Karo Humas Pemprov NTT : Hoaks! ODP Meninggal di RS Leona Terpapar Corona

1.337 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Karo Humas dan Protokol Setda Pemprov NTT sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara (NTT), Dr. Jelamu Ardu Marius pada Kamis, 2 April 2020 pukul 14.00 WITA mengklarifikasi berita yang beredar di berbagai platform media sosial tentang perihal meninggal seorang ibu beranak satu asal Baumata Utara, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Dalam keterangan pers yang dihelat di Ruang Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTT, Marius mengatakan pasien yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) tersebut, setelah melaksanakan perjalanan dari Denpasar-Bali, pada Rabu pagi, 1 April 2020, almarhumah ke Puskesmas Baumata karena akan melahirkan anak ke-2, namun sesampai di sana diadakan pemeriksaan.

“Di situ almarhumah melapor diri hamil 7 bulan, namun setelah dicek ternyata hamil 9 bulan dan mengalami demam, selanjutnya oleh pihak puskemas dirujuk ke RS Leona Kupang, setibanya di sana dan duduk di kursi sebelum ada tindakan medis, yang bersangkutan mengalami kejang-kejang dan diduga keracunan kehamilan kemudian meninggal,” terang Marius.

Jadi, tegas Marius, “Tidak benar informasi yang beredar di medsos bahwa yang bersangkutan meninggal karena Virus Corona!”.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 Provinsi NTT ini juga mengatakan bahwa positif sesorang terpapar virus corona atau Covid-19 akan ditentukan oleh hasil pemeriksaan laboratorium dan diumumkan oleh Gugus Tugas Pusat. “Jadi mereka yang akan mengumumkan dan bukan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi,” ungkapnya.

Walaupun Nusa Tenggara Timur masih negatif Covid-19, imbuh Marius, Bapak Gubernur NTT mengimbau seluruh warga agar tidak panik. “Karena seluruh pasien yang termasuk dalam ODP dan PDP akhirnya sembuh,” terangnya seraya berkata agar tetap mengikuti semua protokol dengan menghindari kerumunan, berdiam diri di rumah, mencuci tangan, menyemprotkan disinfektan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)