Tiga Kasus Positif Covid-19 dari Ende, 50 Sampel Swab Sumba Siap Diperiksa

281 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Senin siang, 18 Mei 2020 di Biro Humas dan Protokol Setda NTT, menyampaikan dari 22 kabupaten/ kota, 10 kabupaten/kota telah terpapar Covid-19 atau merupakan wilayah Zona Merah Covid-19 di Wilayah NTT.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/17/positif-covid-19-di-ntt-tambah-9-kasus-1-kasus-baru-di-manggarai-total-68-kasus/

“Hari ini kami menyampaikan, dari swab yang diperiksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, diperoleh hasil 3 sampel terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Kabupaten Ende klaster Gowa,” ujar drg. Domi didampingi oleh Karo Humas dan Protokol Setda, Dr. Jelamu Ardu Marius.

Lanjutnya, “Beberapa waktu lalu, hasil koordinasi kami dengan Kadis Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Muna Fatma sedang melakukan rapat bersama DPRD dan Jajaran Eksekutif. Diketahui bahwa ketiganya, imbuh drg. Domi, merupakan kerabat dekat sehingga memudahkan untuk dilakukan contact tracing secara detail.

“Ketiganya akan diisolasi di RSUD Ende,” ungkap drg Domi yang juga merupakan Kadis Kesehatan Provinsi NTT sembari menyampaikan bahwa hingga saat jumlah kasus Positif Covid-19 menjadi 71 kasus.

Sementara itu, saat ini, urai drg. Domi, dengan bantuan dari BPBD Manggarai Barat telah mengumpulkan sampel swab dengan menggunakan helikopter dari beberapa kabupaten yakni Manggarai Barat, Ruteng, Maumere, dan Lembata

“Dan menurut rencana, kami juga akan mengambil sampel swab di Sumba yang mencapai lebih dari 50 sampel swab yang siap dikirim ke Kupang, namun karena keterbatasan, maka Gubernur NTT mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pengiriman ke Kupang,” tandas drg. Domi.

Ada pun sebaran kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 26 kasus, Kota Kupang 15 kasus, Manggarai Barat 12 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Ende 4 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, Nagekeo 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)