Arsip Tag: sertijab bupati belu

Purnatugas Pj Bupati Belu, Zaka Moruk Pamit Pulang ke Kupang

380 Views

Belu-NTT, Garda Indonesia | Masa tugas Zakarias Moruk, M.M. sebagai penjabat Bupati Belu sejak 27 Maret 2021 telah berakhir; ditandai dengan dilakukannya serah terima jabatan (Sertijab) kepada Bupati dr. Agustinus Taolin dan Wakil Bupati Aloysius Hale Serens di Ruang Rapat Paripurna Istimewa DPRD Belu, pada Selasa, 27 April 2021.

Zaka Moruk atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu menyampaikan proficiat kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu yang telah dilantik oleh gubernur Viktor B. Laiskodat di Aula El Tari Kupang, pada Senin, 26 April 2021. “Selamat datang Bupati dan Wakil Bupati Belu. Hari ini sejarah mencatat, bahwa serah terima jabatan dilakukan melalui sidang Paripurna Istimewa DPRD Belu,” ujarnya.

Zaka Moruk melaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu, bahwa penyelenggaraan pemerintahan selama masa jabatannya, berlangsung aman, tertib, damai dan bersahaja.

Selain itu, dilaporkannya pula tentang  hal – hal yang telah dilakukannya sejak tanggal 27 Maret 2021 hingga masa purnatugas:

Pertama, telah menyampaikan laporan tentang pertanggungjawaban pemerintah Kabupaten Belu tahun 2020 kepada DPRD Belu guna dievaluasi dan diberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk melaksanakan hal–hal yang direkomendasi DPRD Belu;

Kedua, telah melaksanakan Musrenbang RKPD untuk membahas rencana kerja dan program pemerintah Kabupaten Belu tahun 2022;

Ketiga, telah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Belu tahun anggaran 2020 kepada Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk diaudit secara rinci;

Keempat, bersama forkopimda dan koordinasi dengan semua pihak, telah mengatasi dengan baik para korban banjir di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk dan desa–desa lain yang terdampak akibat badai Siklon Tropis Seroja tanggal 3—5 April 2021.

“Selama menjalankan tugas sebagai penjabat sementara bupati sejak tanggal 27 September – 5 Desember 2020, dan sebagai penjabat bupati sejak tanggal 27 Maret – 27 April 2021, apabila ada hal – hal yang kurang berkenan di hati bapak ibu sekalian, saya dan keluarga menyampaikan permohonan maaf. Saya mohon pamit kembali ke Kupang, untuk melaksanakan tugas yang dipercayakan bapak gubernur”, ungkap Zaka Moruk yang menjabat Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. (*)

Penulis: (*/ Hermjnus Halek)

Foto: Humas Kominfo Belu

Pidato Perdana, Bupati Belu: Jangan Tebar Energi Negatif

1.456 Views

Belu-NTT, Garda Indonesia | “Seluruh proses telah kita lalui bersama. Bapak uskup berpesan, apabila sudah selesai pemilu, jangan lagi ada sekat – sekat di antara kita. Jangan kita menebar energi negatif, mari kita bangun Belu secara bersama – sama,” ungkap Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPd.,KGEH-FINASIM dalam pidato perdana di Ruang Paripurna Istimewa DPRD Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa, 27 April 2021.

Bupati Belu menuturkan, di tengah pandemi Covid–19, hampir seluruh tatanan dan segmen kehidupan masyarakat mengalami stagnasi dan degradasi, sehingga membutuhkan sikap, pikiran, kecerdasan, kearifan bersama untuk bangkit dari situasi ini. Untuk melaksanakan program kesehatan, pemerintah dan masyarakat harus terus membangun produktivitas dalam semua segmen kehidupan. Kita semua harus melakukan langkah–langkah inovatif dan terukur untuk bisa meningkatkan produktivitas.

“Kami mempunyai visi, masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif. Kami rumuskan di sini dalam program prioritas yang akan dijabarkan dalam RPJMD,” tandas Bupati Agus Taolin.

Bupati Belu mengutarakan, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam arahannya (pasca-pelantikan, red) meminta, kalau bisa RPJMD sudah harus selesai dalam waktu satu bulan pertama, karena masa jabatan yang diemban sangat singkat. RPJMD ini yang akan menjadi landasan perencanaan dan kebijakan yang kuat dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Proses sertijab Bupati/Wakil Bupati Belu periode 2021–2024

Presiden Joko Widodo pun mengatakan dalam arahannya pada tanggal 15 April 2021, ujar Bupati Belu, agar pemerintah daerah harus bekerja fokus sesuai dengan skala prioritas. “Oleh karena itu, pada periode pemerintahan kami kali ini, kami menekankan program – program prioritas,” tegasnya.

Menteri Keuangan juga menekankan, lanjut Bupati Belu, bahwa penggunaan anggaran mengikuti kaidah ‘money follow the programme’, uang mengikuti program melalui kajian teknis sinkronisasi perencanaan dan penganggaran serta kerja sama seluruh stakeholders, diharapkan dapat menghasilkan output dan outcome yang berdampak pada perubahan. “Salah satu yang kami usung adalah perubahan menuju kehidupan masyarakat Belu yang lebih baik”, tandas Bupati Agus Taolin.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat Belu, yang sudah memberikan kepercayaan kepada kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Belu, terima kasih kepada KPU Belu dan Bawaslu Belu, terima kasih kepada unsur TNI, Polri, partai politik dan semua pihak yang sudah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya  masing – masing secara baik, sehingga situasi dan kondisi aman dan kondusif,” papar Bupati Belu.

Hadir dalam paripurna istimewa, Ketua dan segenap anggota DPRD Belu, purnatugas penjabat Bupati Belu, penjabat Sekda Belu, Ketua KPU Belu, Ketua Bawaslu Belu, pimpinan perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, ketua organisasi wanita se – Kabupaten Belu, pimpinan partai politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan insan pers. (*)

Penulis + foto pendukung (*/ Herminus Halek)

Foto utama oleh roni banase