Arsip Tag: lomba kebersihan antar instansi

HUT ke-21 Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Helat Aneka Giat

88 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang bakal melakukan selebrasi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-21 pada Senin, 7 Desember 2020, beragam kegiatan bakal dilakukan. Pembukaan kegiatan ditandai dengan pelepasan burung merpati dan balon oleh Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man dan didampingi Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestly Funay, S.E., M.Si. di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang, pada Jumat, 20 November 2020 pukul 06.00 WITA—selesai.

Turut mendampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Elizabeth Man Rengka, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Ny. Louise Marlinda Funay-Pellokila bersama para pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang serta camat dan lurah.

Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan terima kasih kepada Dharma Wanita Persatuan karena berkat dukungan ibu-ibu seluruh tugas dan pelayanan para suami di Pemkot Kupang bisa dilakukan dengan baik hingga saat ini. Menurut dokter Herman Man, adagium lama yang mengatakan di belakang laki-laki sukses ada perempuan hebat itu benar adanya. Ibu-ibu diakuinya kuat dalam prinsip namun lembut dalam penyelesaian, baik dalam urusan mengasuh anak-anak, kesehatan dan urusan rumah tangga lainnya.

Atas nama Pemerintah Kota Kupang, dokter Herman Man menyatakan dukungan untuk seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong HUT ke-21 Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang sejak Jumat, 20 November 2020 hingga perayaan puncak HUT DWP pada Senin, 7 Desember 2020.

“Semoga seluruh kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sesuai rencana. Selamat bergembira,” ucap dokter Herman Man.

Foto bersama Dharma Wanita Persatuan dengan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Kupang

Ketua panitia HUT DWP Kota Kupang, Ny. Jane Edith Ndapamerang Sabanari dalam laporannya menyampaikan, perayaan HUT DWP tahun 2020 mengusung tema “Peran DWP dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital Untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Indonesia.”

Menurut Nyonya Jane, sejumlah kegiatan sudah dirancang sejak 20 dan dibuka pada Jumat, 20 November 2020 dengan senam zumba bersama serta bazar makanan dan minuman. Selanjutnya pada 27 November 2020 akan dilaksanakan kerja bakti di sepanjang pantai Pasir Panjang.

Selanjutnya, imbuh Nyonya Jane, pada 28 November 2020, DWP Kota Kupang akan berbagi kasih bersama anak-anak di tiga panti asuhan di Kota Kupang dan pada 4 Desember 2020 bakal dilakukan penilaian lomba kebersihan lingkungan antar-OPD dan Kantor Camat se-Kota Kupang kemudian dilanjutkan dengan berbagi kasih kepada orang gangguan jiwa dan orang tidak mampu pada tempat pembuangan sampah di Kota Kupang pada Sabtu, 5 Desember 2020.

“Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan perayaan puncak HUT ke-21 DWP pada Senin, 7 Desember 2020 yang dimeriahkan dengan tarian massal para anggota DWP Kota Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/Pkp_ans)
Editor (+rony banase)

Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

965 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa ke depan setiap ASN harus bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan tempat dia bekerja. Hal ini diungkapkan Gubernur saat beraudiensi dengan para Juri Lomba Kebersihan antar-instansi Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, di Ruang Kerja Gubernur, pada Kamis, 6 Agustus 2020.

Para Juri yang berjumlah 7 orang ini mendapat banyak arahan dari Gubernur sekitar kurang lebih 3 jam berkaitan dengan masalah kebersihan. Menurutnya kegiatan ini harus rutin dilakukan, agar masalah kebersihan benar – benar menjadi budaya hidup di NTT.

Jika lomba ini dibuat secara rutin, imbuh VBL, maka pasti sebagian besar ASN mulai berbenah dan membersihkan lingkungan tempat kerjanya. Hal inilah yang nantinya akan menjadi budaya dan suatu kebiasaan dalam diri setiap ASN.

“Inilah yang diharapkan dari dibuatnya lomba ini,” ujar Gubernur.

Masih menurut Gubernur VBL, sekian lama para ASN beranggapan bahwa masalah kebersihan merupakan tanggung jawab dari cleaning service. Hal ini yang membuat mereka tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan kantor.

“Ke depan tidak ada lagi cleaning service, jadi masalah kebersihan menjadi tanggung jawab semua pegawai,” tegas Gubernur.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat memberikan arahan kepada Tim Juri Lomba Kebersihan antar-instansi

Ia juga minta agar instansi yang meraih predikat terbersih diberi penghargaan sebagai bentuk rangsangan agar tetap menjaga kebersihan lingkungan kantornya. Demikian pula dengan instansi yang meraih predikat terkotor tetap diberi hadiah, sebagai motivasi agar lebih serius memerangi sampah yang ada.

“Khusus bagi instansi yang meraih predikat terkotor tetap diberi hadiah, tetapi hadiahnya berupa tempat sampah yang berisikan sampah plastik, hal ini tentunya akan menjadi pukulan sekaligus motivasi agar ke depan mereka lebih serius memerangi sampah di instansinya,” ujar VBL.

Sebelum mengakhiri pertemuan ini, Gubernur mengharapkan agar ke depan selain lomba kebersihan, juga harus dibuat lomba kinerja antar instansi. Jadi setiap instansi yang bekerja mencapai target yang telah dibuat, maka mereka akan memperoleh penghargaan. Tujuannya adalah agar setiap instansi mampu melakukan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal, tentunya sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Umum Provinsi NTT, George Hadjoh mengatakan bahwa lomba kebersihan yang diprakarsai oleh biro yng dipimpinnya ini, merupakan bentuk implementasi keinginan serta mimpi besar Bapak Gubernur untuk mengubah wajah provinsi ini menjadi bersih, dan harus menjadi pelopor untuk meraih mimpi itu. Masih menurut George bahwa selain lomba kebersihan antar instansi lingkup Pemprov NTT, Biro Umum juga akan menggelar lomba kebersihan antar Kabupaten/Kota, dalam rangka HUT NTT pada bulan Desember 2020.

“Jika kegiatan ini berhasil, maka saya yakin NTT akan menjadi provinsi yang terbersih,” ungkap George.

Pada kesempatan ini pula, George memperkenalkan Dewan Juri yang terlibat pada kegiatan ini, Ketua, Aloysius Tani dari RRI Kupang; Sekretaris, Kristo Embu dari Harian Timor Express, sedangkan anggota terdiri dari Alfons Medabang dari Harian Pos Kupang, Ina Djara dari TVRI Kupang, Syarif Lamabelawa dari Harian Victory News, Hendro Teme dari Radio Tirilolok dan Rony Banase dari Portal Berita Daring Garda Indonesia.

Menurutnya media harus menjadi mitra pemerintah dalam membangun, mengedukasi serta mengubah perilaku masyarakat NTT dalam mengelola kebersihan.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)