Arsip Tag: komjen pol firli bahuri

KPK Terbitkan SE PBJ dan Tempatkan Anggota di Gugus Tugas Covid-19

51 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Menyikapi situasi saat ini, salah satu prioritas nasional adalah pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ-red), dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), KPK terus melakukan tugas pencegahan, koordinasi dan monitoring dengan pihak terkait.

Prinsip PBJ pada kondisi darurat yaitu Efektif, Transpraran dan Akuntabel. Khusus PBJ kebutuhan penanganan Covid-19 KPK telah berkoordinasi dengan LKPP serta Kepala BPKP RI. Sesuai dengan Inpres No. 4 Th 2020 dan keppres No. 9 Th 2020, LKPP dan BPKP bertanggungjawab terhadap pendampingan dan pengawasan pengadaan barang dan jasa. “Kami pimpinan KPK terus melakukan koordinasi dan monitoring,” ujar ketua KPK Firli Bahuri kepada awak media, pada Kamis, 2 April 2020 malam.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa saat ini KPK melalui kedeputiaan pencegahan telah membantu gugus tugas penanganan Covid-19 yang konsen dan fokus kepada penanganan Covid-19.

Lanjutnya, KPK telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam situasi penanganan Covid-19, diantaranya telah menugaskan Deputi Pencegahan untuk menempatkan anggota di gugus tugas penanganan Covid-19 BNPB. “Selain itu, KPK juga telah menyiapkan SE yang akan ditujukan kepada Gugus Tugas Covid-19 serta para kepala daerah ( Gubernur, Bupati dan Walikota), “ imbuh ketua KPK Firli Bahuri.

SE PBJ dalam penanganan Covid-19 tersebut telah ditandatangani pada Kamis 2 April 2020, setelah sebelumnya menjadi pembahasan oleh kelima pimpinan KPK, untuk selanjutnya dapat segera disampaikan kepada para pihak yang terkait. “Surat Edaran tersebut bersifat petunjuk, arahan atau warning agar supaya tidak melakukan korupsi,” tegas Firli Bahruri.

Seraya berkata sangat tegas, Firli Bahruri menyampaikan bahwa KPK tidak memberikan fatwa karena KPK tidak memiliki kewenangan memberi fatwa. “Kita hanya mengingatkan bahwa “Korupsi di Saat Bencana, Hukumannya Pidana Mati, ” tegas Ketua KPK Firli Bahuri memperingatkan.

Di samping itu, dalam upaya pencegahan korupsi, KPK menugaskan deputi pencegahan untuk melakukan upaya mencegah untuk tidak terjadi korupsi, KPK melakukkan monitoring dan koordinasi baik dengan LKPP, BPKP dan BNPB. Ketua KPK

Firli Bahuri juga kembali menyampaikan agar kiranya dapat memedomani Perpres No 16 tahun 2018 dan peraturan Lembaga LKPP No 13 tahun 2018 tentang pengadaan barang dalam situasi bencana, yang pendampingannya dilakukan oleh LKPP bersama BPKP.

“Dalam seluruh tahapan pelaksanaan PBJ untuk tidak melakukan perbuatan yang dikategorikan tindak pidana korupsi yakni melakukan persekongkolan/kolusi, menerima kickback dari penyedia, menerima hadiah atau janji, melakukan mall administrasi, berniat jahat dengan memanfaatkan kondisi darurat serta membiarkan terjadinya tindak pidana korupsi,” pungkasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/@yfi–Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

Hidup Bermakna Bermain dengan Cinta

90 Views

Hidup Bermakna Bermain dengan Cinta

Oleh Firli Bahuri

Cinta yang paling terhormat adalah menghormati semua yang dicinta,
Kerap kali kita lupa bahwa kehancuran berwarga negara berawal dari keakraban yang berjarak, dan berbeda kutup

Cinta yang terputus dan berkabut
Malapetaka yang terulang,
Semua saling berjauhan seperti gunung dan danau,
Seperti gurun dan air,
Seperti terang dan gelap.

Padahal kita penghuni pulau-pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke,
Dari Pulau Miangas sampai ke Pulau Rote,
Melukiskan Surga Kebinekaan,
Deretan pulau-pulau yang mengajarkan kita untuk menikmati dan menjalin kerukunan

Sungguh indahnya kedamaian dan kebinekaan di negeri ini.
Tetapi suasana ini bisa hilang seketika, Jikalau anak bangsa tidak pandai merawatnya
Alam, Gunung, Sungai rusak dan tidak bisa lagi diharapkan,

Ketika nafsu dibakar dengan niat memperkaya diri dan korupsi terus bersemi di seluruh negeri,  Karenanya perlu kecintaan kepada bangsa ini

Mengapa kita harus mendahulukan cinta, keakraban sesama anak bangsa?
Agar kita terbiasa mengenali rintihan tak terucap,
Teriakan tak bersuara dan ratapan tak berair mata

Mengapa kita harus memuliakan mereka, sesama pewaris bangsa?
Karena negara harus memelihara anak yatim, fakir miskin dan anak terlantar,
Karena kita hidup di surga kebinekaan,

Saudara-saudara seirama sepenanggungan,
Kita beruntung mengeram di Surga Indonesia..
Jangan nodai keindahan yang kita miliki dengan kata-kata buruk yang tak terukur,
Dengan senyuman melayang di atas penderitaan orang banyak,

Hidup bercinta dan berbagi adalah Taman Sari Berbangsa yang Abadi,
Mari kita berubah, bercahaya dan saling mencinta.

Wahai Putra Putri Indonesia…
Bangunlah pondasi kecintaan kepada negeri ini…
Mari seluruh penghuni negeri,
Menggapai NKRI bebas dari korupsi.

(*/Penulis merupakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019—2023)
Foto utama oleh mynurz.com

Kilas Balik Ketua KPK Komisaris Jenderal Polisi Firli Bahuri

273 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Nama Komjen Pol. Firli Bahuri ramai diperbincangkan usai terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2019—2023. Keberhasilan Komjen Pol. Firli dalam melewati semua tahapan seleksi tidak terlepas dari upaya serta doa yang selalu ia panjatkan kepada Allah SWT, yang kiranya memohon untuk diberikan yang terbaik baginya serta Bangsa dan Negara.

Komjen Pol. Firli Bahuri Insya Allah akan dilantik pada Jumat, 20 Desember 2019 merupakan salah satu figur penting dengan sederet prestasi luar biasa. Namun rasanya banyak yang belum tahu bagaimana dan seperti apa perjalanannya hidupnya sejak kecil yang penuh inspirasi dan patut untuk diketahui publik khususnya generasi muda Indonesia.

Dalam kesempatan silaturahmi Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub Ismail dengan Kabaharkam Komjen Pol. Firli Bahuri di Mabes Polri pada Kamis, 28 November 2019; saat berbincang dan ditanya bagaimana dan seperti apa sehingga bisa seperti sekarang ini, Komjen Pol. Firli tersenyum sejenak seraya berkata Alhamdulilah barokah, Komjen Pol. Firli Bahuri kemudian menuturkan beberapa kisah perjalanannya.

Komjen Pol. Firli Bahuri lahir di sebuah kampung terpencil bernama Desa Lontar di Sumatra Selatan pada 8 November 1963, dari seorang Ibunda yang bernama Tamah dan Ayahanda bernama Bahuri, dan ia adalah anak bungsu dari 6 (enam) bersaudara.

Sebagaimana kehidupan di desa, Komjen Pol. Firli Bahuri tumbuh dengan keterbatasan sarana publik namun hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk dapat berhasil sekolah layaknya anak-anak pada umumnya.

Dalam usia 5 tahun, Sang Ayah telah meninggal dunia, dan hal tersebut menjadi masa-masa kelam bagi Komjen Pol. Firli Bahuri beserta saudara lainnya, hidup dengan seorang Ibunda dan lima saudara lainnya yang sudah tidak memiliki Ayah (Yatim -red ) menjadikan Komjen Pol. Firli Bahuri mengenal apa itu kerja keras dengan sarat perjuangan keras. Namun semangat tak pernah luntur untuk menggapai cita-citanya.

Meski baru duduk di bangku sekolah dasar, Komjen Pol. Firli Bahuri sudah harus bekerja ekstra untuk dapat membantu meringankan beban Sang Ibunda yang telah mengambil peran sebagai kepala keluarga.

Tekadnya yang sudah bulat untuk dapat bersekolah tersebut membuat masalah jarak tempat tinggal yang jauh dari sekolah tidak menyurutkan niatnya untuk belajar, dan untuk dapat sampai ke sekolah Komjen Pol. Firli Bahuri harus menempuhnya dengan berjalan kaki sejauh belasan kilometer.

Adapun pada saat Komjen Pol. Firli Bahuri hendak melanjutkan Sekolah Menengah Pertama (SMP Bhakti), hanya ada satu sekolah swasta terdekat yang ada yaitu di Kecamatan Pengandongan dengan jarak yang sangat jauh dan sulit bagi ukuran anak seusianya ( 8 km atau 16 km pulang pergi) dari kediamannya (pulang-pergi) harus ditempuh dengan berjalan kaki, namun hal itu semua tidaklah menyurutkan niat dan semangatnya untuk bisa bersekolah.

Bersekolah tidak membuat Komjen Pol. Firli Bahuri lupa untuk tetap berjuang membantu Sang Ibunda, maka untuk dapat terus mengejar cita-citanya setelah tamat SMP Komjen Pol. Firli Bahuri merantau jauh meninggalkan kampung halaman untuk dapat melanjutkan sekolahnya di SMAN 3 Palembang.

Dari penuturan kalangan rekan-rekannya bahwa tidak sulit untuk menemukan Jenderal Bintang Tiga tersebut di sekolah karena dalam kesehariannya hanya ada dua tempat yang menjadi Favorit dari Komjen Pol. Firli Bahuri yaitu Perpustakaan dan kelas belajar.(*)

Sumber berita (*/@yfi–Tim IMO Indonesia) Editor (+rony banase)