Arsip Tag: domi mere

1 Kasus Positif Covid-19 dari Sumba Timur & 2 dari Nagekeo, Total 85 Kasus di NTT

355 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang diperiksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang diperoleh hasil 3 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. kepada awak media pada Senin siang, 25 Mei 2020.

Dari ketiga kasus positif Covid-19 tersebut, imbuh drg. Domi, 1 kasus berasal dari Kabupaten Sumba Timur klaster STT Sangkakala dan 2 kasus positif dari Kabupaten Nagekeo klaster Magetan.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/22/seorang-anak-asal-tts-positif-covid-19-total-covid-19-di-ntt-capai-82-kasus/

Hasil pemeriksaan swab kedua, jelas drg. Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT, terdapat 5 Pasien masih berstatus positif Covid-19. “Kelima pasien tersebut 4 dari Kota Kupang dan 1 dari Nagekeo,” ungkapnya.

Lanjut drg. Domi, “Dengan demikian total positif Covid-19 di Provinsi NTT mencapai 85 kasus per Senin, 25 Mei 2020.”

drg. Domi juga menyampaikan kabar gembira, dari hasil pemeriksaan swab PCR Test, 24 swab dinyatakan negatif dengan perincian Sumba Timur 1 orang, Nagekeo 1 orang, Belu 4 orang, dan Kota Kupang 18 orang.

Mengenai sampel yang dikirim dari kabupaten se-NTT hingga Senin, 25 Mei 2020, tandas drg. Domi, mencapai 737 sampel, sudah diperiksa 436 dengan hasil negatif dan sisanya sekitar 200 sampel siap diperiksa.

Adapun sebaran kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 20 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Sumba Timur 8 kasus, Ende 6 kasus, Nagekeo 3 kasus, T.T.S 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

20 Anak Positif Covid-19 dari 82 Kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur

287 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari 82 orang yang positif Covid-19, kurang lebih ada 20 orang yang masuk dalam kategori anak yaitu usia 0 hingga 18 tahun. Ada beberapa klaster yang masuk kategori itu antara lain klaster Magetan dan klaster Sangkalala itu rata-rata masuk dalam kategori.

Demikian pernyataan resmi dari Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Jumat siang, 22 Mei 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

“Secara umum yang positif 1/3 berjenis kelamin perempuan dan 2/3 berjenis kelamin laki-laki,” ungkap drg. Domi seraya menyampaikan kalau jumlah anak laki-laki lebih banyak karena kebiasaan melangkahkan kaki.

Bagaimana penanganan anak-anak positif Covid-19 oleh Dinas PPPA Provinsi NTT ?

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) Provinsi NTT, Sylvia Peku Djawang menyampaikan bahwa saat ini pihaknya hanya pakai kekuatan koordinasi terkait penanganan anak-anak di NTT yang positif Covid-19.

“Saat ini kita tidak bisa ke mana-mana,” ujarnya.

Contohnya, imbuh Sylvia, kemarin itu melalui Dinas PPPA Rote mereka melakukan pemantauan dan mengambil peran terhadap anak perempuan berusia 8 tahun positif Covid-19 di Kecamatan Rote Timur.

“Kepada orang tua diberitahu mengenai kondisi psikologis anak-anak. memang saat ini untuk intervensi-intervensi penangangan karantina itu masih berupa penanganan medis, kita masih belum bisa intervensi karena itu isolasi,” beber Sylvia Peku Djawang.

Sementara, lanjutnya, kita tahu bahwa APBD kita untuk penanganan secara umum saja, semoga dalam waktu dekat satu minggu atau dua minggu ini dekon kita sudah bisa dieksekusi karena dekon kementerian itu yang lebih spesifik.

“Contohnya kita bisa membiayai konseling untuk anak untuk ada di situ dengan memperlengkapi APD dan sebagainya. Karena kalau selama ini kalau APD yang ada di seluruh provinsi kan hanya untuk medis, sementara untuk anak dan perempuan ada satu aspek yang harus kita berlakukan berbeda daripada pasien laki-laki,” ujarnya.

Itu yang sementara kami buat, terang Kadis PPPA Provinsi NTT, tetapi memang saat ini untuk perlakuan khusus bagi perempuan dan anak, belum bisa memakai APBD karena tidak bisa spesifik, sehingga hanya bergantung pada APBN.

“Kita sedang berkoordinasi detail untuk disahkan sehingga konseling-konseling itu bisa juga kita lakukan by phone,” urainya seraya memberikan contoh P2TP2A hanya by phone.

“Memang saat ini banyak keterbatasan sehingga kami tidak bisa bergerak. Dana APBN dari kementerian yang memang spesifikasi seperti tanggap Covid bagi perempuan dan anak. Memang pada saat ini dekon kita agak terlambat karena mereka harus menyandingkan untuk kebutuhan Covid bagi perempuan dan anak,” pungkas Sylvia Peku Djawang.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh tirto.id

Seorang Anak Asal TTS Positif Covid-19, Total Covid-19 di NTT Capai 82 Kasus

656 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hari ini kami sampaikan kepada teman-teman media bahwa terdapat penambahan 3 kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Jumat, 22 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Ketiga kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT terdiri dari 1 (satu) kasus dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan 2 (dua) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kota Kupang merupakan hasil pemeriksaan 48 sampel swab.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/20/bertambah-3-kasus-positif-covid-19-di-provinsi-ntt-total-79-kasus/

Untuk kasus positif Covid-19 dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), imbuh drg Domi, merupakan anak berusia 17 tahun rujukan dari RSUD Soe klaster Magetan dan dua kasus di Kota Kupang merupakan rujukan dari RS Tentara Wirasakti Kupang.

“Khusus untuk penambahan dua kasus positif Covid-19 di Kota Kupang merupakan transmisi atau penularan lokal dari pasien yang meninggal pada Selasa malam, 12 Mei 2020 di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang (penjual daging di Pasir Inpres Kasih Naikoten Kupang, red),” ungkap drg. Domi Mere yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT.

Dengan demikian, lanjut drg. Domi, Total Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT menjadi 82 kasus, dari sebelumnya sebanyak 79 kasus pada Rabu, 20 Mei 2020.

Adapun sebaran kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 20 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Ende 6 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S 3 kasus, Flores Timur 1 kasus, Nagekeo 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

258 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang di periksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkonfirmasi 3 kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Rabu, 20 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2020/05/19/3-positif-covid-19-dari-kota-kupang-hasil-transmisi-lokal-total-76-kasus-di-ntt/

“Dari 3 kasus tersebut, 2 kasus dari Kabupaten Labuan Bajo klaster Gowa dan 1 kasus dari Maumere,” ungkap drg. Domi

Untuk penambahan 1 kasus Positif Covid-19 di Maumere, imbuh drg. Domi yang juga menjabat Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, belum diketahui pasti dari klaster mana. “ Namun, kecenderungan dari klaster Gowa,” ucapnya.

Dengan demikian, tandas drg. Domi, sebaran kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 18 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Ende 6 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, Nagekeo 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

3 Positif Covid-19 dari Kota Kupang Hasil Transmisi Lokal, Total 76 Kasus di NTT

702 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Selasa siang, 19 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT, menyampaikan perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan penyampaian Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

“Hari ini bertambah 5 kasus Positif Covid-19 dengan perincian 2 kasus dari Kabupaten Ende klaster Magetan, dan 3 kasus dari Kota Kupang,” ungkap drg. Domi.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2020/05/18/tiga-kasus-positif-covid-19-dari-ende-50-sampel-swab-sumba-siap-diperiksa/

Untuk penambahan 3 kasus Positif Covid-19 di Kota Kupang, imbuh drg. Domi, merupakan hasil penelusuran atau contact tracing dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang terhadap kontak erat Alm. pasien Covid-19 yang meninggal (Penjual Daging Sapi di Pasar Kasih Naikoten, red) pada Selasa malam, 12 Mei 2020 di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

Hingga saat ini, ujar drg. Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT, menyampaikan bahwa personil Dinkes Kota Kupang terus melakukan tracing. “Berdasarkan laporan dari Kadis Kesehatan Kota Kupang ada 4 (empat) kelurahan yang dilakukan tracing yakni di Kelurahan Nunleu, Oesapa, Kuanino, dan Tuak Daun Merah (TDM),” bebernya.

Dengan demikian, tandas drg. Domi, jumlah kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT menjadi 76 kasus dari sebelumnya 71 kasus pada Senin, 18 Mei 2020.

Ada pun sebaran kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 26 kasus, Kota Kupang 18 kasus, Manggarai Barat 12 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Ende 6 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, Nagekeo 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Tiga Kasus Positif Covid-19 dari Ende, 50 Sampel Swab Sumba Siap Diperiksa

266 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Senin siang, 18 Mei 2020 di Biro Humas dan Protokol Setda NTT, menyampaikan dari 22 kabupaten/ kota, 10 kabupaten/kota telah terpapar Covid-19 atau merupakan wilayah Zona Merah Covid-19 di Wilayah NTT.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/17/positif-covid-19-di-ntt-tambah-9-kasus-1-kasus-baru-di-manggarai-total-68-kasus/

“Hari ini kami menyampaikan, dari swab yang diperiksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, diperoleh hasil 3 sampel terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Kabupaten Ende klaster Gowa,” ujar drg. Domi didampingi oleh Karo Humas dan Protokol Setda, Dr. Jelamu Ardu Marius.

Lanjutnya, “Beberapa waktu lalu, hasil koordinasi kami dengan Kadis Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Muna Fatma sedang melakukan rapat bersama DPRD dan Jajaran Eksekutif. Diketahui bahwa ketiganya, imbuh drg. Domi, merupakan kerabat dekat sehingga memudahkan untuk dilakukan contact tracing secara detail.

“Ketiganya akan diisolasi di RSUD Ende,” ungkap drg Domi yang juga merupakan Kadis Kesehatan Provinsi NTT sembari menyampaikan bahwa hingga saat jumlah kasus Positif Covid-19 menjadi 71 kasus.

Sementara itu, saat ini, urai drg. Domi, dengan bantuan dari BPBD Manggarai Barat telah mengumpulkan sampel swab dengan menggunakan helikopter dari beberapa kabupaten yakni Manggarai Barat, Ruteng, Maumere, dan Lembata

“Dan menurut rencana, kami juga akan mengambil sampel swab di Sumba yang mencapai lebih dari 50 sampel swab yang siap dikirim ke Kupang, namun karena keterbatasan, maka Gubernur NTT mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pengiriman ke Kupang,” tandas drg. Domi.

Ada pun sebaran kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 26 kasus, Kota Kupang 15 kasus, Manggarai Barat 12 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Ende 4 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, Nagekeo 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Positif Covid-19 di NTT Tambah 9 Kasus, 1 Kasus Baru di Manggarai, Total 68 Kasus

256 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan spesimen swab di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkonfirmasi 9 kasus positif Covid-19,” jelas Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam sesi konferensi pers di Biro Humas dan Protokol Setda NTT pada Minggu sore, 17 Mei 2020.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/16/12-kasus-positif-covid-19-total-59-kasus-di-provinsi-ntt-pasien-sembuh-6-orang/

Ada pun perincian, imbuh drg. Domi, 9 terkonfirmasi positif Covid-19, 5 positif dari Kabupaten Sikka klaster Gowa, 3 kasus dari kabupaten Sumba Timur klaster STT Sangkakala, dan 1 kasus positif Covid-19 baru Kabupaten Manggarai dari klaster Gowa.

“Dengan demikian jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT menjadi 68 kasus dari sebelumnya 59 kasus (terkonfirmasi 59 kasus Positif Covid-19 pada Sabtu, 16 Mei 2020, red),” terang drg. Domi yang juga menjabat Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT.

Dari 68 kasus positif Covid-19, urai drg. Domi 61 pasien sedang dirawat, sembuh 6 orang, dan 1 Pasien meninggal dunia. Sebaran kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 26 kasus, Kota Kupang 15 kasus, Manggarai Barat 12 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S 2 kasus, Flores Timur 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

541 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan 46 swab oleh Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, diketahui ada penambahan 12 kasus Positif Covid-19,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Sabtu siang, 16 Mei 2020.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/15/tambah-8-kasus-positif-covid-19-tiga-kasus-transmisi-lokal-di-kota-kupang/

12 kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, ungkap drg. Domi, terdiri dari 9 di Kabupaten Sikka dari klaster KM Lambelu, 2 kasus dari Sumba Timur klaster STT Sangkakala, dan 1 positif Covid-19 di Kota Kupang dari klaster Sukabumi.

“Dengan penambahan 12 kasus Positif Covid-19, maka Nusa Tenggara Timur hingga saat ini terdapat 59 kasus dari sebelumnya 47 kasus,” jelas drg. Domi didampingi oleh Karo Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius.

Ada pun perincian per kabupaten berdasarkan peringkat kasus yakni Kabupaten Sikka 21 kasus Positif Covid-19, Kota Kupang 15 kasus, Manggarai Barat 12 kasus, Sumba Timur 4 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S. 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, Ende 1 kasus, dan Nagekeo 1 kasus.

Selain itu, imbuh drg Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT, berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR Test dua kali berturut-turut diperoleh hasil negatif dan 4 pasien dinyatakan sembuh. “Kabar gembira ini perlu saya sampaikan kepada masyarakat,” ucapnya seraya menyampaikan bahwa keempat pasien tersebut berasal dari klaster Sukabumi.

Dengan demikian, tandas drg Domi, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 berjumlah 6 orang yakni 5 yang dirawat di RS Bhayangkara Kupang Klaster Sukabumi dan 1 Pasien sembuh dirawat di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)