Arsip Tag: kabupaten sikka

Jokowi Tinjau Lumbung Pangan di Sumba & Resmikan Bendungan Napun Gete

620 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada Selasa pagi, 23 Februari 2021, bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka kunjungan kerja. Bersama rombongan terbatas lepas landas menuju Kabupaten Sumba Barat Daya dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB.

Setibanya di Bandar Udara Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Presiden akan langsung bergerak menuju lokasi food estate atau lumbung pangan yang terletak di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah.

Di lokasi tersebut Kepala Negara akan melakukan peninjauan area lumbung pangan padi yang menjadi program jangka panjang pemerintah untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selepas meninjau lokasi lumbung pangan, Presiden diagendakan untuk langsung bertolak menuju Kabupaten Sikka dengan menempuh perjalanan udara melalui Bandar Udara Tambolaka dan tiba di Bandar Udara Frans Seda, Kabupaten Sikka.

Bendungan Napun Gete akan menjadi destinasi Presiden di Kabupaten Sikka di mana Kepala Negara akan meresmikan sekaligus meninjau bendungan yang telah dibangun sejak tahun 2016 tersebut.

Selepas rangkaian acara, Presiden bersama rombongan terbatas akan langsung kembali menuju Jakarta.

Turut serta dalam keberangkatan Presiden menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur di antaranya ialah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)

Menteri PUPR Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Napung Gete di Sikka

361 Views

Sikka-N.T.T, Garda Indonesia | Menteri PUPR RI, Ir. M. Basoeki Hadimoeljono didampingi Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) dan bersama sejumlah pejabat Kementerian PUPR mengunjungi Bendungan Napung Gete di Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, pada Rabu, 5 Agustus 2020. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk meninjau perkembangan pembangunan Bendungan Napung Gete.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi mengatakan rakyat NTT sangat berterima kasih pada Presiden Jokowi dan Kementerian PUPR yang telah memberi perhatian dengan pembangunan bendungan bagi masyarakat NTT.

“Tentunya Pemerintah dan masyarakat NTT harus berbangga dan berterima kasih pada Presiden Jokowi bersama Bapak Menteri PUPR yang memberikan perhatian tinggi bagi masyarakat NTT. Tidak berlebihan saya katakan demikian karena pembangunan bendungan bagi masyarakat NTT ini sangat membantu terkhususnya menopang kebutuhan air bersih bagi masyarakat,” ujar Wagub Josef.

“Dulu di sini tempatnya kering. Tapi sebentar lagi bendungan akan segera selesai dibangun dan bisa menampung air dalam jumlah yang banyak dan tentunya daerah ini pasti akan subur. Sekali lagi terima kasih pada pemerintah pusat yang sudah membantu kita di sini,” ungkap Nae Soi.

Menteri PUPR RI Ir. M. Basoeki Hadimoeljono mengatakan pembangunan bendungan Napung Gete tersebut juga merupakan gagasan dan instruksi dari Presiden Jokowi yang ditujukan demi kesejahteraan masyarakat NTT.

Menteri PUPR RI, Basoeki Hadimoeljono (berbaju batik) saat disambut di lokasi pembangunan Bendungan Napung Gete

“Pembangunan Bendungan Napung Gete ini adalah bagian dari perhatian khusus Bapak Presiden yang menginginkan minimal tujuh bendungan untuk masyarakat NTT. Bapak Presiden juga mengatakan bahwa dengan pembangunan bendungan tentunya akan membantu Pemerintah Provinsi dalam mendorong perubahan di bidang pertanian masyarakat NTT,” jelas Menteri Basoeki.

Di Pulau Timor, imbuh Menteri Basoeki, sudah ada empat bendungan, di Flores baru ada dua yaitu satu di sini (bendungan Napung Gete -Sikka) dan satu lagi di Mbay. Dan baru satu lagi di Weilikis (Atambua). “Program pembangunan bendungan ini juga untuk menghijaukan NTT dengan memanfaatkan tampungan air,” jelasnya.

Menteri Basoeki juga mengatakan Kapasitas Bendungan Napung Gete mencapai 11 juta meter kubik air yang hampir sama dengan bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang. “Saya harap dengan anggaran lebih dari 800 miliar di sini mudah-mudahan pembangunannya dapat diselesaikan cepat untuk digunakan bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Ir. Agus Sosiawan, menjelaskan luas genangan air bendungan Napung Gete akan mencapai 99,78 Ha dengan kapasitas 11 juta meter kubik air dan pembangunannya membutuhkan lahan seluas 184,47 Ha.

Menteri PUPR juga kemudian menuju Labuan Bajo untuk meninjau lokasi pengerjaan Penataan Kawasan Puncak Waringin.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

Tiga ABK KM Lambelu Positif Covid-19 dan Semua Penumpang Jalani Karantina

1.377 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kami ingin menjelaskan tentang KM Lambelu yang berlayar dari Nunukan Makassar dan tiba di Maumere Nusa Tenggara Timur pada Senin, 6 April 2020 yang saat ini menjadi perhatian dan perdebatan publik,” ungkap Jubir Satgas Pencegahan Covid 19 Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius dalam keterangan pers pada Selasa, 7 April 2020 pukul 21.00 WITA.

Lanjut Marius, “Bapak Gubernur menyadari bahwa adanya perhatian dari seluruh masyarakat terkait para penumpang dan telah ada konsultasi antara Kadis Kesehatan Provinsi NTT dengan Kadis Kesehatan Kabupaten Maumere dan Bupati Sikka dan sejumlah dokter”.

Marius mengakui bahwa terdapat 3 (tiga) orang yang dinyatakan positif Covid 19 atas hasil tes cepat atau rapid test yakni 2 (dua) ABK dan 1 (satu) penjaga kantin. “Ketiga orang ini positif diperiksa dengan rapid test,” jelasnya.

Namun, Marius menambahkan, ketiga orang tersebut juga dilakukan pemeriksaan swab menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan atau cairan pernafasan bawah untuk dilakukan tes PCR ( Polymerase Chain Reaction) yang selanjutnya diperiksa di laboratorium Makassar. “Mereka (ketiga ABK) tidak diizinkan turun dari kapal dan akan kembali ke Makassar,”tegas Marius.

Marius meminta agar masyarakat tidak mengambil kesimpulan sendiri karena hasil rapid test belum final karena masih harus dilakukan PCR. “Meski hasil rapid test positif, namun belum bisa dikatakan murni positif Covid-19,” ungkap Marius menyadur pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Mere.

Telah dilakukan koordinasi antara Gubernur NTT dan Bupati Sikka sehingga tadi pagi (Selasa, 7 April 2020) KM Lambelu diizinkan bersandar di Pelabuhan Lorens Say Maumere, namun ketiga ABK tidak diizinkan turun dan semua penumpang yang berasal dari Flotim, Ende, Nagekeo, dan Sikka langsung dikarantina.

“Kami membaca berbagai komentar di media sosial dan banyak pro kontra. Tentu kita berharap agar masyarakat NTT tetap nyaman dan sehat serta berharap agar kita tidak panik dan menyerahkan proses ke tenaga medis,” tandas Marius.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto oleh Valeri Guru

Jasa Raharja NTT Hibah Ambulans kepada RSUD TC Hillers Maumere

349 Views

Maumere, Garda Indonesia | PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT menghibahkan 1 (satu) unit ambulans kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr TC Hillers Maumere, pada Senin, 16 Maret 2020, bertujuan untuk meminimalisir fatalitas korban kecelakaan dan memberikan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan yang ada di wilayah Kabupaten Sikka.

Acara hibah Mobil Ambulans berlangsung di Kantor Bupati Sikka, diterima langsung oleh Bupati Sikka, Fransiskus R. Diogo, dan dihadiri oleh Sekda Kabupaten Sikka, Direktur RSUD dr TC Hillers dan ASN Kabupaten Sikka.

Bupati Sikka dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Jasa Raharja (Persero) karena telah memberikan perhatian bagi Pemda Kabupaten Sikka dengan menghibahkan Mobil Ambulans yang selanjutnya akan digunakan Rumah Sakit TC Hillers sebagai Kendaraan Operasional pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas.

“Tadi disampaikan bapak Pahlevi bahwa ada 19 Provinsi yang mendapatkan Hibah Ambulans dan kami bersyukur karena di NTT, hanya Pemda Sikka yang mendapatkan Hibah Ambulans, ini merupakan wujud kepedulian yang nyata bagi Masyarakat Kabupaten Sikka dan kami juga harus memberikan feed back kerja sama yang konstruktif kepada Jasa Raharja,” ujar Bupati Sikka.

Penyerahan 1 (satu) unit Mobil Ambulans dari Jasa Raharja NTT kepada RSUD TC Hillers Maumere yang diterima langsung oleh Bupati Sikka, Fransiskus R. Diogo

Sementara itu, Pahlevi B. Syarif, Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Nusa Tenggara Timur dalam kesempatan yang sama berharap mobil ambulans yang dihibahkan dapat mempercepat penanganan korban kecelakaan lalu lintas, baik pertolongan pertama maupun korban yang membutuhkan ambulans ketika pulang ke rumah.

“Mobil ambulans ini dilengkapi berbagai fasilitas seperti P3K, tandu, dan peralatan untuk mengevakuasi korban lainnya. Semoga peralatan tersebut dapat membantu petugas medis yang akan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan,” terang Pahlevi.

Alasan RSUD dr. TC Hillers Maumere dipilih sebagai penerima hibah ambulans, terang Pahlevi, karena selama kurun waktu 5 tahun ini, paling banyak menangani korban kecelakaan lalu lintas.

Pahlevi juga menambahkan, PT Jasa Raharja merupakan perusahaan yang diberikan tugas memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan. Selain itu, Jasa Raharja juga menghimpun dana dari masyarakat yang mempunyai kendaraan bermotor dan angkutan umum.

Direktur RSUD dr TC Hillers Maumere dr. Marietha L. Dua Weni mengatakan mobil ambulans hibah dari Jasa Raharja sangat bermanfaat bagi pelayanan rumah sakit.

“Ambulans ini nantinya akan difungsikan untuk mendukung tim medis yang bertugas memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan,” ucapnya.(*)

Sumber berita (*/Yanto—Jasa Raharja NTT)
Editor (+rony banase)