Arsip Tag: rektor upg david selan

Pesan Gubernur Viktor Laiskodat bagi Wisudawan/ti Periode III UPG 1945 NTT

398 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wisuda Periode III Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT dihadiri oleh Sekretaris Dirjen Kelembagaan Kemendikbud RI, Dr. Ir. Agus Yulianto, Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi M.Pd., Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning S.H., M.H., Drs.Samuel Pakereng mewakili Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskoda (VBL), Forkompinda, Kepala BNN NTT, Senat dan wali wisudawan/wisudawati UPG 1945 NTT.

Samuel Pakereng saat menyampaikan sambutan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan bahwa sejak tanggal 19 Desember 2019, Gubernur NTT Viktor Laiskodat berada di Labuan Bajo dan pada hari ini, Sabtu, 21 Desember 2019 mengikuti Upacara HUT Ke-61 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Pulau Sumba. “Beliau, (Gubernur Viktor Laiskodat,red) menyampaikan salam kepada Rektor dan seluruh wisudawan/wisudawati UPG 1945 NTT,” tutur Samuel dalam rentetan proses Rapat Senat Terbuka Luar Biasa UPG 45 NTT pada Sabtu, 21 Desember 2019 di Aula Hotel Cahaya Bapa Kupang.

Lanjutnya, “Pelaksanaan Wisuda Periode III Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT bertepatan dengan perayaan HUT ke-61 Provinsi NTT dan memberikan nilai tambah bagi pendidikan di Provinsi NTT dengan satu tujuan mewujudkan NTT Bangkit Menuju Sejahtera,” ujar Gubernur NTT.

Suasana Rapat Senat Terbuka Luar Biasa UPG 1945 NTT pada Sabtu, 21 Desember 2019 di Aula Hotel Cahaya Bapa Kupang

UPG 1945 NTT, beber Gubernur, Melepas wisudawan/wisudawati dengan percaya diri meski baru berusia muda namun yakin dengan kualitas wisudawan/ti. “Wisudawan/wisudawati UPG 1945 NTT harus menerapkan Kasih Allah ke tingkat dunia sehingga Kasih Allah makin dikenal,” pinta VBL.

Perihal kompetensi, Gubernur VBL meminta agar kompetensi Almamater UPG 45 NTT bermuara pada ilmu pengetahuan, ketrampilan, perilaku dan sikap dan percaya bahwa civitas akademik UPG 45 NTT telah membekali seluruh lulusan UPG 45 NTT.

Mengenai kualitas lulusan UPG 45 NTT, Gubernur Viktor Laiskodat mengatakan bahwa kualitas alumni tak bisa dilihat dari seberapa pintar namun dilihat dari kualitas pelayanan dan percaya bahwa kualitas alumnus telah disertai dengan kompetensi.

Sementara itu, Rektor UPG 1945 NTT, David Selan,S.E., M.M. mengatakan, para wisudawan tersebut enam puluh persennya sudah bekerja di berbagai instansi pemerintah dan lembaga swasta. “Terhitung sejak wisuda perdana UPG 1945 hingga sekarang, lulusan yang telah diwisuda UPG 1945 mencapai 1.684 orang. Sedangkan Universitas PGRI dari wisuda perdana sampai dengan wisuda ke-18, tahun 2016 berjumlah 10.826 dengan total alumni mencapai 12.510 alumni,” ungkap David Selan.

Disamping itu, Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning mengatakan sangat berterima kasih atas kehadiran Menteri pendidikan dan kebudayaaan, para wisudawan/wisudawati, panitia wisuda juga para tamu undangan dan berpesan kepada wisudawan/wisudawati yang menjadi utusan UPG 45 NTT untuk membuktikan pada dunia bahwa alumni UPG bukan sebatas lulus tapi mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di lingkungan masyarakat.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Wisuda III UPG 1945 NTT, 335 Mahasiswa Transisi PGRI ke UPG Diwisuda

412 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 335 mahasiswa yang percaya pada perubahan, mereka yang tetap teguh dalam proses migrasi Universitas PGRI ke UPG 1945 NTT, bakal diwisuda pada Sabtu, 21 Desember 2018 di Hotel Cahaya Bapa Kupang.

Proses penomoran ijazah nasional bagi 335 calon wisudawan dari Kemenristek DIKTI telah diperoleh UPG 1945 NTT sesuai dengan Surat Nomor: B./5942/I.8.3.I/AK.02/2019 tertanggal 16 Desember 2019 perihal Verifikasi Data Calon Peserta Wisuda.

Kepastian peneguhan 335 calon wisudawan pada Wisuda Periode III dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Universitas Persatuan Guru 1945 NTT disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Sistem Informasi, Merry Jagi pada Rabu, 18 Desember 2019 pukul 11.10 WITA di Kampus UPG 1945 NTT.

“Selanjutnya teman-teman media dapat memperoleh informasi tambahan terkait wisuda dari Ketua Panitia (Pembantu Rektor III, Uly J.Riwu Kaho, S.P., M.Si.) dan Rektor UPG 1945 NTT, David Selan, S.E., M.M.,”ujar Mey sapaan akrabnya.

Sementara itu, Pembantu Rektor III, Uly J.Riwu Kaho, S.P., M.Si. mengatakan bahwa telah melakukan rapat evaluasi dan dipastikan pelaksanaan wisuda bakal dilaksanakan di Aula Hotel Cahaya Bapa Kupang. “Hotel Cahaya Bapa cukup representatif untuk dilaksanakan wisuda dan lahan parkir bakal menggunakan halaman Gereja St. Yosep Naikoten,” ungkap Uly Riwu Kaho.

Selain itu, jelas Uly, Data padu padan, Data Forlap, Penomoran Ijazah Nasional, dan Data Mahasiswa sudah terbit dan fixed. “Tamu yang bakal hadir yakni Ketua Umum PB PGRI, Dirjen Kelembagaan Kemenristek DIKTI, LBH Dikti, Pejabat yang mewakili Gubernur NTT, dan Forkompinda NTT,” ungkap Uly.

Senada, Rektor UPG 1945 NTT, David Selan, S.E., M.M. menyampaikan bahwa proses wisuda UPG 1945 NTT dihadiri oleh Dirjen Kelembagaan DIKTI untuk membawa sambutan dan turut serta dalam Wisuda Periode III UPG 1945 NTT. “Kami berharap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pak Nadim Makarim bakal hadir namun karena kesibukan beliau maka ditunjuk orang tertinggi yakni Dirjen Kelembagaan DIKTI,” terang David Selan.

Adapun 335 calon wisudawan yang bakal diwisuda pada Sabtu, 21 Desember 2019 terdiri dari: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 139 orang; Fakultas Hukum 87 orang; Fakultas Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 14 orang; Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi 30 orang, Prodi Manajemen 52 orang, Prodi Ekonomi Pembangunan 8 orang; dan Fakultas Pertanian sebanyak 4 orang.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

375 Calon Mahasiswa Baru Ikut Seleksi PMB UPG 1945 NTT

506 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT, kembali mengadakan seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) gelombang pertama tahun akademik 2019/2020, pada Jumat, 14 Juni 2019 di Kampus UPG 1945 NTT. Seleksi ini berlangsung dalam 3 tahap yaitu Tes Akademik, Wawancara, dan Tes Kesehatan untuk calon mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.

Dimulai pukul 08.00 WITA—selesai, seleksi berlangsung dengan tenang dan lancar. Semangat para calon mahasiswa dalam menghadapi tes sangat terlihat dari wajah-wajah mereka yang sangat berseri dan tidak menampakan kejenuhan. Hal ini dilengkapi dengan pelayanan dari para dosen dan pegawai yang begitu ramah, bersahabat dan sangat membantu

Wakil Rektor bidang Administrasi, Keuangan dan Kerja sama, Zummy A. Dami, S.Th.,M.Pd, selaku Ketua Panitia PMB, dalam pernyataannya kepada awak media megatakan bahwa tes berjalan sesuai dengan harapan. Para calon mahasiswa juga sangat bersemangat dalam menyambut dan mengikuti seleksi

“Seleksi hari ini berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Saya juga melihat semangat yang begitu besar dari para calon mahasiswa dalam menyambut dan mengikuti selesksi” ungkap Zummy yang juga adalah dosen Bimbingan Konseling tersebut.

Zummy juga membenarkan bahwa seleksi dilakukan dalam 3 tahap. Dan, pada tahapan wawancara terdapat pertanyaan-pertanyaan yang diberikan untuk mengetahui keadaan calon mahasiswa serta untuk mengetahui minat, bakat dan juga potensi yang dimiliki calon mahasiswa

“Hari ini ada 2 tahapan yang dilaksanakan yaitu, tes akademik dan juga wawancara. Pada tahapan wawancara ada pertanyaan-pertanyaan yang kita berikan untuk dapat menggali informasi tentang bakat, minat dan juga potensi dari calon mahasiswa dan untuk tes kesehatan akan dilaksanakan pada sabtu 15 Juni”, ujar Zummy.

Informasi yang dihimpun Garda Indonesia, jumlah peserta yang mengikuti seleksi sebanyak 375 orang calon mahasiswa dengan sebaran merata di 11 program studi. Jumlah ini berkurang dari pendaftar sebanyak 500 lebih orang. Sisa yang tidak mengikuti tes gelombang pertama akan diarahkan untuk mengikuti seleksi pada gelombang kedua pada Juli mendatang. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Akademik/ Perencanaan Sistem Informasi, Mey Jagi.

“Jumlah yang mendaftar untuk gelombang pertama 500 lebih orang, namun ada beberapa yang tidak bisa mengikuti tes karena ketika mendaftar menggunakan SKHU dan sementara kembali untuk mengambil Ijazah, sehingga ketika dihubungi tidak bisa hadir karena kendala cuaca, misalnya yang berada di daratan Flores. Mereka akan kita arahkan untuk mengikuti seleksi gelombong kedua tanpa dipungut biaya administrasi lagi”, ungkap Mey.

Rektor UPG 1945 NTT, David Selan dan Jajaran Warek memantau jalannya seleksi calon mahasiswa baru

Senada, disampaikan oleh Rektor UPG 1945 NTT, David Selan,S.E.,MM., mengatakan bahwa seleksi ini dimajukan dari rencana awal yang ditetapkan bulan Juli. Hal ini mengacu pada banyaknya peserta yang sudah mendaftar dan juga untuk dapat mengadakan 3 kali seleksi

“Sesuai informasi yang kita keluarkan, baik di media cetak, elektronik maupun online, serta pada brosur yang kita sebarkan, seleksinya tanggal 12—13 Juli 2019, namun kita majukan karena melihat animo masyarakat yang tinggi untuk mendaftar. Kita akan melakukan 3 kali seleksi dan hari ini juga pembukaan pendaftaraan untuk seleksi gelombang yang kedua”, tegas David.

Lebih lanjut Dosen Manejemen Ekonomi ini mengatakan bahwa seleksi kali ini menekankan pada aspek kemampuan, minat dan bakat dari calon mahasiswa baru. Kepada awak media David Selan menyampaikan bahwa pilihan para calon mahasiswa yang mendaftar saat ini di UPG 1945 NTT tidak salah karena kampus ini sangat terjangkau dalam hal biaya pendidikan, bukan berarti murahan tetapi kampus UPG 45 NTT punya kualitas yang sudah terbukti dengan banyak alumni yang sudah dihasilkan dan sudah berada di medan layanan

“Saya juga menegaskan bahwa mereka yang sudah mendaftar dan mengikuti seleksi hari ini, tidak salah memilih kampus, karena disini kita bukan hanya fokus pada bidang akademik saja, kita juga memiliki program-program yang akan mempersiapkan mahasiswa menjadi orang-orang berkompeten untuk hadir di dunuia kerja. Terbukti dengan alumni-alumni kita yang sudah bekerja dan menunujukkan kualitas yang baik di masyarakat serta ada juga yang kembali menjadi dosen”, ungkap david dalam jumpa pers di ruang kerjanya.

Sementara itu, salah satu calon mahasiswa bernama Dayana Ton (perempuan) dari program studi PJKR mengatakan bahwa dirinya tertarik masuk UPG 1945 karena UPG 1945 memiliki program pengembangan bakat yang sangat baik, terbukti dari banyaknya prestasi yang sudah diraih, misalnya dalam bidang olahraga.

Disamping itu, Andika Banani (laki-laki) memilih Fakuktas Ekonomi prodi Manajemen, karena Akreditasi B dan yakin saat kuliah di UPG tidak akan dipersulit dengan biaya kuliah yang terjangkau. Sedangkan, Ishak Selan (laki-laki) anak dari Rektor UPG 1945 NTT karena UPG Akreditasi B dan ingin menjadi pengacara sukses

UPG 1945 merupakan kampus semua masyarakat NTT, kampus swasta yang hadir dengan biaya kuliah yang sangat terjangkau, namun memiliki program-program unggulan yang sangat membantu mahasiswa diantaranya JAMKESAMAWA dan Gong Prestasi. Hal ini juga menjawab kembali tujuan negara yaitu untuk mencerdaskan kehidupan seluruh anak bangsa.

Pengumuman seleksi gelombang pertama akan dilaksanakan pada sabtu, 15 Juni 2019 setelah tes Kesehatan untuk program studi PJKR. Dan registrasi untuk mahasiswa baru yang lolos seleksi akan berlangsung mulai tanggal 17 Juni 2019. Seleksi gelombang kedua akan dilaksanakan pada 12—13 Juli 2019, sementara gelombang ketiga akan dilakukan pada bulan Agustus. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)