Surga Tersembunyi di Pulai Sabu Raijua

968 Views

Oleh Yumi Ke Lele

Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Bersyukur puji TUHAN dan terima kasih sebesar – besarnya kepada Pemda Sabu Raijua, atas kegiatan yang luar biasa tahun ini yaitu Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja 2019 yang dihelat pada 9—12 September 2019.

Sabu yang dulu, sangat berbeda dengan sekarang. Jika dulu, Pulau Sabu merupakan Pulau yang sangat terisolir. Dimana jadwal kapal fery Sabu – Kupang seminggu sekali, maka sekarang transportasi menjadi sangat mudah.

Dengan lancarnya transportasi, ke Pulau Sabu, membuat Pulau Sabu, tidak terisolir seperti dulu lagi. Meskipun akan terkendala dan tetap terisolir ketika cuaca buruk (hujan, angin dan gelombang), karena pelayaran dan penerbangan di tutup.

Setiap hari, selalu ada Kapal Funka, baik dari Kupang ke Sabu, maupun sebaliknya. Ada juga kapal Fery Cepat Cantika dan kapal Fery miliknya ASDP. Kita tinggal memilih, mudah kan? Ayo ke Sabu Raijua.

Penulis bersama keluarga di Kampung Adat Namata

Meskipun, saya dilahirkan dan dibesarkan di Sabu, tetapi saya sendiri, belum pernah mengelilingi Pulau Sabu. Itulah alasannya, mengapa saat mendengar adanya Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja 2019, saya segera menghubungi panitia agar bisa terdaftar sebagai salah seorang peserta.

Dan untuk hari pertama Senin, 9 September 2019, merupakan hari yang luar biasa. Karena anak terkasih Ama, bisa melihat secara langsung proses adat yang dilakukan oleh para Mone Ama (Tetua Adat Sabu Raijua), ketika menyambut Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Sabu Raijua, Niko Rihi Heke beserta rombongan.

Serta yang tidak dilewatkan adalah sesi foto. Dan beruntungnya, Ama bisa berfoto bersama para Tokoh Adat yang hari ini hadir di Kampung Adat Namata baik para Mone Ama dan Deo Rai.

Hari ini (9/09/19), Kami mengunjungi 2 (dua) tempat wisata yaitu Kampung Adat Namata dan Pantai Napae, Seba. Meskipun melelahkan, tetapi ada kebahagiaan tersendiri, melihat semua rangkaian kegiatan.

Harapan ke depan, semoga Sabu Raijua menjadi lebih maju, Sektor Pariwisata menjadi perhatian dan Festival seperti ini, diadakan secara berkala.

Buat para pelancong (Traveller), saya sangat merekomendasikan untuk berkunjung ke Pulau Sabu. Pulau dengan keunikan Budaya Cium Hidung (Henge’do).

Ayo ke Sabu Raijua, Surga Tersembunyi di Provinsi Nusa Tenggara Timur! (*)

Sumber berita (*/Penulis merupakan ASN di Kota Kupang dan berdarah Sabu)
Editor (+rony banase)

(Visited 119 times, 1 visits today)