Kasus Covid-19 Terbanyak di Kota Kupang Ada di Wilayah Interaksi Tertinggi

563 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dokter Hermanus Man saat sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Tahap II bagi tenaga pelayanan publik dan lansia yang dihelat pada Jumat, 19 Februari 2021 pukul 09.00 WITA—selesai di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, mengungkapkan bahwa jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Kupang terdapat di wilayah dengan tingkat interaksi tertinggi.

“Kasus positif Covid-19 terbanyak berada pada wilayah dengan aktivitas ekonomi tertinggi,” ungkap Wakil Wali Kota Kupang kepada para peserta sosialisasi dari lembaga perbankan, swasta, camat, dan instansi terkait seraya menyampaikan pernah memarahi dan menegur sebuah bank swasta karena para nasabah banyak yang tak menggunakan masker.

Total kasus kematian Covid di Kota Kupang, tandas dokter Herman Man, hingga Kamis, 18 Februari berjumlah 144 orang (bertambah 22 orang meninggal) yang mana sebelumnya pada 14 Februari jumlah kasus meninggal sebanyak 122 orang.

Data dari Satgas Covid-19 Kota Kupang per Kamis, 18 Februari 2021, kasus terpapar Covid-19 di Kota Kupang mencapai 3.813 orang, masih dirawat 1.620 orang (isolasi mandiri di rumah sebanyak 1.490 dan di rumah sakit sebanyak 130 orang), sembuh sebanyak 2.104 orang dan total meninggal 144 orang. Adapun total populasi Warga Kota Kupang berdasarkan data BPS Kota Kupang (data 2019) sebanyak 463.351 jiwa.

Sementara, kasus tertinggi Covid-19 di 6 (enam) kecamatan di Kota Kupang, ditempati oleh Kecamatan Oebobo dengan jumlah kasus sebanyak 532 orang terpapar. Saat ini Kecamatan Oebobo dibagi menjadi 7 wilayah kelurahan, yaitu: Oebobo, Oetete, Oebufu, Fatululi, Kayu putih, Tuak Daun Merah, dan Liliba. Jumlah penduduk sebanyak 106.342 jiwa yang tersebar di luas wilayah 14,22 km2.

Kasus tertinggi kedua ditempati oleh Kecamatan Kota Raja dengan jumlah penduduk 64.394 jiwa dan luas wilayah 6,10 km2 dan jumlah kasus terpapar Covid-19 sebanyak 325 orang terpapar, yang mana terdapat 8 (delapan) kelurahan yakni Naikoten I, Naikoten II, Nunleu, Airnona, Bakunase, Bakunase II, Fontein, dan Kuanino.

Urutan ketiga ditempati oleh Kecamatan Maulafa dengan jumlah penduduk 98.722 jiwa dengan luas wilayah 54,80 km2 dan jumlah kasus terpapar Covid-19 sebanyak 300 orang yang tersebar di 9 wilayah kelurahan yaitu Maulafa, Kolhua, Belo, Fatukoa, Sikumana, Naikolan, Oepura, Naimata, dan Penfui.

Selanjutnya, sebaran kasus Covid di Kota Kupang berada di 5 (lima) Kelurahan (Kelapa Lima, Oesapa, Oesapa Barat, Oesapa Selatan, dan Lasiana) pada Kecamatan Kelapa Lima sebanyak 218 terpapar. Kecamatan ini memiliki luas 15,31 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 76.573 jiwa.

Sementara itu, terdapat 184 orang terpapar Covid-19 di Kecamatan Kota Lama yang memiliki luas 3,22 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 41.029 jiwa yang tersebar di 10 (sepuluh) kelurahan di antaranya Kelurahan Oeba, Merdeka, Bonipoi, Airmata, Lae Lae Bissi Kopan (LLBK), Solor, Tode Kisar, Fatubesi, Nefonaek, dan Pasir Panjang.

Kasus terendah Covid-19 berada di  Kecamatan Alak dengan kasus terpapar sebanyak 151 orang. Dengan jumlah penduduk sebanyak 76.291 jiwa yang tersebar di luas wilayah 86,91 km2, Kecamatan Alak memiliki 12 kelurahan yakni Alak, Batuplat, Fatufeto, Mantasi, Manulai II, Manutapen, Naioni, Namosain, Nunbaun Delha, Nunbaun Sabu, Nunhila, dan Penkase Oeleta.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

(Visited 411 times, 1 visits today)