Listrik Masuk ke Desa Balus Permai Manggarai Timur dan di Pulau Lembata

251 Views

Flores, Garda Indonesia | Pembangunan listrik ke darah 3T (Terdepan, Tertinggal dan Terluar) terus diupayakan demi mewujudkan energi berkeadilan hingga pelosok nusantara.

Di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, PLN berhasil melistriki Desa Belobatang, Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata dan Desa Balus Permai, Borong, Kabupaten Manggarai Timur; usai membangun jaringan listrik ke desa – desa tersebut yang mampu melistriki 560 KK.

Kepala Desa Belobatang, Paskhalis Demon Udak mengatakan bahwa hadirnya listrik lebih hemat dibandingkan menggunakan lampu pelita yang dulu mereka gunakan. “Sebelumnya warga menggunakan lampu pelita untuk penerangan di malam hari, dengan biaya setiap bulan sekitar Rp.200.000,- namun sejak listrik menyala warga membeli token Rp.50.000,- dan sampai sekarang belum beli lagi token.

Personil instalasi PLN usai melistriki Desa Balus Permai di Borong 

Selain itu, tandas Paskhalis, untuk kegiatan ibadah di gereja sebelumnya menggunakan genset dengan membeli BBM di Lewoleba Rp.400.000,- per bulan serta harus mengantre sepanjang 2 kilometer untuk mendapatkan BBM dan hingga sekarang token Rp.200.000,- belum habis digunakan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko menyampaikan meskipun pandemi semakin marak terjadi sampai dengan saat ini tidak menghalangi PLN untuk terus berjuang menghadirkan energi listrik di desa-desa yang belum berlistrik demi mewujudkan Indonesia terang, dan senyum bahagia warga desa atas kehadiran listrik yang dapat dimanfaatkan untuk menjadikan kehidupan lebih baik.

Pembangunan jaringan listrik

Berdasarkan Data dari PLN UP2K (Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Flores, untuk melistriki Desa Belobatang dan Desa Balus Permai, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 20,95 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 10,93 kms, dan 4 buah gardu di mana 1 buah gardu kapasitas 50 kVa dan 3 buah gardu dengan kapasitas 75 kVa.

Saat ini, rasio desa berlistrik di Kabupaten Lembata telah mencapai 99,34% dan Kabupaten Manggarai Timur 86,93%, sedangkan untuk rasio elektrifikasi Provinsi NTT sendiri saat ini telah mencapai 86,15% dan rasio desa berlistrik NTT 94,48% hingga Agustus 2020.

Jatmiko juga berpesan apabila ada informasi, keluhan, atau apa pun terkait tagihan listrik atau Pelayanan PLN, Pelanggan bisa langsung ke situs http://www.pln.co.id  Aplikasi PLN Mobile yang dapat di-download pada Aplikasi store dan play store, lalu Call Center 123 serta media sosial Facebook PLN 123, Twitter PLN_123 dan Instagram PLN123_OFFICIAL; siap melayani 24 jam yang mana guna dari layanan ini adalah mudah, cepat dan menjadi solusi layanan cepat dalam genggaman.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas PLN UIW NTT)
Editor (+rony banase)