Arsip Tag: menhub budi sumadi

Maskapai Asing Masuk Ke Indonesia? HIPMIKINDO Dukung Penuh

167 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Diskursus yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait maskapai asing yang diundang masuk ke dalam bisnis penerbangan nasional bermaksud agar harga tiket pesawat domestik yang dikeluhkan masyarakat dapat kembali normal dan tidak mahal.

Diskursus tersebut didukung penuh oleh Barisan Muda Himpunan Pengusaha Mikro Dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO).

Ketua Umum BM HIPMIKINDO, Denny Agiel Prasetyo mengatakan pihaknya mendukung diskursus tersebut bukan saja karena harga tiket, tetapi pihaknya yakin jika maskapai asing ikut berbisnis di dalam penerbangan nasional. Indonesia akan bisa untung dari berbagai aspek, dimana apabila maskapai asing masuk akan memberikan penambahan pendapatan negara atas sektor pajak di luar sektor andalan minyak dan gas (Migas).

“Hal tersebut jelas menguntungkan dimana terdapat penambahan atas pendapatan negara atas sektor pajak di luar sektor andalan migas, dan terjadi persaingan yang lebih kompetitif dan pilihan yang lebih luas bagi konsumen pengguna moda transportasi udara yang pada gilirannya pasti meningkatkan standar sektor pelayanan, keamanan dan kenyamanan bagi para konsumen pengguna moda transportasi udara tersebut,” ujar Denny melalui rilis yang diterima media Garda Indonesia, Kamis, 13 Juni 2019

Menhub Tak Mampu Kelola Maskapai

Mantan Aktivis’98 ini juga menjelaskan mengenai kenapa harga tiket pesawat domestik bisa melambung tinggi. Menurutnya, mahalnya harga tiket pesawat itu disebabkan karena kinerja Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi yang tidak mampu mengelola maskapai penerbangan nasional.

“Harga tiket pesawat komersil menjadi relatif mahal jelas, di sini ketidakmampuan Menteri Perhubungan untuk melakukan standar batas atas dan bawah atas harga tiket yang mestinya diatur, diawasi dan bila melanggar dilakukan sanksi tegas dimana itu adalah juga merupakan proteksi kepada masyarakat pengguna jasa transportasi udara tersebut. Sehingga tidak dirugikan dengan sedemikian rupa,” jelas Denny.

Selain Menhub, Denny juga menuding Garuda Indonesia dan Lion Air sebagai penyebab mahalnya harga ticket pesawat. Menurutnya, kedua maskapai tersebut dinilai telah melakukan duopoli dalam bisnis penerbangan nasional.

“Jelas hal tersebut menunjukkan betapa nakalnya para pemilik dan pengelola maskapai penerbangan. Di mana sangat tidak mengindahkan aspek kemanusian akan tetapi semata mata hanya mengedepankan unsur keuntungan semata,” ucapnya.

Untuk itu, Menurut Denny, sangat diperlukan sistem pengawasan yang super ketat terhadap pengelolaan bisnis Penerbangan Nasional agar harga tiket dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan pasar.

“Solusinya adalah sistem pengawasan ketat dengan regulasi yang berorientasi pada peningkatan pajak jika terjadi wanprestasi,” tandasnya.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto by ayobandung.com

Menhub : “Puncak Arus Balik Terjadi, Diskresi Contra Flow Diterapkan”

140 Views

Semarang-Jateng, Garda Indonesia | Hari ini, Sabtu, 8 Juni 2019 atau H+2 pasca lebaran, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan jalur darat mulai dari Madiun hingga Semarang. Hasilnya, dari Madiun sampai ke Solo kondisi lalu lintas relatif lancar, namun dari Solo ke Semarang mulai terjadi kepadatan. Menhub memprediksi puncak arus balik terjadi pada hari ini.

“Kita tadi mulai dari Madiun, ke Solo, ke Salatiga, sampai ke Semarang. Apa yang terjadi dari arah Surabaya ke Solo itu praktis landai dan lancar. Sementara dari Solo ke arah Semarang mulai terjadi kepadatan. Sore ini diskresi contra flow diterapkan pada KM 433 ruas Tol Semarang – Bawen akibat kepadatan kendaraan dari arah Solo menuju ke Semarang,” jelas Menhub di Gerbang Tol Banyumanik, Sabtu sore (8/6/19).

“Hari ini kelihatannya adalah puncak mudik balik (arus balik), yang semula kita antisipasi besok (Minggu,9/6/19). Jadi hari ini tadi Pak Dirlantas sudah mengambil keputusan untuk melakukan kegiatan contra flow,” ungkap Menhub.

Hal ini didukung oleh keterangan Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudi Antariksa, yang menyatakan contra flow diberlakukan dari KM 433 sampai dengan GT Banyumanik, sedangkan sistem one way akan diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan kepadatan arus lalu lintas di ruas tol.

“Hari ini sudah mulai nambah lonjakan dari Solo menuju ke Jakarta, ada peningkatan. Sehingga kita lakukan contra flow tadi mulai dari KM 433 Ungaran sampai ke GT Banyumanik. Kalau arusnya nanti masih deras kita terapkan oneway secara situasional, kita sekarang masih contra flow dulu. Saya kira contra flow sudah cukup efektif,” ungkap Rudi.

Menhub Budi mengapresiasi kebijakan dari Dirlantas Polda Jateng yang menerapkan contra flow. Menhub meminta kebijakan contra flow di ruas Tol Semarang – Bawen harus dilakukan secara hati-hati karena terdapat beberapa tanjakan yang dianggap rawan.

“Saya mengapresiasi Pak Dirlantas dan tim melakukan komunikasi, di ruas tol ini ada dilema karena ada beberapa tanjakan. Jadi kita lakukan secara hati-hati, karena kalau langsung dilakukan secara drastis itu ada suatu luncuran mobil yang mungkin susah terkendali,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Menhub juga menyampaikan evaluasi sementara terkait penyelenggaraan arus mudik pada tahun ini dimana angka kecelakaan dan korban meninggal akibat kecelakaan menurun secara drastis. Namun demikian Menhub mengatakan, hal ini tetap harus diantisipasi dan tidak boleh membuat lengah, karena arus balik lebaran 2019 masih berlangsung pada beberapa hari kedepan.

“Yang sangat signifikan adalah kecelakaan turun dan korban meninggal turun drastis kurang dari 50 persen. Tapi kita tidak boleh lengah karena masih ada beberapa hari lagi untuk kembali ke Jakarta dan Jawa Barat, kita harus melakukannya dengan konservatif,” jelasnya. (*)

Sumber berita (*/Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan)
Editor (+rony banase)