Ungkap Aktor Korupsi 24 ASN Rote Ndao, KOMPAK NTT Siap Advokasi

269 Views

Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Hasil rilis bersama KPK RI dan BKN, 24 ASN (Aparatur Sipil Negara) Kabupaten Rote Ndao yang terbukti korupsi. Maka, Gabriel Goa, Koordinator KOMPAk NTT (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Nusa Tenggara Timur) sekaligus Direktur Lembaga Hukum dan HAM PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia), melalui pesan Whatsapp kepada media ini, Kamis/13 September 2018 pukul 13.17 wita, menyatakan sikap:

Pertama, mendesak 24 ASN Rote Ndao yang dihukum pidana Tindak Pidana Korupsi untuk berani mengungkap Aktor Intelektual Tindak Pidana Korupsi yang diduga kuat merupakan atasan mereka dan Legislator yang mengesahkan APBD Rote Ndao. Fakta hukum, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan Pengusaha sebagai Pelaksana Proyek biasanya dikorbankan untuk mengamankan Atasan. ANS yang pastinya akan dipecat dan tidak mendapatkan hak-hak sebagaimana mestinya; lebih baik berani mengungkap dan kalau takut; KOMPAK NTT bersama PADMA Indonesia siap bantu dan minta perlindungan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) dan KPK RI (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Kedua, mendesak KPK RI untuk memeriksa 24 ASN Rote Ndao untuk mengusut tuntas dugaan kuat tindak pidana korupsi berjamaah di Rote Ndao.

Dikutip dari Portal Berita Daring, bertajuk http://www.kpknews.net/nasional/jubir-kpk-pns-mantan-koruptor-harus-di-pecat-rote-ndao-ada-24-pns

“PNS yang terlibat dalam masalah hukum memang harus dipecat sesuai karena apabila tidak diproses untuk dilakukan pemecatan maka pejabat atau atasan yang bersangkutan yang akan diberikan sanksi.“ tegas Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (10/9/2018).

Data Dari BKN, untuk Kabupaten Rote Ndao terdapat sekitar 24 PNS aktif yang terlibat Kasus Korupsi dan sudah mempunyai Kekuatan Hukum Tetap Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Maupun Pengadilan Tipikor Kupang.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Rote Ndao,Jonas M Sely ketika di konfirmasi Wartawan pada selasa 11/9 via ponselnya, sama sekali tidak merespon. (*/+ rb)