Arsip Tag: kepala bp paud dikmas ntt

Era Normal Baru, BP PAUD dan Dikmas NTT Helat Rakor Antar-dinas Kab/Kota

304 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | BP PAUD dan Dikmas Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai perpanjangan tangan dari Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI bertanggungjawab dan berperan penuh dan mampu memfasilitasi setiap permasalahan PAUD dan Dikmas yang ada dalam setiap daerah di Provinsi NTT (sesuai amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang mengalihkan penyelenggaraan PAUD dan Dikmas dari provinsi ke kabupaten/kota).

Untuk memaksimalkan koordinasi antara BP PAUD dan Dikmas NTT dengan kabupaten/Kota, maka dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Program PAUD dan Dikmas dengan Dinas Kabupaten/Kota Se-Nusa Tenggara Timur oleh BP PAUD dan Dikmas Provinsi NTT pada 3—5 September 2020 di Hotel Aston Kupang.

Melibatkan 22 Kabid PAUD dan Dikmas dan PNF serta mitra dari kabupaten/Kota se-NTT, rakor dilaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Kepala BP PAUD dan Dikmas NTT, Maria B. Advensia, S.H., M.Hum. saat membuka Rakor PAUD dan Dikmas

Kepala BP PAUD dan Dikmas NTT, Maria B. Advensia, S.H., M.Hum. saat membuka rakor mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan momentum tepat untuk membangun dan memperkuat kerja sama antara BP PAUD dan Dikmas dan dinas kabupaten/Kota serta mitra dalam melaksanakan pembinaan program sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014.

“Hari ini merupakan pertemuan perdana secara tatap muka sejak merebaknya Covid-19,” ungkapnya pada Kamis malam, 3 September 2020 seraya menyampaikan bahwa saat pandemi Covid-19, BP PAUD dan Dikmas melakukan koordinasi dan pelatihan  secara daring atau online.

Maria Advensia menyerukan untuk menerapkan protokol kesehatan di lingkungan satuan pendidikan dengan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun, membiasakan pola hidup sehat dan bersih, rajin berolahraga secara teratur, dan menghindari kontak fisik secara langsung seperti mencium pipi, berjabat tangan, dan berpelukan.

“Warga satuan pendidikan diharapkan agar tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut secara langsung, jika batuk atau bersin, maka harus menggunakan tisu atau ditutup dengan pangkal lengan,” pintanya.

Foto bersama Kepala BP PAUD dan Dikmas NTT, Maria Advensia dengan para Kabid PAUD dan Dikmas Kabupaten/Kota se-NTT

Maria Advensia juga mengungkapkan dengan adanya pandemi Covid-19, semua kegiatan BP PAUD dan Dikmas berubah dari tatap muka menjadi daring atau secara virtual. “Meski demikian, saya mengajak kita semua untuk tak menyurutkan hasrat kita untuk tetap melakukan aktivitas dengan kewaspadaan tinggi. Menaati protokol kesehatan dengan patuh, dengan demikian aktivitas dan kesehatan menjadi prioritas di masa new normal,” pungkasnya.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan oleh BP PAUD dan Dikmas NTT secara daring dalam masa pandemi Covid-19 antara lain Diskusi Interaktif tentang Pengembangan Model Keaksaraan dan Kesetaraan Tahun 2020, Diskusi Interaktif Hasil Studi Pendahuluan Model PAUD Tahun 2020, Peningkatan Kapasitas Penilik dan Pamong Belajar dengan Pengusulan Angka Kredit secara online pada Masa Pandemi Covid-19, Seminar Daring Mengatasi Kejenuhan Anak Usia Dini Selama Belajar dari Rumah, Webinar Mengatasi Permasalahan Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan di New Normal Covid-19, Webinar Kelas Orang tua Berbagi, dan Ngopi Bareng Tutor/Pendidik Bantu.

Selain itu, juga dilakukan bimtek secara daring di antaranya Bimbingan Teknis dalam Jaringan/Daring bagi Guru, Mitra dan Penilik PAUD dalam Pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR), Penguatan PKBM Menuju Tatanan Normal Baru, Hambatan dan Tantangan Pendidik Kesetaraan melalui Pembelajaran Daring, Bimtek Pendidikan PAUD se-NTT, Bimtek Pendidikan Keluarga se-NTT, Bimtek Penilik/Pamong Belajar se-NTT, dan Bimtek Pendidik/Tutor Bantu SNPF se-NTT.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Perayaan HUT Ke-48 KORPRI Tahun 2019 ala BP PAUD Dikmas NTT

223 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, BUMN, BUMD serta anak perusahaan. Sedangkan Pemerintah Desa telah tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI).

Meski demikian, KORPRI sering kali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan KORPRI tak terlepas dari kedinasan. KORPRI dibentuk pada 29 November 1971 berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 1971.

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia Tahun 2019 dimaknai dan dirayakan secara sederhana oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, BP PAUD Dikmas NTT dengan dilakukan apel pagi dan dilanjutkan dengan apresiasi bagi ASN dan PTT atau Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) lingkup BP PAUD Dikmas dalam rangkaian lomba pelafalan Panca Prasetya KORPRI untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tata Nilai Budaya Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk para Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN).

Berlangsung di teras aula Kantor BP PAUD Dikmas NTT pada Jumat, 29 November 2019 pukul 08.00—selesai; Pantauan langsung media ini, tampak beberapa ASN melafalkan dengan lancar dan fasih Panca Prasetya KORPRI namun beberapa ASN tidak sama sekali lafal. Begitupun dengan pelafalan  Tata Nilai Budaya Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Adapun juri lomba yakni Juri Pertama Kepala BP PAUD Dikmas NTT, Maria B.Advensia, S.H., M.Hum., Juri II Kasubag Umum, Felipus Meruk, S.H., Juri III Pamong Belajar, Alex Tagela.

Dari 66 pegawai BP PAUD Dikmas NTT yang mengikuti lomba dan dinilai dengan cermat dan akurat oleh para juri diperoleh 12 besar pemenang dengan rincian sebagai berikut :

Foto bersama Juri Lomba Panca Prasetya KORPRI dan Para Pemenang

Panca Prasetya KORPRI untuk ASN, Juara Harapan III Agustinus Koa, Harapan II Siska Oktaviani; Harapan I Natalia Kolo; Juara III Marselina Saubaki; Juara II Thomas Kristoforus; dan Juara I Alfons Daniel Siki.

Foto bersama Juri Lomba Tata Nilai Budaya Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan para pemenang

Tata Nilai Budaya Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk para Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), Juara Harapan III Marselina Nale; Harapan II Theodora Moe; Harapan I Yolan Bela; Juara III Yuni Klomang; Juara II Yapner Maubana; Juara I Setia Rahayu.

Kepala BP PAUD Dikmas NTT, Maria B.Advensia, S.H., M.Hum. kepada para peserta lomba mengatakan ada yang mempersiapkan secara baik dan ada yang tidak tetapi begitu baik namun saat naik ke podium apa yang telah dilafalkan pudar. Namun, lanjut Maria Advensia, ada beberapa peserta yang luwes melafalkan.

Kepala BP PAUD Dikmas NTT, Maria B.Advensia, S.H., M.Hum.

Maria Advensia juga berharap agar ASN untuk meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja dan memprioritaskan kepentingan umum dan kepentingan bersama dan bukan kepentingan pribadi dan golongan dan tidak berpikir pola lama namun berpikir maju karena persaingan sehat dapat menuntun menjadi pemenang.

Adapun Panca Prasetya Koprs Pegawai Republik Indonesia:

Kami Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia adalah insan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjanji:

  1. Setia dan taat kepada negara kesatuan dan pemerintah Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945;
  2. Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara,serta memegang teguh rahasia jabatan dan rahasia negara;
  3. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan;
  4. Memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta kesetiakawanan Korps Pegawai Republik Indonesia ;
  5. Menegakkan kejujuran, keadilan, dan disiplin serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)