Pokja MPM Serukan Gubernur NTT Terpilih Jadikan Program Prioritas Human Trafficking

104 Views

NTT, gardaindonesia.id – Koordinator Pokja MPM (Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia), Gabriel Goa, menyerukan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih harus menjadikan permasalahan Human Trafficking sebagai prioritas utama dalam program 100 Hari Kerja Pertama.

“NTT terus berdatangan jenazah TKI dan per 1 Juli 2018 Pemerintah Malaysia akan melakukan razia besar-besaran terhadap TKA Non Prosedural termasuk dari NTT sesuai dengan Surat Edaran dari Kedutaan Besar Republik Indonesia Kualalumpur Nomor: 00050/WN/06/2018/07 tertanggal 22 Juni 2018“, jelas Gabriel melalui pesan Whatsapp kepada gardaindonesia.id, Kamis/29 Juni 2018.

Gabriel Goa Juga menyerukan untuk segera merealisasikan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) yang sudah dibangun di Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Tambolaka, Sumba Barat Daya.

“Ke depan segera bangun lagi LTSA di Maumere dan Labuhanbajo beserta Balai Latihan Kerja Standar Internasional di Kupang, Maumere, Labuhanbajo dan Tambolaka “, tandas Gabriel.

Terkait pencegahan dan penegakan hukum tindak pidana perdagangan orang agar Polda NTT beserta Polres se NTT, Kejati dan Kejari se NTT dan Ketua Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri se NTT agar serius tegakkan hukum bukan kongkalikong dengan mafia Human Trafficking.

“Disnaker, Dukcapil, BP3TKI NTT, Perbankan, Kepolisian, Imigrasi, Kesehatan, BPJS dan PPTKIS agar terlibat bersama dalam Layanan Terpadu Satu Atap “, papar Gabriel

“Kami mendesak DPRD Provinsi dan Kabupaten bersama Pers dan LSM untuk melakukan pengawasan terhadap pelayanan LTSA dan BLK di NTT “,Tegas Gabriel yang Juga sebagai Ketua Satgas Anti Human Trafficking Partai Golkar NTT sekaligus Direktur Lembaga PADMA Indonesia (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia). (+rb)

Foto: Gabriel Goa bersama Karo Humas Mabes Polri Brigjen Pol Iqbal dan Kanit Tipiter Polres Sumba Barat Bripka Martin Jurumana,SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *