Arsip Tag: kadis kesehatan provinsi ntt

Dua Anak Positif Covid-19 di Kota Kupang & 3 Positif di Ende Hasil Transmisi Lokal

378 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hari ini dari 96 sampel swab yang diperiksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof Dr W.Z. Johannes Kupang diperoleh hasil 5 positif Covid-19,” sebut Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. saat jumpa media pada Minggu sore, 31 Mei 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Lima positif Covid-19 tersebut, imbuh drg. Domi terdiri dari 3 (tiga) positif Covid-19 di Kabupaten Ende, imbuh drg. Domi, merupakan hasil transmisi atau penularan lokal. “Sedangkan 2 (dua) positif Covid-19 di Kota Kupang merupakan anak-anak yang berasal dari satu keluarga yang terpapar dari orang tuanya,” ungkapnya.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/05/30/1-positif-covid-19-transmisi-lokal-1-sembuh-dari-kota-kupang-total-92-kasus/

Mengenai usia anak yang tertular Covid-19 di Kota Kupang, drg. Domi mengungkapkan bahwa usia dua anak tersebut berkisar 6—7 tahun. “Saat ini sedang dirawat bersama orang tuanya,” kata drg. Domi.

Jadi total kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT, lanjut drg. Domi, menjadi 97 kasus dengan perincian Kota Kupang 27 kasus, sembuh 10, meninggal 1 orang, dan sedang dirawat 16 pasien; Soe 4 kasus, sembuh 1 orang, dan 3 pasien dirawat.

Di Manggarai Barat 14 kasus, sembuh dari Covid-19 Sebanyak 2 orang, dan dirawat 12 pasien. Sumba Timur 8 kasus, 1 sembuh, dan 7 pasien dirawat.

“Sementara, di Ende jumlah kasus bertambah dari sebelumnya Sabtu, 30 Mei 2020 sebanyak 6 kasus, kini bertambah 3 kasus menjadi 9 kasus,” urai drg. Domi sembari mengatakan 3 pasien baru tersebut, saat ini belum dirawat dan kemungkinan besar merupakan hasil transmisi atau penularan lokal.

Dengan demikian sebaran kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 27 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Ende 9 kasus, Sumba Timur 8 kasus, T.T.S 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 2 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh rocky

1 Positif Covid-19 Transmisi Lokal & 1 sembuh dari Kota Kupang, Total 92 Kasus

239 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hasil pemeriksaan 48 sampel swab di Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, berasal dari Flores Timur, Sabu Raijua, Lembata, Sikka, dan Kota Kupang dari RST Wirasakti, RSUD Prof Dr W.Z Johannes Kupang, dan RS Siloam. Diperoleh 1 positif Covid-19 dari Kota Kupang.

Demikian penjelasan Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. saat jumpa media pada Sabtu siang, 30 Mei 2020.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/05/29/bertambah-1-kasus-positif-covid-19-dari-flores-timur-total-91-kasus-di-ntt/

Adapun keterkaitan pasien positif Covid19 hasil transmisi atau penularan lokal, imbuh drg. Domi, berasal dari lokasi dekat dengan pasien yang meninggal akibat Covid-19 di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. “1 positif Covid-19 dari Kota Kupang berasal dari Kelurahan Nunleu,” ungkapnya.

Dengan demikian, tambah drg. Domi, total kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT menjadi 92 kasus.

drg. Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT menyampaikan kabar gembira bahwa terdapat 1 pasien sembuh Covid dari klaster Sukabumi dan hari ini dipulangkan. Sehingga di Kota Kupang, pasien sembuh mencapai 10 orang dan 13 masih dirawat.

“Secara keseluruhan di Provinsi NTT, yang sembuh dari Covid-19 telah mencapai 14 orang dan sedang dirawat 77 pasien,” tandasnya.

Adapun sebaran kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 25 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Sumba Timur 8 kasus, Ende 6 kasus, T.T.S 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 2 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dari Flores Timur, Total 91 Kasus di NTT

199 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang diperiksa oleh Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang diperoleh hasil 1 positif Covid-19 dari Flores Timur,” jelas Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Jumat siang, 29 Mei 2020.

Satu kasus dari Kabupaten Flores Timur tersebut, imbuh drg. Domi berasal dari klaster KM Lambelu. “Dengan demikian, jumlah kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT menjadi 91 kasus,” ujarnya.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/05/28/4-kasus-kota-kupang-1-di-tts-total-kasus-positif-covid-19-capai-90-kasus-di-ntt/

Selain itu, tambah drg. Domi, juga dilakukan pemeriksaan swab terhadap 4 Pasien yang sedang dirawat di RS TC Hillers Maumere, dan masih dinyatakan positif.

Hasil tersebut, terang drg. Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT, berdasarkan pemeriksaan swab terhadap 48 sampel yang diperiksa hari ini. “48 sampel swab berasal rumah sakit antara lain RS TC Hillers Maumere, RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, RSUD S. K. Lerik, RS Siloam, dan RSUD Soe,” tandasnya.

Adapun sebaran kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 24 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Sumba Timur 8 kasus, Ende 6 kasus, T.T.S 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 2 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

4 Kasus Kota Kupang & 1 di TTS, Total Kasus Positif Covid-19 Capai 90 Kasus di NTT

740 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Siang hari ini saya sampaikan informasi penting bahwa dari hasil pemeriksaan 97 swab di Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang dengan menggunakan PCR Real Time dan yang terbaru menggunakan uji coba Tes Cepat Molekuler (TCM),” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Kamis siang, 28 Mei 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/25/1-kasus-positif-covid-19-dari-sumba-timur-2-dari-nagekeo-total-85-kasus-di-ntt/

Dari hasil pemeriksaan swab tersebut, imbuh drg. Domi Minggu Mere yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT, diperoleh hasil 6 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yakni 5 (lima) kasus baru dan 1 (satu) kasus lama dari Kab T.T.S hasil swab kedua.

“Empat kasus Positif Covid-19 di Kota Kupang merupakan hasil transmisi atau penularan lokal,” ungkap drg. Domi seraya menyampaikan 1 kasus di Kabupaten T.T.S dari klaster Magetan.

Selain itu, lanjut drg. Domi, ada berita gembira yakni diperoleh hasil 2 Pasien sembuh (1 dari Kota Kupang dan 1 Sumba Timur) setelah dilakukan swab kedua. “Dengan demikian, totalnya mencapai 90 kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT,” beber drg. Domi.

Dari 90 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, tandas drg. Domi, ada 11 pasien sembuh, 1 meninggal dan sedang atau akan dirawat sebanyak 78 pasien.

Adapun sebaran kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 24 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Sumba Timur 8 kasus, Ende 6 kasus, T.T.S 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

1 Kasus Positif Covid-19 dari Sumba Timur & 2 dari Nagekeo, Total 85 Kasus di NTT

557 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang diperiksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang diperoleh hasil 3 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. kepada awak media pada Senin siang, 25 Mei 2020.

Dari ketiga kasus positif Covid-19 tersebut, imbuh drg. Domi, 1 kasus berasal dari Kabupaten Sumba Timur klaster STT Sangkakala dan 2 kasus positif dari Kabupaten Nagekeo klaster Magetan.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/22/seorang-anak-asal-tts-positif-covid-19-total-covid-19-di-ntt-capai-82-kasus/

Hasil pemeriksaan swab kedua, jelas drg. Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT, terdapat 5 Pasien masih berstatus positif Covid-19. “Kelima pasien tersebut 4 dari Kota Kupang dan 1 dari Nagekeo,” ungkapnya.

Lanjut drg. Domi, “Dengan demikian total positif Covid-19 di Provinsi NTT mencapai 85 kasus per Senin, 25 Mei 2020.”

drg. Domi juga menyampaikan kabar gembira, dari hasil pemeriksaan swab PCR Test, 24 swab dinyatakan negatif dengan perincian Sumba Timur 1 orang, Nagekeo 1 orang, Belu 4 orang, dan Kota Kupang 18 orang.

Mengenai sampel yang dikirim dari kabupaten se-NTT hingga Senin, 25 Mei 2020, tandas drg. Domi, mencapai 737 sampel, sudah diperiksa 436 dengan hasil negatif dan sisanya sekitar 200 sampel siap diperiksa.

Adapun sebaran kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 20 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Sumba Timur 8 kasus, Ende 6 kasus, Nagekeo 3 kasus, T.T.S 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

20 Anak Positif Covid-19 dari 82 Kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur

322 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari 82 orang yang positif Covid-19, kurang lebih ada 20 orang yang masuk dalam kategori anak yaitu usia 0 hingga 18 tahun. Ada beberapa klaster yang masuk kategori itu antara lain klaster Magetan dan klaster Sangkalala itu rata-rata masuk dalam kategori.

Demikian pernyataan resmi dari Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Jumat siang, 22 Mei 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

“Secara umum yang positif 1/3 berjenis kelamin perempuan dan 2/3 berjenis kelamin laki-laki,” ungkap drg. Domi seraya menyampaikan kalau jumlah anak laki-laki lebih banyak karena kebiasaan melangkahkan kaki.

Bagaimana penanganan anak-anak positif Covid-19 oleh Dinas PPPA Provinsi NTT ?

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) Provinsi NTT, Sylvia Peku Djawang menyampaikan bahwa saat ini pihaknya hanya pakai kekuatan koordinasi terkait penanganan anak-anak di NTT yang positif Covid-19.

“Saat ini kita tidak bisa ke mana-mana,” ujarnya.

Contohnya, imbuh Sylvia, kemarin itu melalui Dinas PPPA Rote mereka melakukan pemantauan dan mengambil peran terhadap anak perempuan berusia 8 tahun positif Covid-19 di Kecamatan Rote Timur.

“Kepada orang tua diberitahu mengenai kondisi psikologis anak-anak. memang saat ini untuk intervensi-intervensi penangangan karantina itu masih berupa penanganan medis, kita masih belum bisa intervensi karena itu isolasi,” beber Sylvia Peku Djawang.

Sementara, lanjutnya, kita tahu bahwa APBD kita untuk penanganan secara umum saja, semoga dalam waktu dekat satu minggu atau dua minggu ini dekon kita sudah bisa dieksekusi karena dekon kementerian itu yang lebih spesifik.

“Contohnya kita bisa membiayai konseling untuk anak untuk ada di situ dengan memperlengkapi APD dan sebagainya. Karena kalau selama ini kalau APD yang ada di seluruh provinsi kan hanya untuk medis, sementara untuk anak dan perempuan ada satu aspek yang harus kita berlakukan berbeda daripada pasien laki-laki,” ujarnya.

Itu yang sementara kami buat, terang Kadis PPPA Provinsi NTT, tetapi memang saat ini untuk perlakuan khusus bagi perempuan dan anak, belum bisa memakai APBD karena tidak bisa spesifik, sehingga hanya bergantung pada APBN.

“Kita sedang berkoordinasi detail untuk disahkan sehingga konseling-konseling itu bisa juga kita lakukan by phone,” urainya seraya memberikan contoh P2TP2A hanya by phone.

“Memang saat ini banyak keterbatasan sehingga kami tidak bisa bergerak. Dana APBN dari kementerian yang memang spesifikasi seperti tanggap Covid bagi perempuan dan anak. Memang pada saat ini dekon kita agak terlambat karena mereka harus menyandingkan untuk kebutuhan Covid bagi perempuan dan anak,” pungkas Sylvia Peku Djawang.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh tirto.id

Seorang Anak Asal TTS Positif Covid-19, Total Covid-19 di NTT Capai 82 Kasus

707 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hari ini kami sampaikan kepada teman-teman media bahwa terdapat penambahan 3 kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Jumat, 22 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Ketiga kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT terdiri dari 1 (satu) kasus dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan 2 (dua) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kota Kupang merupakan hasil pemeriksaan 48 sampel swab.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/20/bertambah-3-kasus-positif-covid-19-di-provinsi-ntt-total-79-kasus/

Untuk kasus positif Covid-19 dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), imbuh drg Domi, merupakan anak berusia 17 tahun rujukan dari RSUD Soe klaster Magetan dan dua kasus di Kota Kupang merupakan rujukan dari RS Tentara Wirasakti Kupang.

“Khusus untuk penambahan dua kasus positif Covid-19 di Kota Kupang merupakan transmisi atau penularan lokal dari pasien yang meninggal pada Selasa malam, 12 Mei 2020 di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang (penjual daging di Pasir Inpres Kasih Naikoten Kupang, red),” ungkap drg. Domi Mere yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT.

Dengan demikian, lanjut drg. Domi, Total Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT menjadi 82 kasus, dari sebelumnya sebanyak 79 kasus pada Rabu, 20 Mei 2020.

Adapun sebaran kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 20 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Ende 6 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S 3 kasus, Flores Timur 1 kasus, Nagekeo 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

275 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang di periksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkonfirmasi 3 kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Rabu, 20 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2020/05/19/3-positif-covid-19-dari-kota-kupang-hasil-transmisi-lokal-total-76-kasus-di-ntt/

“Dari 3 kasus tersebut, 2 kasus dari Kabupaten Labuan Bajo klaster Gowa dan 1 kasus dari Maumere,” ungkap drg. Domi

Untuk penambahan 1 kasus Positif Covid-19 di Maumere, imbuh drg. Domi yang juga menjabat Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, belum diketahui pasti dari klaster mana. “ Namun, kecenderungan dari klaster Gowa,” ucapnya.

Dengan demikian, tandas drg. Domi, sebaran kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Sikka 27 kasus, Kota Kupang 18 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Ende 6 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, Nagekeo 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)