Arsip Tag: sdk hosana kupang

Rekor! SD GMIT Soe I Juara CCM Ke-12, Kalahkan Tim Tangguh SDK Hosana

892 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kalahkan tim tangguh SDK Hosana Kupang, SD GMIT Soe I tim A berhasil keluar sebagai juara I dalam gelaran lomba Cerdas Cermat Matematika XII, tingkat SD Sedaratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao, yang dilaksanakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM), pada Sabtu, 28 September 2019.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2019/09/27/sd-gmit-soe-i-versus-sdk-hosana-kupang-pada-babak-grand-final-ccm-ke-12/

Prestasi tersebut merupakan yang pertama dalam sejarah gelaran CCM dari CCM I sampai CCM XII.

Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Juliana M. H. Nenohai mengatakan bahwa yang membuat bangga seluruh dosen dan panitia adalah juara sudah berpindah dari kota ke kabupaten.

“Selama ini yang mendominasi juara satu dari CCM I sampai CCM XI itu dari Kota Kupang,” ujar Juliana kepada awak media usai perlombaan.

Juliana juga mengungkapkan bahwa final tahun ini berbeda dari final tahun-tahun sebelumnya di mana tim finalis berasal dari dua sekolah.

Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Juliana M. H. Nenohai

“Satu hal yang sangat menarik, tim finalis berasal dari dua sekolah saja yaitu SD GMIT Soe I dan SDK Hosana Kupang,” jelasnya.

Dirinya berharap prestasi yang diukir oleh siswa-siswi dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bisa menjadi semangat bagi tim dari Kabupaten lain untuk turut berpartisipasi dan prestasi tersebut bisa ditularkan bagi tim lainnya dari kabupaten.

Sementara itu, Erwina F. Telnoni, S.Pd. mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras para siswa dan juga bimbingan guru-guru selama kurang lebih 3 bulan. “Kami persiapan dari bulan Juni setelah mendapatkan surat pemberitahuan dari panitia kegiatan,” jelas Erwina.

Lanjutnya, gelar juara tersebut sangat membanggakan karena pertama kali SD GMIT Soe I berpartisipasi dalam lomba CCM dan berhasil mendulang juara I dan juara IV sekaligus.

“Bangga sekali dan ini tentunya mengangkat nama sekolah dan nama Kabupaten TTS juga,” ujarnya.

Erwina Telnoni kembali menegaskan bahwa prestasi yang diraih oleh anak-anak asuhannya menjadi tantangan bagi para guru untuk mempersiapkan kader pengganti agar kedepan tetap berpartisipasi dan bisa mempertahankan gelar juara.

“Kami tidak akan menunggu surat pemberitahuan dari panitia. Sekembali dari sini, kami akan mempersiapkan kader pengganti karena kegiatan ini diadakan rutin setiap tahun. Kami berharap tahun depan bisa berpartisipasi lagi dan mempertahankan gelar juara yang sudah diraih,” tutupnya.

Dirinya menyebutkan bahwa dibandingkan dengan mata pelajaran lain, minat siswa-siswi di SD GMIT Soe I lebih tinggi pada mata pelajaran matematika. “Anak-anak sangat berminat pada pelajaran matematika dan nilai mereka untuk mata pelajaran matematika sangat baik,” tutur guru kelas II itu.

Harlenci Y. Kause, S. Pd, guru pendamping lainnya dari SD GMIT Soe I mengatakan bahwa siswa-siswi yang mengikuti lomba CCM kali merupakan siswa-siswi yang berprestasi di sekolah dan juga di Kabupaten.

“Mereka adalah siswa-siswi yang mendapatkan ranking di kelas sejak kelas I dan mereka juga pernah mewakili NTT untuk Olimpiade Sains Nasional,” jelas Harlenci.

Menurutnya, kegiatan CCM sangat positif karena ada banyak hal baru yang mereka dapatkan seperti permainan-permainan matematika dan juga peragaan alat peraga bagi para peserta. “Ada banyak hal baru yang kami dapatkan dan akan kami terapkan di sekolah dan juga kami bagikan bagi teman-teman lain yang tidak mengikuti kegiatan ini”, ujarnya.

Dirinya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi para mahasiswa pendidikan matematika yang sudah mempersiapkan kegiatan CCM dengan begitu baik dan bisa membagikan banyak hal positif bagi peserta.

“Kami sangat berterima kasih dan kami berharap kedepannya kegiatan ini terus dilakukan serta terus berbenah agar kegiatan ini bisa memberikan lebih banyak manfaat, “ ujarnya.

Pada babak grand final tersebut, SDK Hosana tim A berhasil keluar sebagai juara II, setelah pada akhir lomba mendapatkan skor yang sama dengan SDK Hosana tim B dan berhasil menjawab soal penentu yang diberikan panitia. Sementara SD GMIT Soe I tim C harus puas berada di posisi IV setelah juara III dari SDK Hosana tim C. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

SD GMIT Soe I Versus SDK Hosana Kupang Pada Babak Grand Final CCM Ke-12

812 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak empat tim berhasil lolos ke babak final pada gelaran babak 4 besar lomba Cerdas Cermat Matematika (CCM) XII sedaratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao. Menariknya Pada Babak Grand Final akan berhadapan SD GMIT Soe I melawan SDK Hosana Kupang.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2019/09/26/tiga-tim-dari-kabupaten-lolos-babak-8-besar-cerdas-cermat-matematika-ke-12/

Empat tim yang lolos ke babak final berasal dari kedua sekolah tersebut. SD GMIT Soe I tim C lolos dengan skor tertinggi 600 di susul SDK Hosana dengan skor 450. Keduanya dinyatakan lolos setelah unggul atas SDK st. Kristoforus Ba’a tim A dan SDN Bertingkat Naikoten tim A.

Sementara SD GMIT Soe I tim A unggul dengan skor 550, dan SDK Hosana tim A melengkapi formasi finalis dengan skor 400. Dua tim dari SDK Dian Harapan harus terhenti langkahnya pada babak 8 besar.

Pertarungan kedua sekolah pada babak Grand Final CCM XII yang akan digelar Sabtu, 28 September 2019 merupakan yang pertama dalam sejarah perhelatan lomba CCM.

Ketua Panitia CCM Ke-XII, Florianus Rayoan mengatakan bahwa momen seperti ini jarang sekali terjadi dalam setiap lomba.

“Jarang sekali terjadi seperti ini, dan babak final CCM XII akan tercacat dalam sejarah perhelatan CCM dari tahun ke tahun,” jelas mahasiswa semester 7 itu.

Selain pertama kali mempertemukan dua sekolah dalam babak final, SD GMIT Soe I juga mencatatkan nama sekolahnya sebagai sekolah pertama dari Kabupaten yang berhasil lolos ke babak grand final.

“Biasanya tim-tim dari Kabupaten hanya sampai pada babak 8 besar,” ungkap Rayoan.

Dirinya menyebutkan persaingan pada babak final akan sangat ketat karena ke empat tim akan bersaing habis-habisan untuk mengangkat nama sekolah masing-masing.

“Luar biasa persaingan nanti. Kita berharap semua tim bisa menampilkan semua kemampuan yang dimiliki,” ujar Rayoan.

Salah satu hal menarik lainnya yang akan terjadi pada babak final nanti yaitu gelaran lomba akan menyajikan tiga babak bagi para finalis untuk memperebutkan gelar juara.

“Ada tiga babak lomba yaitu babak wajib bagi semua tim, babak rebutan dan juga babak permainan,” jelas Agnes Hendrik, Koordinator Seksi Lomba.

Agnes menjelaskan bahwa dari babak 32 besar sampai pada babak 8 besar, hanya menyajikan sesi soal wajib. Lanjutnya soal rebutan juga sudah menjadi hal lumrah dalam setiap perlombaan.

“Yang berbeda dalam CCM adalah sesi permainan pada babak final yang juga masuk dalam penilaian,” pungkas Agnes.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)