Dengan Nahkoda Presiden Jokowi, Kapal Bernama Indonesia Tak Akan Karam

Loading

Oleh : Rof Sin

Presiden Jokowi paling sering dihina, direndahkan, dihujat, dicaci maki, disebarkan hoaks dan fitnah oleh para pembencinya. Sebagus dan sehebat apa pun kerja Presiden Jokowi untuk bangsa dan negara ini, tetapi di mata mereka para pembenci ini, tetap tidak pernah bagus dan semuanya salah Jokowi.

Bukan hanya menimpa Presiden Jokowi sendirian, tetapi hal tersebut juga menimpa anak istri dan kedua alm. orang tuanya tidak luput dari hinaan, hujatan, hoaks dan fitnah.

Mengapa Presiden Jokowi tidak pernah membalas hinaan, merendahkan, hujatan, caci maki kepada dirinya tersebut? Kenapa Presiden Jokowi tidak pernah membalas hal serupa kepada para pembencinya, lawan politiknya ?

Karena memang Presiden Jokowi tidak tahu cara membalasnya, kenapa Presiden Jokowi tidak tahu cara membalasnya ? Karena Presiden Jokowi dididik oleh kedua orang tuanya untuk menjadi manusia yang berakhlak baik dan sabar.

Presiden Jokowi tidak pernah dididik untuk menjadi pembenci, tukang hujat, tukang hina, merendahkan orang lain dan Presiden Jokowi sendiri tidak pernah mewarnai hatinya dengan warna hitam, sehingga yang tertanam dihati Presiden Jokowi adalah akhlak yang baik dan berbudi.

Jadi apa saja yang Presiden Jokowi tahu ?

Presiden Jokowi hanya tahu kerja, kerja dan kerja untuk bangsa dan negara Indonesia, tulus bekerja siang dan malam tak kenal lelah untuk memajukan dan membangun Indonesia.

Presiden Jokowi sibuk bekerja dalam kebaikan, tak peduli beliau direndahkan, dihina, dihujat, dicaci maki, diserbu hoaks dan fitnah, Presiden Jokowi tak ambil peduli, terus tulus bekerja. Sedangkan para pembenci ini bekerja dalam kejahatan, bersatu dalam aliansi kejahatan dengan tujuan sangat jahat yaitu menumbangkan Presiden Jokowi.

Para pendengki dan pembenci ini, dengan nama apa pun perkumpulan mereka, maka kita sudah tahu tujuan mereka untuk menyerang dan menumbangkan Presiden Jokowi. Tanpa melihat orangnya dan membaca nama mereka, kita sudah tahu bahwa orangnya itu-itu juga, ormasnya itu-itu juga.

Mereka berharap pandemi Covid-19 ini tak berhenti dan terus membesar, mereka sangat senang jika negara kita dilanda krisis ekonomi, lalu mereka pun menyalahkan dan menyerang Presiden Jokowi karena “telah gagal “, dengan penuh kebencian mereka pun membakar dan berteriak “selamatkan Indonesia, tumbangkan Jokowi”.

Para pendengki dan pembenci Presiden Jokowi inilah yang terus menerus hendak membuat lubang di kapal besar bernama Indonesia, supaya kapal ini karam dan Presiden Jokowi tumbang. Tetapi para pendengki dan pembenci ini lupa, bahwa di negara kita, masih banyak orang-orang baik yang cinta Indonesia dan cinta Presiden Jokowi.

Yang berani dan tak kenal lelah terus menerus tidak takut melawan mereka, terus menerus melawan dan menghalangi mereka untuk membuat lubang di kapal besar bernama Indonesia, supaya kapal ini karam dan sampai hari ini mereka tidak berhasil, tetapi kita tetap harus waspada dan tak boleh lengah.

Dengan nakhoda/kapten Presiden Jokowi, kapal besar bernama Indonesia tidak akan karam, kita yakin dan percaya bahwa Presiden Jokowi adalah seorang nakhoda/kapten yang andal, hebat, sehingga akan sukses melewati badai dan menghindari batu karang.

Dan sebaliknya para pendengki dan pembenci yang mana hatinya sangat busuk penuh belatung, hati yang busuk berlubang oleh penuhnya belatung dan merekalah yang akan karam.

Tetap percaya, tetap mendukung Presiden Jokowi, bahwa dengan nakhoda Presiden Jokowi, kapal besar bernama Indonesia tidak akan karam. Salam Damai.(*)

Link Opini : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=325951618448586&id=100031012505833