Arsip Tag: stipas kak

88 Calon Mahasiswa STIPAS KAK Ikut Ujian Tes Masuk Gelombang I

512 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru STIPAS KAK, Fr. Ignatius Meol, S.Fil mengatakan ujian tes masuk merupakan tes tertulis gelombang I dari 2 (dua) gelombang yang dijadwalkan untuk penerimaan calon Mahasiswa Baru Kampus STIPAS KAK Tahun Akademik 2019/2020.

Sebanyak 88 calon mahasiswa mengikuti tes tertulis hari pertama di Kampus Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang (STIPAS KAK), bertempat di Aula Sto. Petrus, pada hari Senin, 5 Agustus 2019.

“Ujian tes ini akan berlangsung selama (tiga) hari sejak 5—7 Agustus 2019. Selain tes tertulis calon mahasiswa juga akan mengikuti sesi wawancara sesuai jadwal yang sudah ditetapkan”, terang Frater Ignas Meol

Peserta tes ini, jelas Frater Ignas; adalah calon mahasiswa yang telah melakukan pendaftaran secara manual dan online sejak dibuka pendaftaran bagi calon mahasiswa baru tanggal 1 Mei–31 Juli 2019.

“Tes tertulis ini merupakan proses awal dari serangkaian tes yang akan menentukan kelayakan calon mahasiswa yang hendak melanjutkan studi khususnya di Program Studi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik, STIPAS KAK”, kata Frater Ignas.

Salah satu calon mahasiswa baru asal Tanah Kei, Maluku yang bernama Sige Silitubun, ketika diwawancarai sebelum masuk ruang ujian tes mengatakan bahwa Kampus STIPAS KAK menyajikan nuansa yang luar biasa.

“Saya sudah tidak sabar untuk menyelesaikan ujian tes ini dan menjadi mahasiswa di sini”, ujar Sige.

Selain Prodi-nya yang sudah naik peringkat ke Akreditasi B, menurut Sige, kualitas yang cukup unggul dari Lulusan Kampus STIPAS Kupang serta letaknya di pusat Ibukota Provinsi NTT menjadi motivasi utama dan mendorongnya untuk datang belajar di sini.

“Saya juga yakin para dosen di sini pasti memiliki kualitas tersendiri sehingga pamor dari kampus ini menggema,” ungkap Sige Silitubun.

Terpisah, Gregorius Hemma Tinenti, S.Ag.,M.Th selaku Ketua Koordinator Ujian Tes Masuk, menerangkan bahwa ujian tes tertulis hari pertama ini sudah berjalan cukup baik walaupun di awal jam pertama, masih ada beberapa calon mahasiswa yang datang tidak sesuai jadwal yang ditetapkan dan tidak memiliki kartu tes ujian masuk.

Hal ini dikarenakan semua calon mahasiswa yang dijadwalkan untuk datang ke kampus pada hari Sabtu, 3 Agustus 2019 kemarin tidak semuanya hadir dengan berbagai alasan. Walaupun demikian sudah diatur dengan baik sehingga semua calon mahasiswa bisa berkesempatan mengikuti tes hari pertama ini dengan lancar. Selain itu, sesuai kesepakatan dalam rapat persiapan penerimaan MaBa, hasil tes ujian hari pertama ini akan langsung diperiksa oleh panitia hari ini juga.

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, peralihan dari sistem manual ke sistem online tahun ini menjadi loncatan perubahan dan kemajuan di bidang administrasi di lembaga STIPAS KAK.

Sebagai salah satu kampus yang mempersiapkan calon Pengajar Agama Katolik maupun lulusan yang unggul di segala bidang, lembaga ini ingin terus-menerus berbenah agar bisa bersaing di segala level dengan lembaga pendidikan tinggi lain.

Tak lupa, pihak lembaga juga mengharapkan agar semangat mahasiswa baru tahun ini dengan perbaikan sistem administrasi yang ada bisa menarik lebih banyak lulusan Sekolah Menengah Atas untuk melanjutkan pendidikan di Kampus STIPAS KAK. (*)

Penulis (*/Fr. Ignasius Meol–Sekretaris Panitia PMB)
Editor (+rony banase)

70 Mahasiswa STIPAS KAK Jalani ‘Live In’ di Rote Ndao

342 Views

Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Live in sebagai sebuah kegiatan pastoral dimana mahasiswa tinggal bersama umat dan merasakan kehidupan umat; dijalani oleh Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang (KAK) di Ba’a dan Pantai Baru Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Paroki Sto. Petrus Pante Baru dan Paroki Sto. Kristoforus Ba’a Kabupaten Rote Ndao menjadi pusat kegiatan Live In Mahasiswa – Mahasiswi Semester 6 Tingkat 3 Sekolah Tinggi Pastoral Kuskupan Agung Kupang Tahun 2019, yang berlangsung pada 4—10 Juni 2019.

Sebanyak 70 orang Mahasiswa STIPAS KAK dan 3 orang Dosen Pendamping dibagi dalam dua kelompok besar dengan sebaran 35 mahasiswa memperoleh lokasi live in di Paroki Sto. Kristofarus Ba’a dan 35 orang di Paroki Sto. Petrus Pantai Baru dan kemudian disebar ke rumah umat untuk menginap dalam kegiatan selama satu minggu.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2019/06/02/stipas-keuskupan-agung-kupang-gapai-akreditasi-b/

Adapun rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh Mahasiswa -Mahasiswi Live in yakni Katekese tentang Doa Syukur Agung, Kerja Bakti, Paduan Suara di Gereja, Pentas Seni serta belajar merasakan dan mengalami langsung bagaimana kehidupan umat.

Kegiatan live in diakhiri dengan malam perpisahan dan Pentas Seni yang dilakukan di Dua Paroki, pada Sabtu, 8 Juni 2018 di Paroki Sto. Kristofus Ba’a dan Minggu, 9 Juni 2019 di paroki Sto. Petrus Pantai baru Rote Ndao.

Mewakili Ketua STIPAS KAK dalam sambutan kegiatan Pentas Seni di Paroki Ba’a, Wakil Ketua II STIPAS KAK, RD. Antonius I. N. Tukan, S. Fil. M.Th., menyampaikan bahwa kehidupan ibarat seperti sebuah lukisan dan kenangan-kenangan sebagai warna yang digunakan untuk menghiasi lukisan itu

“Kebersamaan kita kurang lebih satu minggu mengukir berjuta warna yang tidak bisa dilupakan. Terima kasih kepada Pastor Paroki sto. Kristofarus Ba’a, Ketua Dewan Pastor Paroki , Ketua-ketua Komunitas Umat Basis – Stasi yang telah menerima anak -anak kami di rumah Bapak-Mama untuk belajar dan merasakan langsung kehidupan umat”, ujar RD Anton

Lanjutnya, Live in merupakan kegiatan rutin setiap tahun dan atas nama Lembaga, Dosen Pendamping dan Mahasiswa-Mahasiswi meminta maaf kalau dalam kebersamaan ada yang tak berkenan

Hal yang sama disampaikan Dosen Pendamping Emiliana D.Taek, S.Ag., MM., dalam sambutan saat Malam Perpisahan dan Pentas Seni di Paroki Sto. Petrus Pantai Baru, mengucapkan terima kasih telah menerima mahasiswa dan dosen pembimbing dapat belajar dan melihat langsung bagaimana kehidupan umat.

“Saya mewakili Dosen Pendamping dan mahasiswa memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan dalam kebersamaan kita, yang baik biar tetap diingat dan yang buruk dikubur malam ini juga”, pinta Ketua Bidang Akademik STIPAS KAK

Sedangkan, Pastor Paroki Sto. Kristoforus Ba’a, RD. Stefanus Mau mengucapkan terima kasih kepada Lembaga STIPAS KAK yang telah memili Rote Ndao sebagai tempat Live In Tahun 2019,
“Ini kehidupan umat, semoga ada hal yang dapat ditarik menjadi pengalaman dan pembelajaran buat para Calon Katekis yang menjadi perpanjangan tangan para Imam. Semoga dengan kehadiran para mahasiswa dapat memotivasi para anak muda untuk bisa masuk STIPAS KAK”, sebutnya

Dan, Pastor Paroki Frans Atamau dalam sambutan saat malam perpisahan dan pentas seni (Minggu, 9 Juni 2019) mengatakan mendapat tambahan umat baru, semoga kenangan ini jangan cepat berlalu, terus diingat dalam benak kita bersama

“Sukses dalam studi dan bisa menjadi guru agama yang baik. Saya mewakili umat memohon maaf jika dalam kebersamaan ada hal yang tidak berkenan. Semoga cerita dan kebersamaan ini tidak berakhir dan tahun depan lebih banyak lagi yang datang ke Rote dan Kami siap menunggu”, harapnya. (*)

Penulis (*/Valentinus-Ketua Senat STIPAS KAK)
Editor (+rony banase)