oleh

Kantor Fungsional Bank NTT Moni Ende Diresmikan Gubernur VBL

Ende, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) beserta rombongan mengawali kunjungan kerja di Kabupaten Ende pada Senin pagi, 11 April 2022. Sebelumnya, Gubernur beserta rombongan sempat bermalam di Aemalu, Desa Detupera, Kecamatan Lio Timur, yang mana merupakan Kecamatan perbatasan dengan wilayah Kabupaten Sikka bagian Barat.

Setibanya di Desa Koanara, Kecamatan Moni, Gubernur VBL beserta rombongan langsung disambut dengan tutur dan tarian adat, sebagai bentuk penghormatan bagi tamu yang datang berkunjung. Gubernur VBL pun meresmikan Kantor Fungsional Bank NTT Moni, ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita serta peninjauan berbagai fasilitasnya.

Hadir saat peresmian tersebut di antaranya, Bupati Ende Djafar Achmad, Wakil Bupati Ende Erikos Emanuel Rede, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho, para staf khusus gubernur serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.

Dalam arahannya, Gubernur VBL mengatakan bahwa desain pembangunan ekonomi ke depan harus diperkuat sektor UMKM. Karena saat ini perbankan yang ada di seluruh dunia sangat serius dalam pengembangan UMKM.

“Dunia saat ini sedang merujuk kepada pengembangan UMKM di mana mengangkat semua potensi lokal. Kita punya segala jenis kekayaan alam, dan itu semua harus dikerjakan oleh masyarakat setempat. Itu baru namanya ekonomi rakyat. Karena dari ekonomi rakyat itu sendiri nantinya akan menjadi penyangga pertumbuhan ekonomi daerah serta negara,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa apabila kekayaan alam itu dikelola secara optimal, maka tentu provinsi NTT tidak perlu lagi ketergantungan dengan produk dari luar. Dikarenakan menurut data yang diperolehnya, setiap tahunnya provinsi NTT membeli segala jenis produk dari luar NTT dengan rata-rata pengeluaran uang sangat fantastis mencapai 13 triliun rupiah.

“Saya harap dengan hadirnya Bank NTT di Moni, berbagai UMKM yang ada harus diberdayakan. Harus didesain produknya seperti apa serta berbagai pihak seperti pemerintah desa, para pengusaha dan off taker harus dilibatkan dalamnya. Setelah itu kita dorong ke sistem penjualan yang berbasis online melalui marketplace. Jadi hadirnya Bank NTT di sini harus berfungsi demikian,” ucapnya.

Sementara itu, Dirut Bank NTT, Hari Alex Riwu Kaho mengatakan bahwa, kehadiran kantor Fungsional Bank NTT di Moni sudah sesuai dengan regulasi baik itu undang-undang perbankan, maupun peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Fungsinya untuk melaksanakan fungsi intermediasi bank yaitu menghimpun dan menyalurkan dana. Di mana skala untuk kantor fungsional itu selaras dengan program Gubernur NTT yakni untuk membangkitkan UMKM,” ujar Alex Riwu Kaho sembari menandaskan bahwa kantor fungsional Bank NTT di Moni tersebut merupakan kantor ke-222 di seluruh NTT, dan yang ke-14 di Kabupaten Ende. (*)

Sumber (*/Biro APim Setda NTT)

Editor (+roni banase)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.