Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN Tetap Siaga dalam Cuaca Ekstrem dan Masyarakat Perlu Waspada

PLN Tetap Siaga dalam Cuaca Ekstrem dan Masyarakat Perlu Waspada

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beberapa hal yang perlu diwaspadai masyarakat saat musim hujan, termasuk masalah kelistrikan. PLN Unit Induk Wilayah NTT sigap membenahi jaringan listrik yang roboh akibat hujan badai yang berlangsung sejak tanggal 3—4 April 2021. Masyarakat pun harus meningkatkan kewaspadaan saat banjir meskipun PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan memadamkan listrik, jika rumah warga atau gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir.

Bukan hanya banjir saja, namun angin yang menyebabkan banyak pohon tumbang bisa menyebabkan jaringan kabel PLN putus. Demikan disampaikan oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko menyikapi cuaca ekstrem akibat siklon tropis di Provinsi NTT.

Hal pertama yang harus dilakukan masyarakat ketika banjir, urai Agustinus Jatmiko, yaitu menghindari bahaya tersengat aliran listrik, dengan mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter. “Selanjutnya cabut seluruh peralatan listrik yang masih menancap dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman,” bebernya.

Lebih lanjut, jika banjir terjadi sementara listrik belum dipadamkan PLN, masyarakat diminta untuk segera melaporkan pengaduan lewat aplikasi PLN Mobile atau melalui nomor telepon 123. Usai banjir surut, pastikan seluruh alat elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering.

“Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik,” imbuh Agus Jatmiko sembari mengimbau, apabila datang hujan, jangan berteduh di dekat instalasi kelistrikan seperti tiang listrik, gardu listrik, maupun tiang lampu penerangan jalan untuk menghindari bahaya tersengat arus listrik.

Arus Listrik Bocor

Menurut Jatmiko, masyarakat perlu menggunakan alat pengaman diri seperti sepatu boot yang kedap air apabila melewati genangan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan termasuk arus listrik bocor. “Arus listrik bocor bisa saja terjadi disebabkan oleh gesekan kabel PLN dengan kabel lain yang dipasang tidak sesuai aturan atau bahkan tidak berizin,” ulasnya.

Selain itu, itu masyarakat yang mengambil listrik langsung dari tiang juga sangat berbahaya karena kabelnya tidak standar dan sangat berpotensi menimbulkan arus bocor. Masyarakat dapat melaporkan ke PLN jika menjumpai listrik dan kabel listrik yang membahayakan.

Selanjutnya, kenali dulu kabel dan tiangnya. Kalo kabel PLN itu terpilin dan biasanya terpasang paling atas. Jika yang dimaksud kabel melingkar-lingkar sudah dipastikan itu bukan kabel PLN karena secara teknis hal itu tidak diperkenankan untuk penyaluran listrik, itu kabel utilitas lain.

“Semoga Cuaca segera membaik, mohon maaf karena tak nyaman dan apabila ada gangguan, PLN akan segera pulihkan. Mohon doa untuk para petugas dan tetap di rumah.” tandas Jatmiko.

Dihimpun dari informasi resmi PT PLN, berikut rangkuman mengamankan listrik saat musim hujan yakni :

  1. Matikan instalasi listrik di dalam rumah
  2. Cabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak
  3. Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi
  4. Bila aliran listrik yang terkena banjir tidak padam, segera hubungi contact center PLN 123 /pengaduan lewat aplikasi PLN Mobile
  5. Hubungi instansi terkait penanggulangan bahaya banjir.(*)

Sumber berita dan foto (*/humas PLN UIW NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendes PDT Instruksikan Delapan Larangan Penggunaan Dana Desa

    Kemendes PDT Instruksikan Delapan Larangan Penggunaan Dana Desa

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Loading

    Delapan larangan itu menegaskan bahwa Dana Desa tidak boleh digunakan di luar prioritas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sebagaimana diatur dalam UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.   Jakarta | Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menginstruksikan delapan larangan penggunaan Dana Desa kepada seluruh kepala desa yang mulai berlaku pada tahun 2026. […]

  • Menkeu Purbaya Semakin Berani, Luhut Terusik

    Menkeu Purbaya Semakin Berani, Luhut Terusik

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Loading

    Purbaya, awalnya diremehkan. Maklum yang diganti itu Sri Mulyani, Menkeu terbaik. Tak butuh lama, Purbaya semakin menarik simpati publik, nama Jeng Sri pun semakin tergeser. Terbaru, Luhut, menteri serba bisa di eranya mulai terusik oleh keberanian menteri yang dijuluki koboi itu. Di republik yang penuh seminar, spanduk, dan kalimat manis pejabat, tiba-tiba muncul satu manusia […]

  • Jika Presiden Jokowi ke Sabu Raijua, Niko Rihi Heke: Kami Siapkan Nama Sabu

    Jika Presiden Jokowi ke Sabu Raijua, Niko Rihi Heke: Kami Siapkan Nama Sabu

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu-NTT, Garda Indonesia | Beragam respons bermunculan dari beberapa warga Sabu Raijua di platform media sosial (grup facebook) usai publikasi berita telah 13 kali kunjungan Presiden Jokowi ke Provinsi NTT (simak http://gardaindonesia.id/2020/10/01/hingga-kini-telah-13-kali-jokowi-ke-ntt-5-kali-dalam-kepemimpinan-vbl-jns/ Menanggapi kondisi tersebut, Nikodemus Rihi Heke pada Jumat, 2 Oktober 2020, menyampaikan bahwa Pemda Sabu Raijua telah bersurat ke Gubernur NTT, dan Sekretaris […]

  • BPBD Kota Kupang Siap Salurkan Bantuan Seroja ke Kelurahan

    BPBD Kota Kupang Siap Salurkan Bantuan Seroja ke Kelurahan

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Maxi Jemy Deerens Didok, S.Pd., M. Si. mengatakan Kota Kupang mendapat bantuan dari beberapa pihak bagi masyarakat korban bencana alam Badai Seroja, salah satunya Bank Danamon yang diserahkan kepada BPBD pada 4 April 2021. Tak hanya dari Bank Danamon, ada juga dari […]

  • Daya Listrik Labkesmas Sabu Raijua Meningkat, Makin Andal Layani Masyarakat

    Daya Listrik Labkesmas Sabu Raijua Meningkat, Makin Andal Layani Masyarakat

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Loading

    Laboratorium kesehatan masyarakat (Labkesmas) Sabu Raijua merupakan fasilitas vital yang berfungsi melakukan pemeriksaan mikrobiologi, fisika, dan kimia.   Sabu | Komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah beranda selatan Indonesia terus diperkuat. Sebagai bentuk dukungan nyata bagi Pemerintah Daerah dalam sektor kesehatan, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) melalui Unit Layanan […]

  • Kisah Kasih AB, NB dan BW

    Kisah Kasih AB, NB dan BW

    • calendar_month Ming, 9 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Denny Siregar Saya itu senang menganalisis sesuatu berdasarkan kepingan-kepingan informasi kemudian menyusunnya menjadi sebuah gambar besar. Kesenangan ini membuahkan sebuah analisa yang kadang berguna untuk melihat pola apa yang sedang dipakai oleh sebuah kelompok. Dan lumayan berhasil ketika menggambarkan “niat” kelompok demo saat 411 dan 212. Tulisan saya bisa selangkah di depan gerakan mereka. […]

expand_less