Sudahkah Anda Mengisi ‘SP Online 2020’? 3.040 KK di Kota Kupang Rampung

712 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Sekitar 13,95 persen atau sekiranya 3.040 Kepala Keluarga (KK) yang berada di wilayah Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah rampung mengisi Sensus Penduduk (SP) Online 2020 yang dilaksanakan sejak 15 Februari 2020.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/02/03/pastikan-anda-tercatat-sebagai-penduduk-indonesia-di-sensus-penduduk-2020/

Kepastian jumlah Kepala Keluarga (KK) yang telah berpartisipasi dalam mengisi data kependudukan terkait Sensus Penduduk 2020 secara online tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kota Kupang, Ramly Kurniawan Tirtokusumo, S.P., MAP. Kepada media ini pada Senin, 2 Maret 2020 usai sesi konferensi pers yang dihelat oleh BPS Provinsi NTT.

Menurut Ramly, tersisa waktu sekitar 15 (lima belas) hari hingga 31 Maret 2020, sebanyak 4.800 KK telah merespons namun tidak semua datanya lengkap (clean). “Kondisi saat ini sekitar 3.040 data-nya clean atau 13,95 persen,” ungkapnya seraya menyampaikan bahwa BPS Kota Kupang menargetkan 27—28 persen KK di Kota berpartisipasi dalam SP Online 2020.

Untuk menyukseskan SP2020, ujar Ramly, pihaknya telah mengadakan rapat koordinasi di tingkat kecamatan dengan kepala kelurahan lingkup Kota Kupang dan berharap agar informasi terkait SP2020 dapat diteruskan kepada warga di tingkat RT/RW.

“Kami (BPS Kota Kupang, red) juga menyampaikan sosialisasi terkait SP2020 saat Musrembang dan melakukan pendampingan untuk pengisian data secara online,” beber Ramly sambil mengimbau agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif agar dapat memicu responden di Kota Kupang.

Pada Sensus Penduduk 2020 dilaksanakan pada 15 Februari—31 Maret 2020, untuk pertama kalinya akan digunakan ‘Metode Kombinasi’ yaitu pendataan penduduk yang mengombinasikan antara pencacahan metode tradisional dengan metode baru yang berbasis data dari Penduduk dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Proses Mencatat Indonesia pada SP2020 dilakukan dengan 3 (tiga) cara yakni :

Pertama, Sensus Penduduk Online dengan cara setiap penduduk dapat mengisi datanya secara mandiri melalui laman (website) yang dapat diakses melalui gawai atau gadget (komputer, telepon genggam, dan laptop). Caranya : masukkan Nomor Kartu Keluarga & Nomor Kependudukan (NIK) pada alamat laman/website http://sensus.bps.go.id

Kedua, Pencacahan Lansung dengan HP Android pada Juli 2020 yaitu Petugas sensus akan mendatangi penduduk satu per satu untuk melakukan wawancara tatap muka, kemudian hasil wawancara akan langsung diunggah (di input) ke hape android petugas. Metode ini dikenal dengan Pencacahan Metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI);

Ketiga, Pencacahan Langsung dengan Kertas pada Juli 2020 yaitu Petugas sensus akan mendatangi penduduk satu per satu untuk melakukan wawancara tatap muka, hasil wawancara akan di input ke dalam kuesioner kertas. Metode ini dikenal dengan Pencacahan Metode Paper Assisted Personal Interviewing (PAPI).

Adapun alasan mengapa harus ada SP2020 untuk Mencatat Indonesia yaitu untuk mengetahui karakteristik seluruh penduduk Indonesia tanpa kecuali, sebagai data dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan, dan agar pembangunan lebih efektif dan tepat sasaran.

Penulis, foto dan editor (+rony banase)

(Visited 58 times, 1 visits today)