Arsip Tag: kabupaten manggarai barat

PLN Melistriki 39 Desa di NTT, Rasio Desa Berlistrik Capai 95,47 Persen

349 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Mengawali tahun 2021 (sejak Desember 2020 hingga Januari 2021), PLN berhasil melistriki 39 Desa terpencil yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan keberhasilan ini, rasio desa berlistrik di NTT mencapai 95,47%. Sebelum dilistriki oleh PLN, masyarakat di 39 desa tersebut hanya menikmati penerangan melalui generator set (genset).

Kini, dengan hadirnya listrik warga bisa menikmati terang aliran listrik dengan harga yang murah dan aman. Salah satu warga Desa Nanga Bere, Kabupaten Manggarai Barat Blasius Juma, mengaku sangat bersyukur dan bergembira atas hadirnya listrik di desanya.

“Sekarang sudah ada listrik dari PLN, kami dapat menggunakan listrik di siang hari untuk usaha kami seperti mebel dan membuat es batu sendiri sehingga hasil laut yang di dapat bisa bertahan lebih lama. Ini sungguh bermanfaat bagi kami dan menunjang perekonomian masyarakat,” ucap Blasius

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Rana Kulan di Kabupaten Manggarai Timur, Rudolfus Ndate kepada PLN atas  keberhasilannya menghadirkan listrik di desa mereka. “Semoga dengan hadirnya listrik di tengah masyarakat ini, dapat kita manfaatkan untuk peningkatan ekonomi dan peningkatan waktu belajar anak-anak dalam situasi pandemik seperti saat ini,” ungkap Rudolfus.

Untuk melistriki 39 desa tersebut, PLN membangun jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 189,80 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 132,69 kms, dan Gardu sebanyak 44 buah dengan kapasitas daya 2200 kiloVolt Ampere (kVA). Berdasarkan data per Desember 2020 Rasio Elektrifikasi (RE) di NTT sebesar 87,31% sementara untuk Rasio Desa Berlistrik (RDB) di NTT per Januari 2021 sudah mencapai 95,47%.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, Agustinus Jatmiko mengatakan dalam melistriki desa tersebut, PLN menghadapi sejumlah tantangan di antaranya letak geografis yang   menantang. Namun, dengan kerja keras akhirnya PLN berhasil merealisasikan hadirnya listrik kepada 8.234 calon pelanggan yang tersebar di 39 Desa di NTT.

“Semoga dengan hadirnya listrik dapat meningkatkan roda perekonomian seperti UMKM, hasil laut, kerajinan, kios, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Jatmiko pada Kamis, 11 Februari 2021. (*)

Sumber berita dan foto (*/PR/Komunikasi PLN UIW NTT)

Editor (+roni banase)

Wisata Premium Labuan Bajo Harus Berbasis Pelayanan Premium

84 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Untuk mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super premium dibutuhkan infrastruktur telekomunikasi yang memadai,” ujar Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat beraudiensi  dengan PT. Moratelindo di Ruang Kerja Gubernur pada Rabu, 6 Januari 2021.

Gubernur VBL pun menegaskan, untuk mendukung pengembangan wisata premium Labuan Bajo harus berbasis pelayanan yang premium pula.  Agar wisatawan dan orang-orang berkunjung ke sana mendapatkan kenyamanan dan kepuasan.

Menurut VBL,  dengan adanya jaringan komunikasi dan informasi yang memadai, akan mempercepat pengembangan kawasan wisata Labuan Bajo. “Saya sangat mendukung pembangunan infrastruktur telekomunikasi di NTT, karena saya ingin meningkatkan keamanan bagi para wisatawan yang akan datang ke NTT. Lebih jauh lagi, peningkatan keamanan ini juga untuk para petinggi negara yang akan melaksanakan KTT G-20 di Labuan Bajo yang rencananya dimajukan ke tahun 2022 serta ASEAN Summit 2023 nanti,” urainya.

Lanjut VBL, layanan terintegrasi lewat digitalisasi memungkinkan keamanan dan kenyamanan wisatawan lebih terjamin. “Saya mau melakukan peningkatan keamanan sehingga semua aktivitas terintegrasi sama seperti yang ada di Singapura. Nantinya, para wisatawan yang datang ke NTT seluruh aktivitasnya dapat dipantau sehingga keamanannya terjamin,” tegasnya.

Gubernur VBL yang getol menjadikan Pariwisata sebagai prime mover ekonomi di NTT ini juga menegaskan bahwa penambahan infrastruktur jaringan telekomunikasi di NTT juga penting untuk pengembangan ekonomi masyarakat. “Pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi di NTT juga sangat membantu karena kita sedang menargetkan pembentukan 1.000 koperasi digital,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, PT. Moratelindo yang diwakili oleh Head of Enterprise East Region, Jermias Lazarus Unu menyampaikan, rencana pembangunan infrastruktur telekomunikasi di NTT yaitu pemasangan kabel internet di Kota Kupang sepanjang 42 KM dan di Labuan Bajo sepanjang 24 KM.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut  Staf Khusus Gubernur, Imanuel Blegur, Kadis Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Aba Maulaka; Assistent Manager Head of Enterprise East Region PT. Moratelindo Kennova Prawesti, dan Account Manager Enterprise East Region PT. Moratelindo, Yohanes Buang. (*)

Sumber berita dan foto (*/Humas dan Protokol Setda NTT)

Editor (+roni banase)

Hingga Kini Telah 13 Kali Jokowi Ke NTT, 5 Kali dalam Kepemimpinan VBL-JNS

3.237 Views

Labuan Bajo, Garda Indonesia | Hingga kini, terhitung telah 13 kali Presiden Jokowi mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana kunjungan pertama dilakukan pada April 2014, saat melihat Peternakan Sapi di Kabupaten Kupang dan kunjungan ke-13 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada hari ini Kamis, 1 Oktober 2020, bertepatan pada ulang tahun ke-57 Ibu Iriana Joko Widodo.

Namun, dalam masa kepemimpinan Gubernur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur, Josef Nae Soi (JNS); Jokowi yang telah 2 (dua) kali menjabat sebagai Presiden RI tersebut telah 5 (lima) kali mengunjungi Provinsi NTT.

Presiden Jokowi saat menuruni tangga pesawat kepresidenan di Bandar Udara Internasional Komodo, Labuan Bajo

Kali ini, saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Labuan Bajo, disambut oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di tangga pesawat. Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas menuju Kabupaten Manggarai Barat dengan Pesawat Kepresidenan dan tiba di Bandar Udara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, setelah menempuh kurang lebih dua jam perjalanan.

Presiden kemudian menuju Kampung Ujung, Waecicu dan Goa Batu Cermin untuk melakukan peninjauan.

Setelah itu, Kepala Negara diagendakan untuk turut meninjau kelanjutan proyek pembangunan terminal multi purpose atau multifungsi Labuan Bajo. Terminal tersebut sebelumnya pernah ditinjau oleh Presiden pada 20 Januari 2020 lalu, selanjutnya pada 11 September 2020 yang lalu, Menko Marves bersama Menteri PUPR turut mengunjungi proyek tersebut.

Gubernur VBL saat menyambut Presiden Jokowi di tangga pesawat kepresidenan

Di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo juga memberikan bantuan modal kerja kepada para pelaku usaha mikro dan kecil dan langsung menuju Bandara Komodo untuk bertolak kembali menuju Jakarta.

Turut hadir dalam kunjungan kerja yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Presiden Jokowi saat berbincang intens dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat

Ada pun perincian jumlah kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Provinsi NTT (berbagai sumber) sebagai berikut:

  1. April 2014, kunjungan ke Peternakan Sapi di Kabupaten Kupang;
  2. Des 2014, kunjungan ke Pos Perbatasan Motaain, di Kabupaten Belu;
  3. Juli 2015, kunjungan ke Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang.
  4. Des 2015, Natal Bersama di Kota Kupang;
  5. Juli 2016, Harganas Ke-23 di Kota Kupang;
  6. Des 2016, kunjungan ke PLBN Motaain di Kabupaten Belu;
  7. Juli 2017, kunjungan ke Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD);
  8.  Pada 8–9 Jan 2018, kunjungan di Kota Kupang, Kab. Kupang, dan Rote Ndao;
  9. 20 Mei 2019, kunjungan ke Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu;
  10. Juli 2019, kunjungan ke Pulau Rinca di Kabupaten Manggarai Barat;
  11. Pada 26 Agustus 2019, Panen Garam di Nunkurus Kabupaten Kupang;
  12. Jan 2020, Presiden mesmikan Hotel Ina Bay di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat;
  13. Kamis, 1 Oktober 2020, Presiden Jokowi meninjau pembangunan terminal multi purpose atau multifungsi Labuan Bajo.

Sumber berita dan foto (*/Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

Tatap Muka dengan Warga Cunca Wulang, Gubernur VBL : Pakai Riset Bangun NTT

287 Views

Mabar-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bertatap muka dengan para Camat, Kepala Desa, tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan di Desa Cunca Wulang Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur di hari kedua kunjungan kerjanya.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/06/22/kunker-ke-mabar-gubernur-vbl-pinta-kelola-pantai-pede-berbasis-ekologis/

“Untuk membangun NTT, kita bekerja harus dimulai dengan riset. Kita harus siapkan perencanaan dengan baik. Kata para ahli, kalau perencanaannya baik dan benar maka laba 50% sudah ada di tangan,” urai Gubernur VBL di depan masyarakat Cuncan Wulang, pada Selasa, 23 Juni 2020.

Dalam perencanaan yang baik dan benar, sebut Gubernur VBL, implementasinya harus konsisten. “Kalau kita kerja dengan perencanaan yang baik dan konsisten dalam pelaksanaannya, maka saya yakin akan terjadi loncatan-loncatan besar dan signifikan untuk pembangunan di NTT,” kata Gubernur.

Karena itu, Gubernur VBL berpesan kepada Bupati Mabar untuk meninggalkan karya yang akan selalu dikenang oleh masyarakat. “Bupati Mabar, Pak Gusti Dula sangat luar biasa karena bisa meninggalkan karya dan karsa yang luar biasa. Karena itu, para calon bupati yang akan datang harus lebih bagus. Kalau tidak bagus atau tidak maju dari sekarang ya…lebih baik mundur,” ucap Gubernur disambut tepuk tangan dan gelak tawa hadirin.

Di tempat yang sama Bupati Mabar, Drs. Agustinus Ch Dula menyampaikan ucapan terima kasih atas atas kunker Gubernur VBL bersama rombongan. “Kehadiran Bapak Gubernur sejak kemarin apalagi berkeliling ke pulau-pulau menandakan obyek wisata mulai dibuka secara bertahap dengan berpedoman pada protokol kesehatan,” tandas Bupati Dula.

Terima kasih juga disampaikan kepada Gubernur VBL, sambung Bupati Dula, karena pada tahun ini jalan provinsi yang ada di Kabupaten Mabar selesai dikerjakan. “Tahun ini, jalan provinsi kami di Mabar sudah tuntas. Terima kasih Bapak Gubernur yang sudah menepati janji di saat kampanye dulu,” tegas Bupati Dula.

Tampak hadir pimpinan organisasi perangkat daerah tingkat Provinsi NTT, Ketua DPRD Mabar, Edi Endi; Wabup Mabar, Dr. drh. Maria Geong; dan sejumlah pejabat serta undangan lainnya.(*/rb)

Sumber berita dan foto (*/Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)