Arsip Tag: jamaah ansharut daulah

Densus 88 Tangkap 11 Orang Terduga Teroris di Papua

302 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Densus 88 Antiteror Polri menangkap 11 orang terduga teroris di Merauke, Papua. Polri memastikan kesebelas terduga teroris tersebut bukan orang asli Papua.

“Jadi memang bukan orang asli Papua, tetapi mereka sudah cukup lama tinggal di Papua, khususnya di Merauke. Sekarang dalam pengembangan oleh Densus 88 dan sekarang yang menjadi tersangka di sana ada 11,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono pada Kamis, 3 Juni 2021.

Brigjen Rusdi menjelaskan, kesebelas terduga teroris tersebut mendapat paham radikal saat berada di Merauke. Mereka kemudian membangun jaringan. “Mendapat pemahaman radikal seperti ini ketika mereka di Merauke, dan membangun kelompok-kelompok ini di Merauke. Prosesnya seperti itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Brigjen Rusdi mengungkapkan, terduga teroris di Merauke tersebut merupakan pengembangan jaringan JAD dari Makassar dan Kalimantan Timur.

“Kita ketahui bersama, ini merupakan satu jaringan JAD terus dikembangkan dari Makassar ternyata jaringannya melebar ke Kalimantan Timur. Kaltim di sana ditangkap salah satu keluarga dari JAD, kemudian dari Kaltim bergerak ke Papua, Merauke. Dan di Merauke sampai saat ini yang ditangkap ada 11,” kata Brigjen Rusdi.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas Polri)

Editor (+roni banase)

Polri Telisik Kaitan Munarman dengan Jamaah Ansharut Daulah Makassar

363 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror terkait dugaan terorisme. Polri juga mendalami kaitan Munarman dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Makassar.

“Itu masih dalam pendalaman dari penyidik Densus,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, pada Kamis, 6 Mei 2021.

Hal itu disampaikan Argo saat ditanya apakah Munarman terkonfirmasi sebagai anggota JAD atau belum. Pertanyaan tersebut terkait penangkapan 3 (tiga) eks petinggi FPI di Makassar.

Penangkapan ketiga eks petinggi FPI Makassar itu disebut masih terkait Munarman. Polisi kini melakukan pendalaman kaitan tiga eks petinggi FPI Makassar dengan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Pendalaman dilakukan setelah salah satu terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulawesi Selatan (Sulsel) dari kelompok kajian Vila Mutiara yang diamankan beberapa waktu lalu mengaku pernah dibaiat oleh FPI. Saat itu, Munarman turut hadir selaku Sekjen FPI.

Irjen Argo pun mengatakan Densus 88 segera menyampaikan perkembangan dari hasil penyidikan itu. “Kita tunggu saja bagaimana Densus menyampaikan perkembangannya,” tandasya. (*)

Sumber berita dan foto (*/Humas Polri)

Editor (+roni banase)

Kapolri : Pasutri Bomber Katedral Makassar dari JAD Kajian Villa Mutiara

682 Views

Makassar, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pasangan suami istri (pasutri) pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan; berinisial L dan YSM dikenal sebagai kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Kajian Villa Mutiara.

Baca juga: https://gardaindonesia.id/2021/03/29/ungkap-pelaku-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar-polri-mereka-suami-istri/

Hingga saat ini, Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap 5 terduga teroris kelompok JAD Kajian Villa Mutiara, pascakejadian bom Gereja Katedral Makassar.

“Masing-masing perannya bersama dengan L dan YSM, mereka ada dalam satu kelompok Kajian Villa Mutiara namanya,” ucap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mapolda Sulsel, pada Senin, 29 Maret 2021.

Kapolri menuturkan kelompok JAD Kajian Villa Mutiara ini memberikan doktrin jihad. Tak hanya itu, mereka pun mempersiapkan rencana jihad. “Di mana masing-masing memiliki peran untuk memberi doktrin dan mempersiapkan rencana untuk jihad,” jelasnya.

Kapolri menambahkan, kelompok JAD Kajian Villa Mutiara juga membeli bahan-bahan peledak untuk aksi bom bunuh diri. “Dan juga berperan membeli bahan yang akan digunakan sebagai alat untuk melakukan bom bunuh diri,” sambung dia.

Bom bunuh diri terjadi di depan gereja Katedral, Makassar pada Minggu pagi, 28 Maret 2021. Pasutri pelaku bom bunuh diri L dan YSM tewas di lokasi kejadian. Sementara 20 warga sipil mengalami luka-luka.(*)

Sumber berita dan foto (*/humas polri)

Editor (+roni banase)

Ungkap Pelaku Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, Polri : Mereka Suami Istri

894 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Polri telah mengantongi identitas pelaku wanita bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Pelaku wanita tersebut berinisal YSF.

“Identitas laki-laki tersebut diketahui berinisial L, sementara wanita yang L bonceng bernama YSF,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, pada Senin 29 Maret 2021.

Irjen Argo mengatakan, YSF bekerja sebagai pegawai swasta. Dia juga mengungkapkan, YSF baru menikah dengan pelaku pria bom bunuh diri di Makassar, L selama kurang lebih 6 bulan. “Betul pelaku pasangan suami istri baru menikah enam bulan,” katanya.

Argo mengatakan, saat ini pihaknya masih berupaya mengungkap pelaku lainnya. “Penyelidikan masih terus dilakukan termasuk mengungkap pelakunya lainnya,” ujar Argo.

Sejumlah tempat, lanjutnya, juga sudah digeledah untuk mencari bukti lainnya termasuk rumah pelaku. Argo pun berharap kasus ini bisa terungkap jelas. “Kita tunggu hasil kerja anggota di lapangan. Dan kami berharap semua dapat diungkap dengan jelas,” terang Argo.

Selain itu, kata Argo, pelaku merupakan bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan pengeboman di Jolo, Filipina.

“Pelaku berafiliasi dengan JAD,” ucapnya.

Polri sebelumnya telah mengungkap satu pelaku lain dalam bom bunuh diri tersebut. Pelaku berinisial Y telah diidentifikasi Berdasarkan hasil sidik jari pelaku.(*)

Sumber berita dan foto (*/humas polri)

Editor (+roni banase)