Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 241
  • comment 0 komentar

Loading

Darius menekankan bahwa pemerintah, melalui berbagai kebijakan harus terus berupaya membebaskan biaya pendidikan di sekolah negeri agar semua anak memiliki akses pendidikan yang sama.

 

Kupang | Data Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT menunjukkan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Provinsi NTT mencapai 145.268 anak yang tersebar di 22 kabupaten/kota.

Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) merupakan penyumbang terbesar anak tidak sekolah dengan angka 22.459, diikuti kabupaten Sumba Barat Daya sebesar 13.900 dan Kabupaten Kupang sebanyak 11.628 anak.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton dalam rilis media pada Jumat, 11 Juli 2025 menyampaikan beberapa alasan anak tidak sekolah adalah; anak tidak mau sekolah, tidak ada biaya, sekolah jauh dari rumah dan merasa cukup dengan tingkat pendidikan yang ada.

Darius menekankan bahwa pemerintah, melalui berbagai kebijakan harus terus berupaya membebaskan biaya pendidikan di sekolah negeri agar semua anak memiliki akses pendidikan yang sama.

“Sekolah negeri diharapkan benar-benar menjadi tempat di mana semua anak tanpa kecuali, bisa belajar dan bertumbuh. Agar orang tua dari keluarga miskin tidak lagi menangis diam-diam karena tak mampu memenuhi angka yang dicantumkan dalam rincian biaya sekolah setiap tahun yang terus mencekik,” tekan Darius.

Dengan demikian, Darius mengatakan, keluarga tidak mampu bisa mengenyam pendidikan. Sebab, seringkali sekolah menerapkan standar biaya tinggi dan kerap membatasi akses pendidikan.

Ombudsman, ungkap Darius, telah menyampaikan kepada gubernur terkait pokok pikiran mengapa sekolah negeri di NTT harus murah atau gratis.

Dampak penahanan ijazah oleh sekolah

Sementara jumlah SMA dan SMK negeri di NTT sebanyak 1.028 sekolah. Ombudsman pun memberikan ilustrasi, jika ada 100 ijazah saja yang ditahan di satu sekolah, maka terdapat puluhan ribu ijazah yang ditahan di NTT.

“Ini ikut menyumbang angka partisipasi sekolah rendah dan angka putus sekolah mencapai 145.000 anak di NTT berdasarkan data BPMP per 8 Juli,” beber Darius.

Ombudsman NTT juga mengimbau agar jika menemukan praktik dapat mengawasi, menegur dan melakukan pelaporan via telepon 0811-1453-737.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tolak Teken Berita Acara Bantuan, Sikap Kades Oeinlasi TTS Disesali Masyarakat

    Tolak Teken Berita Acara Bantuan, Sikap Kades Oeinlasi TTS Disesali Masyarakat

    • calendar_month Kam, 17 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Masyarakat Desa Oeinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyesalkan sikap Kepala Desa Oeinlasi, Nahum Nomleni yang menolak tanda tangan berita acara (BA) penyerahan bantuan ternak ayam petelur 500 (lima ratus) ekor dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI ke Kelompok […]

  • 5 September 2018; Pelantikan Gubernur NTT Terpilih-Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi

    5 September 2018; Pelantikan Gubernur NTT Terpilih-Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi

    • calendar_month Rab, 5 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id– Hari ini, Rabu/5 September 2018, Gubernur & Wakil Gubernur Terpilih, Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi dilantik oleh Presiden Joko Widodo tepat pukul 10.00 Wib di Istana Negara. Selain pelantikan pasangan Viktor-Josef sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023; akan dilantik juga 8 (delapan) pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih pada Pilkada serentak 2018 […]

  • Pemerintah Akan Evaluasi Pemilu Serentak 2019

    Pemerintah Akan Evaluasi Pemilu Serentak 2019

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Pemerintah bersama DPR RI dan Penyelenggara Pemilu akan mengevaluasi pelaksanaan Pemilu Serentak 2019. Hal itu dikatakannya usai menghadiri Rapat Internal Eselon I dan Eselon II Kemendagri di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin, 29 April 2019. Diantara hal-hal yang akan menjadi bagian […]

  • Waspada! Penambahan Kasus Melalui Penularan di Tengah Masyarakat

    Waspada! Penambahan Kasus Melalui Penularan di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengungkapkan bahwa penambahan kasus positif covid-19 yang cukup signifikan paling banyak ditemukan di tengah masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat menjadi pihak yang paling rentan terhadap penularan covid-19 bilamana tidak menerapkan anjuran pemerintah dalam pencegahan sesuai protokol kesehatan. Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad […]

  • Maballa dan Mahoro Nomor Urut 1 dalam Pilkada di Sabu Raijua

    Maballa dan Mahoro Nomor Urut 1 dalam Pilkada di Sabu Raijua

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu-NTT, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sabu Raijua telah melakukan penarikan nomor urut pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Sabu Raijua pada Kamis, 24 September 2020 dengan hasil paket Helama Tona Ie (Nikodemus Rihi Heke dan Johanis Uly Kale) mendapat nomor urut 1, Orient Riwu Kore dan Thobias Uly (Ie Rai) […]

  • 18 Korban Berhasil Ditemukan & 1 Orang Hilang Pasca-longsor di Desa Ngetos

    18 Korban Berhasil Ditemukan & 1 Orang Hilang Pasca-longsor di Desa Ngetos

    • calendar_month Jum, 19 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 5 korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis, 18 Februari 2021, total korban yang ditemukan tim gabungan berjumlah 18 orang meninggal dan […]

expand_less