Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

247 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Puji syukur saya bisa mendapat hadiah berupa iPhone XS Max 256 GB hanya dengan membayar Rp.800.000 sebagai pajak hadiah dari Event JNE bagi smartphone. Awalnya saya lihat banyak teman-teman di facebook yang suda dapat jadi saya coba untuk ikutan event nya dan Alhamdulillah saya tidak sangka sekali, tadi pagi kurir JNE datang langsung mengantar hadiah. Saya senang sekali bisa dapat iPhone XS Max 256GB cuma bayar 800.000. Yang mau ikutan dapat seperti saya bisa daftar melalui WA admin JNE 0895-1785-3197 atau bisa inbox saya nanti diajarkan carannya,” demikian penggalan status di akun facebook Abdul Muis yang dibajak atau diretas orang tak dikenal.

Sebanyak 96 teman Abdul Muis ditandai atau tag di akun facebook mereka, beberapa orang merasa tergiur dan menanyakan apa saja syarat untuk memperoleh iPhone XS Max 256GB cuma bayar 800.000, mereka pun diarahkan untuk mengikuti beberapa tahapan.

Tangkapan layar saat akun facebook Abdul Muis diretas orang tak dikenal

Abdul Muis saat dihubungi Garda Indonesia pada Rabu siang, 19 Mei 2021 pukul 14.00 WITA membenarkan kondisi tersebut bahwa akun facebook miliknya diretas. “Ini..Semua teman-teman sudah konfirmasi. Kayaknya iya,” ucapnya.

Senada, Ratmi istri Abdul Muis juga membenarkan kondisi tersebut. “(Akun facebook, red) di-hack, diblokir saja,” ucapnya.

Terpisah, Kacab JNE Kupang, Emy Khilafat saat dikonfirmasi apakah terdapat Event JNE bagi smartphone? Kepada Garda Indonesia, Emy menegaskan bahwa itu penipuan. “Ini sudah sering banget,” ujarnya sembari menyampaikan, “ tahun lalu, facebook adik ipar saya dibajak, lalu dipakai jualan.”

Emy Khilafat pun menjelaskan, biasanya yang dibajak memang akun asli orang sehingga teman-teman yang bersangkutan percaya. “Tapi modus begini sih sangat sering, jual smartphone atau laptop dengan harga super murah. Trus bilang bahwa dari expedisi tahan barang dan harus transfer (sejumlah uang,red) lagi,” ucapnya seraya bercanda,” kalau benar dapat IPhone dengan 800 ribu, kasih tahu juga biar saya ikutan.”

Cara Agar Akun Facebook Anda Tak Kena Hack

Dilansir dari kompasiana, para peretas tau bahwa sistem keamanan facebook sangat kuat dan mustahil untuk ditembus. Tapi, tidak untuk penggunanya, celah yang terdapat pada facebook bukan karena lemahnya keamanan yang dibuat, melainkan mudahnya pengguna facebook untuk dibodohi. Jadi, celah yang digunakan peretas untuk membajak akun pribadi facebook adalah pengguna itu sendiri.

Kita sebagai pengguna juga harus berhati-hati dan waspada agar akun kita tidak menjadi korban peretasan. Kita sebagai pemilik akun setidaknya juga harus mampu menciptakan sebuah sistem keamanan untuk melindungi akun pribadi kita sendiri, tak perlu paham akan sistem, tak mudah dibodohi dan ditipu. Biasanya karna kelalaian kita sendirilah yang membuat akun kita mudah diretas atau didapatkan orang lain.

Beberapa cara sederhana agar akun facebook kita tak mampu diretas atau dibajak yakni :

Jangan Sembarangan Log in menggunakan akun facebook.

Biasanya, saat kita mengakses facebook, banyak sekali informasi unik tersaji di dalamnya, informasi itu bisa berbagai macam kategori, baik itu tips, cara, hiburan dan sebagainya. Nah, biasanya dari postingan yang tersebar itu, terdapat alat milik para peretas yang ikut tersebar, dan alat itu biasa di sebut “Phising”.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/12/14/apa-itu-pishing-pahami-dan-hindari/

Misalnya, kamu menemukan sebuah postingan yang memberi tautan atau link cara bagaimana mengubah warna tampilan facebook, dan biasanya pada postingan tersebut terdapat sebuah link yang menuju langsung ke sebuah website, dan kamu akan diminta untuk log in dengan cara memasukkan e-mail / nomor handphone beserta password facebook. Di sana mungkin tertulis bahwa proses pengerjaannya memang seperti itu, tapi sebenarnya itu adalah phising alias tipuan.

Beberapa teman dekat Abdul Muis tertarik dengan program tersebut

Saat kamu memasukkan email / no telepon genggam beserta password facebook pada kolom yang disediakan, maka data kamu itu secara otomatis akan terkirim kepada pemilik phising, dan dia akan dengan mudah mengambil akun facebook milik kamu.

Adapun tipuan-tipuan yang sering digunakan oleh para penyebar phising adalah pengubah warna facebook, Auto like, dan diamond gratis, gems gratis, dan item item game gratis lainnya. Bukan hanya itu saja, melainkan banyak lagi tipuan yang ada. Jadi berhati hatilah dalam melakukan log in (masuk) ke website menggunakan akun facebook kamu.

Dalam mengatur kata sandi atau password facebook, sebaiknya memilih kata sandi yang sulit, ditambahkan dengan angka, dan kata sandi tersebut juga setidaknya mengandung lebih dari 2 kata. Kata sandi yang sulit dan panjang juga berpengaruh terhadap keamanan akun kamu.

Berikut ini beberapa kata sandi yang sebaiknya jangan kamu gunakan antara lain: Doraemon, Sayang, Naruto, (dan karakter lainnya), Nama kamu, 123456789, Nama kamu + tanggal lahir, Katasandi, Password, dan Kota / desa tempat tinggal kamu

Kata sandi di atas, selain mudah ditebak, ternyata juga sering terdeteksi oleh tool peretas Facebook.

Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Akun Kita Pernah Diretas atau Tidak?

Ya, tanda yang paling umum kita alami ketika akun kita berhasil diretas seseorang adalah, di mana kita tidak dapat mengakses akun tersebut. Hal itu dikarenakan kata sandi yang di gunakan telah di ubah. Dan itu terjadi jika orang yang meretas adalah orang yang benar-benar jahat.

Tapi, biasanya ada juga peretas yang dengan sengaja tidak mengganti kata sandi milik korbannya, di mana ia hanya iseng masuk dan tidak memiliki niat untuk mengambil alih, dan korbannya masih diberi kesempatan untuk mengakses akun tersebut. Yang menakutkan adalah, di mana kita sama sekali tak menyadari bahwa ada orang lain yang juga memiliki akses masuk ke akun kita.

Untuk cara mengetahui apakah akun kita pernah di akses oleh orang lain agar kita bisa mengubah kata sandi dengan yang baru, adalah sebagai berikut :

  • Masuk Ke Facebook
  • Pergi ke Pengaturan
  • Pilih Keamanan dan Log In, di sana terdapat nama perangkat dan browser yang digunakan untuk mengakses facebook, bahkan lokasi IP kamu juga tertera di sana.

Jika seandainya, terdapat nama perangkat dan lokasi yang tidak kamu kenali, maka kamu dapat melaporkan bahwa ada perangkat lain yang masuk, dengan menekan tombol titik 3. Dan jika seandainya memang terbukti itu adalah perangkat milik orang lain, maka saya sarankan untuk segera mengganti kata sandi dengan yang baru.

Kata Sandi Telah Diganti, Namun Bagaimana Bisa Seseorang Masih Menggantinya Lagi?

Jangan berpikir setelah berhasil mengganti kata sandi dengan yang baru sudah membuat akun kamu aman. Karena ada juga kasus yang terjadi, di mana kita telah berhasil mengganti kata sandi dengan yang baru, tapi setelah beberapa hari, kata sandi tersebut berubah dan telah diganti lagi oleh orang lain.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Itu dikarenakan, sang peretas telah menambahkan alamat e-mail miliknya ke akun kita. Ketika e-mail miliknya telah di tambahkan ke akun kita, maka dia juga memiliki hak untuk mengubah kata sandi, meskipun dia tidak mengetahui kata sandi baru yang digunakan.

Hanya dengan menggunakan fitur “lupa sandi”, facebook akan mengirim kode verifikasi kepada e-mail-nya yang telah di tambahkan. Dengan begitu sang peretas akan dengan sangat mudah mengganti lagi kata sandi sesuai yang dia inginkan.

Untuk cara melihat apakah akun kita sudah ditambahkan e-mail pribadi milik orang lain, seperti berikut :

  • Masuk ke facebook
  • Pergi ke Pengaturan Akun
  • Pilih Informasi Pribadi, di sana akan Terlihat no. Hp dan alamat Email yang terhubung. Jika ada alamat atau no. Hp lain yang tak dikenal, silakan hapus, kemudian ganti lagi kata sandi dengan yang baru.

Itulah beberapa cara sederhana untuk menciptakan sebuah sistem keamanan untuk melindungi akun facebook pribadi. Sekuat apa pun sistem keamanan yang disediakan facebook, tetap juga tak akan berguna jika kita ceroboh dan mudah di bohongi oleh orang lain.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama (*/istimewa

(Visited 111 times, 1 visits today)