pembina Tjandra Setiadji, Helex Wirawan, Ismet, Anna dan para ketua serta pengurus wilayah IMO-Indonesia. (*)

Sumber berita dan foto (*/tim)
Editor (+rony banase)

Dorong Peran Serta, IMO-Indonesia Sodor Surat ke Dirjen Polpum Kemendagri RI

183 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Seiring bertumbuh dengan eksistensinya pada industri media online di tanah air, sejak berdiri pada tahun 2017, kini; Ikatan Media Online (IMO) Indonesia telah memiliki 20 DPW dengan 300-an anggota yang tersebar di seluruh nusantara.

Maka, untuk lebih mengembangkan organisasi serta mendapat pembinaan, pada Rabu, 23 September 2020, Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub Ismail bersama Dewan Pembina Dr. Yuspan Zalukhu, S.H., M.H. menyampaikan surat serta copi legalitas IMO-Indonesia kepada Dirjen Politik Dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI.

“Adapun, perihal penyampaian surat kepada Dirjen Polpum tersebut kiranya agar bisa tercatat dan masuk dalam data base dan dapat terintegrasi dengan agenda-agenda Kemendagri, sehingga IMO-Indonesia dapat turut berpartisipasi baik di tingkat nasional maupun regional, “ujar Ketum IMO Indonesia, Yakub Ismail.

Selanjutnya, Yakub berharap. IMO-Indonesia bisa mendapatkan pembinaan, agar apa yang menjadi Visi & Misi Organisasi untuk dapat “mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan pemberitaan yang benar dan berimbang” dapat terus diwujudkan oleh seluruh pengurus dan anggota secara berjenjang.

DPP IMO-Indonesia juga menghimbau kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang belum menyampaikan keberadaannya di wilayah, kiranya untuk segera menyampaikannya kepada Kesbangpol tingkat provinsi dan Kabupaten/Kota sesuai dengan kedudukannya.

Hal tersebut dimaksudkan, tandas Yakub, agar keberadaan serta eksistensi IMO-Indonesia di seluruh wilayah dapat tercatat sehingga memudahkan dalam berkomunikasi terkait perkembangan informasi terkini di wilayah.

Senada dengan Ketua Umum, Dewan Pembina IMO-Indonesia Yuspan Zalukhu juga menyampaikan agar seluruh tingkatan wilayah kepengurusan untuk dapat segera menyampaikan keberadaannya kepada pemerintah setempat melalui Kesbangpol.

Yuspan juga mengharapkan peran serta aktif anggota IMO-Indonesia untuk dapat berperan aktif dalam pemberitaan perkembangan Pandemi Covid-19.

“Hal tersebut tentunya juga berfungsi sebagai informasi sekaligus kontrol positif agar penanganan Covid-19 ini menjadi atensi semua regulator dan juga masyarakat yang menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/tim media)
Editor (+rony banase)

IKMR 2020—2024 Dikukuhkan, Wali Kota Jefri: Kontribusi Nyata di Kota Kupang

424 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pengukuhan dan pengucapan sumpah dan janji pengurus Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang (IKMR) periode 2020—2024 dilakukan oleh tiga orang Ketua panga yang mewakili 25 panga yang berasal dari tiga wilayah Manggarai Raya. Sebanyak 177 orang pengurus yang diambil sumpahnya pada kesempatan tersebut dengan komposisi penasihat/pengarah, pengurus inti dan sembilan bidang.

Selain acara pengukuhan dan deklarasi damai IKMR Periode 2020—2024 pada Sabtu, 19 September 2020 di Hotel Cahaya Bapa Kupang, panitia juga mengagendakan kegiatan tali kasih berupa penyerahan bantuan sembako bagi tiga panti asuhan di Kota Kupang, yang acaranya diatur tersendiri satu hari setelah pengukuhan.

Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore saat menghadiri pengukuhan pengurus, memberikan apresiasi kepada organisasi Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang (IKMR) yang selama ini sudah memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Kota Kupang. Menurutnya kontribusi itu bukan hanya berupa dukungan tetapi juga dalam wujud sosok salah satu putra terbaik IKMR yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man yang bersama dirinya memimpin Kota Kupang. Tidak hanya itu dukungan IKMR untuk Pemkot Kupang juga menurut Wali Kota sangat dirasakan dari para anggota DPRD Kota Kupang asal Manggarai.

Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore saat memberikan apresiasi kepada IMKR Kupang

Wali Kota Jefri juga menilai IKMR sebagai sebuah organisasi yang tertata baik serta bisa menjadi contoh bagi organisasi kedaerahan lainnya di Kota Kupang dalam upaya menciptakan kerukunan dari perbedaan yang beragam. Kepada Ketua dan pengurus IKMR yang baru, Wali Kota berharap agar kerja sama dan komunikasi baik yang sudah terjalin baik selama ini bisa terus dipertahankan. Pemkot Kupang menurutnya sangat terbuka menerima masukan dan saran dari berbagai pihak termasuk IKMR demi perubahan Kota Kupang menjadi lebih baik.

Apresiasi kepada IKMR juga disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi NTT, Yohanes Oktavianus, yang hadir mewakili Gubernur NTT. Menurutnya orang Manggarai memiliki beberapa karakteristik yang bisa menjadi contoh bagi daerah lain di NTT, seperti tidak primordial, toleran dan memiliki komitmen tinggi untuk pendidikan kaum muda. Dia berharap kebiasaan-kebiasaan baik ini bisa terus dijaga bahkan dikembangkan. Kepada pengurus IKMR yang baru dia berpesan agar senantiasa mendukung program Gubernur NTT dalam mewujudkan NTT bangkit NTT sejahtera.

Wakil Wali Kota Kupang, dokter Hermanus Man, mewakili sesepuh Manggarai Raya berpesan kepada para pengurus baru lewat perumpamaan sebuah pensil. Menurutnya seperti pensil dalam menjalankan organisasi bagian yang paling berguna tidak harus menonjol, namun selalu siap di depan jika dibutuhkan. Seperti pensil, dokter Herman Man juga berharap para pengurus IKMR ini bisa meninggalkan jejak tentunya yang memiliki arti dan bermakna bagi orang lain dan organisasi. Diakuinya, ke depan akan ada lebih banyak tantangan karena perubahan teknologi, ilmu pengetahuan juga kebutuhan anggota. Karena itu, pengurus IKMR dituntut untuk bisa menjawab tantangan tersebut.

Sesepuh IKMR Kupang, dokter Herman Man saat menandatangani deklarasi damai Pemilu kada Kota Kupang 

Ketua IKMR periode2020—2024, Aloysius Sukardan dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada IKMR Kupang yang telah memberikan kepercayaan dan tanggung jawab kepadanya. Dia berjanji, di masa kepemimpinannya kali ini ada beberapa hal yang akan menjadi perhatian serius. Di antaranya adalah memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh keluarga IKMR. Ke depan, menurutnya organisasi ini jangan lagi menjadi beban bagi anggotanya, namun sebaliknya IKMR harus bisa membantu meringankan beban para anggotanya, dengan memaksimalkan sektor ekonomi dan koperasi.

Menurut Aloysius Sukardan, perhatian lain dari IKMR adalah bagaimana memaksimalkan potensi yang ada pada warga IKMR, misalnya dewan pakar supaya bisa membantu menyelesaikan persoalan pembangunan yang ada di tiga wilayah Manggarai Raya.

Dalam acara tersebut panitia juga mengagendakan deklarasi damai sebagai wujud dukungan sekaligus pesan bagi keluarga yang ada di Manggarai Raya khususnya Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat yang sebentar lagi akan menyelenggarakan pemilu kada agar menciptakan pesta demokrasi yang damai.

Aloysius juga mengingatkan segenap anggota IKMR Kupang yang juga sebagai warga Kota Kupang untuk bergandengan tangan membantu Pemerintah Kota Kupang dalam upaya percepatan pembangunan di Kota Kupang. Saat ini, IKMR memiliki 2.000 KK yang sudah terdata dan masih banyak lagi yang belum didata. Jumlah ini menurutnya bisa menjadi energi besar untuk menyukseskan program-program pemerintah.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_Ans)
Editor (+rony banase)

HUT Ke-75 PMI, Dokter Herman Man : PMI Kota Kupang Bangun Solidaritas Pelayanan

139 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Peringatan HUT ke-75 Palang Merah Indonesia (PMI) di masa Pandemi Covid-19, dihelat PMI Kota Kupang dengan perayaan sederhana dan mengedepankan protokol kesehatan. Berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Kupang, pada Kamis, 17 September 2020, dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, Forkopimda Tingkat Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang Fahrensy P. Funay, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkot Kupang, perwakilan dari PMI Provinsi NTT, Basarnas NTT, Pimpinan Pegadaian Syariah Cabang Kupang, Forum Organisasi Laskar Timor Indonesia, Sukarelawan PMI Kota Kupang dan sejumlah media massa.

Ketua PMI Kota Kupang, dokter Herman Man menyampaikan tema peringatan HUT Ke-75 PMI Tahun 2020 mengusung tema “Solidaritas untuk Kemanusiaan”. Menurutnya, PMI menyadari bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus terus dipupuk dan disebarluaskan agar tumbuh dan berkembang rasa kepedulian untuk membantu sesama.

“PMI Kota Kupang harus berada dalam kerangka membangun solidaritas yang strategis bersama masyarakat dalam semua aktivitas pelayanan dan bantuan, serta menjadikan masyarakat bagian dari program kerja PMI bersinergi dalam kerja bidang kemanusiaan,” urainya.

Pelepasan Balon HUT Ke-75 PMI oleh Ketua PMI Kota Kupang, Dokter Herman Man

Dokter Herman Man juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh undangan dan sukarelawan atas waktunya untuk turut serta memperingati HUT Ke-75 PMI. Gambaran inilah yang menurutnya harus terus ditunjukkan, bahwa kebersamaan dalam sebuah misi adalah kunci dari sukses, apalagi aktivitas ini sangat berhubungan dengan solidaritas dan kemanusiaan.

Ia pun menambahkan 75 Tahun adalah waktu yang panjang bagi PMI berkiprah dalam bidang kemanusiaan. Pengalaman yang sama panjangnya dengan usia kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini memberikan pelajaran berharga bagi PMI untuk terus mengembangkan diri dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan bantuan PMI kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dokter Herman Man berharap seluruh komponen bangsa dan pemangku kepentingan seperti pemerintah, korporasi, lembaga sosial dan masyarakat serta mitra Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dapat bersama-sama bergandengan tangan mengatasi berbagai persoalan kemanusiaan. “Mari kita jadikan HUT Ke-75 ini sebagai momentum untuk menjunjung tinggi rasa solidaritas terhadap sesama. Semoga hal ini menjadi semangat untuk PMI dalam mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersinergi menciptakan solidaritas untuk pelayanan kemanusiaan,” pungkasnya.

Pemotongan Tumpeng HUT Ke-75 PMI oleh Ketua PMI Kota Kupang, Dokter Herman Man didampingi oleh Ketua DPRD Kota Kupang dan Sekda Kota Kupang

Jusuf E. A. Sirlalang, selaku koordinator perayaan peringatan HUT Ke-75 PMI kali ini dalam laporannya menyampaikan bahwa, PMI Kota Kupang menyelenggarakan berbagai kegiatan yakni Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Relawan KSR dan SIBAT pada 8—12 September 2020 di aula Wakil Wali Kota Kupang, jalan santai dan pembersihan pantai pada 12 September 2020 di pantai Pasir Panjang, aksi sukarela donor darah pada 15 September 2020 serta puncak perayaan HUT Ke-75 yang dilaksanakan pada 17 September 2020.

“Seluruh kegiatan dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antar-pengurus, staf dan relawan PMI Kota Kupang. Di samping itu, tentunya PMI sedang melakukan promosi atau kampanye agar lebih dikenal oleh masyarakat,” bebernya.

Andre Sirlalang menambahkan sejak akhir Maret 2020, Indonesia dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19 yang berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat, terutama sosial dan ekonomi. Dalam kondisi tersebut PMI Kota Kupang tidak tinggal diam, sebaliknya PMI Kota Kupang terus menjalankan fungsi dan tugasnya secara optimal. Mulai dari pencegahan, edukasi sampai pada turut serta dalam berbagai penanganan pasien Covid-19.

“Oleh karena itu, mengingat krisis berdampak cukup luas dan diperkirakan masih akan berlangsung, maka PMI mengajak semua masyarakat untuk bersinergi menciptakan solidaritas untuk pelayanan kemanusiaan, baik yang berhubungan dengan Covid-19 maupun di situasi krisis atau bencana lainnya sesuai dengan tema besar yang diluncurkan pada HUT PMI kali ini,” pungkasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_jms/ech/nis)
Editor (+rony banase)

Rotary Kupang Central Helat Pelatihan P3K via Webinar di Era Normal Baru

201 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pertama kali sejak berdirinya Rotary Club Kupang Central, diinisiasi pelatihan Pengenalan Dasar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan telah diselenggarakan bersama Rotaract (Rotary in Action) Kupang Fortuna pada Sabtu, 5 September 2020.

Pelatihan yang dilaksanakan melalui webinar ini bertujuan mendorong masyarakat umum untuk meningkatkan pengetahuan, pengertian dan pemahaman mengenai pelaksanaan P3K dan meningkatkan ketrampilan dalam melakukan pertolongan pertama pada penyakit mendadak atau kecelakaan.

Pelatihan yang dibuka oleh District Governor 3410, Nyoman Suastika ini diikuti oleh 116 tamu dan peserta yang terdiri dari para Rotarian (sebutan untuk anggota Rotary, Rotaractor (sebutan bagi anggota Rotaract), mahasiswa, dan masyarakat umum yang berasal dari berbagai kota seperti Surabaya, Jakarta, Bali, Bandung, Semarang dan Medan.

Salah satu simulasi P3K yang dilakukan oleh Rotaractor Ferry Kase

Rotaract merupakan singkatan dari Rotary in Action di mana anggota Rotaract Club adalah terdiri dari anak-anak muda setelah lulus SMA, disponsori oleh Rotary Club, dan merupakan partner kerja Rotary dalam melakukan program dan pelayanan sosial & kemanusiaan.

Pelatihan P3K dipandu oleh Rotarian Ratna Pongkapadang (juga menjabat sebagai President Club Rotary Kupang Central) dan Rotaractor Fery Kasse yang telah mendapatkan pelatihan Standard First Aid dari Singapore Red Cross, Canada Red Cross dan US Red Cross.

Ratna Pongkapadang mengatakan bahwa pelatihan awal ini meliputi pertolongan pertama pada orang yang pingsan, mimisan, tersedak, pembalutan pada pendarahan kepala dan membuat gendongan atau penyangga pada kasus patah lengan, tangan, bahu yang disebut dengan teknik Arm Sling dan Elevation Sling.

Simulasi dilakukan oleh Rotaractor Ferry Kase

“Walaupun pelatihan ini dilakukan dalam bentuk webinar tetapi selama pelatihan diadakan simulasi-simulasi oleh para Rotaractor,” ungkap Pres Ratna (sapaan akrab para rotarian kepada Ratna Pongkapadang) seraya mengungkapkan para peserta mengikuti pelatihan dengan antusias sehingga waktu yang seharusnya hanya direncanakan berlangsung selama 2 jam harus diperpanjang hingga 3,5 jam.

Ratna Pongkapadang pun berharap agar pelatihan ini akan memberikan inspirasi bagi para peserta dan masyarakat luas untuk memperlengkapi diri masing-masing dengan ketrampilan P3K sehingga akan lebih banyak nyawa yang bisa terselamatkan dengan tindakan pertolongan pertama yang benar.

“Untuk itu, Rotary Kupang Central berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan-pelatihan sejenis dalam mendukung peningkatan ketrampilan masyarakat,” tandasnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/Public Image Rotary Kupang Central)
Editor (+rony banase)

Dukung Kapasitas Pemuda Katolik, Pemkot Kupang Inisiasi Program Inovatif

179 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang memberi perhatian serius pada pertumbuhan dan perkembangan kaum muda di Kota Kupang. Selain mengalokasikan sejumlah bantuan untuk pendidikan dan usaha ekonomi kaum muda, Pemkot Kupang juga menggagas sejumlah program inovatif yang bertujuan untuk membina karakter kaum muda. Salah satunya melalui kegiatan yang diprakarsai oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang yakni Peningkatan Kapasitas Pemuda-Pemudi Katolik Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man saat membuka kegiatan tersebut di Aula Gereja St. Maria Assumpta Kota Baru Kupang, pada Selasa, 1 September 2020, mengakui sangat strategis untuk masa depan bangsa dan negara terutama Kota Kupang. Menurutnya ungkapan pemuda adalah masa depan bangsa sejak dulu kala sering diucapkan dan menjadi klise, namun pada dasarnya benar dan penting. Karena itu para pemuda harus disiapkan.

“Tongkat estafet kepemimpinan daerah ini harus dilanjutkan oleh generasi muda, karena itu mereka harus disiapkan dan ditingkatkan kapasitasnya,” tambahnya. Kepada para pemuda Katolik peserta kegiatan tersebut, Ia berpesan agar selalu menampakkan kekhasan nilai-nilai Katolik sebagai terang dan garam baik dalam kaderisasi maupun kepemimpinan mereka nantinya.

Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man berpose bersama perwakilan Pemuda-pemudi Katolik Kota Kupang

Tentang organisasi Pemuda Katolik Kota Kupang, dokter Herman Man berharap agar bisa menjadi wadah dan alat yang dalam kebersamaan menghimpun dan mengonsolidasi manusia-manusia di dalamnya untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan yang dimaksudkannya antara lain yakni pendalaman nilai-nilai Katolik sehingga para anggotanya bisa menjadi pemuda yang baik, yang mengutamakan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupannya. Tujuan lainnya adalah kekuatan moral dan nilai-nilai kemanusiaan dari para pemuda Katolik yang dipraktikkan dalam pelayanan publik. Selain itu Pemuda Katolik juga diharapkan bisa membawa nilai-nilai Katolik mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dokter Herman Man juga berharap setelah mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas ini para peserta bisa membawa pulang tiga hal, yakni pengetahuan tentang berorganisasi dan keterampilan berorganisasi dari senior-senior yang sudah berpengalaman serta sifat moral atau sikap mental yang menonjolkan nilai-nilai Katolik.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kupang, Drs. Matheus Eustakhius selaku panitia penyelenggara kegiatan peningkatan kapasitas menambahkan pengetahuan yang luas dan keterampilan yang memadai belum menjadi jaminan keberhasilan seorang pemuda. Pemuda juga butuh pembinaan karakter dan kapasitas. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu bertujuan untuk memotivasi dan membekali para pemuda Katolik Kota Kupang. Hari pertama dan kedua akan diisi dengan pembekalan dan dinamika berorganisasi. Pada hari ketiga akan dilakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk kerja bakti. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 100 orang.

Turut hadir dalam acara pembukaan kegiatan peningkatan kapasitas Pemuda-pemudi Katolik tersebut Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Padron A. S. Paulus, Ketua Pemuda Katolik Kota Kupang sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Yuvensius Tukung, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Thomas D. Dagang, S.Sos, M.Si. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Filmon J. Lulupoy, S.Pd., M.M. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Drs. Yakobus B. Kleden, M.M. Camat Oebobo, Matheos A. H. T. Maahury, S.E. serta sejumlah perwakilan dari pimpinan perangkat daerah lainnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)
Editor (+rony banase)

Pengurus PMKRI Cabang Kupang Periode 2020—2021 Resmi Dikukuhkan

208 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jajaran fungsionaris Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang Santo Fransiskus Xaverius Periode 2020—2021 resmi dilantik di Aula Balai Latihan Dinas Sosial Provinsi NTT pada Sabtu malam, 15 Agustus 2020.

Sesuai rilis yang diterima Garda Indonesia, pelantikan yang berlangsung penuh hikmat itu, mengusung tema dari Injil Matius 10 : 16, “ Aku Mengutus Kamu Seperti Domba Ke Tengah-tengah Serigala, Sebab Itu Hendaklah Kamu Cerdik Seperti Ular dan Cerdik Seperti Merpati.” disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PMKRI Santo Thomas Aquinas.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang terlantik Alfred Saunoah dalam pidato pertamanya mengajak seluruh anggota perhimpunan untuk bekerja sama dalam menjalankan wadah organisasi.

“Sebagaimana tema yang ada di depan kita ‘Aku Mengutus Kamu Seperti Domba ke Tengah-tengah Serigala, Sebab Itu, Hendaklah Kamu Cerdik Seperti Ular dan Cerdik Seperti Merpati’ bahwasaannya, rekan–rekan perhimpunan, kita adalah domba–domba yang siap terjun dan terlibat melawan segala musuh yang mencoba merajam dan menindas kaum tertindas di Tanah Flobamora tercinta ini,” ucapnya.

Melawan dan menolak, tegasnya, segala bentuk kebijakan yang tidak bersemayam dengan kepentingan masyarakat kecil dan sudah sepatutnya kita mesti secerdik mungkin seperti ular dan setulus mungkin seperti seekor merpati. Sehingga mampu dan berdiri di garda terdepan untuk terlibat dan berpihak pada kaum tertindas.

Momentum malam hari ini, imbuhnya, adalah sebuah peristiwa berharga bagi kita untuk kita terus menyalakan pelita perjuangan dari Rumah Juang kepada generasi masa depan bangsa, generasi penerus Flobamora tercinta.

Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Cabang Kupang pada malam hari ini, bukanlah hanya sebuah momentum semata melainkan sebuah agenda refleksi perjalanan perhimpunan ke arah yang lebih progresif. Bahwasannya, ada banyak agenda yang kita sia- siakan begitu saja. Kita seolah diam dan bergerak di tempat.

PMKRI sebagai sebuah organisasi pembinaan, pengaderan dan perjuangan untuk terus menyalakan sumbu apinya kepada bumi yang kita pijak. Sebagai kader perhimpunan sudah seharusnya kita terus meneropong berbagai masalah yang mendera NTT kita tercinta ini. Mengawal setiap kebijakan yang sering menindas kaum–kaum kecil.

Sebagai kader perhimpunan, pintanya, tentunya kita tidak boleh tertinggal jauh dari perkembangan dan kemajuan. Kita sudah saatnya menyiapkan diri secara intelektual, skill berwirausaha, mengendalikan dan menguasai teknologi maupun skill secara kepemimpinan. Kecakapan–kecakapan itulah yang membuat masa depan kita terus beradap demi sebuah kontribusi produktif kepada NTT tercinta.

Tugas kita sebagai pemuda tentunya, meneruskan semangat akan perjuangan para pemuda pendahulu dalam mempertahankan kedaulatan negara Republik Indonesia tercinta ini, agar tidak mudah diganggu oleh negara–negara luar yang mencoba merampas hak–hak dan kekayaan bangsa Indonesia.

Sementara, mewakili Senior Alumni Jhoni Kaunang, mengingatkan kepada Jajaran Dewan Pimpinan Cabang yang baru dilantik untuk ke depan bekerja sama dalam menjalankan roda perhimpunan. “Kader perhimpunan harus memahami nilai-nilai Katolik sebagai landasan perjuangan, Kader PMKRI Cabang Kupang juga harus memiliki rasa cinta kepada Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai anggota perhimpunan, tandasnya, harus siap menjalankan dan mengembangkan organisasi agar tetap eksis di masyarakat, kader PMKRI Cabang Kupang juga harus memahami diri sebagai mahasiswa yang tidak terlepas dari tugas kuliah di kampus.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PMKRI, Tri Natali Urada yang melantik Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang dalam sambutannya mengingatkan fungsionaris Dewan Pimpinan Cabang untuk merawat kerja sama selama satu periode.

Ia juga kembali mengingatkan kepada fungsionaris untuk tetap menjaga ekonomi organisasi agar organisasi tetap berjalan dengan baik dan menghimbau anggota perhimpunan agar tetap mengawal kebijakan pemerintah.

Foto utama istimewa
Editor (+rony banase)